Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

Cegah Intoleransi lewat Kurikulum Berbasis Cinta Jadi Bahasan Menag – Cendekiawan Kristen

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa upaya mencegah intoleransi memerlukan sesuatu yang lebih kuat daripada peraturan pemerintah atau undang-undang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi dari Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) di Ruang VVIP Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.

“Sekalipun ada undang-undang yang paling baik pun juga, itu bukan jaminan. Ada hal yang sangat mendasar, yaitu rasa cinta kepada sesama manusia, cinta kepada Tuhan, dan cinta kepada alam, maka kami kembangkan Kurikulum Berbasis Cinta,” ujar Menag Nasaruddin Umar, Kamis (14/8/2025).

Menurut Menag, regulasi memang penting, namun perubahan perilaku masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan aturan formal. “Tidak mungkin kita bisa merubah perilaku masyarakat tanpa merubah sistem etika masyarakat. Dan tidak mungkin kita bisa merubah etika masyarakat tanpa merubah sistem teologinya,” jelasnya.

Menag juga memaparkan bahwa Kementerian Agama tengah mengembangkan konsep ekoteologi, yang menekankan keselarasan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan alam. “Kalau ini sudah disetarakan, kita tidak melihat orang lain sebagai orang lain, tapi sebagai diri kita sendiri. Bahkan alam semesta pun bagian dari diri kita,” tutur Menag.

Badikenita Sitepu, Ketua Umum PIKI, menyambut baik pandangan Menag dan menyatakan bahwa pihaknya juga memandang penting penguatan nilai-nilai kemanusiaan di atas sekat mayoritas-minoritas. “Bagi kami, keutuhan dan keharmonisan bangsa harus menjadi tujuan utama. Karena itu, apapun yang bisa kita lakukan bersama untuk mewujudkannya, termasuk mempererat hubungan dengan alam, akan kami dukung penuh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas iman untuk memperkuat toleransi. “Di PIKI, kami sudah bergabung dengan berbagai organisasi cendekiawan lintas agama. Kami percaya, dialog dan kerja sama yang berkelanjutan adalah jalan terbaik untuk menumbuhkan rasa saling percaya dan cinta kepada sesama, sebagaimana yang disampaikan Pak Menteri,” kata Badikenita.

Menag Nasaruddin juga mengkritisi praktik pembelajaran agama yang justru menanamkan kebencian kepada pihak berbeda. Ia menekankan pentingnya kurikulum yang menumbuhkan sikap saling menghargai sejak pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi. “Mengajarkan kebencian bukan mengajarkan agama. Kita ingin generasi yang tumbuh dalam lingkup saling percaya satu sama lain,” katanya.

Ia mengingatkan bahwa kerusakan alam juga menjadi ancaman serius bagi umat manusia. “Kalau alam ini tidak damai dengan kita, kiamat akan datang lebih awal. Karena itu, krisis kemanusiaan dan krisis lingkungan harus diatasi bersama,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khamenei

    Khamenei

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan bahasa politik ketika memandang sosok seperti Ali Khamenei. Saya kira, ia bukan sekadar pemimpin negara, tetapi juga simbol dari sebuah keyakinan yang panjang. Keyakinan bahwa kehormatan sebuah bangsa tidak boleh ditukar dengan rasa takut, dengan kekhawatiran hilangnya nyawa. Dalam diamnya yang sering tampak sederhana, […]

  • Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

    Menguatkan Peran Perempuan untuk Dunia yang Damai

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati menggelar International Public Lecture seri ke-3 dengan tema “Women in Peacebuilding: Gendered Dynamics of Non-Violent Resistance in Indonesia, yang berlangsung di Aula Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Selasa (11/11/2025). Kuliah umum ini menghadirkan pembicara utama […]

  • UIN Bandung dan DKPP Jabar Siapkan SDM Juru Sembelih Halal Lewat Pelatihan dan Sertifikasi

    UIN Bandung dan DKPP Jabar Siapkan SDM Juru Sembelih Halal Lewat Pelatihan dan Sertifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Menjelang Idul Adha 1446 H, Halal Center UIN Sunan Gunung Djati Bandung bekerja sama dengan Akademi Juleha, Halal Institute, dan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat menggelar Pelatihan Juru Sembelih Halal yang dilanjutkan dengan Uji Kompetensi bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, […]

  • PBH Peradi Bandung Buka Pos Pengaduan PPDB

    PBH Peradi Bandung Buka Pos Pengaduan PPDB

    • calendar_month Minggu, 16 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Saat sesi diskusi pada Pelantikan dan Serah Terima Surat Keputusan Struktur Organisasi Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Bandung, Sabtu 15 Juni 2024, mengemuka isu-isu ketidakadilan yang berlangsung di tengah masyarakat sehingga perlu mendapat perhatian praktisi hukum. Ketidakadilan tersebut diantaranya menyangkut persoalan PPDB, persoalan mafia tanah, korban leasing atau jerat hutang, serta masalah pelayanan […]

  • Selamat! 53 Peserta Masuk Tahap Verifikasi Faktual Kepustakaan Islam Award

    Selamat! 53 Peserta Masuk Tahap Verifikasi Faktual Kepustakaan Islam Award

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Kementerian Agama (Kemenag) tengah melakukan seleksi tahap kedua berupa verifikasi faktual dan wawancara bagi 53 peserta Kepustakaan Islam Award 2024 yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi tahap pertama. Seleksi ini berlangsung sejak 20 Oktober hingga 11 November 2024. “Verifikasi faktual dilakukan untuk kategori Perpustakaan Masjid dan Pegiat Literasi. Sementara itu, kategori Penulis Buku […]

  • Prof. Dadan: Ada 5 Jurus Meningkatkan Etos Kerja

    Prof. Dadan: Ada 5 Jurus Meningkatkan Etos Kerja

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Upaya menumbuhkan semangat kebangsaan, memupuk nasionalisme, memperkuat kedisiplinan, dan mengingatkan kembali pentingnya nilai-nilai perjuangan bangsa, Rektor I UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. Dadan Rusmana mengingatkan kembali pesan dan spirit Quran Surat Ad-Dhuha pada  Apel Pagi 17-an, di halaman Gedung Al-Jamiah, Jumat (17/1/2025). Apel pagi tersebut dihadiri oleh Rektor UIN Sunan Gunung […]

expand_less