Breaking News:
Beranda » INSPIRASI » Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIPUTAT kanal31.com — Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) terus digaungkan sebagai upaya menanamkan nilai kasih sayang di lingkungan pendidikan keagamaan di Indonesia.

 

Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa pendidikan berbasis cinta harus menerapkan prinsip afirmasi positif dalam implementasinya.

 

“Proses pendidikan kita yang berbasis cinta itu tidak boleh marah, tapi ramah. Tidak boleh membidik, tapi mendidik. Jangan menghina, tapi membina. Jangan menghajar, tapi mengajar, dan selalu merangkul bukan memukul,” ujar Kang Dhani –sapaan akrabnya– dalam Dialog dari Hati: Kurikulum Berbasis Cinta di Ciputat.

 

Kang Dhani menjelaskan, pemahaman cinta, termasuk dalam implementasi pendidikan, harus dilakukan secara proporsional. Ia mengingatkan adanya batasan yang perlu ditaati dalam penerapannya pada berbagai aspek kehidupan.

 

Menurutnya, cinta harus berlandaskan nilai ilahi. Hal ini karena cinta merupakan jembatan manusia dengan ajaran-ajaran ketuhanan. “Ini adalah cara yang secara proporsional menempatkan cinta pada ruang-ruang ilahiah. Tidak kemudian dia menafikan nilai-nilai kebenaran,” ungkapnya, Senin (8/9/2025).

 

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan (Pusbangkom SDM-PK) BMBPSDM Kemenag RI, Mastuki, menyampaikan bahwa pendidikan diibaratkan wadah untuk menerangi anak didik agar mampu menjadi cahaya dalam kegelapan.

 

“Kurikulum cinta fokus pada pengajaran nilai-nilai cinta, empati, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Mastuki.

 

Mastuki juga mengutip pesan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar yang menekankan pentingnya spirit cinta yang menyatu dalam keseharian di lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat. Cinta, lanjut Mastuki, bukan sekadar mata pelajaran, melainkan pembudayaan dan pembelajaran yang hidup.

 

“Kepada guru dan pendidik, Menag berpesan mengajarkan KBC itu adalah proses pembatinan, spiritualization of subject,” ungkapnya.

 

Menurut Mastuki, KBC tidak hanya mengajarkan siswa untuk mencintai diri sendiri, tetapi juga menghargai, memahami, dan menyayangi orang lain tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, atau golongan.

 

“Ibarat benih, cinta tak hanya ditanam lalu dibiarkan, ia perlu dirawat, disiram, dan dipupuk dengan sepenuh cinta, disiangi dari kemungkinan hama yang menyerang,” katanya.

 

Ia menambahkan, konsep dialog dari hati dalam kegiatan tersebut mengandung makna, filosofi, dan nilai cinta dalam pembelajaran. Dialog ini diharapkan menghadirkan suasana indah penuh cinta yang dapat dirasakan, meresonansi ke berbagai penjuru, dan dinikmati para pencari cinta.

 

“Semoga forum ini membawa berkah, menginspirasi para tamu undangan, dan memberikan bekal penuh makna kepada para peserta,” ungkapnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Program Student Exchange di Universiti Utara Malaysia Selama Satu Semester

    2 Mahasiswa UIN Bandung Ikuti Program Student Exchange di Universiti Utara Malaysia Selama Satu Semester

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung Husnul Qodim, didampingi Ketua International Office (IO) Munir, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Undang Syaripudin, Ketua Jurusan Teknik Informatika, Dian Sa’adillah Maylawati, secara resmi melepas dua mahasiswa Program Student Exchange ke Universiti Utara Malaysia (UUM) untuk […]

  • Menag: Alumni UIN Jakarta Kembangkan Pemikiran Islam Modern dan Inklusif

    Menag: Alumni UIN Jakarta Kembangkan Pemikiran Islam Modern dan Inklusif

    • calendar_month Sabtu, 18 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    TANGERANG SELATAN KANAL31.COM — Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menyerukan peran penting alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mengembangkan pemikiran Islam yang inklusif dan damai. Seruan ini disampaikan dalam Reuni Akbar dan Musyawarah Nasional (Munas) ke-6 Ikatan Alumni UIN (IKALUIN) Jakarta, yang berlangsung di Gedung Alumni Center, Tangerang Selatan, Sabtu (18/1/2025). Menag […]

  • Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    Prof. Nana Syambas ITB Kupas Masa Depan Jaringan di Universitas Pasifik Morotai

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MOROTAI kanal31.com – Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai menggelar kuliah umum bertema “Network and Future Trends” pada Kamis, (11/9/2025).   Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nana Rachmana Syambas, M.Eng., Guru Besar Sekolah Teknik Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB).   Acara dibuka resmi oleh Rektor Unipas Pulau Morotai, Irfan Hi. Abd. Rahman, […]

  • Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

    Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— UIN Bandung menggelar upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di halaman Aula Anwar Musaddad, Rabu (02/05/2024). Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Rosihon Anwar menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, untuk melanjutkan program Merdeka Belajar. Dijelaskan, lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin […]

  • Inilah Jadwal dan Lokasi SKD Calon PNS Kementerian Agama. Catat Baik-baik Ya

    Inilah Jadwal dan Lokasi SKD Calon PNS Kementerian Agama. Catat Baik-baik Ya

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Kementerian Agama mengumumkan jadwal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024. SKD akan dilaksanakan dalam rentang 18 – 29 Oktober 2024. Sekjen Kementerian Agama M Ali Ramdhani mengatakan, SKD digelar di dalam negeri dan luar negeri. Untuk dalam negeri, pelaksanaannya dari 18 – 29 Oktober 2024. Sementara […]

  • Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    Sebanyak 364 Pendaftar Lulus Seleksi Administrasi Calon Imam Masjid ke UEA

    • calendar_month Jumat, 12 Mei 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta KANAL31.COM Pendaftaran Seleksi Calon Imam Masjid ke Uni Emirat Arab (UEA) ditutup pada Selasa, 9 Mei 2023. Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama, Adib menyampaikan terdapat 518 orang yang mendaftar dalam seleksi kali ini. “Dari jumlah tersebut, sebanyak 364 pendaftar dinyatakan lulus seleksi administrasi. Mereka dapat mengikuti tahap […]

expand_less