Jumat, 29 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Peace Education AFI UIN Bandung, Ruang Aman bagi Dialog dan Keberagaman

Peace Education AFI UIN Bandung, Ruang Aman bagi Dialog dan Keberagaman

  • account_circle Jun
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Mata kuliah Peace Education Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam (AFI) semester 6 UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang diampu oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag., telah sukses menyelenggarakan rangkaian project perdamaian berbasis dialog lintas perbedaan sepanjang 4–25 Mei 2026.

 

Project ini merupakan implementasi langsung dari pedoman pembelajaran yang menekankan pentingnya membangun ruang aman, trust-building, empati, serta praktik dialog damai di tengah masyarakat majemuk.

Ketua Jurusan Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Maman Lukmanul Hakim, M.Ag menegaskan bahwa mata kuliah Peace Education merupakan bagian dari implementasi misi keempat Jurusan AFI, yaitu “mendorong tumbuh kembangnya komunitas masyarakat Jawa Barat yang religius, damai, dan toleran,” tegasnya, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, project ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan capaian profil lulusan AFI, khususnya sebagai analis dan konsultan masalah keagamaan yang mampu memberikan solusi dan analisis kritis terhadap isu-isu sosial-keagamaan secara rasional, objektif, dan progresif.

Melalui praktik dialog dan peace building ini, mahasiswa dipersiapkan menjadi konsultan perdamaian, mediator konflik sosial, sekaligus teolog yang toleran dan inklusif.

Mengusung tema besar “Membuka Ruang Aman untuk Dialog Lintas Perbedaan”, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori peace building di ruang kelas, tetapi terjun langsung menghadirkan ruang perjumpaan perdamaian bersama komunitas dan lembaga yang selama ini berhadapan dengan stigma, prasangka, maupun potensi konflik sosial-keagamaan.

Kelompok pertama menyelenggarakan program bertajuk Humanity in Motion pada 16 Mei 2026. Program ini hasil kerja sama dengan Sekolah Damai Indonesia (Sekodi) yang menghadirkan pendekatan unik berbasis gerak tubuh, refleksi, dan pengalaman personal sebagai medium pendidikan perdamaian.

Berangkat dari keyakinan bahwa tidak semua hal dapat dipahami hanya melalui kata-kata, peserta diajak mengeksplorasi keberagaman, empati, dan kemanusiaan melalui tubuh, pikiran, serta rasa.

Aktivitas eksplorasi identitas melalui gerak, latihan empati, diskusi reflektif, hingga penciptaan koreografi bersama, peserta belajar memahami bahwa setiap manusia membawa cerita dan pengalaman hidup yang berbeda.

Perbedaan tersebut tidak ditempatkan sebagai ancaman, melainkan sebagai bagian dari pengalaman manusia yang perlu dipahami dan dirayakan bersama. Program ini menjadi ruang pembelajaran yang inklusif, aman, dan mendalam untuk membangun self-awareness serta koneksi antarmanusia secara lebih autentik.

Sementara itu, Kelompok 2 menyelenggarakan kegiatan “Perjumpaan Mahasiswa Lintas Kampus: Dialog Antar Agama sebagai Strategi Pendidikan Perdamaian di Perguruan Tinggi” di Kampus Mubarak Bogor pada 11 Mei 2026.

Kegiatan merupakan Kerjasama UIN Bandung dengan PCRP (Paramadina Center for Religion and Philosophy). Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai institusi dan latar belakang, di antaranya mahasiswa Al-Mubarak Ahmadiyah, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dan Universitas Paramadina.

Dialog tersebut tidak sekadar menjadi forum akademik formal, tetapi menghadirkan pengalaman kemanusiaan yang mendalam. Mahasiswa diajak memahami perbedaan bukan sebagai sekat identitas, melainkan sebagai ruang perjumpaan.

Kegiatan ini menegaskan bahwa perdamaian tidak cukup dibangun melalui slogan toleransi, tetapi melalui pengalaman langsung mendengar, memahami, dan menghargai sesama.

Dengan mengangkat perspektif filsafat dialog Martin Buber tentang relasi Ich und Du (Aku dan Engkau), forum ini mendorong peserta untuk melihat orang lain bukan sebagai label agama atau kelompok, melainkan sebagai manusia utuh yang layak dipahami.

Dalam suasana penuh keterbukaan, mahasiswa berbagi pengalaman, keresahan, dan harapan sebagai generasi muda Indonesia yang mendambakan kehidupan damai di tengah keberagaman.

Kelompok 3 kemudian melanjutkan praktik peace building melalui kegiatan “Dialog Sunni dan Syiah Bersama Initiative of Change (IoFC) Indonesia” pada 22 Mei 2026 di Masjid Mubarak Bandung.

Mengusung tema “Honest Conversation: Membangun Ruang Dialog yang Aman untuk Intrafaith Muslim”, kegiatan ini menghadirkan perwakilan Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI), IJABI, Initiative of Change, mahasiswa, serta dosen pengampu mata kuliah.

Kegiatan ini lahir dari kesadaran bahwa konflik dan pelabelan negatif di internal umat Islam masih menjadi tantangan besar dalam membangun kehidupan sosial yang damai. Bersama Initiatives of Change Indonesia, mahasiswa mempelajari metode trust building sebagai pendekatan membangun ruang aman untuk dialog jujur dan terbuka.

