Minggu, 24 Mei 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Peradaban Besar dan Tua, Dihina Negara Kemarin Sore 

Peradaban Besar dan Tua, Dihina Negara Kemarin Sore 

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com

Iran itu peradaban besar sejak bernama Persia. Peradaban Persia mencakup serangkaian kekaisaran seperti Achaemenid, Parthia, dan Sassanid, berlangsung selama lebih dari 12 abad, dari sekitar tahun 550 SM hingga penaklukan oleh Islam pada pertengahan abad ke-7 M (651 M).

Jika dihitung berdasarkan dinasti utama kuno hingga pengaruh budayanya, peradaban ini bertahan selama berabad-abad sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Iran modern.

Nah, lo bayangin, negara anak kemaren sore bernama Amerika Serikat, hasil ngerampok penduduk asli Indian dan mengusirnya ke pinggiran-pinggiran wilayah AS, baru sebentar aja jadi supermarket eh superpower, berani mengembargo ekonomi Iran selama 47 tahun.

Diembargo AS, hampir setengah abad, bangsa besar Iran bukan kalah, tapi ngatur strategi sebagai sebuah bangsa yang besar:

Para Mullah dan Ayatullah, setelah sukses menggulingkan Presiden Syah Reza Pahlevi sebagai boneka AS dan mendirikan negara Republik Islam Iran, itu pun berkata:

“Oke kita sabar ya. Anak baru itu belagu, ngembargo kita. Kita akan memanfaatkan embargo dia dengan sebuah rencana besar yaitu produksi rudal-rudal masa depan yang nanti suatu saat kita tunjukkan siapa kita. Kita taklukan dia nanti dengan rudal-rudal itu karena perang masa depan bukan perang face to face tapi perang jarak jauh dengan tombol dan juga perang asimetris. Selain rudal-rudal canggih, kita siapkan perang asimetris dengan Amerika. Kita nanti kasih pelajaran. Kita rencanakan selama 20 tahunan, selain membangun ekonomi, fokus kita adalah produksi rudal besar-besaran.”

“Dengan embargo, AS menyangka kita akan lemah, tak berkutik dan bangkrut. Embargo itu justru menguntungkan kita. Embargo itu akan mengamankan kita memproduksi rudal sebanyak-banyaknya karena Amerika tak akan memantau kita, satelit-satelit AS tak akan mengawasi kita karena dipandangnya kita miskin dan tak berbahaya, memandang kita lemah dan terbelakang.”

“Dengan embargo, Iran tak akan bergantung pada ekonomi asing, tak ada hubungan dengan bantuan-bantuan Barat, kita tak butuh dan itu akan membuat kita aman dan mandiri. Kelak, Amerika Serikat dan dunia, semuanya akan kaget, tak ada yang menyangka menyaksikan kehebatan kita.”

Dan sekarang semuanya sedang terbukti !!! 🇮🇷🇮🇷🇮🇷

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

    Haedar Nashir : Dorong Akademisi Lakukan Penelitian tentang Perdamaian

    • calendar_month Jum, 23 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa nalar instrumental – paradoks yang dipedomani oleh sebagian manusia bisa menjadi ancaman bagi perdamaian di masa-masa yang akan datang.Guru Besar Sosiologi ini mendorong kepada akademisi untuk melakukan penelitian yang lebih luas tentang perdamaian, terlebih yang terkait dengan nalar-nalar instrumental – paradoks ini. Ketika kebahagiaan didapatkan dari […]

  • Pentingnya Sumpah Jabatan dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

    Pentingnya Sumpah Jabatan dalam Memperjuangkan Aspirasi Rakyat

    • calendar_month Ming, 29 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM –DPR RI menegaskan kembali komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan rakyat melalui pelaksanaan sumpah jabatan yang dipegang teguh oleh setiap anggota dewan. Penegasan ini disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, dalam Indonesia Opinion Festival (IOF) 2024 yang digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Minggu (29/12/2024).   Dalam sambutannya, Saan menekankan bahwa sumpah jabatan anggota […]

  • Bahas Hukum Ketenagakerjaan, Cara UIN Bandung Tanggapi Putusan MK Nomor: 168/PUU-XXI/2023

    Bahas Hukum Ketenagakerjaan, Cara UIN Bandung Tanggapi Putusan MK Nomor: 168/PUU-XXI/2023

    • calendar_month Sab, 16 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG – Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan studium generale dengan tema “Aspek Hukum Ketenagakerjaan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor: 168/PUU-XXI/2023” di Aula Utama FSH. Acara ini bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai aspek hukum ketenagakerjaan, terutama terkait perubahan-perubahan yang diatur setelah putusan […]

  • 12 Perguruan Tinggi Negeri Keren di Bandung, Sejarah Beserta Lokasi Kampusnya

    12 Perguruan Tinggi Negeri Keren di Bandung, Sejarah Beserta Lokasi Kampusnya

    • calendar_month Sel, 4 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Bandung memang salah satu kota dengan berbagai perguruan tinggi bahkan dikenal sebagai kota pendidikan. Oleh karena itu tidak jarang para lulusan SMA memilih Bandung sebagai tempat menimba ilmu lagi. Banyak universitas negeri di Bandung yang bisa Anda pilih, mulai dari universitas, institut, sekolah tinggi dan politeknik. Melansir dari laman Kontan berikut 12 daftar universitas […]

  • Rahmatan Lil Alamin Pilar Integrasi Ilmu dan Agama ala UIN Bandung

    Rahmatan Lil Alamin Pilar Integrasi Ilmu dan Agama ala UIN Bandung

    • calendar_month Kam, 1 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Konsorsium Wahyu Memandu Ilmu (WMI) kembali menggelar Forum Group Discussion (FGD) sebagai bagian dari rangkaian diskusi ilmiah dalam rangka memperkuat arah dan prinsip keilmuan Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) lantai 2 Gedung Pascasarjana UIN Bandung. Forum yang mengangkat tema Paradigma Rahmatan Lil […]

  • Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia   

    Penerapan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES) pada Pegadaian Syariah di Indonesia  

    • calendar_month Ming, 20 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Gadai merupakan salah satu kategori perjanjian utang-piutang. Gadai merupakan suatu kepercayaan dari kreditur dan debitur menggadaikan barangnya sebagai jaminan terhadap utang. Barang jaminan tetap menjadi milik debitur, namun dikuasai penerima gadai (kreditur). ———————— PRAKTIK pegadaian dibolehkan dalam Islam. Rasulullah SAW pun pernah melakukan transaksi gadai barang (baju besi) dengan seorang yahudi. Dalam gadai syariah yang […]

expand_less