Breaking News:
Beranda » BEWARA » UIN Bandung Ultimatum BJBS, Beri Tenggat hingga 10 Juni

UIN Bandung Ultimatum BJBS, Beri Tenggat hingga 10 Juni

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung memberi Ultimatum pihak Bank Jabar Syariah (BJBS) untuk menyelesaikan gangguan layanan aplikasi online yang telah berlangsung hampir tiga pekan. Akibat gangguan tersebut, Dosen, Karyawan, dan sejumlah Mahasiswa peraiha beasiswa mengalami kesulitan mengambil gaji dan terpaksa harus mengambil secara manual.

Wakil Rektor II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tedi Priatna, menjelaskan bahwa pihak universitas telah beberapa kali berkomunikasi dan melakukan pertemuan dengan manajemen BJBS guna mencari solusi atas permasalahan yang dikeluhkan nasabah, khususnya sivitas akademika UIN Bandung.

“Hasil rapat pimpinan pada 1 Juni 2026 memutuskan beberapa langkah sebagai respons terhadap gangguan layanan BJBS yang hingga saat ini masih berlangsung,” ujar Tedi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, komunikasi dan konfirmasi dengan pihak bank telah dilakukan sejak pertengahan Mei, tepatnya pada 14-18 Mei, 21 Mei, dan 29 Mei 2026. Selain itu, pimpinan universitas juga telah melakukan pertemuan langsung dengan Direksi BJBS pada 25 Mei 2026.

Dari hasil komunikasi tersebut, terdapat empat poin utama yang disampaikan kepada pihak bank. Pertama, BJBS memberikan pernyataan bahwa keamanan data dan dana nasabah tetap terjamin. Kedua, UIN Bandung meminta percepatan penyelesaian proses pemeliharaan sistem (maintenance) dengan batas waktu maksimal hingga 10 Juni 2026.

“Apabila sampai tanggal tersebut permasalahan belum juga terselesaikan, maka layanan transaksi akan dipindahkan sementara ke bank pendamping yang telah bekerja sama dengan universitas,” kata Tedi.

Ketiga, UIN Bandung meminta agar layanan perbankan diperluas, baik dari sisi waktu pelayanan maupun titik lokasi layanan, hingga sistem kembali normal. Keempat, universitas mengusulkan adanya kompensasi dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Terkait kerja sama dengan BJBS, Tedi menyebut hubungan kemitraan antara UIN Bandung dan bank tersebut telah berlangsung hampir satu dekade. “Kurang lebih sudah hampir 10 tahun. Kalau dihitung sekitar 120 kali proses pembayaran gaji berjalan lancar dan baru kali ini terjadi gangguan seperti sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, universitas sebenarnya telah memiliki bank pembina dan bank pendamping yang dapat menjadi alternatif layanan apabila kondisi belum membaik. Namun proses pengalihan layanan membutuhkan waktu sekitar 20 hari.

“Kami sudah menyampaikan hal ini secara resmi melalui surat kepada pihak BJBS. Sampai saat ini kami masih menunggu tanggapan mereka. Dari pernyataan yang disampaikan sebelumnya, mereka memastikan dana dan data nasabah aman. Permasalahan yang terjadi disebut berkaitan dengan layanan BI-Fast antarbank. Namun kami tetap membutuhkan kepastian kapan persoalan ini benar-benar selesai demi kenyamanan seluruh nasabah,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, menyatakan bahwa informasi terkait penanganan gangguan layanan BJBS telah disampaikan kepada sivitas akademika melalui berbagai kanal komunikasi internal.

“Informasi penanganannya sudah dibagikan melalui grup-grup dosen maupun fakultas. Saya juga telah menginstruksikan para dekan untuk meneruskan informasi tersebut agar dapat diketahui seluruh sivitas akademika,” ujarnya.

Di sisi lain, seorang tenaga kependidikan yang enggan disebutkan namanya berharap persoalan ini mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengingat Pemprov merupakan pemegang saham utama Bank BJB.

“Informasi ini perlu sampai kepada Gubernur Jawa Barat karena pemerintah provinsi merupakan pemilik saham utama di BJB. Harapannya ada percepatan penyelesaian agar layanan kembali normal,” tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, gangguan pada aplikasi BJBS masih dikeluhkan sebagian nasabah dan pihak UIN Bandung masih menunggu langkah konkret dari manajemen bank untuk memulihkan layanan secara menyeluruh.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perang

    Perang

    • calendar_month Selasa, 17 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Perang, dalam wajahnya yang paling jujur, adalah kegagalan akal dan kebangkrutan nurani. Ketika peluru menyalak dan rudal melesat dari satu negara ke negara yang lain, yang hancur bukan hanya bangunan dan infrastruktur, melainkan juga hidup manusia, harapan, dan rasa percaya. Dalam setiap reruntuhan, terkubur mimpi anak-anak yang belum sempat tumbuh, kasih ibu […]

  • Wisuda ke-108 UIN Bandung: Prof. Rosihon Lantik 1.500 Lulusan Berkarakter Unggul

    Wisuda ke-108 UIN Bandung: Prof. Rosihon Lantik 1.500 Lulusan Berkarakter Unggul

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Suasana khidmat sekaligus penuh optimisme menyelimuti Gedung Anwar Musaddad pada Sabtu (11/07/2026). Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Ke-108 Lulusan Program Sarjana, Magister, dan Doktor. Di hadapan ribuan wisudawan dan orang tua yang hadir, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., […]

  • Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    Sukses, Prof Mahmud Diperpanjang sebagai Rektor

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Prof. Dr. Mahmud, M.Si secara resmi masih menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung. Kepastian tersebut diperoleh setelah Menteri Agama Republik Indonesia mengeluarkan surat keputusan memperpanjang masa jabatan Prof. Mahmud hingga waktu yang tidak ditentukan. Dalam Surat Keputusan (SK) Menteri Agama RI bernomor 079602/B.II/3/2023 yang ditandatangani langsung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di […]

  • Masa Depan UMKM Global: Integrasi Kecerdasan Buatan dan Ekonomi Sirkuler Jadi Kunci Daya Saing

    Masa Depan UMKM Global: Integrasi Kecerdasan Buatan dan Ekonomi Sirkuler Jadi Kunci Daya Saing

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Masa depan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini berada di titik temu antara adopsi teknologi digital secara masif dan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan. Hal ini menjadi sorotan utama dalam Webinar Internasional bertajuk “Pemasaran Digital untuk Ekonomi Sirkuler: Memberdayakan Bisnis Lokal untuk Keberlanjutan Global” yang digelar oleh Asosiasi Internasional Ekonomi dan Bisnis […]

  • Menanam Cinta, Menjaga Alam: Bakti Desa 2026 MKS UIN Bandung Berbasis Kurikulum Ekoteologi di Indragiri

    Menanam Cinta, Menjaga Alam: Bakti Desa 2026 MKS UIN Bandung Berbasis Kurikulum Ekoteologi di Indragiri

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Jurusan Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), UIN Sunan Gunung Djati Bandung, menyelenggarakan kegiatan Bakti Desa 2026 di Desa Indragiri, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, pada 11–19 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Manajemen Keuangan Syariah sebagai wujud implementasi Tri Dharma […]

  • Target Ekonomi 8%, Kadin Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

    Target Ekonomi 8%, Kadin Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengharapkan agar Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun. “Kiranya Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk menjalankan program-program dan mencapai target […]

expand_less