Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Transformasi Pendidikan Tinggi Islam melalui Kurikulum Berbasis Cinta menuju Kampus Berdampak

Transformasi Pendidikan Tinggi Islam melalui Kurikulum Berbasis Cinta menuju Kampus Berdampak

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar

PURWAKARTA kanal31.com — Pada Tanggal 09 Oktober 2025 Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin mengelar acara Studium Generale Mahasiswa Baru tahun akademik 2025 dengan menghadirkan Pembicara Prof Dr H Mahmud M.Si (Rektor UIN Bandung 2015-2023). Dr Hj Ifa Faizah Rahmah M.Pd (Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta). Bapak Ruli Akmal Nugraha S.Ikom (Kepala Cabang Bjb Syariah Purwakarta).

Dalam kata sambutannya Dr H Cece Nurhikmah Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin purwakarta menyampaikan bahwa acara Studium Generale ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kita semua, untuk memperluas wawasan keilmuan, memperdalam pemahaman, serta memperkuat semangat dalam menuntut ilmu. Tema yang akan dibahas pada hari ini sangat relevan dengan perkembangan zaman, dan tentunya akan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan diri kita sebagai mahasiswa STAI, baik dalam aspek akademik, spiritual, maupun sosial.

Kami berharap, melalui acara ini, mahasiswa dapat menyerap ilmu, mendapatkan inspirasi, serta memperluas perspektif terkait berbagai hal yang menjadi tantangan dan peluang dalam kehidupan kita sebagai bagian dari umat Islam di era modern ini dan Sebagai motivasi untuk lpara pecinta ilmu

Acara ini dipandu oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin Muhammad Bajri M. Ag. Dalam prolognya beliau menyampaikan bahwa Studium Generale ini mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Tinggi Islam melalui Kurikulum Berbasis Cinta menuju Kampus Berdampak”.

Kegiataan ini dibuka langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta, Prof Dr KH Abun Bunyamin M.A

Dalam tausiahnya, beliau menekankan tentang pentingnya penguatan kualitas manusia yang beriman, berkarakter, berintegritas, serta memberikan manfaat bagi orang lain. Perguruan tinggi akan berkualitas dan maju jika diisi oleh orang-orang yang memiliki kualitas yang baik, komitmen yang kuat, sabar dalam menghadapi ujian badai, memperbanyak doa serta tawakal kepada sang pemilik kehidupan, berbakti kepada orangtua yang telah melahirkan dan hormat kepada guru. Itulah kunci kesuksesan hidup di dunia dan di akherat tuturnya

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru dari tiga prodi, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Perbankan Syariah, Manajemen Pendidikan Islam. Termasuk Civitas Akademik Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin.

Dalam paparannya Dr Ifa Faizah Rahmah menyampaikan materinya dengan pendekatan tafsir. Beliau mengungkapkan bahwa kampus berdampak membangun peradaban melalui ilmu dan empati, kurikulum cinta menumbuhkan kasih dan kesadaran.

Dalam Surah Ar-Rad ayat 17 menggambarkan hakekat Ilmu yang sejati. Dengan pendekatan tafsir dan maknanya bahwa ilmu sejati harus jernih, tulus, dan penuh cinta. Dalam paparannya Dr Ifa biasa disebut mengungkapkan bahwa Nilai-nilai pendidikan dari surah Ar-Rad ayat 17 itu adalah bahwa orang berilmu harus memiliki integritas, kebermanfaatan ilmu, keseriusan kapasitas, dan kesucian jiwa.

Dari sisi kampus berdampak, beliau mengungkapkan bahwa kampus bukan hanya tempat belajar semata, melainkan sebagai agen perubahan. Belajar itu prinsipnya bisa memberikan kemaslahatan semesta. Ada sebuah konsep yang menarik yang disampaikan Dr ifa bahwa kurikulum cinta harus berdasarkan cinta kepada Allah, cinta kepada sesama, cinta kepada ilmu dan alam, serta cinta itu memiliki energi pembelajaran yang menumbuhkan empati.

