Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Prof Euis Sunarti : Pentingnya Kesehatan Mental IRT dalam Keluarga

Prof Euis Sunarti : Pentingnya Kesehatan Mental IRT dalam Keluarga

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Senin, 16 Mei 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-BOGOR

Prof Euis Sunarti, Guru Besar IPB University menyebut, terdapat dua tipe perempuan yang bekerja. Pertama karena semangat dan aspirasinya dan kedua karena terpaksa. Ibu rumah tangga juga demikian, ada yang karena pilihan dan mengandalkan pendapatan suami. Ada pula yang terpaksa, karena ada anggota keluarga yang membutuhkan perhatian.

Pakar di bidang Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) IPB University ini menyampaikan, hal ini akan berbeda dari segi fenomena dan stressornya. Pada wanita yang bekerja maka jenis tantangan dan tekanan pekerjaan akan mempengaruhi stress. Demikian juga keberadaan anak serta dukungan lingkungan sekitar.

“Kematangan diri, perkembangan mental, intelektual, emosional dan spiritual harus saling melengkapi. Ini akan berpengaruh dalam mengelola masalah yang ada,” jelasnya.

Prof Euis menegaskan pentingnya perempuan membangun identitas diri yang positif.  “Jika ingin menjadi ibu dan menganggapnya prestise dan mulia maka jangan terganggu gerakan yang mengatakan bahwa menjadi ibu itu tidak berdaya. Apalagi dengan adanya alasan kesetaraan gender yang menyatakan perempuan hanya berkualitas jika ke luar rumah dan bekerja, memperoleh jabatan yang sama dengan laki-laki dan berkontribusi ekonomi yang sama dengan suaminya,” ungkapnya.

Ia menambahkan women’s empowerment tidak boleh terpisah dari keluarga. Menurutnya, resiliensi merupakan kemampuan bertahan keluarga dalam kondisi krisis.

“Kita tidak pernah tahu seberapa resilien sampai kita mengalami krisis. Namun resiliensi dapat diukur dari potensi yang ada, misal apakah memiliki believe system yang baik, kepercayaan tentang qadha dan qadar. Pola organisasi, komunikasi ataupun tetangga yang baik adalah sistem pendukung keluarga,” jelasnya.

Dalam hal ibu rumah tangga, lanjutnya, stressor bisa terlihat dalam ragam peran perempuan dalam keluarga. Ibu dapat dikatakan sebagai planner, direktur operasional dan manajer keuangan. Jika dijalani, karena pilihan saja, tidak lepas dari stressor apalagi jika karena terpaksa dan tidak ikhlas.

Ketidakikhlasan menurut Prof Euis menyebabkan semua hal yang asalnya positif dan bermakna ibadah dapat menjadi sebaliknya.

“Sebetulnya ibu ikhlas menjalankan pekerjaan rumah tangga tapi karena kesal dengan suaminya jadi tidak ikhlas. Para suami harus paham apa yang membuat istrinya kesal. Ibu juga harus dapat mengelola agar tidak terjadi ketidakikhlasan, kemampuan ini harus dimiliki perempuan dan diperlukan juga pemahaman dari lingkungan maupun suaminya,” jelasnya.

Menurut Prof Euis konflik terjadi karena perebutan sumberdaya yang terbatas yaitu waktu, tenaga fikiran dan finansial.  “Masalah keluarga seringkali tidak signifikan mempengaruhi pekerjaan, tetapi masalah pada pekerjaan signifikan mempengaruhi keluarga,” ujarnya.

Karenanya, imbuhnya, penting untuk memahami tips keseimbangan kerja keluarga. Dimulai dari pemaknaan kembali tujuan keluarga, peningkatan komunikasi, penyusunan rencana dan daftar kebutuhan keluarga serta memaksimalkan dukungan sosial.

Untuk pengelolaan stress Prof Euis menyampaikan hal pertama adalah perlunya pengenalan atas stressor. Kedua memunculkan dan penguatan konsep diri yang positif, pribadi yang hangat dan terbuka. Ketiga optimalkan aset internal dalam menangani kesehatan mental seperti pengetahuan dan nilai agama.

“Dari segi eksternal yaitu pengefektifan jejaring dan dukungan sosial seperti ahli agama, konselor ataupun psikiater,” ungkapnya. Ia menambahkan, “Bagi seorang muslim misalnya, tentunya dzikir akan membantu dalam mendapatkan ketenangan, menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong” tandasnya.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Target Ekonomi 8%, Kadin Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

    Target Ekonomi 8%, Kadin Diharapkan Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 19 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, mengharapkan agar Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen per tahun. “Kiranya Kadin diberikan peran yang lebih besar dalam bersinergi dengan pemerintah untuk menjalankan program-program dan mencapai target […]

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

      Oleh Aisyah As-Salafiyah, IAI Tazkia KANAL31.COM-Tahukah para Muslimah, bahwa investasi penting bukan hanya bagi laki-laki saja, namun juga untuk perempuan terutama Muslimah milenial yang kelak akan banyak mengelola keuangan rumah tangga. Muslimah perlu memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuannya dalam mengelola keuangan, mengembangkan uang, sekaligus memanfaatkan uang dengan baik. Ketika fakta menunjukkan bahwa harga kebutuhan […]

  • Tingkatkan Pelayanan dan Profesional, 5 Lembaga Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah

    Tingkatkan Pelayanan dan Profesional, 5 Lembaga Gelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM, BANDUNG — Ada 5 lembaga bekerjasama menyelenggarakan sertifikasi pembimbing manasik haji dan umrah. Sertifikasi ini merupakan sertifikasi profesional angkatan XII reguler. Di antara lembaga-lembaga yang bekerjasama itu antara lain: Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Forum Komunikasi KBIHU Kabupaten Bandung, dan Universitas Islam Negeri […]

  • Prof Mahmud Resmikan Rakernas dan Pertemuan Nasional Asprodi MKS se-Indonesia

    Prof Mahmud Resmikan Rakernas dan Pertemuan Nasional Asprodi MKS se-Indonesia

    • calendar_month Rabu, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud resmikan Pertemuan Nasional dan Rakernas perdana Asosiasi Prodi Manajemen Keuangan Syariah (Asprodi MKS) se-Indonesia. Kegiatan yang diadakan di Hotel Aryaduta pada 23-25 Mei 2022 ini berlangsung dalam tiga acara yaitu workshop, seminar, dan Rakernas. Pembukaan dihadiri oleh Dekan FEBI UIN SGD Bandung, Dudang Gojali, Wakil Dekan I FEBI UIN […]

  • Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    Perkuat Tata Kelola JDIH, UIN Bandung Kunjungi Biro Hukum Kemenag RI

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Suasana diskusi hangat mewarnai kunjungan studi tiru pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang dilakukan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung ke Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri (BKSLN) Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu (17/12/2025). Rombongan UIN Bandung dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Prof. Dr. H. Fauzan […]

  • Tradisi Membaca 

    Tradisi Membaca 

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    Memahami Kita, Memahami Gen-Z BANDUNG kanal31.com — Banyak dari generasi kita, para orang tua atau Baby Boomers, menghakimi Gen-Z sebagai malas membaca dan lemah literasi.   Gen-Z itu bukan malas membaca. Mereka hanya tidak membaca dengan cara kita. Mereka tidak anti membaca, mereka anti cara membaca yang tidak relevan dengan kecepatan zaman mereka. Bagi mereka, […]

expand_less