Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Melawan Mental Noise dengan Khalwah

Melawan Mental Noise dengan Khalwah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Kebisingan mental (mental noise) merupakan fenomena psikologis yang kian meningkat pada era modern akibat tekanan duniawi, informasi berlebih, dan kecemasan masa depan. Dalam perspektif Islam, kondisi ini berakar dari dominasi cinta dunia, godaan syaitan, dan kelemahan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Tulisan ini mengkaji praktik khalwah (menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah) sebagai solusi untuk meredam mental noise beban pikiran, meningkatkan kesadaran diri (self-awareness), dan memperkuat fokus pada tugas ibadah. Praktik ini dapat dijadikan terapi spiritual preventif bagi gangguan mental akibat kebisingan duniawi.

Era digital dan modernisasi kehidupan menimbulkan arus informasi dan tuntutan sosial yang memicu kebisingan mental (mental noise). Individu sering kali mengalami overthinking, kecemasan, dan keterikatan berlebihan pada urusan duniawi, sehingga lalai terhadap tujuan hidup hakiki, yakni beribadah kepada Allah SWT (QS. Adz-Dzariyat: 56). Islam menawarkan khalwah, praktik menyendiri untuk mendekatkan diri kepada Allah, sebagai sarana menenangkan jiwa dan menata pikiran agar tetap fokus pada ibadah. Paparan ini mencoba menjawab pertanyaan: Bagaimana khalwah dapat menjadi solusi efektif untuk melawan mental noise?

Psikologi Mental Noise
Mental noise adalah gangguan internal berupa pikiran yang tidak teratur, berlebihan, dan sulit dikendalikan. Menurut Levitin (2014), kondisi ini terjadi akibat overstimulasi informasi dan tekanan emosional, yang berdampak pada stres kronis dan menurunnya konsentrasi spiritual.

Konsep Khalwah
Khalwah berasal dari kata خلوة yang berarti menyendiri atau memisahkan diri. Tujuannya adalah mengosongkan hati dari kesibukan dunia, mendekatkan diri kepada Allah, dan merenungi makna hidup. Rasulullah ﷺ sering melakukan khalwah di Gua Hira sebelum turunnya wahyu pertama (HR. Bukhari).

Hubungan Khalwah dan Ketenangan Jiwa
Al-Qur’an menyebutkan

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS. Ar-Ra’d: 28).
Khalwah memberikan ruang batin untuk berdzikir, tafakur, dan tazkiyatun nafs, sehingga mampu meredam kebisingan jiwa yang berasal dari pikiran duniawi.

Sumber Kebisingan Mental
Dapat dibentangkan secara luas. Secara Spiritual, cinta dunia berlebihan, lalai mengingat Allah, dominasi hawa nafsu. Secara Psikologis adanya sikap overthinking, kecemasan sosial, informasi berlebihan. Dalam Sosialogi, karena tekanan kompetitif, tuntutan kesuksesan materi, dan distraksi digital.

Terapi Khalwah
Dapat ditempuh dengan bentangan pengalaman. Penghentian Stimulus Duniawi, menjauh dari kebisingan eksternal mengurangi beban kognitif. Dzikir dan Tafakur, mengisi hati dengan mengingat Allah menenangkan sistem saraf (HR. Ahmad). Self-Reflection (Muhasabah), mengevaluasi niat dan tujuan hidup, menyucikan hati. Konektivitas Ruhani, membangun kesadaran akan kehadiran Allah (muraqabah), yang memberi ketenteraman jiwa.

Relevansi Khlawah secara Psikologis dan Sosial
Secara psikologis, khalwah mirip dengan teknik mindfulness, namun berorientasi transendental, bukan hanya pada kesadaran diri tetapi pada hubungan dengan Allah. Secara sosial, khalwah membantu individu mengendalikan stres, sehingga interaksi dengan masyarakat lebih sehat dan produktif.

