Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Al-Imtizaj, Masjid Unik Ala China di Bandung

Al-Imtizaj, Masjid Unik Ala China di Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Nuansa merah terasa dominan ketika jamaah melangkahkan kaki ke dalam Masjid al-Imtizaj. Berbeda dari masjid pada umumnya yang bernuansa Timur Tengah, masjid yang terletak di Jalan ABC, Kota Bandung, Jawa Barat, ini memiliki arsitektur yang sangat unik.

Pembangunan masjid yang dimulai sejak 2008 ini memanfaatkan bangunan bekas mal dan memiliki gaya arsitektur China. Masjid tersebut berada di area perkantoran dan perdagangan sehingga shaf shalat penuh tiap memasuki waktu shalat.

Ornamen khas China dari bangunan masjid, yaitu warna merah dan kuning, tapi lebih mendominasi merah. Masjid ini juga menggunakan lampion di luar area masjid dan di dalam area tempat shalat.

Menurut salah seorang pengurus Masjid al-Imtizaj, Anen, masjid tersebut selesai dibangun pada 2010. Penggerak utama pembangunan masjid yaitu mantan gubernur Jawa Barat, Nuriana.

“Masjid ini mulai dibangun tahun 2008, selesai tahun 2010 langsung dibuka, tadinya bekas mal. Pak Nuriana sebagai penggerak,” ujar Anen dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).

Masjid yang terdiri atas dua lantai tersebut dapat menampung jamaah hingga mencapai 200 orang. Selain shalat, masjid ini juga menjadi tempat bagi warga non-Muslim yang ingin menjadi mualaf.

Kehadiran masjid ini tidak hanya menjadi tempat untuk shalat. Di Kabupaten Agam, ada Masjid Nur Taqwa, masjid tua yang telah berperan penting bagi sendi kehidupan masyarakat.

Masjid ini awalnya bernama Surau Koto Tuo, kemudian diubah namanya menjadi Masjid Nur Taqwa sejak 1990-an. Masjid yang berlokasi di Kelurahan Pasar Baru, Nagari Koto Tuo, Kabupaten Agam, ini didirikan pada 1966 di tanah yang diwakafkan oleh dermawan dari masyarakat setempat.

“Nama Masjid Nur Taqwa dinilai lebih mempererat hubungan masyarakat karena masjid milik bersama umat Islam,” kata Ketua Pengurus Masjid Nur Taqwa, Eriswan Karani.

Sejak dulu, masjid ini sekaligus tempat musafir beristirahat pada dalam hari. Banyak para pedagang dari berbagai daerah lain menginap di Surau Koto Tuo setiap Senin dan Jumat. Karena dua hari itu, adalah hari pasar di Pasar Baru Koto Tuo.

Masjid Nur Taqwa kini memiliki bangunan dengan gaya berpaduan Indonesia dan Timur Tengah. Bangunan masjid bertingkat dua dengan luas 15 x 13 meter persegi, menampung sekitar 500 orang.

“Dinding masjid, keramiknya itu mirip dengan Masjid Nabawi dahulu. Pintu memiliki ukiran khas Indonesia. Kubah berwarna hijau seperti warna kubah Masjid Nabawi,” kata Sekretaris Masjid Nur Taqwa, Abdullah.

Pada Ramadhan 1443 H, berbagai kegiatan dilaksanakan, seperti majelis taklim dan pengajian selepas Shalat Isya, menjelang Shalat Tarawih.

“Pada 10 hari terakhir, selepas Isya kami langsung melaksanakan Shalat Tarawih dengan bacaan ayat Aquran satu juz, tidak ada tausiyah,” kata Abdullah.

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sertifikasi Pembimbing: Kunci Pelayanan Haji yang Prima

    Sertifikasi Pembimbing: Kunci Pelayanan Haji yang Prima

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JATINANGOR kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menggelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah Profesional Angkatan XXXIV Mandiri. Kegiatan ini berlangsung pada 21–28 April 2025 di Aula Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebanyak 122 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian.   Program sertifikasi ini terselenggara atas kerja sama […]

  • Begini Cara Kemenag Perkuat Pendidikan Keagamaan di Wilayah 3T

    Begini Cara Kemenag Perkuat Pendidikan Keagamaan di Wilayah 3T

    • calendar_month Kam, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk memperkuat layanan pendidikan keagamaan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan moral dan sosial masyarakat. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hal tersebut saat memberikan arahan pada Rakernas Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis […]

  • Selamat! IJIMS UIN Salatiga Masuk 15 Jurnal Terbaik Dunia

    Selamat! IJIMS UIN Salatiga Masuk 15 Jurnal Terbaik Dunia

    • calendar_month Jum, 15 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) kembali mengukir prestasi di level dunia. Indonesian Journal of Islam and Muslims Societies (IJIMS) yang diterbitkan UIN Salatiga masuk dalam deretan lima belas jurnall terbaik dunia dari 547 jurnal yang terindeks Scopus dalam kategori Studi Keagamaan (religious studies). IJIMS menjadi satu-satunya jurnal dari Indonesia yang menempati posisi tersebut. […]

  • Dinamika Politik Digital di Asia Tenggara: Seminar Internasional UIN Bandung Bahas Demokratisasi dan Manipulasi Algoritmis

    Dinamika Politik Digital di Asia Tenggara: Seminar Internasional UIN Bandung Bahas Demokratisasi dan Manipulasi Algoritmis

    • calendar_month Jum, 14 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM -– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati (SGD) Bandung menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Social Media and Politics in Southeast Asia” di Aula FISIP UIN SGD, Lt. 1, Kamis, (13/2/2025) pukul 08.30 – 12.00 WIB. Diselenggarakan oleh Centre for Asian Social Science Research (CASR), seminar ini menghadirkan dua akademisi […]

  • Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    • calendar_month Sen, 8 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT kanal31.com — Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) terus digaungkan sebagai upaya menanamkan nilai kasih sayang di lingkungan pendidikan keagamaan di Indonesia.   Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa pendidikan berbasis cinta harus menerapkan prinsip afirmasi positif dalam implementasinya.   “Proses […]

  • Inspiratif, Siti Nurjanah Lulus S1, Lanjut S2 dan S3

    Inspiratif, Siti Nurjanah Lulus S1, Lanjut S2 dan S3

    • calendar_month Sab, 13 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Adalah Siti Nurjanah lahir tahun 1997 masuk S1 Jurusan Studi Agama-Agama (SAA) Fakultas Ushuluddin (FU) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Tahun 2015. Lulus meraih gelar sarjana Tahun 2019. Penulis Skripsi dengan judul “Nilai Agama dan Budaya dalam Tradisi Perayaan Imlek (Studi terhadap Agama Khonghucu dan Agama Tao pada Kelenteng Kong Miao dan Wihara Sinar […]

expand_less