Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Relasi Agama dan Negara

Relasi Agama dan Negara

  • account_circle Husein Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON, kanal31.com –Kemarin di hadapan audien acara bedah buku Qanun Asasi NU, karya Ibu hj. Dr. Lelly Leiliyyah , isteri K.H. Andul Hakim Mahfuzh, atau Gus Kikin, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, dengan moderatator Gus Nas, di PP. Kebon Jambu, asuhan Ibu Ny. Masriyah Amva, aku menyampaikan ini.

Dalam situasi kehidupan berbangsa dan bernegara seperti sekarang ini, banyak teman bertanya tentang pandangan agama Islam. Lalu aku ingat lagi kitab “Al Tibr al Masbuk fi Nashihah al Muluk”, karya Hujjah al Islam, Imam Abu Hamid al Ghazali. Buku ini bicara tentang Etika bernegara. Beliau antara lain mengatakan:

الدين والملك توأمان. مثل اخوين. ولدا من بطن واحد

“Agama dan negara bagaikan saudara kembar. Keduanya lahir dari satu sumber”

Sementara dalam buku masterpiece nya “Ihya Ulum al Din”, juz 1, hlm. 17, beliau mengatakan :

الدين اس والسلطان حارس، وما لا أس له فمهدوم، وما لا حارس له فضائع.

“Agama adalah fondasi dan Negara/pemerintah adalah penjaganya. Bangunan apa pun tanpa fondasi akan hancur dan apa saja tanpa ada yang menjaga akan sia-sia, hilang”.

Bahasa lain adalah Agama bagai Ruh. Negara bagai Tubuh.

Imam Al Mawardi dalam karyanya yang terkenal “Adab al Dunya wa al Din” mengutip pernyataan Abd Allah al Mu’taz mengatakan :

السياسة تدبير شؤون الرعية لمصالحهم فى الدنيا وسعادتهم فى الاخرة.
“Kebijakan publik-politik adalah pengaturan urusan rakyat untuk kemaslahatan mereka di dunia dan kebahagiaan mereka di akhirat. ”

الْمُلْكُ بِالدِّينِ يَبْقَى، وَالدِّينُ بِالْمُلْكِ يَقْوَى.

“Kekuasaan atau negara yang ditopang oleh agama, akan abadi (bertahan), dan Agama yang ditopang oleh kekuasaan, akan kuat.”.

Lalu aku segera memberi makna kata ” Al-Din”, dengan mengatakan bahwa makna ” Al Din” adalah al Akhlaq al Karimah, moralitas luhur (moralitas kemanusiaan) , bukan sekedar identitas atau formalitas keyakinan metafisis, tentang keberadaan Tuhan dan kehidupan sesudah kematian di sini. Bukan juga sekedar ritual dan upacara ibadah personal atau banyaknya tempat-tempat ibadah yang megah di mana-mana.

Ini karena ia (al Akhlaq al Karimah/moralitas kemanusiaan) adalah visi dari keyakinan Tauhid/ ke Esa-an Tuhan (Tauhid).

Dan sangatlah menarik pernyataan Iskandar Agung (Alexander the Great) w. 323 SM, murid Aristoteles , filsuf besar itu ketika ia mengatakan :

لولا العلم ما قامت الدنيا ولا استقامت المملكة

Andai tak ada ilmu, dunia tak akan tegak. Dan kekuasaan akan terguncaeang-guncang, tak stabil.

Ini mengandung makna bahwa ilmu pengetahuan yang benar dan maju adalah basis peradaban yang sukses. Iskandar adalah pemimpin yang sukses menguasai dunia, Timur dan Barat.

Imam al Ghazali juga mengatakan :

Kehancuran sebuah negara bukan disebabkan oleh masalah keyakinan agama rakyatnya, melainkan oleh ketidakadilan/kezaliman para pemimpinnya. Lalu beliau menginformasikan kepada kita bahwa bangsa penganut Zoroastrian (Majusi) adalah bangsa yang sukses besar selama berabad-abad. Kegemilangan bangsa itu lebih disebabkan oleh kebijakan pemimpinnya yang adil. Hukum ditegakkan dengan adil, tidak mempraktikkan hukum : “tumpul ke atas, tajam ke bawah”. Agama mereka mengharamkan praktik-praktik kezaliman tersebut. Mereka juga bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mensejahterakan rakyatnya. (Ghazali, al Tibr al Masbuk fi Nasihah al Muluk, hlm. 50).