Bahkan beliau sampaikan bahwa hubungan ayat dengan kampus berdampak itu seperti Air Hujan: Ilmu itu dari Allah yang memberikan manfaat, Lembah yang artinya kapasitas manusia: Kampus menghargai perbedaan, Buih: Ilmu tanpa cinta, yang bisa kita pahami adalah bahwa itu tidak memberikan dampak, Air jernih: Ilmu murni yang menghasilkan lulusan berjiwa bersih.

Dalan tataran implementasi di kampus bahwa kurikulum integratif itu harus dengan niat dan kasih, termasuk didalamnya ada kepemimpinan yang melayani, serta mengabdi yang berbasis cinta dan menciptakan lingkungan kampus yang humanis.

Dalam kesimpulnya beliau menyampaikan bahwa kurikulum cinta memurnikan pendidikan dari Ego dan ambisi duniawi serta dengan cinta, ilmu menjadi cahaya kehidupan.

Pemateri Kedua Bapak Ruly Akmal Nugraha. menyampaikan bahwa Transformasi pendidikan Tinggi Islam dalam pandangan Ekonomi Islam bukan sekedar teori, tetapi sebuah kebutuhan mendesak untuk menjawab tantangan Zaman.

Tantangan pendidikan Tinggi Islam saat ini adalah adanya sistem yang cenderung mekanistik dan berorientasi pasar, adanya kesenjangan antara nilai-nilai spiritual dan praktik ekonomi, adanya fenomena krisis moral dan etika di tengah kemajuan teknologi.

Pendidikan tinggi Islam saat ini memiliki visi misi mencetak individu yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga berkarakter dan berintegritas moral, serta mampu mewujudkan Islam sebagai Rahmatulil Alamin melalui kontribusi nyata dalam berbagai bidang termasuk ekonomi Islam.

Termasuk beliau menyampaikan tentang pentingnya integrasi cinta dan ekonomi Islam dalam transformasi pendidikan karena orientasi pendidikan adalah bukan hanya sekedar menciptakan profesional semata melainkan mampu mencetak agen perubahan yang berlandaskan moral, etika dan Nilai-nilai Islam serta mengintegrasikan ilmu ekonomi dengan etika Islam, tasawuf, dan Ilmu sosial untuk membentuk pemahaman yang komprehensif dan mampu menciptakan lingkungan akademik yang mendukung pembentukan karakter mulia, termasuk kejujuran, empati, dan tanggung jawab.

Dalam pengembangan kurikulum harus merancang kurikulum yang tidak hanya mengajarkan teori ekonomi Islam tetapi juga praktik yang berbasis cinta dan etika. Di akhir paparannya beliau menekankan pentingnya mencetak lulusan yang holistik, cerdas, berkarakterdan berempati, menghasilkan pemimpin masa depan yang beretika dan bertanggung jawab.

Bagi Institusi harus mampu meningkatkan reputasi sebagai lembaga pendidikan yang unggul secara intelektual dan moral, menghasilkan riset dan inovasi yang relevan dengan tantangan sosial termasuk kampus harus mampu menciptakan ekosisten ekonomi yang lebih adil, inklusif, berkelanjutan serta menumbuhkan saling berbagi dan peduli ujarnya mengakhiri paparannya.

Pemateri ke 3 Prof Mahmud menyampaikan bahwa kurikulum berbasis cinta adalah gagasan yang bagus, karena mengintegrasikan dengan nilai-nilai empati, kasih sayang dalam proses pembelajaran di kampus, disamping itu juga akan membentuk generasi ulama dan intelektual muslim yang berkarakter, berintegritas serta berdampak positif terhadap masyarakat, membangun fasilitas Kampus ramah lingkungan dan mendukung proses pembelajaran serta mampu mengembangkan program pengabdian masyarakat yang berbasis kebutuhan masyarakat

Dalam paparan terkait tranformasi pendidikan tinggi Islam, beliau menekankan bahwa transformasi tidak hanya sebatas bangunan kampus, melainkan mindset pun harus bertransformasi supaya kampus sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin purwakarta bisa maju dan bersaing dengan kampus kampus yang lain. Termasuk jika mau bertransformasi dari sekolah tinggi ke Institut pun harus memiliki kematangan, ada tim yang kuat dari sisi kualitas manusianya supaya transformasi kampus bisa berjalan dengan baik tanpa hambatan, terpenting luruskan niat, komunikasi dibangun dengan pihak otoritas terkait, jejaring diperkuat serta berdoa kepada Allah supaya segala visi misi untuk memperkuat kualitas manusia di kampus bisa berjalan dengan baik.

