Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Al-Imtizaj, Masjid Unik Ala China di Bandung

Al-Imtizaj, Masjid Unik Ala China di Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Nuansa merah terasa dominan ketika jamaah melangkahkan kaki ke dalam Masjid al-Imtizaj. Berbeda dari masjid pada umumnya yang bernuansa Timur Tengah, masjid yang terletak di Jalan ABC, Kota Bandung, Jawa Barat, ini memiliki arsitektur yang sangat unik.

Pembangunan masjid yang dimulai sejak 2008 ini memanfaatkan bangunan bekas mal dan memiliki gaya arsitektur China. Masjid tersebut berada di area perkantoran dan perdagangan sehingga shaf shalat penuh tiap memasuki waktu shalat.

Ornamen khas China dari bangunan masjid, yaitu warna merah dan kuning, tapi lebih mendominasi merah. Masjid ini juga menggunakan lampion di luar area masjid dan di dalam area tempat shalat.

Menurut salah seorang pengurus Masjid al-Imtizaj, Anen, masjid tersebut selesai dibangun pada 2010. Penggerak utama pembangunan masjid yaitu mantan gubernur Jawa Barat, Nuriana.

“Masjid ini mulai dibangun tahun 2008, selesai tahun 2010 langsung dibuka, tadinya bekas mal. Pak Nuriana sebagai penggerak,” ujar Anen dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).

Masjid yang terdiri atas dua lantai tersebut dapat menampung jamaah hingga mencapai 200 orang. Selain shalat, masjid ini juga menjadi tempat bagi warga non-Muslim yang ingin menjadi mualaf.

Kehadiran masjid ini tidak hanya menjadi tempat untuk shalat. Di Kabupaten Agam, ada Masjid Nur Taqwa, masjid tua yang telah berperan penting bagi sendi kehidupan masyarakat.

Masjid ini awalnya bernama Surau Koto Tuo, kemudian diubah namanya menjadi Masjid Nur Taqwa sejak 1990-an. Masjid yang berlokasi di Kelurahan Pasar Baru, Nagari Koto Tuo, Kabupaten Agam, ini didirikan pada 1966 di tanah yang diwakafkan oleh dermawan dari masyarakat setempat.

“Nama Masjid Nur Taqwa dinilai lebih mempererat hubungan masyarakat karena masjid milik bersama umat Islam,” kata Ketua Pengurus Masjid Nur Taqwa, Eriswan Karani.

Sejak dulu, masjid ini sekaligus tempat musafir beristirahat pada dalam hari. Banyak para pedagang dari berbagai daerah lain menginap di Surau Koto Tuo setiap Senin dan Jumat. Karena dua hari itu, adalah hari pasar di Pasar Baru Koto Tuo.

Masjid Nur Taqwa kini memiliki bangunan dengan gaya berpaduan Indonesia dan Timur Tengah. Bangunan masjid bertingkat dua dengan luas 15 x 13 meter persegi, menampung sekitar 500 orang.

“Dinding masjid, keramiknya itu mirip dengan Masjid Nabawi dahulu. Pintu memiliki ukiran khas Indonesia. Kubah berwarna hijau seperti warna kubah Masjid Nabawi,” kata Sekretaris Masjid Nur Taqwa, Abdullah.

Pada Ramadhan 1443 H, berbagai kegiatan dilaksanakan, seperti majelis taklim dan pengajian selepas Shalat Isya, menjelang Shalat Tarawih.

“Pada 10 hari terakhir, selepas Isya kami langsung melaksanakan Shalat Tarawih dengan bacaan ayat Aquran satu juz, tidak ada tausiyah,” kata Abdullah.

 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inilah Kisah Guru Besar Sastra Arab Kembangkan Ilmu Perpustakaan

    Inilah Kisah Guru Besar Sastra Arab Kembangkan Ilmu Perpustakaan

    • calendar_month Kam, 22 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Dr. Anis Masruri, S.Ag, SIP, M.Si, Dosen Prodi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan salah satu perguruan tinggi yang menyelenggarakan program studi ilmu perpustakaan hampir di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari pendidikan vokasi (D-3) maupun pendidikan kesarjanaan, mulai dari S-1, S-2, sampai dengan S-3. […]

  • MPLS 2025, Farhan Ajak Anak-Anak Menjadi Pelajar Sejati dan Berkarakter

    MPLS 2025, Farhan Ajak Anak-Anak Menjadi Pelajar Sejati dan Berkarakter

    • calendar_month Sen, 14 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2025 di Kota Bandung resmi dimulai. Pada momen ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, berharap MPLS menjadi langkah awal yang bermakna bagi seluruh peserta didik baru. “Di sinilah anak-anak akan memulai perjalanan panjang untuk menemukan jati dirinya sebagai insan pembelajar sejati,” ujar Farhan saat membuka […]

  • Mengagumi Ulama dan Artisme

    Mengagumi Ulama dan Artisme

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Mengagumi seorang ulama tanpa ulama itu pernah benar-benar menyadarkan kita secara pribadi, adalah artisme, yaitu psikologi kekaguman yang tak ada bedanya dengan mengagumi sosok, tokoh atau artis pada umumnya.   Pertama, ulama itu bukan untuk dikagumi tapi diserap ilmunya dan diamalkan sebisanya. Bila tak ada yang bisa diserap ilmunya sesuai minat dan kapasitas […]

  • Peringatan Isra Mikraj, Pesan Menag: Mari Tegakkan Salat!

    Peringatan Isra Mikraj, Pesan Menag: Mari Tegakkan Salat!

    • calendar_month Sen, 27 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA KANAL31.COM — Umat Islam memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad saw. Menag Nasaruddin Umar mengatakan, salah satu pesan terpenting dari peristiwa Isra Mikraj adalah Salat. Menag ajak umat Islam untuk menegakkan Salat. Isra Mikraj adalah peristiwa monumental yang membawa pesan mendalam bagi umat manusia. Isra’ Mi’raj menjadi perjalanan suci dan bersejarah sekaligus titik balik kebangkitan […]

  • Prof John L. Esposito Wafat

    Prof John L. Esposito Wafat

    • calendar_month Jum, 17 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Sarjana studi Islam terkenal Profesor John L. Esposito telah meninggal dunia.   Profesor John L. Esposito adalah salah satu cendekiawan Islam dan studi Islam paling berpengaruh di dunia. Sebagai seorang akademisi Amerika di Universitas Georgetown, ia mengabdikan lebih dari lima dekade untuk mempelajari Islam, masyarakat Muslim, dan hubungan Muslim-Barat.   Esposito memberikan kontribusi […]

  • Baik-Buruk Indonesia

    Baik-Buruk Indonesia

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com — Saudaraku, di negeri yang lahir dari laut dan letusan gunung, angin membawa doa dari seribu bahasa, dan hujan jatuh seperti ingatan nenek moyang yang tak pernah selesai diceritakan. Indonesia adalah sawah yang memantulkan langit, jalan kecil dengan warung kopi yang tetap hidup meski listrik padam dan dompet paspasan. Ia rumah bagi tangan-tangan […]

expand_less