Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » UIN Bandung Bidik Kursi Dirjen Pesantren: Simbol Marwah dan Kesiapan SDM

UIN Bandung Bidik Kursi Dirjen Pesantren: Simbol Marwah dan Kesiapan SDM

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com– Wacana mengenai siapa sosok yang bakal mengisi struktur baru Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di Kementerian Agama RI kian menghangat.

Di kalangan sivitas akademika UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung, muncul aspirasi kuat agar tokoh dari kampus Islam negeri tersebut dapat terpilih memimpin direktorat anyar ini.

Bagi kalangan akademisi UIN Bandung, keterlibatan perwakilan mereka bukan sekadar urusan perebutan jabatan, melainkan menyangkut simbol marwah dan kebanggaan institusi yang telah lama berkontribusi bagi pendidikan Islam di Indonesia.

“Kampus kita memiliki rekam jejak kuat dalam menyuplai pejabat Eselon I di Kemenag, seperti Prof. Muhammad Ali Ramdhani yang pernah menjabat Dirjen Pendidikan Islam,” ungkap salah seorang dosen di lingkungan UIN Bandung, yang enggan disebutkan namanya.

Sumber tersebut memaparkan sejumlah alasan mengapa UIN Bandung memiliki posisi tawar yang tinggi untuk posisi Dirjen Pesantren? Pertama, dukungan institusional. UIN Bandung secara aktif mendukung penuh pembentukan Ditjen Pesantren yang telah mendapatkan restu dari Presiden Prabowo Subianto.

Kedua, kedekatan visi kebijakan. Kampus ini telah menyelenggarakan berbagai forum diskusi (halaqah) yang dihadiri langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar untuk merumuskan arah baru kebijakan pesantren.

Ketiga, kesiapan infrastruktur riset. Rektor UIN Bandung, Prof. Rosihon Anwar, telah meluncurkan Sentra Analisis dan Riset Pesantren Indonesia (SANTRI). Unit ini diproyeksikan menjadi mitra strategis bagi Ditjen Pesantren dalam menyuplai data dan kajian akademis yang akurat.

Selain kesiapan infrastruktur, faktor Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi nilai unggul utama. UIN Bandung dinilai memiliki figur-figur yang mampu menjembatani tradisi kitab kuning dengan tata kelola organisasi modern—kriteria vital bagi seorang Dirjen Pesantren.

“Banyak dosen UIN Bandung yang menjadi pimpinan atau pengasuh pondok pesantren. Dipastikan, mereka memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan riil dunia pesantren,” jelas sumber tersebut.

Ketika disinggung mengenai nama-nama yang layak, sumber tersebut menyebutkan bahwa UIN Bandung memiliki stok guru besar yang mumpuni secara kualifikasi.

“Banyak guru besar yang memiliki kualifikasi. Ya, bisa Prof. Rosihon Anwar (Rektor), atau Prof. Ali Nurdin, atau guru besar lainnya,” pungkasnya.

Dengan bekal kapasitas akademik dan legitimasi kultural pesantren, UIN Bandung menyatakan kesiapannya untuk berkontribusi lebih jauh dalam struktur baru Kementerian Agama tersebut.

Hingga saat ini, proses pemilihan Direktur Jenderal Pesantren masih dalam tahap pematangan struktur organisasi di Kemenag. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemilihan pejabat akan didasarkan pada kompetensi dan profesionalisme, bukan sekadar kedekatan personal.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Relasi Agama dan Negara

    Relasi Agama dan Negara

    • calendar_month Sen, 13 Jul 2026
    • account_circle Husein Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon
    • 0Komentar

    CIREBON, kanal31.com –Kemarin di hadapan audien acara bedah buku Qanun Asasi NU, karya Ibu hj. Dr. Lelly Leiliyyah , isteri K.H. Andul Hakim Mahfuzh, atau Gus Kikin, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, dengan moderatator Gus Nas, di PP. Kebon Jambu, asuhan Ibu Ny. Masriyah Amva, aku menyampaikan ini. Dalam situasi kehidupan berbangsa dan bernegara seperti sekarang […]

  • Pakar Kesehatan UGM Berikan Tips Kelola, Konsumsi Buah dan Sayuran

    Pakar Kesehatan UGM Berikan Tips Kelola, Konsumsi Buah dan Sayuran

    • calendar_month Sab, 2 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Hari Buah Sedunia diperingati pada 1 Juli tiap tahunnya. Berdasarkan laman International Fruit Day, Hari Buah Sedunia pertama kali dirayakan 1 Juli 2007 di Berlin dimana terdapat beberapa orang berbagi buah favorit mereka dengan orang-orang. Tujuannya adalah untuk berbagi buah dalam simpati dan kegembiraan dengan keluarga, teman atau orang yang membutuhkan. Kemudian, Perserikatan Bangsa-Bangsa […]

  • Keren! Aby Ramadhan, Siswa MTsN 3 Kota Surabaya Juara I Tinju Amatir Jatim

    Keren! Aby Ramadhan, Siswa MTsN 3 Kota Surabaya Juara I Tinju Amatir Jatim

    • calendar_month Sen, 12 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (SURABAYA) — Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Kota Surabaya beberapa hari yang lalu meraih Juara I Tinju Amatir se-Jawa Timur Kategori Putera Kelas -80 Kg. Siswa tersebut adalah M. Aby Ramadhan N, putra dari pasangan Bapak Yanuar Nusi dan Ibu Andi Yuliana. Kejuaraan Tinju Amatir ini diselenggarakan oleh Pengurus Kota Persatuan Tinju Amatir Indonesia […]

  • Membedah Kata “Gay” yang Lagi Ramai Dibicarakan

    Membedah Kata “Gay” yang Lagi Ramai Dibicarakan

    • calendar_month Rab, 6 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Halo guys! Bukan gaes yang itu, tapi ini gay. Gay yang lagi ramai dibicarakan di negeri ini. Sampai take down-take down-an video segala. Tapi saya mau bahas kata gay saja, tak merembet ke mana-mana. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Guys..! Gay itu sebenarnya cuma istilah keren untuk pria yang tertarik […]

  • Top! Aplikasi Al-Qur’an Kemenag Kini Bisa Diakses Pengguna iOS

    Top! Aplikasi Al-Qur’an Kemenag Kini Bisa Diakses Pengguna iOS

    • calendar_month Kam, 4 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama telah mengembangkan aplikasi Al-Qur’an Kemenag sejak 2015. Kini, aplikasi tersebut tidak hanya bisa diakses melalui website dan smartphone berbasis android, tapi juga iOS. “Saya mengapresiasi pengembangan aplikasi Al-Qur’an ini dari website, android hingga menjadi iOS,” kata Kepala Biro Humas, Data dan Informasi (Karo HDI), […]

  • Mengungkap Sejarah Qurban Versi Yahudi dan Islam

    Mengungkap Sejarah Qurban Versi Yahudi dan Islam

    • calendar_month Sel, 26 Mei 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Esok (27/5/2026), seluruh umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha, atau hari raya qurban. Esok juga negeri ini akan bau sate. Karena, semua pada Pesta Ba..ups, Pesta Sate. Saya tak membahas soal itu, melainkan sejarah qurban. Ternyata, sejarah pemotongan domba atau kambing itu ada kemiripan antara Yahudi dan Islam. Mari kita ungkap sambil […]

expand_less