Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » 6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat. Apa Aja

6 Tradisi Imlek yang Masih Dilestarikan Masyarakat. Apa Aja

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sen, 16 Feb 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Perayaan Tahun Baru Imlek kembali disambut meriah oleh masyarakat Tionghoa di berbagai daerah di Indonesia. Momentum pergantian tahun dalam kalender lunar ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga sarat makna budaya dan nilai kebersamaan. Berikut enam tradisi Imlek yang masih dilestarikan hingga kini.

 

1. Membersihkan dan Menghias Rumah

 

Menjelang Imlek, masyarakat biasanya melakukan tradisi bersih-bersih rumah. Kegiatan ini melambangkan pembuangan kesialan dan membuka jalan bagi keberuntungan di tahun yang baru. Setelah itu, rumah dihias dengan pernak-pernik bernuansa merah seperti lampion dan hiasan bertuliskan huruf keberuntungan.

 

2. Pertunjukan Barongsai dan Liong

 

Atraksi Tari Barongsai dan Tari Liong menjadi bagian yang paling dinantikan saat Imlek. Pertunjukan ini dipercaya membawa keberuntungan sekaligus mengusir energi negatif. Biasanya, barongsai tampil di pusat perbelanjaan, klenteng, hingga ruang publik.

 

3. Tradisi Angpao

 

Angpao atau amplop merah berisi uang diberikan oleh mereka yang telah menikah kepada anak-anak dan anggota keluarga yang belum menikah. Warna merah pada amplop melambangkan kebahagiaan, kemakmuran, dan keberuntungan.

 

4. Makan Malam Bersama Keluarga

 

Malam sebelum Imlek diisi dengan makan malam bersama keluarga besar. Tradisi ini menjadi simbol persatuan dan keharmonisan. Hidangan seperti ikan, kue keranjang, dan jeruk mandarin memiliki makna filosofis berupa harapan akan kelimpahan rezeki dan kehidupan yang manis.

 

5. Menyalakan Petasan dan Kembang Api

 

Suara petasan dan gemerlap kembang api turut memeriahkan suasana pergantian tahun. Secara tradisional, bunyi petasan dipercaya mampu mengusir roh jahat dan membawa suasana baru yang penuh semangat.

 

6. Sembahyang dan Doa

 

Sebagian masyarakat Tionghoa melaksanakan sembahyang di rumah maupun di klenteng sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur serta memanjatkan doa untuk kesehatan, keselamatan, dan rezeki di tahun mendatang.

 

Perayaan Imlek bukan sekadar pesta tahunan, melainkan momen refleksi, mempererat tali keluarga, serta menumbuhkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Sumber: AI

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Jokowi Apresiasi Inovasi MTQ dengan Penggunaan Teknologi Digital

    Presiden Jokowi Apresiasi Inovasi MTQ dengan Penggunaan Teknologi Digital

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Samarinda) — Presiden Joko Widodo mengapresiasi penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-30 yang telah menggunakan teknologi digital. “Saya menerima laporan, banyak inovasi yang dilakukan pada MTQ kali ini. Salah satunya penggunaan teknologi digital. Ada beberapa aplikasi yang digunakan seperti e MTQ, e Maqra, e Scoring, dan lainnya,” terang Presiden saat membuka MTQ Nasional ke-30 […]

  • Kelana Filsafat di Belantara Sains

    Kelana Filsafat di Belantara Sains

    • calendar_month Kam, 24 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — “Filsafat adalah seni bertanya yang membuka, bukan ilmu yang menutup perkara.” (Anonimous) Filsafat tidak lahir dari kepastian, melainkan hadir dari kegelisahan. Ia tidak tumbuh di taman jawaban, tapi bersemi di belantara pertanyaan. Maka filsafat bukan menutup perkara seumpama palu hakim di ruang sidang. Ia justru membuka tabir yang menutupi kenyataan, membuka lapisan-lapisan […]

  • 7 Kiat Sukses Penerbitan Artikel Mahasiswa

    7 Kiat Sukses Penerbitan Artikel Mahasiswa

    • calendar_month Jum, 22 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Wahyudin Darmalaksana, pegiat kelas menulis di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, memberikan kiat praktis agar mudah menerbitkan artikel ilmiah untuk mahasiswa. Yudi, sapaan akrabnya, menjelaskan saat ini merupakan era penerbitan artikel mahasiswa jenjang sarjana. Tentu ada kiat untuk sukses di bidang ini. Kiat ini pasti berkembang di masa depan seiring dengan ditemukannya strategi yang lebih […]

  • Gus Yahya: Tidak Cukup Jadikan NU sebagai Organisasi Canggih, Tapi Kuat dan Beradab

    Gus Yahya: Tidak Cukup Jadikan NU sebagai Organisasi Canggih, Tapi Kuat dan Beradab

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa tidak cukup hanya menjadikan NU sebagai organisasi yang canggih. Sebab, hal tersebut barangkali hanya bisa dinikmati oleh elite saja. Karenanya, perlu pemikiran untuk membangun peradaban untuk masa depan. Hal demikian bisa lebih dinikmati kemaslahatannya di semua elemen masyarakat yang lebih luas. […]

  • Yuk! Intip Lebih Dekat Replika Sandal Rasul di Museum Sejarah Islam Bekasi

    Yuk! Intip Lebih Dekat Replika Sandal Rasul di Museum Sejarah Islam Bekasi

    • calendar_month Kam, 18 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Museum Sejarah Islam di kawasan Transera Waterpark Bekasi Jawa Barat, menghadirkan sejumlah koleksi replika peninggalan Nabi dan para sahabatnya. Bagi Anda yang gemar berwisata religi sambil belajar seputar sejarah Islam, kini bisa menyaksikan jejak peninggalan Rasulullah melalui koleksi yang ada di Museum Sejarah Islam tersebut. Salah satunya, seperti replika sandal Nabi Muhammad SAW yang […]

  • Tingkatkan Kualitas, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Benchmarking ke UIN Yogyakarta

    Tingkatkan Kualitas, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Benchmarking ke UIN Yogyakarta

    • calendar_month Rab, 22 Mei 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Program studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan benchmarking ke UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (15/5/2024). Ketua Prodi Akuntansi Syariah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM, didampingi sekretaris Fithri Dzikrayah, S. E., M. E. Sy., menjelaskan benchmarking ini untuk meningkatkan kualitas dan kinerja program studi […]

expand_less