Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Ayo Tinjau Integrasi Seni dan Teknologi Bersama Prof. I Gede Wenten

Ayo Tinjau Integrasi Seni dan Teknologi Bersama Prof. I Gede Wenten

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Jumat, 29 Jul 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-BANDUNG 

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ITB mengadakan webinar bertajuk Dialog Seni dan Tenologi pada Rabu (20/7/2022). Pada Webinar kali ini, FSRD ITB mengundang narasumber Prof. I Gede Wenten dipandu dengan penanggap Dr. Andryanto Rikrik Kusmara. Pelaksanaan webinar berlangsung secara daring melalui platform Zoom.

Prof. I. Gede Wenten saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB. Ia juga merupakan Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Riset-riset Prof. Wenten menjadi salah satu tolak ukur bagi Indonesia karena pencapaiannya yang tinggi. Beliau memiliki banyak penghargaan untuk penelitian serta inovasi-inovasi yang telat diciptakan. Prof. Wenten juga pernah bekerja sama dengan salah satu Dosen Seni Rupa ITB yakni Tisna Sanjaya, S.Sn., M.A., Ph.D., dalam proyek integrasi teknologi dan seni dalam filtrasi air sungai yang dinamakan Mata Air Ibu di Imah Budaya Cigondewah.

Sebagai perguruan tinggi yang memiliki motto globally respected and locally relevan, ITB sedang berusaha melebarkan perannya dalam pengabdian masyarakat. Namun, hal tersebut dilakukan dengan prinsip basis ilmiah yang kuat. Prof. Wenten mengatakan bahwa harapan ke depannya pengabdian masyarakat ITB benar-benar dimaksimalkan.

Berkaitan dengan kolaborasinya dengan Tisna Sanjaya, S.Sn., M.A., Ph.D., Prof. Wenten berkata bahwa integrasi teknologi dan seni dimulai dari bagaimana alam bisa diubah menjadi lebih seni dan memiliki nilai jual. Ia berpikir bahwa ranah Seni Rupa bersatu dengan teknologi maka akan menjadi sesuatu.

“Ditambah lagi FSRD ITB sudah berkelas dunia dengan hasil-hasil penelitiannya, apalagi jika nantinya local content-nya tinggi serta kearifan lokalnya kuat, maka hal itu akan membawa dampak semakin harum ke kancah dunia,” ujar Prof. Wenten

Sebelumnya Prof. Wenten pernah bekerja sama dengan FSRD ITB dalam Proyek IGW Emergency Ultrafilter. Alat tersebut merupakan alat filtrasi air manual menggunakan pompa tangan saja hingga air kotor dapat menjadi air yang jernih. Dari tahun ke tahun inovasi tersebut selalu berkembang menuju efisiensi yang semakin maksimal. Hal itu ditandai dengan inovasi kesekian dari teknologi tersebut berupa IGW Green Ultrafilter yang meraih gold medal Ganesha Innovation Award. Cara kerja teknologi tersebut cukup sederhana, namun cukup berdampak bagi lingkungan yaitu dengan memasukkan air kotor atau bekas banjir ke dalam alat tersebut sehingga air tersebut akan menjadi jernih kembali.

Prof. Wenten menyampaikan bahwa Blue/Ocean Economy mulai berkembang sekarang, khususnya pada sektor living marine resource. Di Indonesia, keramba digunakan untuk budidaya ikan, teknologi yang sederhana, namun dampaknya besar. Menurut Prof. Wenten, akan lebih baik dikreasikan lebih lagi dengan membuat teknologi keramba yang canggih.

“Misalnya atapnya menggunakan solar panel untuk sumber pembangkit listrik, lalu dibuat control room di bagian tengah-tengahnya, bisa juga dilengkapi dengan teknologi penjernih air agar dapat dibuat air minum. Hal itu juga masih dapat lagi dikembangkan misalnya dengan membuat seawater desalination plant sekaligus menghasilkan garam,” ujar Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB itu.

