Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » 9 Strategi Atasi Kesulitan dalam Penulisan Skripsi

9 Strategi Atasi Kesulitan dalam Penulisan Skripsi

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Rabu, 11 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kami telah menyusun tahapan penulisan skripsi sejak proposal. Dari tahapan itu, kami menjumpai beberapa kesulitan yang dialami mahasiswa.

Pertama, kesulitan dalam menyusun permasalahan utama penelitian. Solusinya adalah siapkan jawaban sementara untuk pertanyaan utama penelitian yang diajukan, lalu pertimbangkan apakah jawaban tersebut penting sebagai alasan mendasar dilakukannya penelitian.

Kedua, kesulitan dalam menyusun kerangka berpikir. Solusinya adalah buatlah peta yang merupakan alur penelitian untuk menjawab pertanyaan penelitian.

Ketiga, kesulitan dalam menentukan perbedaan dengan penelitian terdahulu. Solusinya adalah buatlah matriks penelitian terdahulu. Dari matrik tersebut mungkin terdapat beberapa persamaan, tetapi pasti terlihat pula perbedaannya secara kontras.

Keempat, kesulitan dalam menyusun tinjauan pustaka. Solusinya adalah tentukan apa saja yang menjadi kata kunci dalam pembahasan penelitian yang akan dilaksanakan.

Kelima, kesulitan dalam menentukan metode penelitian. Solusinya adalah pilih metode yang paling tepat untuk mengolah data penelitian.

Keenam, kesulitan dalam menyajikan hasil penelitian. Solusinya adalah tampilkan data bersih hasil pengolahan yang dilaksanakan melalui metode penelitian yang telah ditentukan.

Ketujuh, kesulitan dalam melakukan pembahasan (discussion). Solusinya adalah lakukan interpretasi terhadap hasil penelitian dengan merujuk referensi (yang dicantumkan di tinjauan pustaka) sebagai jawaban pertanyaan penelitian.

Kedelapan, kesulitan dalam menyimpulkan hasil penelitian. Solusinya adalah tulis hasil akhir dari penelitian. Cek kembali apakah hasil telah menjawab pertanyaan utama penelitian, apakah hasil telah sesuai dengan tujuan penelitian, dan apakah hasil bermanfaat secara teoretis dan praktis. Cantumkan pula keterbatasan (limitation) dan rekomendasi.

Kesembilan, kesulitan dalam menentukan topik penelitian. Solusinya adalah lihat hasil, problem, lingkup ilmu, dan metode. Topik riset biasanya mencakup semua itu.***

Wahyudin Darmalaksana, Kelas Menulis UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Prof. Dr. Mahmud, M.Si secara resmi masih menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. Kepastian tersebut diperoleh setelah Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan surat keputusan memperpanjang masa jabatan Prof. Mahmud hingga waktu yang tidak ditentukan. Dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI bernomor 079602/B.II/3/2023 yang ditandatangani langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di […]

  • Menjaga dan Menyuburkan Amalan Baik di Penghujung Syaban

    Menjaga dan Menyuburkan Amalan Baik di Penghujung Syaban

    • calendar_month Jumat, 21 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Hadirin Jamaah Jumat rahimakumullah, Pada hari yang penuh berkah ini, khatib menyeru kepada jamaah Jumat sekalian, untuk senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah swt. Yakni menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Karena dengan takwa tersebut, kita diberikan jalan keluar setiap perkara yang kita hadapi. Dan dengan takwa juga kita dilimpahi rezeki yang tidak […]

  • APBD Jabar Berpotensi Defisit, GMNI Desak BPK Gelar Audit Khusus

    APBD Jabar Berpotensi Defisit, GMNI Desak BPK Gelar Audit Khusus

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, Kanal31.com– Potensi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 yang disebut mencapai Rp5,7 triliun menjadi sorotan berbagai pihak. DPRD Jawa Barat menyatakan masih menunggu hasil evaluasi keuangan daerah, sementara Pengurus Alumni (PA) GMNI Jawa Barat mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit khusus. Wakil Ketua Komisi III DPRD […]

  • KPK : Publikasi Pencegahan Korupsi Masih Minim

    KPK : Publikasi Pencegahan Korupsi Masih Minim

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-DENPASAR Edukasi pencegahan korupsi melalui publikasi melalui pemerintah daerah (pemda) termasuk Provinsi Bali ditengarai masih minim dan belum optimal. Publikasi bermuatan edukasi dan sosialisasi tentang korupsi ini diharapkan secara aktif dan kontinu dilakukan oleh bagian hubungan masyarakat (humas) masing-masing pemda. Hal tersebut diungkapkan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana di Kuta, Kabupaten […]

  • Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    Dorong Regulasi Adil untuk Guru Madrasah, Aliansi Honorer Kemenag Ciamis Resmi Terbentuk

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIAMIS Kanal31.com — Ribuan tenaga honorer di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis sepakat membentuk wadah perjuangan baru bernama Aliansi Honorer Kemenag Ciamis. Pembentukan aliansi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan aspirasi para tenaga pendidik dan kependidikan madrasah yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. “Selama ini kita bercerai-berai, terkotak-kotak dalam organisasi kecil. Sekarang kita disatukan […]

  • Ingat! Mahasiswa Magang di DPR RI Wajib Pahami Konstitusi Negara

    Ingat! Mahasiswa Magang di DPR RI Wajib Pahami Konstitusi Negara

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM –Program Magang Di Rumah Rakyat (MDRR) DPR RI merupakan bagian dari program Merdeka Belajar dari Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Oleh karena itu, kedepannya setiap para mahasiswa magang MDRR DPR RI wajib dibekali pemahaman konstitusi negara atau 4 Pilar MPR RI yaitu Undang-Undang Dasar, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan […]

expand_less