Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Inilah 5 Langkah Mudah Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah

Inilah 5 Langkah Mudah Kelola dan Pilah Sampah dari Rumah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Pemerintah Kota Bandung terus mengajak masyarakat untuk memulai pengelolaan dan pemilahan sampah dari rumah sebagai langkah nyata mengurangi penumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS). Edukasi ini menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kebersihan kota sekaligus membangun kebiasaan lingkungan yang berkelanjutan.

 

Ketua Tim Pengurangan Sampah DLH Kota Bandung, Syahriani, menegaskan bahwa perubahan besar dalam tata kelola sampah kota justru dimulai dari tindakan kecil setiap warga.

 

“Kalau setiap rumah mulai memilah sampah, beban TPS bisa berkurang drastis. Pengelolaan sampah itu bukan hanya tugas pemerintah, tapi gerakan bersama,” ujarnya, Jumat (21/11/2025)

 

Berikut lima langkah sederhana yang dapat mulai dilakukan warga Bandung:

 

1. Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

 

Penyediaan dua wadah sampah berbeda dinilai sebagai langkah paling mendasar namun sangat efektif.

 

Organik: sisa makanan, kulit buah, sayur, daun.

 

Anorganik: plastik, kertas, kaca, logam, dan kemasan lainnya.

 

“Kalau dipisah dari awal, proses selanjutnya jadi jauh lebih mudah dan tidak menimbulkan bau,” jelas Syahriani.

 

2. Kelola Sampah Organik Menjadi Kompos

 

Sebagian besar sampah rumah tangga bersifat organik. Dengan sedikit usaha, warga dapat mengolahnya menjadi kompos menggunakan metode Takakura, komposter sederhana, atau biopori. Syahriani mengatakan, organik itu bisa selesai di rumah. Ini yang paling besar dampaknya karena volumenya paling banyak.

 

3. Cuci dan Keringkan Sampah Anorganik

 

Sampah anorganik yang masih kotor sulit didaur ulang dan cepat menimbulkan bau. Warga dianjurkan mencuci botol plastik, kaleng, atau kemasan lainnya sebelum membuang atau menyetorkannya ke bank sampah.

 

“Sampah bersih dan kering nilainya lebih tinggi, jadi warga juga mendapatkan manfaat ekonominya,” tambahnya.

 

4. Kurangi Barang Sekali Pakai

 

Pengurangan sampah dapat dimulai dari kebiasaan sehari-hari seperti membawa tas belanja sendiri, menggunakan botol minum isi ulang, atau menghindari kemasan sekali pakai. Syahriani mengingatkan, mengurangi dari sumbernya adalah langkah paling efektif. Kalau sampahnya tidak ada, maka tidak perlu diolah.

 

5. Setorkan Sampah Bernilai ke Bank Sampah RW

 

Bandung memiliki banyak bank sampah aktif yang menerima sampah anorganik bernilai seperti plastik, kertas, dan logam. Selain membantu lingkungan, masyarakat dapat memperoleh tambahan tabungan dari hasil setorannya. “Bank sampah itu bukan hanya tempat menabung sampah, tapi juga pusat edukasi lingkungan warga,” kata Syahriani.

 

Edukasi Konsisten Jadi Kunci

 

DLH Kota Bandung menekankan bahwa pembiasaan memilah sampah butuh pendampingan dan edukasi yang terus-menerus. Syahriani menegaskan pentingnya peran RT, RW, kader lingkungan, dan kelurahan.

 

“Kuncinya pembiasaan. Semakin sering warga mendapatkan edukasi, semakin cepat pemilahan sampah menjadi budaya,” tuturnya.

 

Dengan memulai langkah-langkah sederhana ini, warga Bandung dapat memberikan kontribusi nyata untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Pemkot Bandung berharap budaya peduli sampah dapat tumbuh dari rumah ke rumah, hingga menjadi gerakan besar di seluruh kota.

 

Ayo mulai hari ini. Bandung bersih dimulai dari rumah kita.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor Unila Karomani Kena OTT KPK di Bandung

    Rektor Unila Karomani Kena OTT KPK di Bandung

    • calendar_month Sabtu, 20 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Rektor Universitas Lampung (Unila) Karomani, tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu (20/8/2022). Karomani ditangkap saat berada di wilayah Bandung. Saat dikonfirmasi Lampungpro.co, Juru Bicara KPK RI, Ali Fikri membenarkan adanya penangkapan tersebut. Namun saat ditanya rinci apakah memang Rektor Unila, ia menjawab dengan emot tanda jempol yang menandakan pembenaran. “Menindaklanjuti laporan masyarakat, […]

  • Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

    Yudi Hamzah Beberkan Lahan Bandung Zoo Bukan Milik Perorangan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Peneliti sejarah sekaligus penulis, Yudi Hamzah, menegaskan bahwa lahan Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo sejak awal bukan merupakan milik individu, melainkan berasal dari taman kota yang dibangun oleh pemerintah. Yudi menjelaskan, sebelum menjadi kebun binatang, kawasan tersebut merupakan taman yang dibuat khusus oleh pemerintah kota sebagai hadiah peringatan 25 tahun Kota Bandung […]

  • 5 Rekomendasi Situs Jurnal Ilmiah yang Bisa Diakses Gratis

    5 Rekomendasi Situs Jurnal Ilmiah yang Bisa Diakses Gratis

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Apakah Anda sedang mengerjakan karya tulis ilmiah? Tentunya Anda membutuhkan jurnal ilmiah sebagai referensi. Apa saja situs jurnal ilmiah yang dapat Anda akses? Dalam membuat karya tulis ilmiah, tentunya Anda memerlukan jurnal ilmiah yang nantinya dijadikan sebagai referensi. Tujuannya agar data atau informasi dalam karya ilmiah akurat dan kredibel. Saat ini, banyak situs jurnal ilmiah yang bisa diakses […]

  • Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag. mengaku tidak terlalu cemas pada alumninya menjadi pengangguran alias tidak punya kegiatan, meski Badan Pusat Statistik (BPS) merasa miris dengan maraknya pengangguran di kalangan Generasi Z, hampir mencapai angka 10 juta, hingga menjadi ancaman serius […]

  • Gugat Tanggung Jawab Negara: Dr. Budi Tresnayadi Gagas Hak Nafkah Pemulihan bagi Anak Hasil Perkosaan

    Gugat Tanggung Jawab Negara: Dr. Budi Tresnayadi Gagas Hak Nafkah Pemulihan bagi Anak Hasil Perkosaan

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Anak-anak yang lahir dari kehamilan tidak diinginkan akibat tindak pidana perkosaan berada dalam posisi yang sangat memprihatinkan. Di tengah himpitan stigma sosial, kerentanan sang ibu yang menjadi korban kejahatan seksual secara tidak langsung “diwariskan” kepada anak yang dilahirkannya. Lebih tragis lagi, di mata hukum positif, status mereka dianggap sebagai anak luar kawin […]

  • Inilah 5 Aktivitas yang Wajib Dilakukan di Teras Cihampelas

    Inilah 5 Aktivitas yang Wajib Dilakukan di Teras Cihampelas

    • calendar_month Minggu, 25 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong agar kawasan Teras Cihampelas semakin menggeliat. Pemkot Bandung berharap, kawasan Teras Cihampelas dapat menjadi daya tarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Sebelumnya Penjabat Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono menyampaikan, Teras Cihampelas merupakan ikon Kota Bandung yang luar biasa. “Kita ingin bangga sama Cihampelas. Kita sedang mengidentifikasi, di […]

expand_less