Kamis, 25 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Koperasi Merah Putih dan Kapitalisme

Koperasi Merah Putih dan Kapitalisme

  • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Sen, 22 Jun 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com —  Bagi Mohammad Hatta, koperasi adalah pilar utama demokrasi ekonomi yang berasaskan kekeluargaan dan gotong royong. Beliau memandangnya sebagai alat perjuangan rakyat untuk mencapai kesejahteraan bersama dan melawan monopoli sistem kapitalis, menjadikannya tonggak kemandirian bangsa Indonesia.

 

Pemikiran Bung Hatta mengenai koperasi mencakup beberapa poin fundamental:

 

1. Demokrasi Ekonomi

 

Koperasi adalah wujud konkret dari Pasal 33 UUD 1945, di mana perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan.Kekuatan dari Bawah: Koperasi harus tumbuh dari kesadaran, inisiatif, dan swadaya masyarakat itu sendiri, bukan paksaan atau milik negara.

 

2. Menghindari Kapitalisme

 

Koperasi dijadikan alat untuk mencegah penguasaan ekonomi oleh segelintir pemodal besar, sehingga kekayaan terdistribusi secara adil bagi seluruh rakyat.

 

3. Pendidikan Rakyat

 

Selain fungsi ekonomi, koperasi berfungsi mendidik anggotanya untuk bertanggung jawab, mandiri, disiplin, dan memiliki kesadaran kolektif.

 

Atas dedikasi dan pemikirannya yang visioner ini, beliau dianugerahi gelar sebagai Bapak Koperasi Indonesia pada 17 Juli 1953 di Bandung.

 

Tapi rakyat selama ini tak mampu menghidupkan koperasi karena selain manajemen yang lemah juga kalah oleh persaingan dengan kapitalisme Alfamart, Indomaret, Yomart, Borma dan Griya yang semuanya milik kaum pemilik modal dan konglomerat.

 

Dalam kondisi koperasi tak mampu melawan kapitalisme, kata Al-Mukarom Rocky Gerung, maka kewajiban negara menyelenggarakan koperasi untuk rakyat. Bahwa itu top down bukan bottom-up, gak apa-apa karena kapitalisme sudah mencengkram hampir ke semua pelosok desa. Kalau negara tidak inisiatif, maka kapitalisme tak akan pernah bisa dilawan.

 

Lucunya, sekelompok orang lugu, dengan semangat kepolosan, menyerukan hentikan Koperasi Merah Putih. Artinya, mereka tanpa sadar bersuara: “Dukung kapitalisme!! Dukung konglomerat!! Dukung Taipan dan oligarki!!” Pertahankan kesenjangan ekonomi!!” ✊✊💪

  • Penulis: Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ayo Kenali Amin Hambali, Wisudawan Disabilitas UIN Walisongo yang Penuh Kreatifitas

    Ayo Kenali Amin Hambali, Wisudawan Disabilitas UIN Walisongo yang Penuh Kreatifitas

    • calendar_month Sab, 2 Nov 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (SEMARANG) — Muhammad Amin Hambali, seorang tuna netra asal Desa Jlumpang, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, hari ini menuntaskan kuliah kesarjanaannya. Anak dari almarhum Muchlasin dan Marijati ini menjadi salah satu wisudawan pada Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Muhammad Amin menyelesaikan kuliah jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Keterbatasan Amin tidak […]

  • Mengagumi Ulama dan Artisme

    Mengagumi Ulama dan Artisme

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mengagumi seorang ulama tanpa ulama itu pernah benar-benar menyadarkan kita secara pribadi, adalah artisme, yaitu psikologi kekaguman yang tak ada bedanya dengan mengagumi sosok, tokoh atau artis pada umumnya.   Pertama, ulama itu bukan untuk dikagumi tapi diserap ilmunya dan diamalkan sebisanya. Bila tak ada yang bisa diserap ilmunya sesuai minat dan kapasitas […]

  • Kemenag: untuk Dakwah dan Kemaslahatan, Pesantren Harus Manfaatkan Teknologi

    Kemenag: untuk Dakwah dan Kemaslahatan, Pesantren Harus Manfaatkan Teknologi

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Pondok pesantren harus dapat merespons tantangan digital. Adaptasi terhadap teknologi merupakan hal yang tidak dapat dihindari bagi pesantren jika ingin tetap relevan dan berkontribusi dalam masyarakat. “Pesantren harus menjadi pionir dalam memanfaatkan teknologi untuk dakwah dan kemaslahatan umat,” ujar Staf Khusus Menag Nuruzzaman saat membuka KOPDARNAS 7 Arus Informasi Santri Nusantara (AIS), di […]

  • Penguatan Kompetensi Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Bedah Kurikulum

    Penguatan Kompetensi Global, Prodi Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Bedah Kurikulum

    • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Bedah Kurikulum bersama Putri Diesy Fitriani, S.E.Sy., M.E., di Aula FEBI, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan relevansi akademik dengan kebutuhan industri keuangan syariah yang berkembang pesat secara global. Hadir […]

  • Masjid Baitul Huda: Makan, Pangkas Rambut Gratis Hingga Kajian

    Masjid Baitul Huda: Makan, Pangkas Rambut Gratis Hingga Kajian

    • calendar_month Sab, 8 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    NUBANDUNG.ID — Masjid Baitul Huda di Jalan Terusan Jakarta No. 138, Antapani Tengah, Kota Bandung sukses memakmurkan masjid dengan menarik banyak jemaah melalui berbagai program unggulannya. Program paling populer yang membuat jemaah sering berdatangan adalah makan siang gratisnya. Program ini adalah program utama untuk menggaet jemaah agar istiqomah datang ke Masjid Baitul Huda. “Program makan-makan […]

  • Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H, di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS

    Posisi Hilal Awal Syawal 1446 H, di Bawah Imkanur Rukyah MABIMS

    • calendar_month Sab, 29 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta kanal31 .com — Kementerian Agama menggelar Sidang Isbat (Penetapan) Awal Syawal 1446 Hijriyah, di Auditorium HM Rasjidi Kantor Kementerian Agama Jakarta, Sabtu (29/3/2025). Sidang yang diikuti oleh perwakilan ormas Islam, perwakilan duta besar negara sahabat, serta jajaran Kemenag ini diawali dengan Seminar Sidang Isbat Syawal yang mengangkat tema Antara Tradisi, Sains, dan Regulasi. Dalam […]

expand_less