Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Peradaban Besar dan Tua, Dihina Negara Kemarin Sore 

Peradaban Besar dan Tua, Dihina Negara Kemarin Sore 

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Ming, 29 Mar 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com

Iran itu peradaban besar sejak bernama Persia. Peradaban Persia mencakup serangkaian kekaisaran seperti Achaemenid, Parthia, dan Sassanid, berlangsung selama lebih dari 12 abad, dari sekitar tahun 550 SM hingga penaklukan oleh Islam pada pertengahan abad ke-7 M (651 M).

Jika dihitung berdasarkan dinasti utama kuno hingga pengaruh budayanya, peradaban ini bertahan selama berabad-abad sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Iran modern.

Nah, lo bayangin, negara anak kemaren sore bernama Amerika Serikat, hasil ngerampok penduduk asli Indian dan mengusirnya ke pinggiran-pinggiran wilayah AS, baru sebentar aja jadi supermarket eh superpower, berani mengembargo ekonomi Iran selama 47 tahun.

Diembargo AS, hampir setengah abad, bangsa besar Iran bukan kalah, tapi ngatur strategi sebagai sebuah bangsa yang besar:

Para Mullah dan Ayatullah, setelah sukses menggulingkan Presiden Syah Reza Pahlevi sebagai boneka AS dan mendirikan negara Republik Islam Iran, itu pun berkata:

“Oke kita sabar ya. Anak baru itu belagu, ngembargo kita. Kita akan memanfaatkan embargo dia dengan sebuah rencana besar yaitu produksi rudal-rudal masa depan yang nanti suatu saat kita tunjukkan siapa kita. Kita taklukan dia nanti dengan rudal-rudal itu karena perang masa depan bukan perang face to face tapi perang jarak jauh dengan tombol dan juga perang asimetris. Selain rudal-rudal canggih, kita siapkan perang asimetris dengan Amerika. Kita nanti kasih pelajaran. Kita rencanakan selama 20 tahunan, selain membangun ekonomi, fokus kita adalah produksi rudal besar-besaran.”

“Dengan embargo, AS menyangka kita akan lemah, tak berkutik dan bangkrut. Embargo itu justru menguntungkan kita. Embargo itu akan mengamankan kita memproduksi rudal sebanyak-banyaknya karena Amerika tak akan memantau kita, satelit-satelit AS tak akan mengawasi kita karena dipandangnya kita miskin dan tak berbahaya, memandang kita lemah dan terbelakang.”

“Dengan embargo, Iran tak akan bergantung pada ekonomi asing, tak ada hubungan dengan bantuan-bantuan Barat, kita tak butuh dan itu akan membuat kita aman dan mandiri. Kelak, Amerika Serikat dan dunia, semuanya akan kaget, tak ada yang menyangka menyaksikan kehebatan kita.”

Dan sekarang semuanya sedang terbukti !!! 🇮🇷🇮🇷🇮🇷

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung 

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Keren! Raih Gelar Sarjana di Usia 20 Tahun, Jeane Wanggai Jadi Wisudawan Termuda ITB

    Keren! Raih Gelar Sarjana di Usia 20 Tahun, Jeane Wanggai Jadi Wisudawan Termuda ITB

    • calendar_month Ming, 31 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Pada wisuda ketiga Institut Teknologi Bandung tahun akademik 2021/2022 , Jeane Irene Beatrice Gloriana Zebua Wanggai meraih predikat sebagai wisudawan termuda dengan usia baru 20 tahun. Jeane, begitu ia akrab disapa. Ia merupakan mahasiswi angkatan 2018 yang menamatkan kuliah sarjananya di program studi Teknik Lingkungan. Kepada reporter Humas ITB, gadis asal Papua tersebut merasa […]

  • Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    Dilema ‘Sah Agama’ vs ‘Sah Negara’: Dr. Harry Yuniardi Tawarkan Rekonstruksi Hukum Perkawinan

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Pernahkah Anda membayangkan sebuah kondisi di mana sepasang suami istri dianggap bercerai secara agama, namun di mata negara mereka masih terikat pernikahan? Atau, seorang anak diakui sah oleh hukum negara, namun secara fikih nasabnya menyisakan tanda tanya?   BANDUNG, kanal31.com – Praktik perkawinan dan perceraian dalam masyarakat Muslim modern kerap terjebak dalam ketegangan antara kepatuhan […]

  • Yuk Kenali Apa itu Jurnal Predator dan Ciri-ciri Predator Jurnal Ilmiah

    Yuk Kenali Apa itu Jurnal Predator dan Ciri-ciri Predator Jurnal Ilmiah

    • calendar_month Sen, 20 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Saat ini, banyak mahasiswa dan dosen yang dituntut untuk melakukan mempublikasikan karya ilmiah yang sudah dibuatnya pada sebuah jurnal ilmiah internasional. Bagi sebagian mahasiswa, melakukan publikasi karya ilmiah di jurnal internasional menjadi salah satu syarat kelulusan. Sedangkan, bagi para dosen mempublikasikan karya ilmiah di jurnal internasional menjadi salah satu syarat untuk naik pangkat. Namun, […]

  • Penguatan Kompetensi, Kemenhaj dan UIN Bandung Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji–Umrah

    Penguatan Kompetensi, Kemenhaj dan UIN Bandung Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji–Umrah

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Sebanyak 87 peserta mengikuti Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan II (Reguler) yang digelar Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bandung bekerja sama dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas layanan pembimbingan jemaah. Kegiatan yang berlangsung selama sembilan hari, 1–8 Desember 2025, di Hotel Sutan Raja, Kabupaten […]

  • Cegah Paham Radikal, BNPT RI dan FKPT Jawa Barat Gelar Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku

    Cegah Paham Radikal, BNPT RI dan FKPT Jawa Barat Gelar Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku

    • calendar_month Sab, 3 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (CIMAHI) — Sebanyak 115 peserta (siswa, guru SMP dan orangtua) mengikuti Smart Bangsaku, Bersatu Indonesiaku (Sehat Mental, Keluarga Cerdas dan Tangguh) yang digelar BNPT (Bandan Nasional Penanggulangan Terorisme) RI dan FKPT (Forum Kordinasi Pencegahan Terorisme) Jawa Barat di Nurul Aulia Convention Center Cimahi Bandung, Kamis (1/8/2024). Dengan menghadirkan tiga narasumber yang energik, menarik dan […]

  • Derrida: Menyusuri Jejak yang Tak Pernah Selesai

    Derrida: Menyusuri Jejak yang Tak Pernah Selesai

    • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Dalam setiap kata yang kita ucapkan, dan pada setiap makna yang kita yakini hadir secara utuh, mungkin sebenarnya ada celah yang tak kita sadari dan kita luput mengamatinya –sebuah ruang dimana makna justru menghindar, menunda kehadirannya. Di sanalah, barangkali, Jacques Derrida menunggu. Bukan sebagai penjaga pintu kebenaran, tapi sebagai penanya yang setia, […]

expand_less