Breaking News:
Beranda » BEWARA » Inilah Pesan Menag kepada Jajarannya soal Bersih-bersih Kementerian Agama

Inilah Pesan Menag kepada Jajarannya soal Bersih-bersih Kementerian Agama

  • account_circle Jun
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM — Jakarta —

Menteri Agama Nasaruddin Umar memberikan pesan khusus dan tegas kepada jajarannya terkait upaya membersihkan Kementerian Agama dari praktik koruptif. Menag minta jajarannya untuk tidak melakukan tindakan koruptif.

Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan sambutan pada Kick Off Meeting Strategi dan Arah Kebijakan Kementerian Agama 2025-2029 di auditorium HM Rasjidi, gedung Kementerian Agama, Jakarta. Giat ini mengusung tema “Menyatukan Langkah, Mewujudkan Daya Saing Umat untuk Kemaslahatan Masa Depan”.

Hadir, Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang, serta Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama. Ikut secara daring, para Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri, dan Kepala Kankemenag Kab/Kota seluruh Indonesia.

“Kemarin rapat terakhir, Pak Presiden betul-betul berpesan, kalau ada orang-orang yang tidak benar di kantornya, saya beri mandat kepada kementerian. Menteri sepenuhnya harus melakukan pembersihan kepada kementeriannya. Jangan takut, saya di sampingnya,” demikian penegasan Menag di Jakarta, Selasa (12/11/2024).

Menag minta jajarannya untuk menghentikan segala bentuk tindakan koruptif dalam pelaksanaan anggaran, Sebagai teladan, Menag juga meminta jajarannya untuk tidak memberikan kepada dirinya, apa yang bukan menjadi haknya. “Jangan memberikan kepada menteri apa yang bukan menjadi haknya,” pesannya.

Menag menegaskan bahwa membersihkan Kementerian Agama dari praktik koruptif menjadi komitmennya. Menag siap mempertaruhkan segalanya. Tidak ada beban baginya untuk melakukan pembersihan.

“Kalau ada konsekuensi yang nanti muncul karena saya melakukan pembersihan, saya siap apapun risikonya,” sebutnya.

Kepada jajaran Kanwil Kemenag Provinsi, Menag minta mereka tidak membiarkan pasangannya melakukan kegiatan yang bisa mengganggu kerja mereka dalam mengemban tugas negara. Sebagai contoh, Menag berpesan agar jangan sampai kegiatan istri pejabat Kemenag justru membebani negara, padahal itu bukan dalam rangka pelaksanaan tugas negara.

“Boleh kita berikan kegiatan DWP, tapi jangan sampai DWP merecokin tugas-tugas suaminya,” ucapnya.

Pesan khusus juga Menag berikan kepada para staf khusus dan tenaga ahli. Menurutnya, setiap staf khusus dan tenaga ahli sudah punya tugas yang diberikan kepadanya.

“Saya juga minta kepada tim staf khusus dan tenaga ahli berkali-kali, jangan sampai nanti tim staf khusus mau bermain proyek atau mau bermain promosi jabatan. Kami tidak ingin mendengarkan staf khusus atau tenaga ahli kami yang mendampingi kami itu membuka-buka lembaran-lembaran yang sifatnya angka-angka di kepegawaian,” ujarnya.

“Maka saya mohon betul. Saya insya Allah bersama Pak Wamen akan menegakkan kebersihan di Kemenag,” tandasnya

  • Penulis: Jun

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ANNABA – Siswa SMPN 46 Kota Bandung Gelar Senyuman XIII

    ANNABA – Siswa SMPN 46 Kota Bandung Gelar Senyuman XIII

    • calendar_month Senin, 10 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Santri Pondok Pesantren Husnul Khotimah asal Bandung Raya, berkolaborasi dengan 856 siswa SMPN 46 Kota Bandung, menggelar Senyuman (Serunya Menyambut Ramadan Bersama Annaba), selama tiga hari (10-12/04/2023). Selain menyambut berkah Ramadhan, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kadar keimanan dan kesalihan siswa, yang selanjutnya berdampak pada peningkatan prestasi mereka. “Senyuman merupakan kegiatan tahunan yang […]

  • Setelah Sekolah Negeri Sepi

    Setelah Sekolah Negeri Sepi

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • account_circle Elfindri, Guru Besar FEB UNAND
    • 0Komentar

    PADANG, kanal31.com — Minggu ini kami turunkan tulisan PTN Pukat Harimau. Isinya “student body” PTN tidak mencerminkan niat untuk hasilkan mutu, sekalian PTN jadi satuan tugas baru mencari duit pemasukan negara. Ini telah berimplikasi pada penetapan penarikan UKT dari dana masyarakat.   Kondisi ini membawa kesulitan akses mendapatkan jenjang PT yang berarti bagi anak-anak yang berasal […]

  • Verde Casino Online Your Premier Gaming Escape

    Verde Casino Online Your Premier Gaming Escape

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Auto-generated post_excerpt

  • Prof Euis Sunarti : Pentingnya Kesehatan Mental IRT dalam Keluarga

    Prof Euis Sunarti : Pentingnya Kesehatan Mental IRT dalam Keluarga

    • calendar_month Senin, 16 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BOGOR Prof Euis Sunarti, Guru Besar IPB University menyebut, terdapat dua tipe perempuan yang bekerja. Pertama karena semangat dan aspirasinya dan kedua karena terpaksa. Ibu rumah tangga juga demikian, ada yang karena pilihan dan mengandalkan pendapatan suami. Ada pula yang terpaksa, karena ada anggota keluarga yang membutuhkan perhatian. Pakar di bidang Ilmu Keluarga dan Konsumen, […]

  • Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

    Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT kanal31.com — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa transformasi pesantren dari subkultur menuju rekognisi negara tidak berarti menghilangkan jati diri dan kekhasannya. Sebaliknya, rekognisi negara harus menjadi jalan untuk menempatkan pesantren secara adil sebagai bagian utuh dari sistem pendidikan nasional.   Hal itu disampaikan Suwendi dalam pidato […]

  • Digitalisasi Sekolah melalui Implementasi CDN dan LMS oleh STIE ITB di SMAN 1 Kadugede Kuningan

    Digitalisasi Sekolah melalui Implementasi CDN dan LMS oleh STIE ITB di SMAN 1 Kadugede Kuningan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KUNINGAN Kanal31.com – Program Community Development (EQUITY) yang diselenggarakan oleh Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung kembali dilaksanakan di SMAN 1 Kadugede, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian pengabdian kepada masyarakat yang sebelumnya menghadirkan pelatihan bagi guru terkait pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Pada tahap awal, para guru […]

expand_less