Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Benchmarking ke UIN Walisongo, UIN Bandung Siapkan Akreditasi Internasional ACQUIN Prodi Akuntansi Syariah 

Benchmarking ke UIN Walisongo, UIN Bandung Siapkan Akreditasi Internasional ACQUIN Prodi Akuntansi Syariah 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • comment 1 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SEMARANG, kanal31.com — Program Studi (Prodi) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan benchmarking ke Prodi Akuntansi Syariah UIN Walisongo Semarang, Rabu (22/7/2026).

 

Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung dalam mengikuti proses akreditasi internasional ACQUIN (Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute).

 

Ketua Prodi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM, menjelaskan bahwa benchmarking ke UIN Walisongo Semarang yang diterima oleh Dr. Saminanto, M.Sc

Ketua LPM (Lembaga Penjaminan Mutu) bersama jajarannya untuk memperkuat kesiapan program studi dalam menghadapi proses akreditasi internasional ACQUIN.

 

“Benchmarking ini menjadi bagian dari persiapan kami untuk mengikuti akreditasi internasional ACQUIN. Kami ingin belajar dan menggali pengalaman dari UIN Walisongo, khususnya terkait proses, dokumen, tata kelola, serta pemenuhan standar yang diperlukan dalam akreditasi internasional,” tegasnya.

 

Rombongan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dipimpin oleh Wakil Dekan I FEBI, Prof. Dr. Iwan Setiawan, S.Ag., M.Pd., M.E.Sy., bersama Sekretaris Prodi Akuntansi Syariah, Fithri Dzikrayah, M.E.Sy., dan dosen Prodi Akuntansi Syariah, Nia Kurnia Lestari, S.E., M.E., Neneng Wahyuni, S.E.Sy., ME.

 

Menurutnya, proses akreditasi internasional bukan sekadar pemenuhan administratif, tetapi menjadi momentum strategis untuk memastikan tata kelola dan penyelenggaraan pendidikan Prodi Akuntansi Syariah memenuhi standar mutu yang diakui secara global.

 

ACQUIN merupakan lembaga akreditasi, sertifikasi, dan penjaminan mutu internasional nirlaba yang berbasis di Jerman. Dalam proses evaluasinya, ACQUIN menggunakan standar ESG (Standards and Guidelines for Quality Assurance in the European Higher Education Area) sebagai salah satu rujukan penting dalam penjaminan mutu pendidikan tinggi.

 

Akreditasi internasional ACQUIN dilakukan melalui proses evaluasi eksternal yang terstruktur untuk menilai mutu akademik dan tata kelola program studi secara independen. Proses ini mencakup evaluasi kurikulum, sistem pembelajaran, kualitas tenaga pengajar, fasilitas, tata kelola, hingga kualitas lulusan.

 

“Melalui benchmarking ini, kami berharap mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai praktik baik yang dapat diadopsi dan disesuaikan dengan kebutuhan Prodi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung,” katanya.

 

Dalam persiapan akreditasi, program studi perlu melakukan evaluasi kesiapan internal, termasuk pemenuhan standar ESG yang mencakup kebijakan penjaminan mutu internal, desain dan persetujuan program studi, pembelajaran berpusat pada mahasiswa, rekrutmen dan kualitas tenaga pengajar, manajemen informasi, serta transparansi publik.

 

Tahapan berikutnya adalah penyusunan Self-Assessment Report (SAR) sebagai dokumen utama yang menggambarkan kondisi program studi, pemenuhan standar akreditasi, tata kelola, serta strategi peningkatan mutu secara berkelanjutan.

 

Proses akreditasi mencakup site visit oleh tim evaluasi yang melibatkan para ahli melalui mekanisme peer review. Pada tahap ini, tim evaluator dapat melakukan wawancara dengan pimpinan, pengelola program studi, dosen, mahasiswa, dan pemangku kepentingan lainnya, sekaligus memverifikasi data dalam SAR serta menilai fasilitas dan sarana pendukung pendidikan.

