Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Peradaban Besar dan Tua, Dihina Negara Kemarin Sore 

Peradaban Besar dan Tua, Dihina Negara Kemarin Sore 

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com

Iran itu peradaban besar sejak bernama Persia. Peradaban Persia mencakup serangkaian kekaisaran seperti Achaemenid, Parthia, dan Sassanid, berlangsung selama lebih dari 12 abad, dari sekitar tahun 550 SM hingga penaklukan oleh Islam pada pertengahan abad ke-7 M (651 M).

Jika dihitung berdasarkan dinasti utama kuno hingga pengaruh budayanya, peradaban ini bertahan selama berabad-abad sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Iran modern.

Nah, lo bayangin, negara anak kemaren sore bernama Amerika Serikat, hasil ngerampok penduduk asli Indian dan mengusirnya ke pinggiran-pinggiran wilayah AS, baru sebentar aja jadi supermarket eh superpower, berani mengembargo ekonomi Iran selama 47 tahun.

Diembargo AS, hampir setengah abad, bangsa besar Iran bukan kalah, tapi ngatur strategi sebagai sebuah bangsa yang besar:

Para Mullah dan Ayatullah, setelah sukses menggulingkan Presiden Syah Reza Pahlevi sebagai boneka AS dan mendirikan negara Republik Islam Iran, itu pun berkata:

“Oke kita sabar ya. Anak baru itu belagu, ngembargo kita. Kita akan memanfaatkan embargo dia dengan sebuah rencana besar yaitu produksi rudal-rudal masa depan yang nanti suatu saat kita tunjukkan siapa kita. Kita taklukan dia nanti dengan rudal-rudal itu karena perang masa depan bukan perang face to face tapi perang jarak jauh dengan tombol dan juga perang asimetris. Selain rudal-rudal canggih, kita siapkan perang asimetris dengan Amerika. Kita nanti kasih pelajaran. Kita rencanakan selama 20 tahunan, selain membangun ekonomi, fokus kita adalah produksi rudal besar-besaran.”

“Dengan embargo, AS menyangka kita akan lemah, tak berkutik dan bangkrut. Embargo itu justru menguntungkan kita. Embargo itu akan mengamankan kita memproduksi rudal sebanyak-banyaknya karena Amerika tak akan memantau kita, satelit-satelit AS tak akan mengawasi kita karena dipandangnya kita miskin dan tak berbahaya, memandang kita lemah dan terbelakang.”

“Dengan embargo, Iran tak akan bergantung pada ekonomi asing, tak ada hubungan dengan bantuan-bantuan Barat, kita tak butuh dan itu akan membuat kita aman dan mandiri. Kelak, Amerika Serikat dan dunia, semuanya akan kaget, tak ada yang menyangka menyaksikan kehebatan kita.”

Dan sekarang semuanya sedang terbukti !!! 🇮🇷🇮🇷🇮🇷

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Kekeliruan Umum dalam Karya Ilmiah

    Inilah Kekeliruan Umum dalam Karya Ilmiah

    • calendar_month Rabu, 6 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sering dijumpai “kekeliruan” dalam karya ilmiah, yaitu teori tidak dipakai dalam analisis. Hal ini umum terjadi pada skripsi. Demikian seperti diungkapkan Dr. Lina Meilinawati, M. Hum., Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, saat melakukan penelitian ke sejumlah karya ilmiah (Arief Maulana, 26/05/2021, Unpad). Menurut Pedoman UIN Sunan Gunung Djati Bandung, skripsi harus mencantumkan teori yang […]

  • Uu Nurul Huda Terpilih sebagai Ketua Umum PPSIH-PTKIN Periode 2025–2027

    Uu Nurul Huda Terpilih sebagai Ketua Umum PPSIH-PTKIN Periode 2025–2027

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Civitas akademika UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Dr. H. Uu Nurul Huda, S.Ag., SH., MH. atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Perkumpulan Penyelenggara Program Studi Ilmu Hukum (PPSIH) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia untuk periode 2025–2027. Pemilihan ini berlangsung dalam Musyawarah Nasional (Munas) IV PPSIH-PTKIN […]

  • Lulusan Prodi Akuntasi Syariah UIN Bandung Siap Berdaya Saing

    Lulusan Prodi Akuntasi Syariah UIN Bandung Siap Berdaya Saing

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Upaya pengembangan lulusan berdaya saing, Program Studi (Prodi) Akuntasi Syariah Fakultas Ekonomi Bisnis dan Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Dr. Asep Ghofir Ali, SE., M.Ag, CParb., dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Ekuitas di Aula FEBI, Selasa (2/4/2024) Foccus Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Wakil […]

  • Digitalisasi Pendidikan di Morotai: Inisiatif STEI ITB

    Digitalisasi Pendidikan di Morotai: Inisiatif STEI ITB

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Pulau Morotai, Maluku Utara kanal31.com — Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung (ITB) melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat di Pulau Morotai, 11–13 September 2025, untuk mendorong digitalisasi pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Rangkaian dimulai dengan kuliah umum di Universitas Pasifik (Unipas) Pulau Morotai bertema “Network and Future Trends” pada […]

  • Prestasi Mahasiswa Akuntansi Syariah, Juara 1 Business Plan Competition Nasional

    Prestasi Mahasiswa Akuntansi Syariah, Juara 1 Business Plan Competition Nasional

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Tim mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang terdiri dari Sandra Siti Nurjanah (angkatan 2023 kelas C), Dikri Ahmad Fauzan (angkatan 2024 kelas A), dan Nabila Nandayanti (angkatan 2023 kelas C) berhasil meraih Juara 1 National Business Plan Competition (NBPC) dalam ajang BISMAFEST Manajemen Keuangan Syari’ah UIN Sunan Gunung […]

  • UIN Bandung dan Denny JA Foundation Buka Ruang Sastra Berbasis Realitas Sosial

    UIN Bandung dan Denny JA Foundation Buka Ruang Sastra Berbasis Realitas Sosial

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam upaya memperkaya literasi dan ekspresi keilmuan mahasiswa serta dosen, Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formaca) UIN Sunan Gunung Djati Bandung berkolaborasi dengan Komunitas Puisi Esai, Denny JA Foundation, dan SupeR Jawa Barat menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Puisi Esai, Senin (30/6/2025). Bertajuk “Apa Itu Puisi Esai?”, kegiatan ini berlangsung di Lantai 5, Gedung Pascasarjana Kampus […]

expand_less