Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
  • comment 0 komentar

SPI-JAKARTA

Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan tingkat literasi paling rendah. Menurut Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, budaya literasi menurun pada generasi muda karena kurangnya koleksi buku dan jumlah penulisnya. Dari 273 juta penduduk Indonesia, hanya 28 juta buku yang tersedia di perpustakaan. Hal ini berbanding terbalik dengan jumlah kepemilikan ponsel yang mencapai 370 juta buah.

“Salah satu akar masalah dari kurangnya buku adalah kurangnya jumlah penulis di Indonesia. Saya bertanya ke Perpustakaan Nasional, ini kekurangan buku atau tidak ada penulis? Ternyata tidak ada penulis, penulisnya itu-itu saja,” kata Gong dalam webinar bertajuk “Strategi Membangun Budaya Literasi pada Generasi Alfa”, Rabu (25/5).

Webinar ini merupakan seri ke-3 dari 7 webinar nasional yang diadakan Perpustakaan Universitas Indonesia (UI) sebagai upaya menumbuhkan budaya literasi pada generasi muda. Hadir pula pada acara tersebut: Pendiri Taman Bacaan Masyarakat Lentera Pustaka, Dr. (c) Syarifudin Yunus, M.Pd.; Pustakawan UI, Kurniawati Yuli Pratiwi, S.Hum.; dan Pustakawan Binus School Semarang, David Judha Siagian, S.Hum.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, mengutip pernyataan Strauss dan Howe dalam buku Generations: the history of America’s future bahwa perubahan generasi terjadi pada masyarakat sekitar 20 tahun sekali. Setiap generasi memiliki karakteristik yang berpengaruh pada cara mereka belajar dan mengelola informasi. Menurut Mark McCrindle, generasi Alfa yang lahir pada 2011–2025 adalah generasi yang dekat dengan teknologi digital dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi khusus untuk membentuk budaya literasi pada generasi Alfa.

“Budaya literasi sejatinya menjadi tanggung jawab setiap orang dan harus dimulai sejak dini. Hal ini terkait dengan pola pembelajaran di sekolah dan ketersediaan bahan bacaan di perpustakaan maupun taman bacaan masyarakat. Menghadapi generasi Alfa dengan pengaruh teknologi yang kuat, pustakawan dan komunitas literasi perlu mengembangkan strategi yang lebih masif dan terstruktur agar generasi tersebut memiliki budaya literasi,” kata Prof. Haris.

Untuk menumbuhkan budaya literasi pada generasi muda, Syarifuddin membangun dan mengelola Taman Bacaan Masyarakat Lentera di kaki Gunung Salak. Menurut Syarifuddin, taman bacaan harus inklusif agar bertahan dan tetap dikunjungi masyarakat. Pendirian taman bacaan juga didasari alasan yang kuat supaya masyarakat merasakan pentingnya kehadiran taman bacaan tersebut.

Ada tiga poin penting agar taman bacaan tetap bertahan di masyarakat, yaitu pembaca, buku, dan komitmen pengelola. Kunci lain yang membuat budaya literasi tumbuh adalah berliterasi dengan asyik dan menyenangkan. Syarifuddin mengajak anak-anak membaca di alam terbuka, seperti sungai dan jembatan, agar tercipta suasana yang berbeda. “Semua orang paham baca buku itu penting. Semua orang juga paham baca buku adalah jendela dunia. Namun, masalahnya, baca buku selalu tidak asyik. Saya menjadikan baca buku itu asyik dengan cara ini,” kata Syarifuddin.

Minat baca generasi Alfa dapat ditumbuhkan dengan kegiatan yang menyenangkan, seperti bercerita. Dengan bercerita, interaksi dan ikatan dengan subjek target cerita lebih kuat. Kegiatan ini juga mengembangkan kemampuan bahasa, imajinasi dan kreativitas, serta karakter dan emosi. Selain itu, peningkatan minat baca generasi Alfa bisa dilakukan melalui media digital. Media digital cukup potensial sebagai media literasi karena lebih ringkas, interaktif, dan didukung dengan format audio dan animasi—meski tidak senyaman media cetak. Sebagai generasi yang tumbuh bersama gadget-nya, generasi Alfa dapat memanfaatkan tren buku digital yang terus meningkat beberapa tahun terakhir.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H, di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS

    Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H, di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta kanal31 .com — Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat (Penetapan) Awal Syawal 1446 Hijriyah, di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jakarta, Sabtu (29/3/2025). Sidang yang diikuti oleh perwakilan ormas Islam, perwakilan duta besar negara sahabat, serta jajaran Kemenag ini diawali dengan Seminar Sidang Isbat Syawal yang mengangkat tema Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi. Dalam […]

  • Menag Luncurkan Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN Tahun 2025 di UIN Palembang

    Menag Luncurkan Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN Tahun 2025 di UIN Palembang

    • calendar_month Sel, 3 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, PALEMBANG — Menteri agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar membuka secara resmi Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PMB PTKIN) Tahun 2025 dengan mengusung tema “change the world” di Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah, Palembang. Selasa, (03/12/2024). Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan untuk memaknai PMB ini sebagai transformasi psikologi, transformasi kesadaran dan transformasi […]

  • Tingkatkan Ekosistem Halal, UIN SGD – BI Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Juleha

    Tingkatkan Ekosistem Halal, UIN SGD – BI Jabar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Juleha

    • calendar_month Sel, 21 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, KANAL31.COM – Dalam rangka mendukung terciptanya ekosistem halal yang unggul dan berstandar internasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat menggelar Pelatihan dan Uji Kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha) di Laboratorium Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Acara ini dilaksanakan bekerja sama dengan Akademi Juleha Halal Center UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dinas Ketahanan Pangan […]

  • Top! 5 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Ikuti Program Student Mobility di Kyoto University Jepang

    Top! 5 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Ikuti Program Student Mobility di Kyoto University Jepang

    • calendar_month Kam, 21 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDA ACEH — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mengirim lima mahasiswa guna mengikuti program Student Mobility di Center for Southeast Asian Studies (CSEAS), Kyoto University, Jepang, yang berlangsung pada 17-23 November 2024. Kelima mahasiswa tersebut yakni Fathiya Rahma, Syarifah Julia Fadhlul, Najmul Akhir, Faiz Ramadhana Surya dan Muhammad Ariq Althaf. Program ini […]

  • Wadek 3 FAH, Dr. Dadan: “Mahasiswa Prestasi Berkarakter Tangguh, Ulet, Berkualitas”

    Wadek 3 FAH, Dr. Dadan: “Mahasiswa Prestasi Berkarakter Tangguh, Ulet, Berkualitas”

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung semakin mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter pribadi yang tangguh, ulet, dan berkualitas. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Dekan III FAH UIN Bandung Dr. Dadan Firdaus, M.Ag., usai acara “The Humanis Awards”, sebuah ajang […]

  • 3 Arti Kedutan di Kelopak Bawah Mata Kanan

    3 Arti Kedutan di Kelopak Bawah Mata Kanan

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Kedutan atau juga dikenal dengan istilah twitching adalah hal yang umum terjadi dan biasanya akan hilang sendiri. Namun, pada kondisi tertentu, otot kedutan juga bisa menjadi tanda dari suatu penyakit saraf. Otot kedutan atau muscle twitching adalah gerakan halus pada area kecil otot yang tidak disengaja Dikutip dari kanal YouTube Tafsir Mimpi, kedutan di […]

expand_less