Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Farhan: Soal Kuliner dan Budaya, Kota Bandung Perlu Belajar dari Thailand

Farhan: Soal Kuliner dan Budaya, Kota Bandung Perlu Belajar dari Thailand

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com– Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, bertekad membawa kuliner dan budaya Kota Bandung lebih dikenal di tingkat internasional. Ia menilai, Bandung perlu belajar dari Thailand, yang berhasil membuat kuliner nasionalnya mendunia.

Hal tersebut disampaikan Farhan dalam acara Gastrodiplomacy Journey: Immersive Culinary Experiences of Indonesia and Thailand yang digelar di Pendopo Kota Bandung, Minggu (27/4/2025).

“Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa kita perlu banyak belajar dari Thailand, yang berhasil mengangkat kulinernya hingga terkenal ke seluruh dunia. Tom Yum, misalnya, kini dikenal hampir di seluruh penjuru dunia dan turut mengenalkan produk-produk Thailand lainnya,” ujar Farhan.

Menurutnya, Kota Bandung memiliki kekayaan kuliner lokal yang juga layak untuk diangkat, seperti mie kocok, batagor, dan tahu Cibuntu, yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda.
“Saya kira, dari sisi respon pasar, ada fenomena menarik di Kota Bandung. Tiga jenis makanan, yaitu seblak, cireng, dan cilok, sangat populer di seluruh Indonesia. Ketiga makanan ini telah menjadi bagian dari kuliner rakyat yang merakyat dan terkenal,” jelasnya.

Farhan menyatakan akan memanfaatkan kekuatan gastronomi sebagai alat diplomasi untuk mempererat hubungan dengan negara lain.
“Kita harus memanfaatkan budaya gastronomi sebagai instrumen diplomasi budaya,” tambahnya.

Ia juga mendorong unsur akademisi untuk meneliti potensi sumber pangan lokal di Kota Bandung.
“Saya meminta akademisi untuk memperdalam penelitian terkait sumber pangan lokal. Dengan konsumsi pangan yang tinggi, ini akan sangat bermanfaat. Apalagi, Kota Bandung merupakan salah satu pusat perdagangan produk makanan. Penelitian ini penting untuk mendukung potensi tersebut,” paparnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian Koperasi dan UKM, Bagus Rachman, mengatakan Thailand berhasil membangun kekuatan kulinernya melalui bumbu rempah yang khas.
“Bumbu rempah menjadi kekuatan utama yang perlu kita perkuat di Indonesia. Ini bisa menjadi daya tarik dan branding tersendiri untuk memperkenalkan kuliner Indonesia ke dunia,” tutur Bagus.

Senada, Direktur Kuliner Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Andy Ruswar, menilai Kota Bandung memiliki kekayaan kuliner yang unik dan berpotensi besar.
“Kuliner adalah salah satu dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Kolaborasi dan kerja sama seperti ini harus terus diperkuat melalui diplomasi gastronomi,” tegasnya.

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Men Luncurkan Peringatan Hari Santri 2022

    Gus Men Luncurkan Peringatan Hari Santri 2022

    • calendar_month Rab, 28 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri 2022 di Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid, Pekalongan, Jawa Tengah, pada Selasa (27/9/2022). “Hari Santri yang merupakan anugerah pemberian Presiden Joko Widodo adalah bentuk penghargaan kepada para santri  dan pengakuan terhadap perjuangan para santri dulu membela negeri,” ujar Menag saat memberikan arahannya di […]

  • Pentingnya Platform Digital dalam Dakwah

    Pentingnya Platform Digital dalam Dakwah

    • calendar_month Sel, 11 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Dirjen Pendidikan Islam Suyitno menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di Indonesia. Hal ini disampaikan saat memberi sambutan pada launching Gerakan Nasional Literasi Qur’an (GNLQ) dengan tajuk “Tahun Membaca Al-Qur’an”. Helat ini berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025). Suyitno menyoroti perkembangan metode pembelajaran Al-Qur’an dari masa ke masa […]

  • Kelas Menulis UIN Bandung Gagas Kemah Penulisan Artikel Ilmiah 2022

    Kelas Menulis UIN Bandung Gagas Kemah Penulisan Artikel Ilmiah 2022

    • calendar_month Sab, 14 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Dilandasi pemikiran akan pentingnya publikasi ilmiah, para akademisi memandang perlu diselenggarakan kemah Nasional penulisan artikel ilmiah. Gagasan ini muncul di dalam acara Academic Writing Class. Academic Writing Class diselenggarakan oleh Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkerjasama dengan Sentra Publikasi Ilmiah. Acara dilaksanakan secara daring pada tanggal 10-12 Mei 2022. Selanjutnya, […]

  • Munafik, Akar dari Banyak Masalah Indonesia 

    Munafik, Akar dari Banyak Masalah Indonesia 

    • calendar_month Ming, 7 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Salah satu tesis yang sering muncul dalam diskusi tentang Indonesia, termasuk dalam esai terkenal Moechtar Lubis bahwa karakter manusia Indonesia itu adalah munafik. Kita tidak bisa menolak, ada banyak fakta yang mendukung pandangan tersebut. Kita sering melihat jarak antara nilai yang diucapkan dan perilaku nyata.   Misalnya, mengecam korupsi, tetapi memaklumi korupsi “asal […]

  • 3 Akar Penyakit Politik Indonesia

    3 Akar Penyakit Politik Indonesia

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Delapan puluh tahun setelah merdeka, persoalan utama Indonesia bukanlah terletak pada kurangnya ideologi, kurangnya konstitusi, atau kurangnya sumber daya alam. Masalah utamanya adalah adanya beberapa penyakit kronis yang terus menggerogoti Indonesia sejak merdeka hingga kini.   Penyakit pertama: Kegagalan membangun karakter kekuasaan   Kita memiliki Pancasila sebagai cita-cita luhur, UUD yang cukup lengkap, […]

  • Guru Besar, Jurnal Predator dan Insentif Jurnal

    Guru Besar, Jurnal Predator dan Insentif Jurnal

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Asyari, Wakil Rektor 1 IAIN Bukittinggi SPI-BUKITTINGGI Persoalan di kenaikan pangkat ke Guru Besar/Profesor kembali mencuat. Sejak Sri Mardiyati, Dosen Universitas Indonesia (UI) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) urusan kenaikan pangkat Guru Besar/Profesor menjadi diskusi hangat di kalangan insan akademik. Mengajukan kenaikan pangkat ke Guru Besar di injury time usia akan pensiun sangat riskan […]

expand_less