Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » UIN Bandung Ultimatum BJBS, Beri Tenggat hingga 10 Juni

UIN Bandung Ultimatum BJBS, Beri Tenggat hingga 10 Juni

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 2 Jun 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung memberi Ultimatum pihak Bank Jabar Syariah (BJBS) untuk menyelesaikan gangguan layanan aplikasi online yang telah berlangsung hampir tiga pekan. Akibat gangguan tersebut, Dosen, Karyawan, dan sejumlah Mahasiswa peraiha beasiswa mengalami kesulitan mengambil gaji dan terpaksa harus mengambil secara manual.

Wakil Rektor II UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tedi Priatna, menjelaskan bahwa pihak universitas telah beberapa kali berkomunikasi dan melakukan pertemuan dengan manajemen BJBS guna mencari solusi atas permasalahan yang dikeluhkan nasabah, khususnya sivitas akademika UIN Bandung.

“Hasil rapat pimpinan pada 1 Juni 2026 memutuskan beberapa langkah sebagai respons terhadap gangguan layanan BJBS yang hingga saat ini masih berlangsung,” ujar Tedi, Selasa (2/6/2026).

Menurutnya, komunikasi dan konfirmasi dengan pihak bank telah dilakukan sejak pertengahan Mei, tepatnya pada 14-18 Mei, 21 Mei, dan 29 Mei 2026. Selain itu, pimpinan universitas juga telah melakukan pertemuan langsung dengan Direksi BJBS pada 25 Mei 2026.

Dari hasil komunikasi tersebut, terdapat empat poin utama yang disampaikan kepada pihak bank. Pertama, BJBS memberikan pernyataan bahwa keamanan data dan dana nasabah tetap terjamin. Kedua, UIN Bandung meminta percepatan penyelesaian proses pemeliharaan sistem (maintenance) dengan batas waktu maksimal hingga 10 Juni 2026.

“Apabila sampai tanggal tersebut permasalahan belum juga terselesaikan, maka layanan transaksi akan dipindahkan sementara ke bank pendamping yang telah bekerja sama dengan universitas,” kata Tedi.

Ketiga, UIN Bandung meminta agar layanan perbankan diperluas, baik dari sisi waktu pelayanan maupun titik lokasi layanan, hingga sistem kembali normal. Keempat, universitas mengusulkan adanya kompensasi dalam bentuk beasiswa bagi mahasiswa sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Terkait kerja sama dengan BJBS, Tedi menyebut hubungan kemitraan antara UIN Bandung dan bank tersebut telah berlangsung hampir satu dekade. “Kurang lebih sudah hampir 10 tahun. Kalau dihitung sekitar 120 kali proses pembayaran gaji berjalan lancar dan baru kali ini terjadi gangguan seperti sekarang,” ujarnya.

Ia menambahkan, universitas sebenarnya telah memiliki bank pembina dan bank pendamping yang dapat menjadi alternatif layanan apabila kondisi belum membaik. Namun proses pengalihan layanan membutuhkan waktu sekitar 20 hari.

“Kami sudah menyampaikan hal ini secara resmi melalui surat kepada pihak BJBS. Sampai saat ini kami masih menunggu tanggapan mereka. Dari pernyataan yang disampaikan sebelumnya, mereka memastikan dana dan data nasabah aman. Permasalahan yang terjadi disebut berkaitan dengan layanan BI-Fast antarbank. Namun kami tetap membutuhkan kepastian kapan persoalan ini benar-benar selesai demi kenyamanan seluruh nasabah,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, menyatakan bahwa informasi terkait penanganan gangguan layanan BJBS telah disampaikan kepada sivitas akademika melalui berbagai kanal komunikasi internal.

“Informasi penanganannya sudah dibagikan melalui grup-grup dosen maupun fakultas. Saya juga telah menginstruksikan para dekan untuk meneruskan informasi tersebut agar dapat diketahui seluruh sivitas akademika,” ujarnya.

