Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Saatnya Pengembangan Madrasah Swasta

Saatnya Pengembangan Madrasah Swasta

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa madrasah swasta memiliki peran sangat besar dalam sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikannya saat menerima audiensi dari Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Majelis Dikdasmen Muhammadiyah menyampaikan komitmen untuk turut mengembangkan madrasah serta meningkatkan kualitas pendidikan agar tidak terjadi kesenjangan antara madrasah dan sekolah umum. Mereka juga meminta arahan dan bimbingan dari Menteri Agama terkait penguatan pengelolaan dan pengembangan madrasah ke depan.

Menag menjelaskan bahwa sekitar 95% madrasah di Indonesia berstatus swasta, sementara madrasah negeri hanya sekitar lima persen. Karena itu, menurutnya, kontribusi masyarakat dan organisasi pendidikan sangat menentukan dalam memperkuat ekosistem pendidikan madrasah di Tanah Air.

“Madrasah swasta jumlahnya sangat besar dan menjadi tulang punggung pendidikan madrasah di Indonesia,” ujarnya, Selasa, (10/03/2026).

Di sisi lain, Menag mengakui bahwa masih banyak madrasah yang menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Sebagian bahkan memiliki fasilitas yang belum memadai dan membutuhkan perbaikan. Meski demikian, madrasah tetap berperan penting dalam mencerdaskan anak bangsa.

Menurutnya, di tengah berbagai keterbatasan tersebut, banyak madrasah justru mampu menunjukkan prestasi yang membanggakan. Sejumlah madrasah berhasil bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Menag mencontohkan keberhasilan MAN Insan Cendekia yang hingga kini dikenal sebagai salah satu model madrasah unggulan di Indonesia. Selain itu, tidak sedikit siswa madrasah yang berhasil meraih beasiswa ke perguruan tinggi di luar negeri.

Ia menegaskan bahwa prestasi merupakan faktor penting dalam meningkatkan reputasi lembaga pendidikan. Karena itu, penguatan kualitas pembelajaran, manajemen lembaga, serta pengembangan ekosistem pendidikan madrasah perlu terus dilakukan.

“Apapun organisasinya, kalau tidak punya prestasi, tidak akan bisa mengangkat nama lembaga itu,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menag juga menyampaikan bahwa Kementerian Agama dapat belajar dari pengalaman Muhammadiyah dalam mengelola lembaga pendidikan dengan jumlah yang sangat besar serta sistem manajemen yang kuat.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pendidikan madrasah agar semakin berkualitas dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya.

 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bapa Aing

    Bapa Aing

    • calendar_month Sabtu, 22 Agt 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Dedi Mulyadi itu manusia unik, dia totalitas, lahir dari bawah, dari rakyat jelata, ketika jadi pejabat dia menghancurkan mitos pejabat yg harus dihormati, melebur dan menyatu dgn rakyat. Bahasa, ucapan, tak disaring, berbahasa rakyat bledag-bledug apa adanya, “aing, sia, maneh, goblog” biasa keluar dari mulutnya tanpa rasa kagok, sungkan, tak etis, tak […]

  • Awal Puasa: Syariat dan Hakikat

    Awal Puasa: Syariat dan Hakikat

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Shaum atau puasa kapan mulainya, itu masalah syariat atau fiqhiyah, masalah fiqhiyah selalu ada perbedaan pendapat atau khilafiyah sebagai ciri khasnya. Tak perlu ribut disini dan saling menyalahkan, yang penting perbedaan itu ada dalilnya atau dasarnya masing-masing. Rukyat, hilal dan hisab semuanya adalah dalil alias dasar argumen.   Kecenderungan manusia selalu ingin menyalahkan […]

  • Fenomena Sewa KDM oleh Rakyat Provinsi Lain

    Fenomena Sewa KDM oleh Rakyat Provinsi Lain

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Negeri ini lagi kedatangan fenomena level dewa absurd, Dedi Mulyadi, alias KDM. Tiba-tiba naik kasta jadi “barang sewaan nasional.” Bukan motor, bukan mobil, bukan artis FTV, ini gubernur, kang! Rakyat lintas provinsi pada teriak, “Pinjam KDM sebentar aja, cukup sebulan!” seolah beliau itu alat berat plus tukang sihir yang bisa sulap jalan rusak […]

  • Khamenei

    Khamenei

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Radea Juli A Hambali, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan bahasa politik ketika memandang sosok seperti Ali Khamenei. Saya kira, ia bukan sekadar pemimpin negara, tetapi juga simbol dari sebuah keyakinan yang panjang. Keyakinan bahwa kehormatan sebuah bangsa tidak boleh ditukar dengan rasa takut, dengan kekhawatiran hilangnya nyawa. Dalam diamnya yang sering tampak sederhana, […]

  • Yuk! Intip Lebih Dekat Replika Sandal Rasul di Museum Sejarah Islam Bekasi

    Yuk! Intip Lebih Dekat Replika Sandal Rasul di Museum Sejarah Islam Bekasi

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Museum Sejarah Islam di kawasan Transera Waterpark Bekasi Jawa Barat, menghadirkan sejumlah koleksi replika peninggalan Nabi dan para sahabatnya. Bagi Anda yang gemar berwisata religi sambil belajar seputar sejarah Islam, kini bisa menyaksikan jejak peninggalan Rasulullah melalui koleksi yang ada di Museum Sejarah Islam tersebut. Salah satunya, seperti replika sandal Nabi Muhammad SAW yang […]

  • Raja Parmonang Manurung: Ayo Berani Mengembangkan Diri dan Berkontribusi Positif

    Raja Parmonang Manurung: Ayo Berani Mengembangkan Diri dan Berkontribusi Positif

    • calendar_month Jumat, 19 Apr 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Raja Parmonang Manurung, berhasil menyandang predikat sebagai Mahasiswa Berprestasi (Mapres) program studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) ITB 2024. Hasil tersebut tentu tak lepas dari perjuangan serta kerja kerasnya. Raja bercerita bahwa pada masa tahap persiapan bersama (TPB), dia masih belum bisa membayangkan bagaimana perkuliahan […]

expand_less