Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Keren! 99 Artikel Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Tembus Dunia Publikasi

Keren! 99 Artikel Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Tembus Dunia Publikasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Program Studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencatat capaian membanggakan dari Mata Kuliah Academic Writing. Hingga Juli 2025, tercatat 99 artikel mahasiswa berhasil terbit di jurnal nasional terindeks Sinta, Moraref, dan Google Scholar. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah, mengingat sejumlah mahasiswa semester IV dari kelas D, E, dan F telah mengirimkan artikelnya dan memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari jurnal sasaran.

Capaian ini bukan sekadar hasil tugas akhir mata kuliah, melainkan buah dari proses pembelajaran yang dirancang secara terstruktur dan berorientasi praktik. Mahasiswa mendapatkan materi teori dan teknik penulisan akademik selama tujuh pertemuan di awal semester. Setelah Ujian Tengah Semester, mereka mulai menulis artikel ilmiah secara utuh dan diarahkan untuk mengirimkannya ke jurnal nasional yang relevan.

Artikel-artikel yang dihasilkan membahas topik-topik utama dalam bidang linguistik, kesusastraan, dan penerjemahan—tiga bidang inti yang sejalan dengan profil lulusan Program Studi Sastra Inggris sebagai analis bahasa, analis sastra, dan penerjemah tingkat madya.

Otong Setiawan Djuharie, M.Pd., dosen pengampu mata kuliah ini, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para mahasiswa. “Saya mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang tidak hanya mampu menulis secara akademik, tetapi juga berhasil melewati proses seleksi jurnal hingga artikelnya terbit,” tegas Otong dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025)

Menurutnya proses yang dilalui tidak instan. Mahasiswa belajar memahami struktur artikel ilmiah, mengikuti gaya selingkung jurnal, serta melakukan revisi berdasarkan masukan reviewer. “Semoga pengalaman ini menjadi awal dari kebiasaan menulis ilmiah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris, Dr. Andang Saehu, M.Pd., capaian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak harus berhenti di ruang kelas. “Mahasiswa bisa didorong untuk menghasilkan karya yang nyata dan terukur. Saya mengapresiasi inisiatif dosen pengampu yang mampu membangun budaya akademik seperti ini,” tuturnya.

Untuk ke depan, prodi mendorong bentuk-bentuk capaian serupa di mata kuliah lain, seperti antologi artikel, konferensi mini, hingga kolaborasi lintas semester. “Harapannya, praktik seperti ini dapat memperkuat profil lulusan dan menjadi daya saing prodi di tingkat nasional,” lanjutnya.

Mahasiswa sendiri merasakan langsung manfaat dari proses pembelajaran ini. Arvi Farand Arkani, mahasiswa kelas F, mengaku awalnya mengira menulis artikel ilmiah hanya sekadar tugas kuliah. “Tapi setelah belajar step by step, lalu kirim artikel ke jurnal, dan akhirnya diterima, rasanya luar biasa. Ini pengalaman pertama saya publish karya ilmiah, dan saya jadi lebih percaya diri,” ujarnya.

Pengalaman serupa dirasakan oleh Andini Sulaeman dari kelas E. “Banyak belajar dari proses ini mulai dari nyusun argumen, nyari referensi yang kredibel, sampai revisi sesuai arahan jurnal. Saya jadi sadar pentingnya menulis dengan rapi dan terstruktur. Harapannya, saya bisa lanjut nulis lagi untuk jurnal lain,” bebernya.

Keberhasilan mata kuliah ini menjadi pemantik penting bagi pengembangan output nyata di mata kuliah lain, terutama yang beririsan dengan riset dan penulisan ilmiah seperti Research Methodology, Translation Practice, dan Literary Analysis. “Dalam jangka panjang, integrasi antara teori dan praktik seperti yang diterapkan dalam Academic Writing bisa menjadi model pembelajaran berbasis karya di lingkungan Program Studi Sastra Inggris,” pungkas Andang.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

    Diprediksi, hanya 10 Gubes yang Berani Nyalon Rektor UIN Bandung

    • calendar_month Kam, 26 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— UIN Sunan Gunung Djati Bandung memiliki 55 Guru Besar (profesor). Mereka pemegang otoritas tertinggi di bidang akademik, karena perannya sebagai motor penggerak berbagai aktivitas di kampus. Mereka juga menjadi ikon universitas karena kontribusinya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sehingga performa lembaganya menjadi bergengsi dan bereputasi. Karena perannya yang istimewa, wajar kalau ada regulasi yang […]

  • Rektor Baru UIN Bandung, Mana  Program Gebrakannya?

    Rektor Baru UIN Bandung, Mana  Program Gebrakannya?

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    kanal31.com— Sudah dua bulan rektor baru UIN SGD Bandung  Rosihon Anwar dilantik (11/08/2023), tetapi kampus itu masih adem-adem saja, tidak terdengar ada gebrakan program monumental, terutama program prioritas yang menjadi pembeda atau kelebihan dari rektor sebelumnya. Entah apa penyebabnya? Apakah rektor baru ini masih tenggelam dalam euforia kemenangan, sehingga mengakibatkan kebingungan dan perasaan gelisah?  Atau […]

  • Jaksa Tak Siap, Keadilan Tertunda

    Jaksa Tak Siap, Keadilan Tertunda

    • calendar_month Jum, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan terdakwa Ferry Marjani dan Rizki Restu Ramdhani di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (2/7/2026), ditunda.   Agenda sidang yang semula dijadwalkan pembacaan tuntutan urung dilaksanakan setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) meminta penundaan karena surat tuntutan belum siap. […]

  • Awas Mafia Tanah Bebas Berkeliaran di Kabupaten Bandung, Kenapa?

    Awas Mafia Tanah Bebas Berkeliaran di Kabupaten Bandung, Kenapa?

    • calendar_month Rab, 12 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Gerakan Pemberantasan Mafia Tanah oleh Kementerian ATR/BPN bekerjasama dengan penegak hukum ternyata masih belum memberikan perlindungan optimal terhadap tanah-tanah masyarakat di wilayah Kabupaten Bandung. Hal ini terbukti dengan adanya penerbitan sertipikat di atas lahan yang telah digarap, dimiliki dan dikuasai oleh pemilik lahan di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, yang kasusnya saat […]

  • Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Kalian kalau tengok videonya, sungguh menyayat hati. Seandainya itu anak kalian, gimana perasaan kalian? Andai terjadi pada anak pengelola MBG, masih mau makan MBG? Lebih jelasnya, nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Jeneponto, pagi itu seharusnya hanya berisi suara anak-anak membaca, tertawa, dan berlari mengejar masa depan yang belum mereka pahami. […]

  • FEBI UIN Bandung Luncurkan Berbagai Inovasi Program

    FEBI UIN Bandung Luncurkan Berbagai Inovasi Program

    • calendar_month Kam, 13 Feb 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN SGD Bandung akan mendesain model laporan akhir mahasiswa yang lebih efisien dan inovatif. Selain model skripsi dan jurnal, mahasiswa bisa membuat Bisnis Plan; sebuah karya tulis ilmiah yang memuat teknik-teknik dalam mencapai tujuan bisnis. Inovasi ini dalam rangka meningkatkan kapasitas mahasiswa/lulusan yang akan menjadi pemikir, penggiat, […]

expand_less