Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Sukses Gelar 3 Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

Sukses Gelar 3 Event Besar, Kota Bandung Siap Jadi Tuan Rumah Hajatan Skala Nasional

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Dalam kurun waktu satu pekan, tiga acara besar sukses digelar di Kota Bandung tanpa kendala berarti. Ketiganya antara lain acara Pekan Kreativitas Jawa Barat, DCDC Lafitsef di Jalan Soekarno, dan Pocari Sweat Run 2025 dan berlangsung lancar, aman, serta memberikan dampak signifikan bagi pergerakan ekonomi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebut keberhasilan tiga event ini menjadi sinyal kuat bahwa Kota Bandung siap menjadi tuan rumah untuk hajatan-hajatan berskala nasional, bahkan internasional.

“Bandung bisa menangani kegiatan dengan pengunjung puluhan ribu orang, dalam waktu berdekatan, dan tetap menjaga kelancaran, keamanan, hingga kebersihan kota,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin (21/7/2025).

Pekan Kreativitas Jawa Barat mencatat sejumlah prestasi membanggakan bagi Kota Bandung. Dekranasda Kota Bandung berhasil meraih gelar juara umum, Mojang Jajaka Bandung masuk lima besar, dan proposal investasi Kota Bandung masuk sepuluh besar nasional.

“Ini menunjukkan bahwa Bandung tetap menjadi salah satu kota paling progresif, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi,” kata Farhan.

Acara yang digelar selama tiga hari ini mendatangkan sekitar 60.000 pengunjung. Pemerintah Kota Bandung tengah menunggu data rinci dari Bank Indonesia untuk menghitung perputaran uang yang terjadi selama event berlangsung.

Event kedua, DCDC Lafitsef, digelar di sepanjang Jalan Soekarno pada 19 Juli 2025. Festival musik dan komunitas ini berlangsung dari pagi hingga malam tanpa hambatan. Ribuan warga tumpah ruah menikmati pertunjukan, bazar, dan aktivitas kreatif lainnya.

“Masyarakat menikmati acaranya, tidak ada gangguan keamanan. Walau sedikit macet, tapi terkendali. Ini bukti warga dan komunitas bisa berkolaborasi dengan baik,” ujar Farhan.

Event terakhir yaitu Pocari Sweat Run 2025, diikuti lebih dari 15.000 pelari dari berbagai daerah. Menurut Farhan, ini adalah bukti nyata bahwa Bandung sudah sejajar dengan kota-kota besar lain dalam penyelenggaraan sport tourism.

“Jakarta punya Marathon, Bali ada punya acara serupa, Jogja dengan Jogja Marathon, dan Borobudur dengan Borobudur Marathon. Bandung punya Pocari Sweat Run. Ini momentum penting,” tegasnya.

Kendati demikian, Farhan mencatat beberapa catatan teknis untuk evaluasi, seperti pengaturan arus lalu lintas dan titik perpotongan pelari.

Namun secara umum, pelaksanaan dinilai berhasil. Dukungan penuh dari kepolisian, TNI, dan kewilayahan memastikan keamanan dan kelancaran selama acara.

Farhan juga mengungkapkan dampak ekonomi yang signifikan dari gelaran ini:
* Sekitar Rp71 miliar perputaran ekonomi dari sektor perhotelan selama tiga malam,
* Sekitar Rp35 miliar dari kegiatan yang langsung terhubung dengan Pocari,
* Dan tambahan Rp12–16 miliar dari transaksi selama Pekan Kreativitas Jabar.

“Semua ini bukan hanya soal ekonomi. Yang utama adalah menghidupkan kota, menjadikan Bandung sebagai ruang publik yang aktif, sehat, dan menyenangkan. Kalau ada nilai ekonomi, itu bonus,” tambah Farhan.

Lebih lanjut, Farhan menyebut saat ini sejumlah investor dan perusahaan teknologi tengah membangun ekosistem berbasis data dan blockchain di Bandung. Ini akan digunakan untuk memetakan perilaku wisatawan dan warga kota dalam berbagai event.