Hal lain yang menjadi gagasan Prof. Wenten di bidang seni adalah Modern Tropical Coastal Civilization. Hal itu dengan mempertimbangkan carbon credit, aquaculture/ocean farming, energy/electricity, mineral/water, recreational, dan maaritime security. Gagasan ini semacam ide untuk membangun peradaban baru di pesisir pantai tropis karena selama ini kita kurang memaksimalkan pesisir kita. “Hal itu harus dipertimbangkan lagi karena Indonesia memiliki 17.000 pulau dan merupakan negara yang ada di garis equator,” ujarnya.

Selain dari sisi teknologi, Prof. Wenten mengharapkan gagasan membangun infrastruktur maritim nusantara juga dapat dipertimbangkan dari perspektif seni dan budaya.

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 Kampus UIN Masuk 50 Universitas Islam Terbaik di Dunia Versi UniRank 2022

    8 Kampus UIN Masuk 50 Universitas Islam Terbaik di Dunia Versi UniRank 2022

    • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Lembaga pemeringkatan 4 International College and Universities (4ICU) UniRank merilis 25 Universitas Islam terbaik di dunia. Sebanyak delapan universitas di antaranya adalah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Dalam rilisnya, UniRank menjelaskan pemeringkatan dilakukan dengan beberapa kriteria penilaian, antara lain: – Perguruan tinggi telah diakui dan mendapat lisensi atau akreditasi dari lembaga yang memiliki […]

  • MBG dan Sekolah Rakyat Sejalan Semangat Kemerdekaan

    MBG dan Sekolah Rakyat Sejalan Semangat Kemerdekaan

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan pesan kemerdekaan dalam “Zikir dan Doa Kebangsaan 80 Tahun Indonesia Merdeka”. Acara di Taman Proklamasi Jakarta, Jumat (1/8/2025), ini digelar dalam rangka memperingati 80 Tahun Indonesia Merdeka. Acara ini menjadi momentum spiritual dan kebangsaan untuk merefleksikan perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan dan merawat keberagaman. Merdeka […]

  • Sosiolog UGM: Citayam Fashion Week, Representasi Kaum Muda Menengah ke Bawah

    Sosiolog UGM: Citayam Fashion Week, Representasi Kaum Muda Menengah ke Bawah

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Belakangan ini muncul komunitas anak muda yang berasal dari Depok, Citayam dan Bojong Gede membanjiri jalanan di kawasan bisnis dan perkantoran di jalan Sudirman, Jakarta. Mereka memunculkan fenomena baru disana, sebagai area publik untuk unjuk ekspresi. Lalu, muncullah ide kegiatan Citayam Fashion Week yang dikenal luas oleh masyarakat. Sebagai bagian dari kegiatan fashion jalanan, […]

  • Bandung Dorong Green Tourism dan Mobilitas Nol Emisi

    Bandung Dorong Green Tourism dan Mobilitas Nol Emisi

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat transformasi pariwisata berkelanjutan melalui pengembangan green tourism. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat menghadiri diskusi “Bandung Bersinar” di Pendopo Kota Bandung, Sabtu, (13/12/2025). Farhan mengungkapkan, konsep pariwisata hijau merupakan inovasi yang untuk pertama kalinya secara serius diperkenalkan di Kota Bandung. Menurutnya, aktivitas wisata tidak […]

  • Kurikulum Hijau, Ekoteologi, dan Fiqh Al-Bi’ah Jadi Kerangka Baru Pendidikan Pesantren

    Kurikulum Hijau, Ekoteologi, dan Fiqh Al-Bi’ah Jadi Kerangka Baru Pendidikan Pesantren

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    Pemalang kanal31.com — Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang bersama Himpunan Keluarga Alumni (HIKMAH) menyelenggarakan Halaqoh Alumni bertajuk “Ekoteologi dan Fiqh Al-Bi’ah: Merintis Kurikulum Hijau di Pesantren”. Acara berlangsung di komplek Pesantren Salafiyah Kauman, Pemalang, Jawa Tengah.   Hadir sejumlah narasumber, antara lain: Kasubdit Pendidikan Ma’had Aly Kemenag RI dan Ketua Umum HIKMAH Mahrus El Mawa, Guru […]

  • Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik. Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN […]

expand_less