Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Ini Cara Jitu Santri Muda Nusantara – Menag Lawan Kekerasan Seksual dan Disinformasi

Ini Cara Jitu Santri Muda Nusantara – Menag Lawan Kekerasan Seksual dan Disinformasi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA menegaskan komitmennya untuk memberantas tindak kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan.

Penegasan tersebut disampaikan di tengah maraknya hoaks dan disinformasi di media sosial yang memframing isu kekerasan seksual untuk menyerang pribadi Menteri Agama serta melemahkan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan Islam.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/5/2026), Menag menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, termasuk di pondok pesantren.

Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap nilai agama, moralitas, dan kemanusiaan.

“Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,” tegas Menag.

Pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan harus menjadi ruang aman bagi peserta didik, tempat lahirnya generasi yang berakhlak, bermartabat, dan berkarakter. Karena itu, Kementerian Agama terus memperkuat regulasi, sistem pengawasan, serta mekanisme pembinaan di satuan pendidikan keagamaan guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan dan pelanggaran moral.

Sebagai langkah konkret, Kemenag juga telah membentuk satuan pembinaan pondok pesantren yang melibatkan para pimpinan pesantren dalam pengawasan dan pencegahan berbagai bentuk kekerasan maupun penyimpangan di lingkungan pendidikan Islam.

Ketua Santri Muda Nusantara, Ibrahim Nur A, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Menteri Agama dalam memberantas kekerasan seksual sekaligus melawan penyebaran hoaks yang dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan.

“Kami berdiri bersama Menteri Agama dalam melawan kekerasan seksual dan disinformasi. Kekerasan seksual adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak boleh diberi ruang sedikit pun, sementara hoaks dan fitnah digital hanya akan memperkeruh suasana serta merusak kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam,” ujar Ibrahim Nur A, Kamis (7/5/2026)

Menurutnya, pesantren memiliki peran penting dalam membangun moral, akhlak, dan karakter kebangsaan. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus bersama-sama menjaga marwah pesantren dari berbagai bentuk penyimpangan maupun serangan informasi yang menyesatkan.

Ibrahim Nur A mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia untuk memperkuat edukasi literasi digital kepada masyarakat di tengah maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi di media sosial, khususnya terkait isu-isu sensitif yang dapat memicu kegaduhan publik dan perpecahan sosial.

“Kami mendorong Komdigi agar lebih masif memberikan edukasi literasi digital kepada masyarakat. Hoaks bukan hanya merusak reputasi seseorang, tetapi juga dapat memecah persatuan dan menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan maupun institusi negara,” lanjutnya.

Ia menilai edukasi mengenai etika bermedia sosial, verifikasi informasi, dan budaya “saring sebelum sharing” harus terus diperkuat, terutama di kalangan generasi muda, pelajar, santri, dan pengguna aktif media sosial.

Menurutnya, penanganan hoaks tidak cukup hanya melalui penindakan, tetapi juga membutuhkan pendidikan digital yang berkelanjutan agar masyarakat memiliki kemampuan kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi.

Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum terverifikasi. Budaya literasi digital dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga ketenangan sosial, persatuan, dan ruang publik yang sehat.

Melalui semangat Ciptakan Ruang Aman, Toleransi Nol untuk Kekerasan Seksual, Kementerian Agama bersama elemen masyarakat terus memperkuat komitmen menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tel Aviv dalam Bayang-bayang Neraka Rudal Iran

    Tel Aviv dalam Bayang-bayang Neraka Rudal Iran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR Kanal31.com — Kita update perang Iran vs Israel-AS, 5 Maret 2026. Kali ini saya fokus pada ibu kota Israel, Tel Aviv. Seperti apa kondisinya saat dihujani rudal Iran. Nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Tel Aviv dulu dikenal sebagai kota yang tidak pernah tidur. Pantai penuh pesta, startup unicorn tumbuh seperti jamur musim hujan, […]

  • Menag Datangi KPK Jelaskan Kunker ke Sulsel, Tekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

    Menag Datangi KPK Jelaskan Kunker ke Sulsel, Tekad Jadi Contoh Pemberantasan Korupsi

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini datang ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedatangan Menag untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan pesawat khusus saat berkunjung ke Sulawesi Selatan pada 15 Februari 2026 untuk meresmikan Gedung Balai Sarkiah di Kabupaten Takalar. Menag di awal menjelaskan bahwa sudah beberapa kali datang ke KPK. Menag bahkan […]

  • Koh Akiat, Sang Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

    Koh Akiat, Sang Juara Dunia Layangan dari Kota Bandung

    • calendar_month Jumat, 28 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Indonesia pernah memiliki sosok yang mengharumkan nama negara Indonesia pada kancah internasional di dunia layangan. Lei Fie Kiat atau yang lebih dikenal Koh Akiat adalah sang juara dunia dalam turnamen layangan.   Akiat menceritakan banyak kisah hidupnya semasa kecil hingga akhirnya berhasil menang dalam turnamen layangan dunia. Awal kisah Akiat dimulai pada 1965 pada usia […]

  • ANNABA – Siswa SMPN 46 Kota Bandung Gelar Senyuman XIII

    ANNABA – Siswa SMPN 46 Kota Bandung Gelar Senyuman XIII

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah asal Bandung Raya, berkolaborasi dengan 856 siswa SMPN 46 Kota Bandung, menggelar Senyuman (Serunya Menyambut Ramadan Bersama Annaba), selama tiga hari (10-12/04/2023). Selain menyambut berkah Ramadhan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kadar keimanan dan kesalihan siswa, yang selanjutnya berdampak pada peningkatan prestasi mereka. “Senyuman merupakan kegiatan tahunan yang […]

  • Ujang Komarudin : Parpol Harus Rela Jika Penjabat Gubernur DKI Orangnya Presiden

    Ujang Komarudin : Parpol Harus Rela Jika Penjabat Gubernur DKI Orangnya Presiden

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM-Ahli politik dari Universitas Al Azhar Ujang Komarudin mengatakan partai politik (parpol) harus rela, berlapang dada menerima keputusan jika nantinya, Presiden Jokowi memilih Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. “Bagaimana dengan parpol, saya melihatnya harus rela bahwa Pj Gubernur adalah orangnya Presiden Jokowi karena memang penentuannya dilakukan […]

  • Teliti Soal Pengolahan Limbah Cair Industri Sawit, Mahasiswa UGM Raih Dana Riset dari Jepang

    Teliti Soal Pengolahan Limbah Cair Industri Sawit, Mahasiswa UGM Raih Dana Riset dari Jepang

    • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Yogyakarta) — Mahasiswa Doktoral Ilmu Biologi, Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada Tia Erfianti, berhasil meraih penghargaan bergengsi Kurita Grant Japan 2024 usai melakukan riset tentang pengolahan limbah, khususnya limbah cair dari industri kelapa sawit, atau Palm Oil Mill Effluent (POME) dengan menggunakan mikroalga. Seperti diketahui,  Kurita Grant, atau Kurita Water and Environment Foundation (KWEF) Grant, […]

expand_less