“Saat kita bilang 15.000 pelari, itu bukan cuma angka. Tapi data. Kita akan gunakan itu untuk membuat kebijakan yang lebih presisi ke depan,” pungkasnya.

Dengan keberhasilan tiga event besar tersebut, Pemkot Bandung meyakini bahwa kota ini semakin siap untuk menjadi tuan rumah kegiatan skala nasional lainnya, dari festival seni, event olahraga, sampai forum-forum investasi.

“Kota Bandung bukan hanya bisa menggelar acara, tapi juga mengelolanya dengan baik. Inilah kota yang ingin kita bangun: aktif, produktif, sehat, dan menyenangkan bagi siapa pun,” tutup Farhan.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

    Cara Deteksi Typo dalam Karya Ilmiah

    • calendar_month Minggu, 17 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Karya ilmiah tidak boleh ada typo atau kesalahan teknis penulisan. Di dalam penulisan skripsi atau tugas akhir, kesalahan teknis penulisan bukan bagian dosen pembimbing, melainkan tugas penulis untuk menghindari, mencermati, dan memperbaikinya. Saat ini, era konten sehingga dosen pembimbing lebih fokus melihat konten meliputi kedalaman isi. Apabila naskah karya ilmiah ditemukan banyak kesalahan teknis dalam […]

  • 10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    10 Arti dan Makna Mimpi Melihat Ular

    • calendar_month Rabu, 25 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 10Komentar

    SURABAYA-KANAL31.COM – Bagi sebagian orang, ular adalah hewan yang menyeramkan untuk didekati karena mempunyai racun mematikan. Tak jarang, orang-orang akan menghindari dan lari ketika bertemu ular. Selain dapat ditemui di kehidupan nyata, hewan melata ini juga kerap menampakkan dirinya di mimpi. Orang-orang akan berpikir bahwa jika bermimpi melihat hingga kejar-kejaran dengan ular adalah mimpi buruk […]

  • Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta KANAL31.COM Pendaftaran Seleksi Calon Imam Masjid ke Uni Emirat Arab (UEA) ditutup pada Selasa, 9 Mei 2023. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Adib menyampaikan terdapat 518 orang yang mendaftar dalam seleksi kali ini. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 364 pendaftar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Mereka dapat mengikuti tahap […]

  • Dody S Truna: Urang Lembur Jadi Profesor

    Dody S Truna: Urang Lembur Jadi Profesor

    • calendar_month Senin, 26 Des 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      FAKULTAS Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung bak kembali ketiban pulung. Betapa tidak, salah satu Dosen terbaiknya yakni Dr. Dody S Truna MA sukses diangkat menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Pendidikan Islam oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Bandung, kanal31.com- Pekan lalu, Kanal31.com bertamu ke ruang kerja Dody di Kampus II UIN Sunan […]

  • Dosen UIN Jakarta Beberkan Pentingnya Relasi Konstruktif untuk Mencegah Kekerasan Seksual 

    Dosen UIN Jakarta Beberkan Pentingnya Relasi Konstruktif untuk Mencegah Kekerasan Seksual 

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BREBES, kanal31.com — Dosen Sekolah Pascasarjana sekaligus Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa berbagai kasus kekerasan seksual yang terjadi di lembaga pendidikan pada umumnya berakar pada relasi kuasa yang tidak sehat. Karena itu, diperlukan pembangunan relasi yang konstruktif dan mekanisme perlindungan […]

  • Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

    Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dalam muzakarah bertajuk “Resolusi Umat: Penanggulangan Bencana dengan Ekoteologi” di Masjid Istiqlal Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan “Peran agama dalam menghadapi krisis lingkungan”. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan BNPB, BMKG, akademisi, serta pegiat lingkungan. Muzakarah ini menjadi forum refleksi keagamaan sekaligus konsolidasi gagasan lintas sektor dalam merumuskan peran agama menghadapi bencana alam. […]

expand_less