Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Puan Ajak Masyarakat Nyalakan Lentera Kasih Perdamaian dan Toleransi

Puan Ajak Masyarakat Nyalakan Lentera Kasih Perdamaian dan Toleransi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, KANAL31.COM — Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat memperkuat toleransi antar-umay beragama di momen Hari Raya Natal 2024. Ia menekankan toleransi adalah kunci membangun bangsa yang damai.

 

“Dalam semangat persaudaraan dan menyongsong Tahun Baru, saya ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani di Indonesia. Ini momen yang tepat untuk memperkuat tali persaudaraan dan saling berbagi kasih,” kata Puan Maharani dalam keterangan tertulis, Kamis (26/12/2024).

 

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu mengatakan, Natal bukan hanya sekadar perayaan agama. Menurut Puan, Natal merupakan momen untuk merenungkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, kedamaian, dan harapan.

 

“Maka saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan momen Natal sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen terhadap toleransi beragama. Mari nyalakan lentera kasih perdamaian antar-umat beragama,” ungkap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

 

“Di negara yang kaya dengan keberagaman budaya dan agama ini, toleransi menjadi kunci dalam membangun bangsa yang damai, serta menjaga persatuan dan kesatuan,” imbuh Puan.

 

Cucu Bung Karno tersebut memberi contoh bagaimana nilai kebersamaan antar-umat beragama sering kali terlihat pada momen seperti saat perayaan Natal. Menurut Puan, hal tersebut menjadi bagian dari toleransi.

 

“Setiap misa-misa besar seperti Hari Raya Natal, berbagai elemen masyarakat dari bermacam latar belakang agama dan budaya kerap ikut menjaga kenyamanan umat Kristiani,” ujarnya.

 

“Bahkan ada juga yang turut berpartisipasi membantu keamaanan di gereja. Saya melihat hal ini sebagai keharmonisan yang sejati. Indah sekali. Ini adalah Bhinneka Tunggal Ika sesungguhnya,” sambung Puan.

 

Lebih lanjut, mantan Menko PMK tersebut menjelaskan bahwa setiap agama memiliki ajaran yang mendorong umatnya untuk hidup baik dan harmonis dengan sesama. Puan pun mengingatkan pentingnya setiap umat menghargai kepercayaan tiap-tiap warga negara sebagai sikap toleran konkret yang harus dipupuk dalam kehidupan sehari-hari.

 

“Keterbukaan dan sikap saling mendengarkan dapat meredakan segala potensi konflik yang mungkin timbul akibat perbedaan pendapat,” tuturnya.

 

Dengan hidup berdampingan dalam bingkai harmoni keberagaman, Puan meyakini Indonesia dapat mewujudkan lingkungan yang damai. “Di mana setiap individu merasa aman untuk menjalani kehidupan sesuai dengan keyakinannya masing-masing,” ungkap Puan.

 

Kepada Pemerintah dan stakeholder terkait, Puan meminta agar dapat memastikan keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam merayakan Natal.

 

“Sehingga saudara-saudara Nasrani dapat menjalani ibadah malam Natal nanti dan ibadah Natal esok hari dengan khidmat,” sebutnya.

 

“Sekali lagi saya mengucapkan selamat Hari Raya Natal bagi masyarakat yang merayakan. Semoga damai Natal membawa berkah bagi kita semua,” tutup Puan

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kata Prabowo: Bukan Membangun Bangsa, Tapi Mentransformasikan 

    Kata Prabowo: Bukan Membangun Bangsa, Tapi Mentransformasikan 

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Ija Suntana, Guru Besar UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Tulisan ini saya sarikan dari jawaban Prabowo Subianto dalam acara “Presiden Prabowo Menjawab”, yang disiarkan oleh TVRI Nasional tadi malam (19 Maret 2026). Saya menganggap penting paparan ini, sehingga perlu menuangkannya dalam tulisan sekalipun cukup pendek. Selamat menyimak! Jika realitas menunjukkan bahwa pembangunan tidak lagi otomatis menghasilkan mobilitas sosial, maka konsekuensinya jelas: […]

  • Mentafakuri Kebesaran Allah dalam Takbir

    Mentafakuri Kebesaran Allah dalam Takbir

    • calendar_month Selasa, 24 Mar 2026
    • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung 
    • 0Komentar

    Harmoni Ibadah, Keluarga, dan Alam Semesta BANDUNG kanal31.com — Tulisan ini mengkaji makna spiritual, sosial, dan kosmologis dari praktik keagamaan selama Ramadan yang mencapai puncaknya pada Idul Fitri. Dengan pendekatan reflektif-integratif, artikel ini menyoroti konsep takbir sebagai kesadaran tauhid, puasa sebagai sistem pendidikan multidimensional, serta peran keluarga dan interaksi manusia dengan alam sebagai manifestasi kebesaran Allah. […]

  • Kurator Digital, Wajah Baru Profil Lulusan Ilmu Perpustakaan UIN Aceh

    Kurator Digital, Wajah Baru Profil Lulusan Ilmu Perpustakaan UIN Aceh

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH kanal31.com –Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menambahkan ‘kurator digital’ sebagai salah satu profil utama lulusan yang akan dikembangkan mulai tahun akademik 2025/2026. Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin mengatakan, profil lulusan ini dirancang untuk merespons tantangan transformasi digital di dunia informasi, arsip, dan […]

  • Chaos di Kampus, Unjukrasa Berujung Perusakan Fasilitas

    Chaos di Kampus, Unjukrasa Berujung Perusakan Fasilitas

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Aksi demonstrasi yang digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (25/02/2025), dinilai anarkis, ditandai dengan perusakan berbagai fasilitas kampus. Alih-alih menyampaikan aspirasi secara akademis dan bermartabat, massa aksi justru menciptakan kekacauan yang mencoreng citra mahasiswa. Demikian kata salah seorang sumber yang enggan disebut nama, di Kampus 1 UIN […]

  • Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung)  — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai leading sector dalam pengarusutamaan gender (PUG) menggelar Workshop Kurikulum Responsif Gender di Aula Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan narasumber, Prof. Nina Nurmila Ph.D., Dekan Education Faculty Universitas Islam Internasional Indonesia yang dipandu oleh Idah […]

  • Ditjen Pesantren segera Diresmikan, Siapa Calon Dirjennya?

    Ditjen Pesantren segera Diresmikan, Siapa Calon Dirjennya?

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com– Kementerian Agama tengah memproses pendirian Direktorat Jenderal Pesantren. Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menargetkan proses ini sudah selesai tahun ini. Ke depan, Ditjen Pesantren akan berdiri sendiri, terpisah dari Ditjen Pendidikan Islam. Siapa calon Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren? “Proses penentuan pejabat tidak akan berdasarkan kedekatan personal, melainkan melalui seleksi yang objektif dan professional,” […]

expand_less