Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

Dekan Dedi, Mari Kita Banyak Mengkaji Manuskrip Warisan Leluhur!

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kam, 10 Okt 2024
  • comment 0 komentar

BANDUNG, Kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, S.Ag, M.Hum menawarkan pilihan kepada para Ilmuwan Adab agar lebih banyak mengkaji manuskrip yang merujuk pada tulisan tangan warisan leluhur.

“Sudah banyak hasil penelitian yang besumber pada teks lisan dan teks printing. Kita pun harus melirik tulisan tangan warisan leluhur, untuk menggali akar kata, menganalisis struktur bahasa, dan memahami bagaimana bahasa berubah seiring waktu,” kata Dr. Dedi, saat membuka acara Seminar Internasional “Recent Research Trends in Language, Literature, History, and Culture”, yang digelar secara hybrid, Rabu (09/10/2024).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Dekan I Dr. Rohanda, M.Ag; Wakil Dekan II Dr. Samsudin, M.Ag; Wakil Dekan III Dr. Dadan Firdaus, M.Ag. Juga, para ketua/sekretaris jurusan; Ketua Laboratorium, Kepala Bagian Tata Usaha; dosen dan mahasiswa.

Seminar menghadirkan pemateri: Prof. Greg Barton (Alfred Deakin Institute for Citizenship and Globalisation, Australia);  Ahmad Yunani, M.Hum (The National Research and Innovation Agency, Indonesia);  Dr. Abeer Aly Abdullah Al-Jarbou (King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia); dan  Dr. Muhammed H. Alaqad (The Asian Federation of Translators and Interpreters, Malaysia). Dimedatori dosen FAH M. Rasyid Ridlo, MA.

Dr. Dedi menjelaskan, objek yang berkembang dalam penelitian humaniora terbagi ke dalam tiga kategori: teks lisan, teks tulisan, dan teks printing (cetakan). FAH, sebagai fakultas yang mendalami ilmu-ilmu humaniora, selayaknya melengkapi manuskrip yang merujuk pada warisan leluhur.

Manuskrip, sebagai naskah tulisan tangan, kata Dr. Dedi, mengandung info dan gagasan yang diperlukan dan dipergunakan oleh masyarakat. Karenanya, secara akademis diperkenalkan sebuah kajian filologi, dalam mengkaji teks tulisan untuk menghasilkan gagasan dan pikiran para leluhur.

Filologi mengandung arti studi yang mendalam tentang bahasa dan sastra, dengan penekanan khusus pada sejarah dan evolusi bahasa serta teks sastra (penelitian kata).

“Dalam konteks penelitian, saya menawarkan pilihan; selain bersumber pada buku cetak, kita pun harus melirik tulisan tangan untuk dikaji oleh para ilmuwan. Kita mencoba untuk menggali akar kata, menganalisis struktur bahasa, dan memahami bagaimana bahasa berubah seiring waktu,” jelasnya lagi.

Memang, penelitian bidang filologi tingkat kesulitannya sangat tinggi, sebab naskah kuno pada umumnya berada pada kondisi tidak sempurna bahkan sudah rusak, tidak lengkap, serta tulisan tidak jelas. “Kita bisa terjebak pada beberapa kesalahan, bahkan bisa kehilangan maknanya,” tukas Dekan Dedi.

Khawatir Krisis Demokrasi

Cendekiawan terkemuka Australia, Prof. Greg Barton, menyempatkan hadir di FAH UIN Bandung, untuk menyampaikan gagasannya selama 30 menit. Ia tidak lupa mengupas tentang krisis demokrasi di Indonesia. “Tapi itu jangan khawatir, problemnya harus diatasi. Civil Society pun harus tetap berkembang dan statusnya menjadi opopisi bagi pemimpin baru lima tahun ke dapan,” ujarnya.

Sebagai penulis produktif, panutan kaum muda Indonesia, Prof Greg juga mengurai latar belakang permasalahan politik keislaman di Indonesia saat ini, dan menekankan permasalahan tersebut segera diatasi.

“Sejak Rezim Soeharto hingga saat ini, beberapa masalah termasuk kemiskinan, korupsi, dan ekstremitas sangat memprihatinkan. Namun Indonesia mempunyai potensi untuk mengatasi permasalahan ini dengan cara yang elegan, termasuk potensi ekonomi pada indeks PDB kita,” katanya.

Ia tak lupa memuji sikap kemasyarakatan yang damai dan toleran.  “Itu perlu diacungi jembol. Namun kita tidak boleh berpuas diri, teruslah meningkatkan kualitas keberagamaan dan bermasyarakat yang sudah baik itu,” ujarnya.

