Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

Lanjutkan Program Merdeka Belajar!

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com— UIN Bandung menggelar upacara bendera memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di halaman Aula Anwar Musaddad, Rabu (02/05/2024).

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof Rosihon Anwar menyampaikan pesan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, untuk melanjutkan program Merdeka Belajar.

Dijelaskan, lima tahun bukan waktu yang sebentar untuk menjalankan tugas memimpin gerakan merdeka belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan yang menyeluruh. “Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang kita cita-citakan,” tegasnya.

Tanggal 2 Mei adalah lahirnya tokoh pendidikan Indonesia, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau yang lebih dikenal Ki Hajar Dewantara. Sosok ini dalam hidupnya terus memperjuangkan hak-hak pendidikan bagi semua kalangan, termasuk anak-anak kaum pribumi saat Indonesia masih di bawah kolonial Belanda.

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mendukung kelanjutan program Merdeka Belajar. Menurutnya, semangat program ini adalah memanusiakan manusia karena memberi ruang pembelajaran sesuai keragaman karakter siswa.

“Merdeka Belajar berangkat dari semangat memanusiakan manusia. Saya mendukung program ini untuk dilanjutkan,” tandasnya.

Merdeka Belajar memberi kesempatan yang lebih luas bagi siswa dalam mengeksplorasi minat dan bakat. Mereka dapat memilih jalur pendidikan yang sesuai. Diharapkan menumbuhkan semangat belajar dan mengakselerasi kemajuan bangsa.

Selain fungsi keagamaan, Kemenag juga mengemban tugas pendidikan agama dan keagamaan. Data per Desember 2023, Kemenag membina sekitar 86.343 madrasah, negeri dan swasta. Total ada 10.462.392 siswa dari jenjang dasar hingga menengah.

“Ada juga santri Pendidikan Diniyah Formal, Pendidikan Kesetaraan, dan Pendidikan Muadalah pada pondok pesantren yang jumlahnya juga ratusan ribu,” papar Gus Men.

“Ini belum termasuk siswa pada lembaga pendidikan agama dan keagamaan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu yang juga dibina Kemenag,” tandasnya.*

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat! UIN Mataram Unggul, Lahir Duta-duta Kelas Menulis FUSA

    Selamat! UIN Mataram Unggul, Lahir Duta-duta Kelas Menulis FUSA

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Mataram) — Sivitas akademik UIN Mataram tengah berbahagia. Pasalnya, universitas terkemuka ini baru saja meraih akreditasi unggul hari Selasa, 3 September 2024.     Prof. Dr. H. Masnun, M. Ag., Rektor UIN Mataram mengungkapkan capaian akreditasi unggul. “Kami meraih anugerah peringkat unggul akreditasi institusi sebagai capain kinerja seluruh sivitas akademik,” ungkapnya kepada Tim Kelas […]

  • Transformasi Kurikulum Berbasis Cinta ala UIN Bandung 

    Transformasi Kurikulum Berbasis Cinta ala UIN Bandung 

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Workshop Evaluasi Kurikulum di Aula Fakultas Dakwah dan Komunikasi lantai 4, Kamis (25/9/2025). Workshop bertajuk “Transformasi Kurikulum Prodi Berbasis Cinta, OBE, Rahmatan Lil’alamin, dan SMART, Menguatkan Lulusan Unggul, Kompetitif, dan Inovatif Berdampak di Asia Tenggara” ini menghadirkan narasumber Dr. Rusman, S.Pd., M.Pd, dosen Pengembangan Kurikulum Universitas […]

  • UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Workshop Evaluasi Diri Submit Jurnal Terindeks Scopus

    UIN Sunan Gunung Djati Bandung Gelar Workshop Evaluasi Diri Submit Jurnal Terindeks Scopus

    • calendar_month Sen, 20 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Jurnal ilmiah sedang didorong supaya terindeks Scopus. Ini menjadi kebijakan di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Periode (2023-2027), memiliki target 10 jurnal terindeks Scopus pada 2027. Saat ini, 2 jurnal sudah raih index Scopus. Kebijakan Rektor ditempuh dengan berbagai agenda. Antara lain […]

  • Umat Tak Perlu Pinjol, Kemenag-Baznas Luncurkan Program Microfinance Masjid

    Umat Tak Perlu Pinjol, Kemenag-Baznas Luncurkan Program Microfinance Masjid

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan program Baznas Microfinance Masjid Berdaya Berdampak (BMM Madada) untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pinjaman online (pinjol). Hal itu dilakukan pada acara Madada Festival yang digelar Subdit Kemasjidan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag RI. […]

  • Ruang Berbagi Latihan Penulisan Makalah untuk Publikasi Ilmiah

    Ruang Berbagi Latihan Penulisan Makalah untuk Publikasi Ilmiah

    • calendar_month Sab, 7 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Mahasiswa sedang giat publikasi makalah (artikel) di jurnal ilmiah. Sejak awal pandemi tahun 2020 sampai sekarang ini, lebih dari 600 artikel mahasiswa berhasil publikasi di jurnal ilmiah.  Klik, 29 artikel mahasiswa PTKIN  Klik, 2020-2021 terbit 476 artikel Klik, 2022 terbit 130 artikel Hasil ini merupakan capaian mahasiswa dalam penguatan skill penulisan artikel ilmiah. Artikel-artikel mahasiswa tersebut diharapkan […]

  • Perundingan Damai Gagal, Siap-siap Iran vs Amerika Perang Lagi

    Perundingan Damai Gagal, Siap-siap Iran vs Amerika Perang Lagi

    • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Sesuai prediksi, perundingan damai Iran vs Amerika bakal gagal. Benar adanya. Kedua belah pihak tak mau berdamai. AS ingin Iran tutup total nuklir. Iran jelas tak mau, itulah senjata andalan. Akankah perang kembali meletus? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Dua raksasa, Iran dan Amerika Serikat, janjian “berdamai” di Islamabad. Hasilnya malah […]

expand_less