Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » UKM PS-PSPB Promosikan Pencak Silat melalui Seminar Kebudayaan

UKM PS-PSPB Promosikan Pencak Silat melalui Seminar Kebudayaan

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Perguruan Silat Pusaka Saputra Paku Banten (PS-PSPB) UIN SGD Bandung bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) Bandung menggelar Seminar Kebudayaan, di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Jumat (22/11/2024).

Seminar Kebudayaan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan Muhammad Helmi Kahfi, S.Sos., MM.Pd. MH. Dan, menghadirkan dua narasumber: Dr. H. Saca Suhendi, M. Ag. (Ketua DPD Persatuan Pendekar Persilatan dan Seni Budaya Banten Indonesia Korda Jawa Barat) dan Dr. H. Dadang Ahmad Fajar, M.Ag (Pembina UKM PS-PSPB).

Dalam sambutannya, Muhammad Helmi menyatakan dukungannya bahkan mengapresiasi atas terselenggaranya Seminar Kebudayaan ini. “Kegiatan ini bagus, terutama untuk melestarikan dan menggali lebih dalam budaya daerah (Banten),” katanya.

Ia menjelaskan beberapa tujuan dari olahraga ini, atara lain bisa membentuk jiwa yang sehat, berpikir cerdas, dan berprestasi. Yang semula hanya menyalurkan bakat, minat, dan hobi olahraga, malah tidak menutup kemungkinan akan melahirkan atlet-atlet beladiri yang menjadi delegasi di berbagai even Kejuaraan Pencak Silat, baik di tingkat regional, nasional, bahkan internasional.

Ketua Umum PS-PSPB, Ahmad Rifa’i menjelaskan bahwa Seminar Kebudayaan ini merupakan rangkaian program kerja UKM PS-PSPB. Provinsi Banten kaya akan nilai seni dan budaya, sebagai warisan para leluhur. Dan, Pencak Silat Banten menjadi aset budaya bangsa Indonesia yang perlu dilestarikan.

“Ini salah satu program unggulan UKM PS-PSPB. Diharapkan mampu mengangkat budaya lokal dari Banten dan mampu membuat Branding UKM PS-PSPB lebih menarik,” jelasnya.

Ketua Umum PPPSBBI Jawa Barat Saca Suhendi memandang acara ini sangat bermanfaat, untuk membangkitkan kembali semangat mahasiswa dalam mewarisi kebudayaan. Dalam pengembangannya bisa disalurkan dalam keterampilan Seni Bela Diri, lalu disalurkan dalam bentuk prestasi seni atau fighter.

“Di dunia Pencak Silat, bukan hanya belajar tentang bela diri, tapi juga ada budaya teologis. Ilmu-ilmu dan wirid-wirid yang dipelajari di PS-PSPB merupakan salah satu bentuk kesakralan yang bertujuan untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tuturnya.

Pembina UKM PS-PSPB Dadang Ahmad Fajar menjelaskan, pengembangan Pencak Silat dalam kacamata budaya harus selaras dengan kebutuhan mahasiswa di zaman sekarang. “Coba kemas dengan baik, oleh UKM PS-PSPB! Bagaimana cara menonjolkan budaya pencak silat hingga bisa menjadi delegasi Kampus UIN Bandung, sehingga berkontribusi prestasi bagi perguruan tinggi,” katanya.*

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wisuda Bukan Akhir, Melainkan Awal

    Wisuda Bukan Akhir, Melainkan Awal

    • calendar_month Sab, 29 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Sebanyak 1.103 wisudawan dari jenjang sarjana, magister hingga doktor hari ini, Sabtu, 29 November 2025 resmi dikukuhkan pada Wisuda ke-69 Gelombang Pertama Tahun Akademik 2025/2026, Sabtu (29/11/2025.   Acara itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-66 Uninus.   Toga dikenakan, foto diabadikan dan di tengah euforia itu, ada satu […]

  • Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali menggelar pasar kreatif tahun ini, dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, jumlah pusat perbelanjaan yang ikut serta meningkat dari enam menjadi delapan mal. “Dua mal baru yang bergabung tahun ini adalah Botanical dan Summarecon […]

  • Prof. Dadan Optimis Prodi Ekonomi Syariah Raih Nilai Unggul

    Prof. Dadan Optimis Prodi Ekonomi Syariah Raih Nilai Unggul

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Wakil Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Dadan Rusmana, M.Ag. merasa optimistis Prodi Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), bisa meraih nilai unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Mengapa tidak, semuanya sudah berikhtiar maksimal, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak. Kata-kata optimisme ini diungkapkan […]

  • Inilah Ensiklopedia Metode Pembelajaran Al-Qur’an Ala Kemenag

    Inilah Ensiklopedia Metode Pembelajaran Al-Qur’an Ala Kemenag

    • calendar_month Jum, 29 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA  Direktorat Pendidikan Diniyah Pondok Pesantren (PD Pontren) tengah menyusun buku Ensiklopedia Metode Pembelajaran Al-Qur’an. Direktur PD Pontren, Waryono Abdul Ghafur, menyebut penyusunan buku ensiklopedia ini untuk memberikan rekognisi atas penemuan berbagai metode pembelajaran Al-Qur’an. Waryono menuturkan metode pembelajaran Al-Qur’an yang saat ini berkembang di Indonesia bisa jadi merupakan temuan baru, tidak diperoleh dari kampus-kampus, […]

  • Sekjen Kemenag Monitor Uji Pengetahuan PPG di UIN Bandung

    Sekjen Kemenag Monitor Uji Pengetahuan PPG di UIN Bandung

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG,kanal31.com– Sebanyak total 15.247 guru binaan Kementerian Agama (Kemenag) mengikuti Ujian Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Sabtu (02/11/2024). UP PPG yang digelar secara daring dan dipusatkan pada 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Ke-10 LPTK tersebut adalah UIN Alauddin Makassar, UIN Mataram, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Raden […]

  • Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah kondisi di mana sepasang suami istri dianggap bercerai secara agama, namun di mata negara mereka masih terikat pernikahan? Atau, seorang anak diakui sah oleh hukum negara, namun secara fikih nasabnya menyisakan tanda tanya?   BANDUNG, kanal31.com – Praktik perkawinan dan perceraian dalam masyarakat Muslim modern kerap terjebak dalam ketegangan antara kepatuhan […]

expand_less