Kesimpulannya yang disampaikan beliau adalah memperkuat kualitas manusia, mindset dirubah, jejaring diperkuat, kerja tim yang solid bahkan pengalaman beliau ketika memimpin UIN Sunan Gunung mampu menyatukan seluruh elemen yang berbeda menjadi satu, karena kunci keberhasilan kampus adalah bersatu dan bersama untuk menjadikan kampus lebih maju dan kuat.

Muhammad Bajri M.Ag, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Muhajirin Purwakarta

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengajarkan Sabar lewat Coca Cola dan Mentos

    Mengajarkan Sabar lewat Coca Cola dan Mentos

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GARUT KANAL31.COM — Tahun ajaran baru sudah memasuki bulan kedua. Gesekan pertemanan mulai terasa. Meski sudah dibekali materi anti bully, tapi bibit-bibitnya masih ditemui. Sesuatu yang wajar, tak mudah mengubah budaya yg sudah terbentuk dan terbawa dari pengalaman sebelumnya. Di akhir pekan seperti biasa saya menyampaikan tausiah bada magrib. Saya meminta dua orang santri untuk […]

  • BUKBER MN KAHMI: Ajang Mempererat Silaturahmi Keluarga Besar Alumni HMI

    BUKBER MN KAHMI: Ajang Mempererat Silaturahmi Keluarga Besar Alumni HMI

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Barat, Fauzan Ali Rasyid, ikut menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama MN KAHMI yang berlangsung di kediaman Rumah Dinas Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustofa, Jumat, (14/3/2025). Acara ini dihadiri oleh sejumlah alumni HMI, Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal […]

  • Top! Bandung Kota Inklusif, Rayakan Keberagaman Lewat Pagelaran Budaya Madura & Sunda

    Top! Bandung Kota Inklusif, Rayakan Keberagaman Lewat Pagelaran Budaya Madura & Sunda

    • calendar_month Ming, 4 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Komitmen Kota Bandung sebagai kota inklusif kembali tercermin dalam pagelaran seni budaya Madura dan Sunda yang diselenggarakan Forum Komunikasi Madura Bersatu (FKMB) sekaligus menjadi perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-3 FKMB di Teras Sunda, Cibiru, Minggu (4/5/2025). Wakil Wali Kota Bandung, Erwin menyampaikan apresiasi tinggi FKMB wilayah Jawa Barat atas inisiatif yang mempertemukan […]

  • Inilah Kontribusi IPB Press untuk Literasi 100 Perpustakaan Desa

    Inilah Kontribusi IPB Press untuk Literasi 100 Perpustakaan Desa

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Dalam rangka Dies Natalis ke-59 IPB University, IPB Press mencanangkan Program Gerakan Literasi Seratus Perpustakaan Desa (Literasi untuk Bangsa). Program ini merupakan wujud penyebaran literasi dengan memberikan buku-buku terbitan IPB Press ke 100 desa di Indonesia. Gerakan ini telah dimulai dan Bali menjadi provinsi pertama yang dikunjungi. Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, Desa Bongkasa, Kecamatan […]

  • Dekan Dedi, Mahasiswa FAH harus Bijak Menggunakan Medsos!

    Dekan Dedi, Mahasiswa FAH harus Bijak Menggunakan Medsos!

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum menyadari bahwa kemajuan teknologi semakin hari semakin tidak terbendung. Berbagai media sosial banjir dengan informasi, sehingga kita harus bijak menyikapinya. Selain bisa dimanfaatkan secara positif, media sosial juga tak urung membuka celah bagi tindakan manipulasi dan kejahatan. […]

  • Nuzulul Qur’an, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial

    Nuzulul Qur’an, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam, yakni turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Peristiwa ini diperingati setiap malam ke-17 Ramadhan dan menjadi momentum bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung […]

expand_less