Sabtu, 31 Jan 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Konferensi Internasional Iqtishaduna UIN Bandung: Ekonomi Islam Jadi Solusi Krisis Kemanusiaan Global

Konferensi Internasional Iqtishaduna UIN Bandung: Ekonomi Islam Jadi Solusi Krisis Kemanusiaan Global

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM BANDUNG — Upaya mengentaskan persoalan krisis kemanusiaan secara global, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Iqtishaduna International Conference yang berlangsung di Hotel Shakti, Kota Bandung, Kamis-Jumat (21-22/11/2024).

Konferensi Internasional bertajuk “Peran Keuangan Sosial Islam dalam Mengatasi Krisis Kemanusiaan Global: Inovasi, Tantangan, dan Kolaborasi” ini menghadirkan narasumber: Prof. Mehmet Asutay, PhD., Guru Besar Ekonomi & Keuangan Politik Timur Tengah dan Islam, Sekolah Bisnis Universitas Durham; Prof. Dian Masyita, Ph.D, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Internasional Indonesia; Dr. Altea Pericoli, Lembaga Penelitian, Universitas Lund, Swedia; Dr. Arbaiah Abdul Razak, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana Manajemen, Universitas Islam Internasional Malaysia (IIUM-GSM); Hilmun Idzhar, Ph.D, Inisiatif Penelitian, Bank Pembangunan Islam Jeddah KSA; Bobby P Manullang, LAZ Dompet Dhuafa, Dr. Iwan Setiawan, Wakil Dekan I FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Erwinda Anggraini Deputi Badan Pengelola Keuangan Haji yang dipandu oleh Ketua International Office, Dr. Munir.

Acara yang berlangsung selama dua hari ini dibuka oleh Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Rosihon Anwar. Dalam sambutannya, Prof Rosihon menegaskan iqtishaduna menjadi ikhtiar bersama dalam rangka internasionalisasi lembaga.

“Tentu kita ketahui bahwa di UIN Bandung ada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan salah satu tugas dari fakultas ekonomi itu adalah bagaimana memunculkan gagasan-gagasan besar untuk ekonomi islam, khususnya terkait menanggulangi krisis yang dihadapi,” tegasnya.

Rektor berharap, kegiatan ini dapat sering dilakukan sebab dalam setiap pertemuannya dapat memunculkan gagasan-gagasan penting khususnya dalam mengentaskan krisis kemanusiaan, ekonomi Islam.

“Apalagi ini kan yang hadir banyak dari berbagai lembaga. Sehingga kita semua tahu, bahwa ekonomi Islam ini merupakan salah satu solusi yang penting dalam menyelesaikan persoalan krisis ekonomi,” ungkapnya.

Dekan FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dudang Gojali, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan respon lembaga perguruan tinggi terhadap kondisi hari ini.

Karena dengan adanya konferensi ini dapat tumbuh bersama dan bersatu dalam mengentaskan krisis kemanusiaan, ekonomi dan krisis global.“Jadi kegiatan ini sesungguhnya merupakan respons kita dari lembaga perguruan tinggi dan akademisi terhadap keadaan dunia hari ini baik masyarakat muslim maupun persoalan-persoalan diluar itu seperti ketimpangan, krisis ekonomi, dan krisis global,” bebernya.

Ketua Pelaksana Iqtishaduna Dr. Iwan Setiawan, menjelaskan, krisis ekonomi Islam, saat ini tengah menjadi pembahasan penting bagi sejumlah lembaga, salah satunya perguruan tinggi.

Melalui konferensi internasional ini lembaga perguruan tinggi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, siap mengentaskan persoalan krisis ekonomi Islam secara global.

“Hal ini sangat penting dilakukan khususnya oleh lembaga perguruan tinggi Islam. melalui konferensi internasional ini memiliki peran penting dalam memikirkan, membantu, hingga mengentaskan krisis kemanusiaan secara global,” jelasnya.

“Kita tahu bahwa hari ini krisis kemanusiaan terjadi di Palestina, dan bagaimana Palestina ini menjadi bulan-bulanan Israel. Jadi saya kira konferensi ini sangat penting, karena teman-teman para dosen, para mahasiswa, dan para perguruan tinggi kita berkumpul di sini untuk bagaimana merumuskan penyelesaian persoalan ini,” ujarnya.