Ibnu Rusyd, seorang filosof Islam dan ahli hukum terkemuka zaman klasik, mendefinisikan pemimpin yang zalim itu. Katanya :

اَنَّ الْحَاكِمَ الظَّالمِ هُو الَّذِى يَحْكُمُ الشَّعْبَ مِنْ أَجْلِ نَفْسِهِ لَا مِنْ أَجْلِ الشَّعْبِ

“Pemimpin yang zalim adalah orang yang mengatur bangsanya hanya untuk mencari keuntungan dan kesenangan bagi dirinya dan bukan demi kepentingan bangsanya”.

Dalam karya masterpeacenya : Ihya Ulum al Din, beliau mengatakan :

فساد الرعية بفساد الملوك وفساد الملوك بفساد العلماء وفساد العلماء باستيلاء حب المال والجاه “

Kerusakan rakyat itu karena bobroknya moral para pengelola negara, dan kebobrokan moral pengelola negara itu karena rusaknya moral para ulama (ulama al suu). Dan rusak moral para ulama itu ulama suu) berakar dari cinta mereka akan harta dan perebutan posisi sosial. (Ihya’ Juz 2/357).

12.07.26

  • Penulis: Husein Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rasa bahagia saat ini tengah menyelimuti sivitas akademika Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pasalnya, Fakultas/Prodi Psikologi sukses meraih nilai akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), pada 15 Mei 2025, dengan SK: 6575/SK/BAN-PT/Ak/S/V/2025. Kenaikan status akreditasi unggul ini tentu suatu raihan yang luar biasa, yang semula statusnya hanya meraih […]

  • Audiensi dengan Rektor, Inilah Prestasi JDIH UIN Bandung yang Membanggakan

    Audiensi dengan Rektor, Inilah Prestasi JDIH UIN Bandung yang Membanggakan

    • calendar_month Sabtu, 11 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG anal31.com – Pengurus Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan audiensi dengan Rektor Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. H. Dadan Rusmana, M.Ag di Gedung O. Djauharuddin AR, Jumat (10/10/2025). Turut hadir dalam pertemuan terbatas tersebut Wakil Dekan I Dr. H. Chaerul Saleh, […]

  • Prof Mahmud Ajak Civitas Akademika UIN Bandung Sukseskan Asesmen AUN-QA Oktober 2022

    Prof Mahmud Ajak Civitas Akademika UIN Bandung Sukseskan Asesmen AUN-QA Oktober 2022

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Mahmud, mengajak semua jajaran untuk menyukseskan proses asesmen The ASEAN University Network-Quality Assurance (AUN-QA) yang akan diselenggarakan pada 10-14 Oktober 2022. “Ini sebagai ikhtiar bersama untuk peningkatan penjaminan mutu pendidikan tinggi. Agar tampilannya meyakinkan, isinya berbobot. Oleh karena itu, saya berharap kepada empat […]

  • Asyik Gunakan Smart Card, Ini Prosedur Proses Keberangkatan ke Arafah

    Asyik Gunakan Smart Card, Ini Prosedur Proses Keberangkatan ke Arafah

    • calendar_month Jumat, 7 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Ada yang berbeda dalam proses pemberangkatan jemaah haji 1445 H/2024 M dari hotel ke Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Jemaah haji Indonesia akan melakukan proses scan barcode Smart Card terlebih dahulu sebelum naik ke bus. Smart Card menjadi salah satu terobosan otoritas Arab Saudi pada penyelenggaraan haji tahun ini. Program iini mendapat perhatian secara […]

  • Hore! Seleksi PPPK Kemenag Tahap I Dibuka 21 Oktober 2024. Begini Cara Daftarnya

    Hore! Seleksi PPPK Kemenag Tahap I Dibuka 21 Oktober 2024. Begini Cara Daftarnya

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Pendaftaran seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibuka mulai 21 Oktober – 4 November 2024. Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani mengatakan, sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 347 Tahun 2024, seleksi PPPK 2024 tahap I ini diperuntukkan bagi dua kategori pelamar Pertama, Eks Tenaga Honorer Kategori […]

  • Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    Bandung Jadi Kota Wisata Tematik Berbasis Budaya dan Komunitas

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyebut Kota Bandung tengah diarahkan menjadi kota wisata tematik yang berbasis budaya dan komunitas. Menurutnya, kekayaan budaya di setiap kecamatan menjadi potensi besar yang bisa dikembangkan sebagai daya tarik wisata yang unik dan berkelanjutan. “Bandung ini kaya dengan budaya lokal di tiap kecamatan. Kami ingin mengangkat kekuatan […]

expand_less