Pemateri kedua, Dr. Abeer Aly Abdullah dari Arab Saudi menjelaskan, ada bahan-bahan kesusasteraan yang harus menjadi perhatian mahasiswa sastra, yakni tentang feminisme, dekontruksionisme, dan dimensi budaya (culture orientation). “Ketiganya berasal dari barat, tapi tidak perlu khawatir, karena sekadar alat dan pendekatan. Kalau langkah awalnya sudah kuat dan niatnya jelas, maka pendekatan apapun tidak akan berbahaya,” jelasnya.

Arkeolog dari BRIN, Ahmad Yunani, M.Hum mengingatkan kepada umat Islam agar hati-hati dengan mencuatnya fenomena makam-makam palsu di Indonesia, terutama di Jawa Tengah dan Banten yang dijadikan tempat ziarah spiritual. Persoalannya bukan pada makam itu sendiri, palsu atau tidaknya, melainkan pada niat dan tujuan para peziarah.

Sedangkan Dr. Muhammed H. Alaqad dari Malaysia banyak berbicara tentang hubungan komunikasi manusia dengan mesin, produk teknologi canggih, yang bisa menggantikan tenaga manusia. Tetapi kebaradaanya tidak perlu dikhawatirkan, dan jangan dijauhi, karena mesin itu sendiri buatan manusia, bisa bermanfaat bagi kemajuan hidup.[nanang sungkawa]

 

 

 

 

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    Dosen UIN Bandung Dukung Wacana Rektor Perempuan, Tapi Nilai Faktor Kultur Tak Bisa Diabaikan

    • calendar_month Sen, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Wacana Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, agar Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dipimpin oleh seorang rektor perempuan terus mendapat respons dari kalangan sivitas akademika. Salah satu dukungan datang dari dosen Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Mochammad Alfan, M.A. Kepada Kanal31.com, Alfan menyatakan sepakat dengan gagasan […]

  • Selamat! Juara Kompetisi Kreasi dan Inovasi, MTsN 1 Jepara Bersiap ke Korsel

    Selamat! Juara Kompetisi Kreasi dan Inovasi, MTsN 1 Jepara Bersiap ke Korsel

    • calendar_month Kam, 8 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JEPARA kanal31.com — Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Jepara menjadi juara Kompetisi Kreasi dan Inovasi (Kresna) pada Mei 2025. Atas prestasi ini, tim MTs Negeri 1 Jepara mendapat tiket melakukan kunjungan edukatif ke Korea Selatan (Korsel). Kresna merupakan kompetisi proposal riset tingkat nasional yang diikuti para pelajar dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini terdiri dari dua […]

  • Tingkatkan Ekosistem Halal, UIN SGD – BI Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Juleha

    Tingkatkan Ekosistem Halal, UIN SGD – BI Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Juleha

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM – Dalam rangka mendukung terciptanya ekosistem halal yang unggul dan berstandar internasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) di Laboratorium Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Acara ini dilaksanakan bekerja sama dengan Akademi Juleha Halal Center UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dinas Ketahanan Pangan […]

  • Bangun Kebersamaan, Keluarga Mahasiswa Minang Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2024–2025

    Bangun Kebersamaan, Keluarga Mahasiswa Minang Resmi Lantik Pengurus Baru Periode 2024–2025

    • calendar_month Jum, 18 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Bandung kanal31.com – Keluarga Mahasiswa Minang (KMM) UIN Sunan Gunung Djati Bandung resmi melantik kepengurusan baru untuk periode 2024–2025. Acara pelantikan digelar di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) lantai 3, Kampus II, Jumat, (18/4/ 2025). Dalam sambutannya, Ketua Pembina KMM, M. Helmi Kahfi, S.Sos., M.MPd., MH., menyampaikan pesan-pesan inspiratif untuk seluruh pengurus dan anggota. […]

  • HUT Ke-79 RI: Wamenag Ajak ASN Jaga Harmoni dengan Sikap Inklusif dan Moderat

    HUT Ke-79 RI: Wamenag Ajak ASN Jaga Harmoni dengan Sikap Inklusif dan Moderat

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COm (JAKARTA) — Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Republik Indonesia di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) berlangsung dengan khidmat, Sabtu (17/8/2024). Acara yang digelar di lapangan Kantor Kemenag Jalan Lapangan Banteng Barat no.3-4, Jakarta Pusat dan diikuti ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenag ini dipimpin Wakil Menteri Agama Saiful Rahmat Dasuki. Dalam amanahnya, Wamenag Saiful […]

  • Ayo Tinjau Integrasi Seni dan Teknologi Bersama Prof. I Gede Wenten

    Ayo Tinjau Integrasi Seni dan Teknologi Bersama Prof. I Gede Wenten

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG  Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB mengadakan webinar bertajuk Dialog Seni dan Tenologi pada Rabu (20/7/2022). Pada Webinar kali ini, FSRD ITB mengundang narasumber Prof. I Gede Wenten dipandu dengan penanggap Dr. Andryanto Rikrik Kusmara. Pelaksanaan webinar berlangsung secara daring melalui platform Zoom. Prof. I. […]

expand_less