Tak hanya berkolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, konferensi internasional ini menghadirkan beberapa pembicara. Salah satunya Mahmet Asutay dari Durham University Inggris.

“Jadi selain diikuti oleh 17 perguruan tinggi, kita juga bersama-sama melakukan kegiatan konferensi dengan beberapa pembicara yaitu dari Durham University Prof Mahmet Asutay dari Inggris, lalu dari Universitas Of Lund Swedia Dr Altea Pericoli, lalu dari Internasional Islamic Universitas Malaysia Dr Arbiah Abdul Razak, dan juga dari dompet dhuafa, lalu dari UIN nya saya sendiri,” ucapnya.

Untuk peserta yang mengikuti kegiatan presentasi berjumlah 11 Ruang, 11 moderator, 160 artikel, 800 presenter, dan total peserta yang terlibat 1.251 orang. “Jadi ini adalah kegiatan internasional yang berkaitan dengan ekonomi Islam, bisnis, manajemen, dan akuntansi,” pungkasnya.

 

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun 2023 Makanan Halal Indonesia Harus Jadi Nomor 1 Dunia

    Tahun 2023 Makanan Halal Indonesia Harus Jadi Nomor 1 Dunia

    • calendar_month Rab, 25 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Pemerintah menargetkan makanan dan minuman halal Indonesia akan menjadi nomor satu dunia di 2023. Pernyataan ini disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama Aqil Irham saat menghadiri Halal Industry Event, di Thamrin City, Jakarta. Dalam event yang juga dihadiri Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin ini, juga diluncurkan State of The Global […]

  • Dari Semangat Kelas Menulis Melahirkan 4 Jurnal

    Dari Semangat Kelas Menulis Melahirkan 4 Jurnal

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    Wahyudin Darmalaksana, Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung SPI-BANDUNG Kelas Menulis adalah sebuah unit di Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Kelas Menulis berdiri secara resmi tanggal 26 Mei 2020 berdasarkan Surat Keputusan Dekan. Pendirian Kelas Menulis mendapat inspirasi dari keberadaan Writing Center yang menjamur di berbagai pendidikan tinggi dunia. Ia […]

  • Wakil Gubernur Jabar: Jati Diri Anak Muda, Hormati yang Tua Sayangi Sesama

    Wakil Gubernur Jabar: Jati Diri Anak Muda, Hormati yang Tua Sayangi Sesama

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com –Suasana haru dan semangat kebersamaan mewarnai peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2025 yang digelar di GOR Saparua, Kota Bandung. Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan yang membuka acara menekankan pentingnya mengembalikan jati diri anak-anak muda agar kembali menghormati orang tua dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya luhur bangsa. “Sekarang anak-anak muda kita pada sombong, […]

  • Bom Waktu Amarah: Ketika Akal Sehat Terhimpit “Kegilaan” Elit

    Bom Waktu Amarah: Ketika Akal Sehat Terhimpit “Kegilaan” Elit

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mayoritas kita yang masih mencoba waras saat ini mungkin sepakat: bangsa ini sedang tidak baik-baik saja. Dari carut-marut penegakan hukum hingga gaya hidup mewah (hedonisme) para elit yang dipamerkan tanpa rasa malu di tengah bencana yang melanda pelosok negeri. Rasanya, harapan sedang berada di titik nadir. Kita seperti sedang mengantre, hanya tinggal menunggu […]

  • Wadek 3 FAH, Dr. Dadan: “Mahasiswa Prestasi Berkarakter Tangguh, Ulet, Berkualitas”

    Wadek 3 FAH, Dr. Dadan: “Mahasiswa Prestasi Berkarakter Tangguh, Ulet, Berkualitas”

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung semakin mempertegas komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter pribadi yang tangguh, ulet, dan berkualitas. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Dekan III FAH UIN Bandung Dr. Dadan Firdaus, M.Ag., usai acara “The Humanis Awards”, sebuah ajang […]

  • Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

    Tumbuhkan Budaya Literasi Generasi Alfa Jadi Fokus Kajian UI

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang dirilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia termasuk dalam 10 negara dengan tingkat literasi paling rendah. Menurut Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, budaya literasi menurun pada generasi muda karena kurangnya koleksi buku dan jumlah penulisnya. Dari 273 juta […]

expand_less