Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » 3 Cara Memantapkan Keimanan di Bulan Sya’ban, Bekal Menyongsong Ramadan

3 Cara Memantapkan Keimanan di Bulan Sya’ban, Bekal Menyongsong Ramadan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 31 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Tiada kata yang paling pantas kita ucapkan pada siang kali ini selain Alhamdulillah was-syukru ‘ala ni’amillah. Puji dan syukur marilah kita sanjungkan ke Hadirat Allah yang maha luhur. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Baginda Alam Nabi Besar Muhammad saw. juga kepada keluarga, para sahabat, tabi’in dan tabiatnya, hingga kepada kita selaku umatnya. Tak lupa, melalui mimbar yang mulia ini, khatib berpesan kepada diri dan jamaah Jumat sekalian, marilah kita sama-sama mempertahankan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah Robbul Izzati. Sebab, ketakwaanlah yang menjadi bekal terbaik, baik saat di dunia maupun saat meninggalkan dunia fana ini.

 

Marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya takwa, yaitu menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya, baik dalam keadaan lapang maupun sempit.

 

Tak terasa kita telah memasuki bulan Sya’ban. Bulan yang penuh keberkahan dan kebaikan. Bahkan, bulan ini menjadi kesempatan terbaik untuk mematangkan persiapan demi menyambut bulan suci Ramadhan. Pertanyaan dari jamaah sekalian mungkin tak jauh dari seputar apa yang harus kita persiapkan dan bagaimana kita mempersiapkannya? Bulan Sya’ban bukan sekadar bulan penutup sebelum Ramadhan, melainkan bulan persiapan yang sangat menentukan kualitas ibadah kita di bulan suci nanti.

 

Jamaah Jumat yang dimuliakan Allah,

 

Pertanyaan yang sering muncul di tengah jamaah adalah: Apa yang harus kita persiapkan di bulan Sya’ban? Dan bagaimana cara mempersiapkannya? Para ulama menjelaskan, ada tiga hal utama yang perlu kita persiapkan dalam menyambut Ramadhan, yaitu keimanan, kesehatan, dan perbekalan hidup.

 

Pertama, Keimanan sebagai Pondasi Puasa; Puasa Ramadhan hanya diwajibkan kepada orang-orang yang beriman. Allah SWT berfirman:

 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.”(QS. Al-Baqarah [2]: 183).

 

Ayat ini menegaskan bahwa puasa adalah ibadah keimanan, bukan sekadar ibadah fisik. Rasulullah SAW bersabda:

 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:“Barang siapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

 

Bulan Sya’ban adalah waktu memantapkan iman: meluruskan niat, memperbanyak taubat, dan membersihkan hati. Tanpa iman yang kuat, puasa hanya akan menghasilkan lapar dan dahaga, bukan ketakwaan.,

 

Kedua, Kesehatan sebagai Penopang Ibadah: Puasa adalah ibadah ruhani sekaligus jasmani. Karena itu, Islam sangat memperhatikan kesehatan. Allah SWT berfirman:

 

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah [2]: 286).

 

Dalam ayat lain Allah memberi keringanan bagi orang sakit:

 

فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيْضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ

Artinya: “Barang siapa di antara kalian sakit atau dalam perjalanan, maka wajib mengganti pada hari yang lain.”(QS. Al-Baqarah [2]: 184)

 

Rasulullah SAW bersabda:

 

اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ

Artinya: “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.”(HR. Muslim)

 

Menjaga kesehatan sejak bulan Sya’ban adalah bagian dari ketaatan. Tubuh yang sehat membantu kita beribadah dengan khusyuk dan istiqamah sepanjang Ramadhan.

 

 

Ketiga, Perbekalan Hidup sebagai Ikhtiar Ketenangan Ibadah; Islam mengajarkan keseimbangan antara ibadah dan ikhtiar dunia. Allah SWT berfirman:

 

وَابْتَغِ فِيْمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا

Artinya: “Carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu kebahagiaan akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia.” (QS. Al-Qashash [28]: 77).

 

Rasulullah SAW juga bersabda:

 

كَفَى بِالْمَرْءِ إِثْمًا أَنْ يُضَيِّعَ مَنْ يَقُوْتُ

Artinya: “Cukuplah seseorang berdosa jika ia menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya.” (HR. Abu Dawud)

 

Mempersiapkan perbekalan hidup sejak bulan Sya’ban—baik nafkah keluarga maupun pengaturan pekerjaan merupakan ikhtiar agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan tenang dan fokus.

