Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Ayo Jadikan Basmalah Pedoman Hidup, Apa Maksudnya?

Ayo Jadikan Basmalah Pedoman Hidup, Apa Maksudnya?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
  • comment 0 komentar

PALANGKARAYA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan basmalah atau bacaan Bismillahirrahmanirrahim sebagai pedoman hidup dalam setiap aktivitas, serta memperkuat kepatuhan terhadap ajaran syariat. Pesan ini disampaikan Menag saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya.

 

“Jangan pernah kita meninggalkan salat Jumat tiga kali berturut-turut tanpa alasan yang kuat secara syariah. Rasulullah SAW mengingatkan, barang siapa meninggalkan salat Jumat tiga kali tanpa uzur, maka hatinya akan tertutup,” pesan Menag, Jum’at (7/11/2025).

 

Menag menyinggung larangan memakan makanan yang tidak disembelih atas nama Allah sebagaimana tercantum dalam Surah Al-An’am ayat 121. “Ayat ini menegaskan bahwa memakan binatang yang tidak disebut nama Allah saat disembelih adalah suatu kefasikan. Karena itu, prinsip halal harus kita jaga, sebab makanan bukan hanya perkara lahiriah, tetapi juga batiniah,” ujarnya.

 

Menag juga menjelaskan makna mendalam dari basmalah (Bismillahirrahmanirrahim) sebagai kalimat penuh keberkahan yang membuka seluruh surat dalam Al-Qur’an, kecuali Surah At-Taubah.

 

 

 

 

“Surah At-Taubah tidak diawali dengan basmalah karena berbicara tentang deklarasi perang dan pembatalan perjanjian dengan kaum musyrikin. Namun, di luar itu, basmalah menjadi pintu rahmat dalam setiap amal. Bahkan Nabi Isa AS membacakan basmalah untuk menyembuhkan orang sakit,” terang Menag.

 

Dalam kesempatan itu, Menag mengingatkan jamaah agar membiasakan diri memulai setiap aktivitas dengan basmalah dan menutupnya dengan hamdalah.

 

“Apapun yang akan kita lakukan, mulailah dengan menyebut nama Allah dan akhiri dengan memuji-Nya. Ketika kita makan, belajar, atau bekerja tanpa membaca basmalah, maka keberkahannya akan berkurang. Ilmu yang masuk pun tidak akan membawa kebaikan,” tutur Menag.

 

Khutbah yang penuh makna tersebut disimak khusyuk oleh jamaah Masjid Raya Darussalam. Di akhir khutbah, Menag mengajak seluruh umat untuk menjaga kesucian hati dan menghidupkan nilai-nilai spiritual dalam keseharian.

 

“Semoga kita semua menjadi hamba yang senantiasa menyebut nama Allah dalam setiap langkah, sehingga hidup kita senantiasa diberkahi dan dirahmati,” tutup Menag.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Mandi Junub Lengkap dengan Niat dan Sunahnya

    Begini Cara Mandi Junub Lengkap dengan Niat dan Sunahnya

    • calendar_month Sel, 21 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Suci dari hadats kecil dan hadats besar merupakan salah satu syarat sah melaksanakan ibadah, seperti shalat, itikaf di masjid, thawaf, menyentuh mushaf, dan sebagainya. Untuk menghilangkan hadats kecil adalah dengan wudhu dan untuk menghilangkan hadats besar dengan mandi wajib atau mandi janabah yang biasa disebut mandi junub. Dikutip dari Kemenag, junub adalah ketika seseorang […]

  • Konferensi Internasional Iqtishaduna UIN Bandung: Ekonomi Islam Jadi Solusi Krisis Kemanusiaan Global

    Konferensi Internasional Iqtishaduna UIN Bandung: Ekonomi Islam Jadi Solusi Krisis Kemanusiaan Global

    • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM BANDUNG — Upaya mengentaskan persoalan krisis kemanusiaan secara global, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Iqtishaduna International Conference yang berlangsung di Hotel Shakti, Kota Bandung, Kamis-Jumat (21-22/11/2024). Konferensi Internasional bertajuk “Peran Keuangan Sosial Islam dalam Mengatasi Krisis Kemanusiaan Global: Inovasi, Tantangan, dan Kolaborasi” ini menghadirkan narasumber: Prof. Mehmet Asutay, […]

  • Prof. Usep Dedi Rostandi: Sang Penjaga Moderasi yang “Leuleus Jeujeur Liat Tali”

    Prof. Usep Dedi Rostandi: Sang Penjaga Moderasi yang “Leuleus Jeujeur Liat Tali”

    • calendar_month Kam, 16 Apr 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    DALAM dunia akademik yang sering kali kompetitif, kehadiran Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., MA. membawa warna yang meneduhkan. Sosoknya bukan sekadar seorang Guru Besar dalam bidang Pendidikan Islam Indonesia di UIN Sunan Gunung Djati Bandung, melainkan personifikasi dari kearifan lokal Sunda yang bertemu dengan kedalaman ilmu agama. Dilihat jejak pengabdiannya, dari mulai ruang […]

  • Prof. Rosihon : Semua Sivitas Akademika Harus Sehat!

    Prof. Rosihon : Semua Sivitas Akademika Harus Sehat!

    • calendar_month Jum, 17 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    100 HARI KERJA REKTOR UIN BANDUNG KANAL31.COM Jumat, 17 September 2023 adalah 100 hari masa Prof. Dr. Rosihon Anwar, MA menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung. Rosihon dipercaya dan dilantik Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas sebagai Rektor untuk menyelesaikan sengkarut  masalah di UIN Bandung peninggalan rektor sebelumnya. Menandai masa 100 […]

  • Inilah Kekeliruan Umum dalam Karya Ilmiah

    Inilah Kekeliruan Umum dalam Karya Ilmiah

    • calendar_month Rab, 6 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Sering dijumpai “kekeliruan” dalam karya ilmiah, yaitu teori tidak dipakai dalam analisis. Hal ini umum terjadi pada skripsi. Demikian seperti diungkapkan Dr. Lina Meilinawati, M. Hum., Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, saat melakukan penelitian ke sejumlah karya ilmiah (Arief Maulana, 26/05/2021, Unpad). Menurut Pedoman UIN Sunan Gunung Djati Bandung, skripsi harus mencantumkan teori yang […]

  • Chaos di Kampus, Unjukrasa Berujung Perusakan Fasilitas

    Chaos di Kampus, Unjukrasa Berujung Perusakan Fasilitas

    • calendar_month Rab, 26 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Aksi demonstrasi yang digelar oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Selasa (25/02/2025), dinilai anarkis, ditandai dengan perusakan berbagai fasilitas kampus. Alih-alih menyampaikan aspirasi secara akademis dan bermartabat, massa aksi justru menciptakan kekacauan yang mencoreng citra mahasiswa. Demikian kata salah seorang sumber yang enggan disebut nama, di Kampus 1 UIN […]

expand_less