Kebisingan jiwa dan pikiran (mental noise) bersumber dari cinta dunia yang berlebihan, tekanan sosial, dan beban psikologis. Khalwah menawarkan solusi holistik dengan menenangkan pikiran, memperkuat koneksi spiritual, dan mengarahkan kembali fokus hidup pada ibadah. Praktik ini penting diterapkan secara berkala sebagai bagian dari terapi spiritual dan manajemen stres di era modern.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sunan Ampel di Persimpangan Budaya

    Sunan Ampel di Persimpangan Budaya

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2026
    • account_circle Dadan Rusmana, Wakil Rektor I UIN Bandung
    • 0Komentar

    Objektivitas Etika dan Arsitektur Literasi Islam di Nusantara  Kanal31.com — Menapaki tinggalan sejarah cukup memberikan nuansa dan makna tersendiri bagi penelusurnya. Tentunya, Sejarah bukan sekadar deretan angka mati atau kronologi linear yang harus dihapal untuk ujian, melainkan sebuah struktur yang bernapas dalam bentangan “longue durée” (bentangan durasi panjang).   Jika kita memandang Jawa melalui lensa Denys […]

  • Ini Cara Jitu Santri Muda Nusantara – Menag Lawan Kekerasan Seksual dan Disinformasi

    Ini Cara Jitu Santri Muda Nusantara – Menag Lawan Kekerasan Seksual dan Disinformasi

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menegaskan komitmennya untuk memberantas tindak kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan. Penegasan tersebut disampaikan di tengah maraknya hoaks dan disinformasi di media sosial yang memframing isu kekerasan seksual untuk menyerang pribadi Menteri Agama serta melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan Islam. Dalam keterangannya […]

  • Asyik Program Makan Bergizi Gratis Diluncurkan: Semua Diundang Berpartisipasi

    Asyik Program Makan Bergizi Gratis Diluncurkan: Semua Diundang Berpartisipasi

    • calendar_month Sen, 6 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM — Badan Gizi Nasional dijadwalkan akan meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini, Senin, 6 Januari 2025. Ini tentu adalah hari bersejarah. Sebab, dalam perjalanan panjang bangsa Indonesia baru kali ini program makan bergizi gratis diresmikan.   Berkenaan dengan program ini, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengajak semua pihak untuk […]

  • Raja Parmonang Manurung: Ayo Berani Mengembangkan Diri dan Berkontribusi Positif

    Raja Parmonang Manurung: Ayo Berani Mengembangkan Diri dan Berkontribusi Positif

    • calendar_month Jum, 19 Apr 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Raja Parmonang Manurung, berhasil menyandang predikat sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) program studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB 2024. Hasil tersebut tentu tak lepas dari perjuangan serta kerja kerasnya. Raja bercerita bahwa pada masa tahap persiapan bersama (TPB), dia masih belum bisa membayangkan bagaimana perkuliahan […]

  • Selamat! UIN Sumatera Utara Terakreditasi Unggul dari BAN-PT

    Selamat! UIN Sumatera Utara Terakreditasi Unggul dari BAN-PT

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Medan) — Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) terus menorehkan prestasi. Setelah melalui perjuangan dan upaya panjang , UIN-SU Medan berhasil meraih akreditasi Perguran Tinggi (APT) dengan predikat ‘Unggul’ dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Predikat akreditasi unggul untuk Institusi ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) BAN-PT Nomor: 1936/SK/BAN-PT/AK/PT/X/2024, yang diterbitkan pada Sabtu 19 […]

  • Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    Libatkan 340 Pelaku Usaha, Pasar Kreatif Bandung 2025 Hadir di 8 Mal

    • calendar_month Sab, 2 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung kembali menggelar pasar kreatif tahun ini, dengan skala yang lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Kepala Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengatakan, jumlah pusat perbelanjaan yang ikut serta meningkat dari enam menjadi delapan mal. “Dua mal baru yang bergabung tahun ini adalah Botanical dan Summarecon […]

expand_less