Di sisi lain, seorang tenaga kependidikan yang enggan disebutkan namanya berharap persoalan ini mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengingat Pemprov merupakan pemegang saham utama Bank BJB.

“Informasi ini perlu sampai kepada Gubernur Jawa Barat karena pemerintah provinsi merupakan pemilik saham utama di BJB. Harapannya ada percepatan penyelesaian agar layanan kembali normal,” tuturnya.

Hingga berita ini ditulis, gangguan pada aplikasi BJBS masih dikeluhkan sebagian nasabah dan pihak UIN Bandung masih menunggu langkah konkret dari manajemen bank untuk memulihkan layanan secara menyeluruh.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 15 Madrasah Aliyah Terbaik di Indonesia

    15 Madrasah Aliyah Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Madrasah Aliyah (MA) adalah jenjang sekolah lanjutan setelah menamatkan SMP ataupun MTs. Di Indonesia sendiri terdapat 9.131 MA dan 64 di antaranya masuk ke dalam MA terbaik versi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) berdasarkan nilai UTBK 2021. Perlu diketahui, Madrasah Aliyah sama seperti SMA pada umumnya. Hanya saja, SMA dikelola oleh Departemen Pendidikan […]

  • Menag : Alumni PTKI Jadi Garda Terdepan Lawan Ideologi Intoleransi

    Menag : Alumni PTKI Jadi Garda Terdepan Lawan Ideologi Intoleransi

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berpesan agar alumni Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) menjadi garda terdepan dalam melawan ideologi intoleran. Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke – 65, Magister ke-38, dan Doktor ke-14 Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Acara berlangsung di Gedung […]

  • Ayo Bangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

    Ayo Bangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

    • calendar_month Sel, 16 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M.Sc melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bertempat di Pekon Sukamulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Minggu, (14/08/2022). Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang mengambil tema “Membangun Gerakan Ekonomi Kerakyatan melalui Kelompok Usaha Bersama dan Koperasi, Wujud nyata Pelaksanaan Nilai-Nilai […]

  • 3 Pengusaha Sukses di Indonesia yang Menginspirasi

    3 Pengusaha Sukses di Indonesia yang Menginspirasi

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Kisah inspiratif pengusaha sukses di Indonesia bisa menjadi pelajaran dalam berbisnis. Terutama bagi kamu yang baru merintis usaha. Tidak pernah ada jalan mulus bagi seorang pebisnis hingga ia menjadi sukses. Pasti ada pasang-surut dan jatuh bangun dalam membangun bisnis. Kegigihan, ketekunan, dan selalu mencari solusi merupakan nilai yang harus ada pada pebisnis. Hal-hal itulah […]

  • Selamat! Mahasiswi Unpas, Prita Stania Terpilih Jadi Duta Baca Kota Bandung 2025

    Selamat! Mahasiswi Unpas, Prita Stania Terpilih Jadi Duta Baca Kota Bandung 2025

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      BANDUNG kanal31.com — Mahasiswa Universitas Pasundan, Prita Stania dari Kecamatan Batununggal terpilih menjadi Duta Baca Kota Bandung 2025. Ia terpilih pada acara Grand Final di Aula Balai Riung, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Kamis, (22/5/2025).   Prita terpilih menjadi Duta Baca Kota Bandung 2025 setelah melalui serangkaian seleksi, pelatihan, dan masa karantina. Tahun […]

  • Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Saya ingin menjelaskan psikologi Presiden Prabowo. Bukan membelanya tapi menjelaskan. Setuju atau tidak, terserah, bebas. Saya mengajak untuk memahami, bukan sekadar memuncratkan kekesalan dan kemarahan. Atau karena mengkritiknya dengan pedas lalu kita merasa sudah hebat dan jadi pahlawan rakyat. Prabowo sudah banyak sekali menerima kritik, dihujat, dilecehkan dll. Gak masalah itu hak rakyat. […]

expand_less