 

Hasil evaluasi selanjutnya dituangkan dalam Assessment Report yang memuat temuan dan rekomendasi perbaikan. Berdasarkan keseluruhan proses tersebut, keputusan akreditasi ditetapkan oleh komisi akreditasi ACQUIN dan hasilnya dipublikasikan melalui kanal resmi terkait.

 

Upaya meraih akreditasi internasional diharapkan tidak hanya memperkuat pengakuan terhadap mutu Prodi Akuntansi Syariah, tetapi juga membuka peluang pengembangan jejaring dan kolaborasi internasional.

 

“Target akhirnya bukan hanya memperoleh pengakuan internasional, tetapi bagaimana proses ini dapat mendorong peningkatan kualitas akademik, memperkuat reputasi institusi, meningkatkan daya saing lulusan, dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi maupun lembaga internasional,” pungkasnya.

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Bdmbet Casinos Bästa Gratisbonus Utan Insättning

      Bdmbet Casinos Bästa Gratisbonus Utan Insättning

      • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
      • account_circle Sungkawa Abdisunda
      • 0Komentar

      Auto-generated post_excerpt

    • Jadilah Agen Bina Damai dalam Menjaga Keutuhan dan Harmoni Bangsa

      Jadilah Agen Bina Damai dalam Menjaga Keutuhan dan Harmoni Bangsa

      • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
      • account_circle Jun
      • 0Komentar

      CIPUTAT Kanal31.com — Dua dosen dan satu tenaga kependidikan dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengikuti Pelatihan Teknis Sosial Kultural Jenjang II yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen Kepemimpinan dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) Kementerian Agama Republik Indonesia.   Pelatihan ini dilaksanakan secara blended learning dari 16 Juni hingga 7 Juli 2025, dengan pembelajaran […]

    • Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

      Catat! Berdiri sejak 1869, Mungsolkanas Jadi Masjid Tertua di Kota Bandung

      • calendar_month Sabtu, 24 Agt 2024
      • account_circle Tim Redaksi
      • 0Komentar

      KANAL31.COM (Bandung) — Jika membahas tentang perkembangan Islam di kota Bandung, kebanyakan orang akan menyebut Masjid Agung Alun-alun atau Masjid Besar Cipaganti sebagai salah satu masjid bersejarah di Kota Bandung. Namun, Masjid Mungsolkanas yang terletak di sebuah gang kecil membuatnya jarang terlihat oleh banyak orang. Dilansir dari laman Kota Bandung, Masjid ini berada di Gang […]

    • Spin Free, Stay Cool at Dendera Casino

      Spin Free, Stay Cool at Dendera Casino

      • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
      • account_circle Sungkawa Abdisunda
      • 0Komentar

      Auto-generated post_excerpt

    • Selamat! 53 Peserta Masuk Tahap Verifikasi Faktual Kepustakaan Islam Award

      Selamat! 53 Peserta Masuk Tahap Verifikasi Faktual Kepustakaan Islam Award

      • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
      • account_circle Tim Redaksi
      • 0Komentar

      KANAL31.COM (JAKARTA) — Kementerian Agama (Kemenag) tengah melakukan seleksi tahap kedua berupa verifikasi faktual dan wawancara bagi 53 peserta Kepustakaan Islam Award 2024 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi tahap pertama. Seleksi ini berlangsung sejak 20 Oktober hingga 11 November 2024. “Verifikasi faktual dilakukan untuk kategori Perpustakaan Masjid dan Pegiat Literasi. Sementara itu, kategori Penulis Buku […]

    • Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

      Dekan FEBI Serukan Perubahan Radikal: Jangan Hanya Menggugurkan Kewajiban Administratif

      • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
      • account_circle Sungkawa Abdisunda
      • 0Komentar

      BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag.  menyampaikan peringatan keras mengenai perubahan dunia yang sangat cepat. Perguruan tinggi tengah berada dalam tekanan besar dari berbagai arah: industri yang dinamis, ekspektasi masyarakat yang meningkat, hingga perubahan konstalasi global. Peringatan itu disampaikan Dekan saat memberikan sambutan […]

    expand_less