Dalam forum tersebut, peserta diberi kesempatan menyampaikan pengalaman, pandangan, dan kegelisahan mereka tanpa rasa takut dihakimi. Sesi diskusi kelompok menjadi ruang refleksi yang memperlihatkan bahwa mendengarkan dengan empati merupakan langkah awal untuk membangun mutual understanding.

Dialog ini sekaligus membuktikan bahwa perbedaan teologis tidak harus berakhir pada permusuhan, melainkan dapat menjadi jalan untuk memperkuat penghargaan terhadap kemanusiaan.

Secara keseluruhan, rangkaian project Peace Education ini menunjukkan bahwa pendidikan perdamaian tidak cukup berhenti pada tataran teoritis. Mahasiswa perlu mengalami langsung proses membangun empati, mendengarkan secara mendalam, serta membuka ruang perjumpaan yang aman dan manusiawi.

Project ini menjadi miniatur kecil Indonesia yang ideal: ruang di mana perbedaan tidak lagi menjadi alasan untuk saling menjauh, melainkan kesempatan untuk saling memahami dan mendekat.

Melalui pengalaman ini, mahasiswa diharapkan tumbuh tidak hanya sebagai individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional, empatik, dan mampu menjadi peace builder di tengah masyarakat.

Sebagaimana tujuan utama project ini, perdamaian sejati lahir ketika manusia mampu berjalan dari kepala menuju hati.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Ikutan Pendaftaran Sertifikasi Amil LAZ Kabupaten/Kota hingga Nasional, Ini Syaratnya

    Ayo Ikutan Pendaftaran Sertifikasi Amil LAZ Kabupaten/Kota hingga Nasional, Ini Syaratnya

    • calendar_month Kam, 6 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      JAKARTA kanal31.com — Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran pelatihan dan sertifikasi amil Lembaga Amil Zakat (LAZ) tingkat nasional, provinsi, serta kabupaten/kota. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) amil agar pengelolaan zakat lebih transparan dan akuntabel, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Waryono […]

  • Luar Biasa! 8.000 Pelajar Daftar Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024

    Luar Biasa! 8.000 Pelajar Daftar Program Beasiswa Santri Berprestasi 2024

    • calendar_month Sen, 29 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) 2024 banjir peminat. Total ada 8.000 santri ikut mendaftar selama periode 3 – 13 Juli 2024. Mereka berasal dari berbagai pesantren yang tersebar di seluruh Indonesia. Pada tahap awal, panitia melakukan seleksi administrasi. Berkas pendaftaran yang diunggah para santri melalui website diverifikasi. Proses ini untuk memastikan seluruh berkas […]

  • Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

    Arsitek Kejayaan Islam, Epik Pembangunan Khalifah Al-Walid

    • calendar_month Ming, 15 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Tulisan ke-33 Edisi Ramadan. Kalian yang Muslim wajib tahu tokoh ini. Di tangan beliau, arsitek kejayaan Islam tercipta. Simak kisahnya sambil seruput Koptagul usai sahur, wak!   Beliau adalah Khalifah Al-Walid bin Abdul MaliK atau lebih dikenal Al-Walid I. Bukan “Walid nak Dewi boleh” Bukan ya! Ini Walid, khalifah keenam dari Dinasti Umayyah […]

  • UPZ UIN Bandung Berbagi Kebahagiaan dengan Security dan CS

    UPZ UIN Bandung Berbagi Kebahagiaan dengan Security dan CS

    • calendar_month Kam, 20 Mar 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berbagi kebahagiaan dengan membagikan 300 paket sembako kepada tenaga security dan cleaning service (CS), di Aula Abdjan Soelaeman, Kamis (20/03/2025). “Alhamdulillah, pada Ramadhan ini kita dapat menyalurkan bantuan sebanyak 300 sembako kepada Satpam dan OB. Mudah-mudahan program ini berkelanjutan. Kalau bisa sih kita berbagi […]

  • Yuk Kenali Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    Yuk Kenali Kak Odin, Sosok Pendongeng Hipnotis Anak-anak

    • calendar_month Ming, 7 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Claudine Patricia, ia merupakan seorang pendongeng yang berasal dari Kota Bandung. Wanita yang lebih akrab disapa dengan panggilan Kak Odin ini telah memantapkan diri sebagai pendongeng sejak tahun 2004.   “Saya mulai mendongeng itu sekitar tahun 2004,itu juga karena saya sempat setelah lulus dari FISIP Hubungan Internasional. Saya mengambil pendidikan guru TK,” terang […]

  • Membedah Kata “Gay” yang Lagi Ramai Dibicarakan

    Membedah Kata “Gay” yang Lagi Ramai Dibicarakan

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Halo guys! Bukan gaes yang itu, tapi ini gay. Gay yang lagi ramai dibicarakan di negeri ini. Sampai take down-take down-an video segala. Tapi saya mau bahas kata gay saja, tak merembet ke mana-mana. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Guys..! Gay itu sebenarnya cuma istilah keren untuk pria yang tertarik […]

expand_less