Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » EDUTEKNO » Inilah 5 Langkah Mudah Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah

Inilah 5 Langkah Mudah Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Pemerintah Kota Bandung terus mengajak masyarakat untuk memulai pengelolaan dan pemilahan sampah dari rumah sebagai langkah nyata mengurangi penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Edukasi ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kebersihan kota sekaligus membangun kebiasaan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Ketua Tim Pengurangan Sampah DLH Kota Bandung, Syahriani, menegaskan bahwa perubahan besar dalam tata kelola sampah kota justru dimulai dari tindakan kecil setiap warga.

 

“Kalau setiap rumah mulai memilah sampah, beban TPS bisa berkurang drastis. Pengelolaan sampah itu bukan hanya tugas pemerintah, tapi gerakan bersama,” ujarnya, Jumat (21/11/2025)

 

Berikut lima langkah sederhana yang dapat mulai dilakukan warga Bandung:

 

1. Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

 

Penyediaan dua wadah sampah berbeda dinilai sebagai langkah paling mendasar namun sangat efektif.

 

Organik: sisa makanan, kulit buah, sayur, daun.

 

Anorganik: plastik, kertas, kaca, logam, dan kemasan lainnya.

 

“Kalau dipisah dari awal, proses selanjutnya jadi jauh lebih mudah dan tidak menimbulkan bau,” jelas Syahriani.

 

2. Kelola Sampah Organik Menjadi Kompos

 

Sebagian besar sampah rumah tangga bersifat organik. Dengan sedikit usaha, warga dapat mengolahnya menjadi kompos menggunakan metode Takakura, komposter sederhana, atau biopori. Syahriani mengatakan, organik itu bisa selesai di rumah. Ini yang paling besar dampaknya karena volumenya paling banyak.

 

3. Cuci dan Keringkan Sampah Anorganik

 

Sampah anorganik yang masih kotor sulit didaur ulang dan cepat menimbulkan bau. Warga dianjurkan mencuci botol plastik, kaleng, atau kemasan lainnya sebelum membuang atau menyetorkannya ke bank sampah.

 

“Sampah bersih dan kering nilainya lebih tinggi, jadi warga juga mendapatkan manfaat ekonominya,” tambahnya.

 

4. Kurangi Barang Sekali Pakai

 

Pengurangan sampah dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, atau menghindari kemasan sekali pakai. Syahriani mengingatkan, mengurangi dari sumbernya adalah langkah paling efektif. Kalau sampahnya tidak ada, maka tidak perlu diolah.

 

5. Setorkan Sampah Bernilai ke Bank Sampah RW

 

Bandung memiliki banyak bank sampah aktif yang menerima sampah anorganik bernilai seperti plastik, kertas, dan logam. Selain membantu lingkungan, masyarakat dapat memperoleh tambahan tabungan dari hasil setorannya. “Bank sampah itu bukan hanya tempat menabung sampah, tapi juga pusat edukasi lingkungan warga,” kata Syahriani.

 

Edukasi Konsisten Jadi Kunci

 

DLH Kota Bandung menekankan bahwa pembiasaan memilah sampah butuh pendampingan dan edukasi yang terus-menerus. Syahriani menegaskan pentingnya peran RT, RW, kader lingkungan, dan kelurahan.

 

“Kuncinya pembiasaan. Semakin sering warga mendapatkan edukasi, semakin cepat pemilahan sampah menjadi budaya,” tuturnya.

 

Dengan memulai langkah-langkah sederhana ini, warga Bandung dapat memberikan kontribusi nyata untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Pemkot Bandung berharap budaya peduli sampah dapat tumbuh dari rumah ke rumah, hingga menjadi gerakan besar di seluruh kota.

 

Ayo mulai hari ini. Bandung bersih dimulai dari rumah kita.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fiqh dan Hikmah I‘tikaf Akhir Romadon

    Fiqh dan Hikmah I‘tikaf Akhir Romadon

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2026
    • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — I‘tikaf (الاعتكاف) merupakan salah satu ibadah yang memiliki dimensi spiritual, psikologis, sosial dalam Islam. Secara bahasa, i‘tikaf berarti menetap atau berdiam diri. Secara istilah fiqh, i‘tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribadah kepada Allah dalam waktu tertentu, menjauhi kesibukan dunia untuk memperbanyak salat, dzikir, tilawah Al-Qur’an, dan doa. 1- Landasan Al-Qur’an […]

  • MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

    MMR UIN Bandung Bahas Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu, Strategis TNI-Polri dan Perspektif Keislaman

    • calendar_month Kam, 12 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG — Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menjadi tuan rumah diskusi Madrasah Malam Raboan (MMR), kali ini mengusung tema “Stabilitas Keamanan Pasca-Pemilu” Rabu (11/12/2024). Acara yang berlangsung secara interaktif ini menghadirkan sejumlah akademisi, mahasiswa, dan tokoh penting, dengan jumlah peserta mencapai 35 orang. Diskusi dimulai pukul 16.00 WIB dengan sesi pembukaan yang […]

  • Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

    Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan: DKM Mukhlishiina Lahuddiin Gelar Halalbihalal 1447 H

    • calendar_month Ming, 5 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam suasana hangat penuh kekeluargaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah, DKM Mukhlishiina Lahuddiin Komplek Permata Biru menggelar kegiatan Halalbihalal bertema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”, Ahad (5/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Masjid DKM Mukhlishiina Lahuddiin ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan jamaah, sekaligus menyegarkan kembali semangat dakwah dan pengabdian sosial […]

  • Merawat Semesta dengan Cinta, Inilah Makna dan Filosofi Logo Hari Guru Nasional 2025

    Merawat Semesta dengan Cinta, Inilah Makna dan Filosofi Logo Hari Guru Nasional 2025

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIREBON kanal31.com — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 mengusung tema besar “Merawat Semesta dengan Cinta.” Tema ini bukan hanya seruan simbolik, melainkan refleksi mendalam atas filosofi pendidikan yang berakar pada kesadaran spiritual, ekologis, dan kemanusiaan. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, tema ini menggambarkan peran guru sebagai penjaga keseimbangan antara ilmu dan iman, antara pengetahuan dan kebijaksanaan. “Guru […]

  • Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    Ingin Kuliah di Poliwangi? Tersedia 1.530 Kursi Mahasiswa Baru 2026

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANYUWANGI Kanal31.com — Kabar baik bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi vokasi. Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) resmi membuka 1.530 kursi mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026. Ribuan kuota tersebut tersebar di 19 program studi jenjang Diploma 3 (D-3) dan Sarjana Terapan (S-1 Terapan). Sebagai perguruan tinggi vokasi negeri di ujung timur Pulau Jawa, […]

  • KPK : Publikasi Pencegahan Korupsi Masih Minim

    KPK : Publikasi Pencegahan Korupsi Masih Minim

    • calendar_month Kam, 7 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-DENPASAR Edukasi pencegahan korupsi melalui publikasi melalui pemerintah daerah (pemda) termasuk Provinsi Bali ditengarai masih minim dan belum optimal. Publikasi bermuatan edukasi dan sosialisasi tentang korupsi ini diharapkan secara aktif dan kontinu dilakukan oleh bagian hubungan masyarakat (humas) masing-masing pemda. Hal tersebut diungkapkan Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana di Kuta, Kabupaten […]

expand_less