Breaking News:
Beranda » BEWARA » Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

Saatnya Umat Beragama Jaga Bumi dari Krisis Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA Kanal31.com — Dalam muzakarah bertajuk “Resolusi Umat: Penanggulangan Bencana dengan Ekoteologi” di Masjid Istiqlal Jakarta, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan “Peran agama dalam menghadapi krisis lingkungan”. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan BNPB, BMKG, akademisi, serta pegiat lingkungan.

Muzakarah ini menjadi forum refleksi keagamaan sekaligus konsolidasi gagasan lintas sektor dalam merumuskan peran agama menghadapi bencana alam. Diskusi menekankan pentingnya pendekatan ekoteologi, yakni cara pandang keagamaan yang menempatkan alam sebagai bagian dari amanah suci yang harus dijaga manusia.

Menag menegaskan bahwa kerusakan alam tidak dapat dilepaskan dari cara pandang teologi yang selama ini cenderung antroposentris dan eksploitatif. Menurutnya, diperlukan transformasi teologi agar umat beragama memiliki kesadaran ekologis yang kuat.

“Bahasa agama adalah bahasa paling efektif untuk membangkitkan kesadaran masyarakat mencintai alam. Bahasa hukum, politik, atau birokrasi sering kali tidak cukup menyentuh nurani manusia. Hanya bahasa agama yang mampu menanamkan rasa tanggung jawab spiritual terhadap semesta,” ujarnya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Menag juga menekankan bahwa alam merupakan ciptaan Tuhan yang bersifat sakral. Karena itu, memperlakukan alam secara serampangan sama artinya dengan menurunkan martabat kesucian ciptaan Tuhan. Ia mendorong konsep re-sacralisation of nature atau penyucian kembali alam dalam kesadaran umat.

“Air, gunung, hutan, dan seluruh ekosistem adalah bagian dari tanda-tanda Tuhan. Jika alam dirusak, maka dampaknya bukan hanya ekologis, tetapi juga kemanusiaan. Bencana yang meningkat hari ini adalah peringatan agar manusia kembali bersahabat dengan alam,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menag menyampaikan bahwa Masjid Istiqlal ke depan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga rumah besar kemanusiaan yang terbuka untuk dialog lintas iman dan isu-isu kemanusiaan global, termasuk krisis lingkungan dan kebencanaan.

“Masjid pada masa Rasulullah adalah pusat pemberdayaan umat. Spirit itu yang ingin kita hidupkan kembali. Dari masjid, kita bangun kesadaran untuk merawat kehidupan,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara rawan bencana sehingga membutuhkan pendekatan kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, dan tokoh agama. Menurutnya, penguatan kesadaran spiritual dan sosial akan memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Direktur Informasi Perubahan Iklim BMKG, dalam kesempatan tersebut juga memaparkan peningkatan intensitas bencana hidrometeorologi akibat perubahan iklim. BMKG menegaskan pentingnya edukasi publik dan perubahan perilaku ramah lingkungan sebagai langkah mitigasi jangka panjang.

Menutup kegiatan, Menag mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan ekoteologi sebagai gerakan bersama. Ia menegaskan bahwa merawat alam bukan sekadar pilihan, tetapi bagian dari tanggung jawab keimanan.

“Sudah saatnya umat beragama berdiri di garda terdepan menjaga bumi. Melalui ekoteologi, kita bangun kesadaran bahwa mencintai alam adalah bagian dari mencintai Tuhan. Dari sini, kita gerakkan perubahan cara pandang, perilaku, dan kebijakan agar manusia kembali bersahabat dengan semesta,” pungkasnya.

