Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Keren! 99 Artikel Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Tembus Dunia Publikasi

Keren! 99 Artikel Mahasiswa Sastra Inggris UIN Bandung Tembus Dunia Publikasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Program Studi Sastra Inggris Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung mencatat capaian membanggakan dari Mata Kuliah Academic Writing. Hingga Juli 2025, tercatat 99 artikel mahasiswa berhasil terbit di jurnal nasional terindeks Sinta, Moraref, dan Google Scholar. Jumlah ini dipastikan akan terus bertambah, mengingat sejumlah mahasiswa semester IV dari kelas D, E, dan F telah mengirimkan artikelnya dan memperoleh Letter of Acceptance (LoA) dari jurnal sasaran.

Capaian ini bukan sekadar hasil tugas akhir mata kuliah, melainkan buah dari proses pembelajaran yang dirancang secara terstruktur dan berorientasi praktik. Mahasiswa mendapatkan materi teori dan teknik penulisan akademik selama tujuh pertemuan di awal semester. Setelah Ujian Tengah Semester, mereka mulai menulis artikel ilmiah secara utuh dan diarahkan untuk mengirimkannya ke jurnal nasional yang relevan.

Artikel-artikel yang dihasilkan membahas topik-topik utama dalam bidang linguistik, kesusastraan, dan penerjemahan—tiga bidang inti yang sejalan dengan profil lulusan Program Studi Sastra Inggris sebagai analis bahasa, analis sastra, dan penerjemah tingkat madya.

Otong Setiawan Djuharie, M.Pd., dosen pengampu mata kuliah ini, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para mahasiswa. “Saya mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang tidak hanya mampu menulis secara akademik, tetapi juga berhasil melewati proses seleksi jurnal hingga artikelnya terbit,” tegas Otong dalam keterangannya, Sabtu (12/7/2025)

Menurutnya proses yang dilalui tidak instan. Mahasiswa belajar memahami struktur artikel ilmiah, mengikuti gaya selingkung jurnal, serta melakukan revisi berdasarkan masukan reviewer. “Semoga pengalaman ini menjadi awal dari kebiasaan menulis ilmiah yang berkelanjutan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Program Studi Sastra Inggris, Dr. Andang Saehu, M.Pd., capaian ini menunjukkan bahwa pembelajaran tidak harus berhenti di ruang kelas. “Mahasiswa bisa didorong untuk menghasilkan karya yang nyata dan terukur. Saya mengapresiasi inisiatif dosen pengampu yang mampu membangun budaya akademik seperti ini,” tuturnya.

Untuk ke depan, prodi mendorong bentuk-bentuk capaian serupa di mata kuliah lain, seperti antologi artikel, konferensi mini, hingga kolaborasi lintas semester. “Harapannya, praktik seperti ini dapat memperkuat profil lulusan dan menjadi daya saing prodi di tingkat nasional,” lanjutnya.

Mahasiswa sendiri merasakan langsung manfaat dari proses pembelajaran ini. Arvi Farand Arkani, mahasiswa kelas F, mengaku awalnya mengira menulis artikel ilmiah hanya sekadar tugas kuliah. “Tapi setelah belajar step by step, lalu kirim artikel ke jurnal, dan akhirnya diterima, rasanya luar biasa. Ini pengalaman pertama saya publish karya ilmiah, dan saya jadi lebih percaya diri,” ujarnya.

Pengalaman serupa dirasakan oleh Andini Sulaeman dari kelas E. “Banyak belajar dari proses ini mulai dari nyusun argumen, nyari referensi yang kredibel, sampai revisi sesuai arahan jurnal. Saya jadi sadar pentingnya menulis dengan rapi dan terstruktur. Harapannya, saya bisa lanjut nulis lagi untuk jurnal lain,” bebernya.

Keberhasilan mata kuliah ini menjadi pemantik penting bagi pengembangan output nyata di mata kuliah lain, terutama yang beririsan dengan riset dan penulisan ilmiah seperti Research Methodology, Translation Practice, dan Literary Analysis. “Dalam jangka panjang, integrasi antara teori dan praktik seperti yang diterapkan dalam Academic Writing bisa menjadi model pembelajaran berbasis karya di lingkungan Program Studi Sastra Inggris,” pungkas Andang.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sidang Isbat Awal Syawal 1446 H Digelar 29 Maret 2025

    Sidang Isbat Awal Syawal 1446 H Digelar 29 Maret 2025

    • calendar_month Sel, 18 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama akan menggelar sidang penetapan (isbat) awal Syawal 1446 H pada 29 Ramadan yang bertepatan 29 Maret 2025. Hal ini ditegaskan oleh Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad saat memimpin Rapat Persiapan Sidang Isbat Awal Syawal 1446 H di kantor pusat Kemanag, Jl MH Thamrin, Jakarta. “Kami akan menggelar sidang isbat awal Syawal, […]

  • Catat! MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat

    Catat! MK Tolak Gugatan UU Pengelolaan Zakat

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat yang diajukan oleh Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Forum Zakat dan Arif Rahmadi Haryono dalam Perkara 97/PUU-XXII/2024, juga menolak permohonan yang diajukan oleh Muhammad Jazir dan Indonesia Zakat Watch dalam Perkara 54/PUU-XXIII/2025   MK, dalam amar putusannya menyatakan […]

  • Menghujam ke dalam Sebelum Menjulang 

    Menghujam ke dalam Sebelum Menjulang 

    • calendar_month Ming, 21 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pada sessi halaqah pengajian subuh, terbersit inspirasi tentang sisi filosofis dari penamaan bagi mereka yang sedang menuntut ilmu, yakni Santri, Murid, Pelajar, dan Siswa. Keempat terma ini sering diposisikan identik (sinonim), namun “kealamiahan terminologis” (nature of terms) menunjukkan bahwa masing-masing terma memilki differensiasi “tekanan makna”.   Terkait hal tersebut, mungkin, sebuah narasi metaforis […]

  • Hardiknas 2025, Sekda Jabar: Momentum Wujudkan Generasi Gapura Panca Waluya

    Hardiknas 2025, Sekda Jabar: Momentum Wujudkan Generasi Gapura Panca Waluya

    • calendar_month Jum, 2 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan bahwa peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 tingkat Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting untuk mewujudkan generasi muda berkarakter Gapura Panca Waluya. Konsep Gapura Panca Waluya, yang berakar pada budaya Sunda, menjadi landasan pembangunan sumber daya manusia berbasis kearifan lokal. Lima nilai utama dalam konsep […]

  • Tok! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Tok! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).   “Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari […]

  • Jelang Idulfitri: Tradisi Zakat dan 5 Tempat Terpercaya di Bandung untuk Menunaikannya

    Jelang Idulfitri: Tradisi Zakat dan 5 Tempat Terpercaya di Bandung untuk Menunaikannya

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Bulan Ramadhan selalu menghadirkan suasana religius yang khas di Kota Bandung. Selain dipenuhi kegiatan ibadah seperti tadarus Al-Qur’an, kajian Ramadhan, dan ngabuburit di berbagai sudut kota, masyarakat juga bersiap menunaikan zakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Tradisi ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Muslim di Bandung yang dikenal religius sekaligus memiliki kepedulian […]

expand_less