 

Perbekalan bukan tujuan, melainkan sarana. Ia harus dikendalikan oleh iman agar tidak berubah menjadi kesibukan duniawi yang melalaikan nilai-nilai Ramadhan.

 

Dari tiga persiapan menyambut Ramadhan keimanan, kesehatan, dan perbekalan hidup yang paling utama adalah keimanan dan ketauhidan kepada Allah SWT. Sebab, iman yang kuat mampu mengalahkan keterbatasan fisik dan kekurangan materi. Banyak orang yang lemah secara jasmani dan sederhana secara materi, namun tetap istiqamah berpuasa dan beribadah karena imannya kokoh. Maka, bulan Sya’ban hendaknya kita jadikan sebagai bulan memperbaiki iman, meluruskan niat, dan memperkuat hubungan dengan Allah, agar Ramadhan benar-benar menjadi bulan panen ketakwaan.

A. Rusdiana, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wakil Gubernur Jabar: Jati Diri Anak Muda, Hormati yang Tua Sayangi Sesama

    Wakil Gubernur Jabar: Jati Diri Anak Muda, Hormati yang Tua Sayangi Sesama

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Suasana haru dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2025 yang digelar di GOR Saparua, Kota Bandung. Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan yang membuka acara menekankan pentingnya mengembalikan jati diri anak-anak muda agar kembali menghormati orang tua dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya luhur bangsa. “Sekarang anak-anak muda kita pada sombong, […]

  • Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    Sumber Ekonomi Melimpah, Alumni FEBI tidak Boleh Kehilangan Kreativitas

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag. mengaku tidak terlalu cemas pada alumninya menjadi pengangguran alias tidak punya kegiatan, meski Badan Pusat Statistik (BPS) merasa miris dengan maraknya pengangguran di kalangan Generasi Z, hampir mencapai angka 10 juta, hingga menjadi ancaman serius […]

  • Penguatan Kompetensi Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Bedah Kurikulum

    Penguatan Kompetensi Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Bedah Kurikulum

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Bedah Kurikulum bersama Putri Diesy Fitriani, S.E.Sy., M.E., di Aula FEBI, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan relevansi akademik dengan kebutuhan industri keuangan syariah yang berkembang pesat secara global. Hadir […]

  • Makan Khas Sunda Tanpa Piring? Coba Pengalaman Unik di Alas Daun Bandung

    Makan Khas Sunda Tanpa Piring? Coba Pengalaman Unik di Alas Daun Bandung

    • calendar_month Kam, 10 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kota Bandung dikenal sebagai surganya kuliner, tak heran jika banyak kafe dan restoran yang bermunculan dengan menawarkan menu-menu yang senantiasa menggoyang lidah pencinta kuliner.   Salah satu tempat yang wajib dikunjungi bagi pecinta kuliner adalah’ Alas Daun Bandung’. Restoran ini terletak di jalan Citarum no 34, Cihapit Kec. Bandung Wetan, Kota Bandung […]

  • Proyek Urugan Tanah sudah Selesai, Kok tidak Dibayar?

    Proyek Urugan Tanah sudah Selesai, Kok tidak Dibayar?

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Penyuplai tanah urugan asal Cimincrang Kecamatan Gedebage Kota Bandung, Nandar, menarik kembali tanah urugan di Kampus II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (11/02/2025). Ia melakukan hal itu, karena supply tanah sebanyak 8.600 kubik itu belum dibayar. “Nilai uang yang mesti saya terima sebesar Rp. 542 juta. Pekerjaan urugan kan sudah selesai, tapi kami […]

  • Cahaya Kota dan Jiwa

    Cahaya Kota dan Jiwa

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Saudaraku, kota berkilau seperti samudera cahaya yang mabuk akan dirinya sendiri. Lampu-lampu menari di langit malam, seolah ingin menyaingi bintang—padahal bintang telah lama menyingkir dari pandangan manusia yang tak lagi menengadah. Di bawah sorot neon dan kaca, segalanya tampak hidup, namun entah mengapa, jiwa terasa padam.   Aku menapaki jalan-jalan sibuk, diapit deru […]

expand_less