Dengan semangat tersebut, muzakarah ini menandai langkah awal memperkuat sinergi agama, ilmu pengetahuan, dan kebijakan publik dalam menghadapi krisis lingkungan serta memperkuat ketangguhan bangsa terhadap bencana.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nazwa Amalia Raih Beasiswa S2 Prestasi Tahfidz 30 Juz di Wisuda ke-99 UIN Bandung

    Nazwa Amalia Raih Beasiswa S2 Prestasi Tahfidz 30 Juz di Wisuda ke-99 UIN Bandung

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Rektor, Rosihon Anwar anugerahi beasiswa S2 kepada lulusan berprestasi Tahfidz Al-Qur’an 30 Juz pada Wisuda ke-99 UIN Bandung. Wisuda digelar di Gedung Anwar Musaddad Kampus 1, Sabtu, (24/08/2024). Nazwa Amalia hafidzah 30 Juz menjadi lulusan yang paling bahagia. Sarjana Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) ini meraih beasiswa S2 dengan nol UKT. […]

  • Prestasi Mahasiswa Akuntansi Syariah, Juara 1 Business Plan Competition Nasional

    Prestasi Mahasiswa Akuntansi Syariah, Juara 1 Business Plan Competition Nasional

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Tim mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terdiri dari Sandra Siti Nurjanah (angkatan 2023 kelas C), Dikri Ahmad Fauzan (angkatan 2024 kelas A), dan Nabila Nandayanti (angkatan 2023 kelas C) berhasil meraih Juara 1 National Business Plan Competition (NBPC) dalam ajang BISMAFEST Manajemen Keuangan Syari’ah UIN Sunan Gunung […]

  • Relasi Agama dan Negara

    Relasi Agama dan Negara

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Husein Muhammad, pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Fikr Cirebon
    • 0Komentar

    CIREBON, kanal31.com –Kemarin di hadapan audien acara bedah buku Qanun Asasi NU, karya Ibu hj. Dr. Lelly Leiliyyah , isteri K.H. Andul Hakim Mahfuzh, atau Gus Kikin, pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang, dengan moderatator Gus Nas, di PP. Kebon Jambu, asuhan Ibu Ny. Masriyah Amva, aku menyampaikan ini. Dalam situasi kehidupan berbangsa dan bernegara seperti sekarang […]

  • Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    Dukung Layanan dan Sumber Pendapatan Kampus, Indomaret Point Hadir di UIN Bandung

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —Layanan berbelanja Indomaret resmi beroperasi di Kampus I UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rabu (12/03/2025). Kehadiran Indomart point di kampus ini adalah hasil kerja sama antara pihak ritel Indomaret dengan Badan Layanan Umum (BLU), yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan BLU sebagai penunjang operasional kampus. Grand Opening Indomaret Point dintandai dengan pemotongan pita oleh […]

  • Aktivis, Turunkan Presiden! 

    Aktivis, Turunkan Presiden! 

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    “Tenang Pak Prabowo, Ada Saya Disini!” BANDUNG kanal31.com — Ada satu garis tipis yang sering luput dibaca: antara kritik yang sehat dan kritik yang tanpa sadar sedang “ditunggangi”. Di situ medan bermainnya bukan lagi idealisme, tapi kepentingan.   Kekuasaan memang wajib dikontrol. Itu bukan debat—itu fondasi demokrasi. Kritik pada pemerintah, termasuk pada Prabowo Subianto, adalah […]

  • Kebijakan Melalui Mimpi (Wangsit)

    Kebijakan Melalui Mimpi (Wangsit)

    • calendar_month Minggu, 26 Jul 2026
    • account_circle Elfindri, Guru Besar FEB UNAND
    • 0Komentar

    BUKITTINGGI, kanal31.com — Tidak mungkin para akademisi menyerang pemerintah dalam hal program-program strategis yang sudah dilaksanakan, setidaknya selama dua tahun terakhir. Namun akademisi tugasnya mesti memberikan masukan bagaimana ilmu menuntun kita untuk dapat memberikan masukan yang paling berarti, dari setiap program pembangunan strategis yang diusulkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo-Gibran. Dengan asumsi akademisinya berkata jujur dan sesuai […]

expand_less