Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

Mengapa Banyak Hal Teringat Saat Shalat?

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Shalat merupakan ibadah utama dalam Islam yang membutuhkan kekhusyukan dan kehadiran hati. Namun, seringkali individu mengalami fenomena di mana berbagai pikiran, bahkan ide penting, justru muncul saat shalat dan menghilang setelahnya. Tulisan ini menelaah fenomena tersebut melalui pendekatan tasawuf dengan konsep muroqobah, serta psikologi kognitif dan atensi.

Shalat dalam Islam merupakan perjumpaan hamba dengan Allah SWT, sebagaimana sabda Nabi Muhammad ﷺ:
«الصَّلَاةُ مِعْرَاجُ الْمُؤْمِنِ»
“Shalat adalah mi’raj (pendakian spiritual) seorang mukmin.” (HR. Al-Baihaqi)

Namun banyak umat Islam mengeluhkan bahwa saat shalat justru muncul berbagai lintasan pikiran, seperti ide, rencana, atau bahkan hal-hal yang sebelumnya tak terpikirkan. Anehnya, setelah salam, pikiran-pikiran tersebut sering kali lenyap. Apa makna fenomena ini? Apakah ini gangguan atau malah bentuk hadirnya kesadaran? Bagaimana Islam dan ilmu psikologi melihatnya?

Penjelasan Banyak Hal Teringat Saat Shalat

Secara psikologi, fenomena munculnya banyak pikiran saat shalat dapat dijelaskan melalui beberapa konsep.

Teori Relaksasi Mental

Shalat adalah aktivitas yang melibatkan pengulangan gerakan, irama bacaan, dan konsentrasi, yang menciptakan kondisi serupa meditasi. Dalam keadaan tenang ini, otak masuk ke gelombang alpha atau bahkan theta, yang mendukung munculnya memori bawah sadar. Ini menjelaskan mengapa ide-ide atau hal-hal yang sebelumnya terlupakan tiba-tiba muncul dalam shalat, otak dalam keadaan optimal untuk asosiasi dan penggalian informasi terdalam.

Default Mode Network (DMN)

DMN adalah jaringan saraf di otak yang aktif saat seseorang tidak fokus pada dunia luar, seperti saat melamun atau berdoa. DMN berperan dalam introspeksi dan pemanggilan memori jangka panjang. Saat seseorang dalam shalat, perhatian ke dunia luar berkurang, sehingga DMN aktif, dan pikiran bawah sadar pun lebih bebas mengalir. Itulah sebabnya orang tiba-tiba “teringat” banyak hal saat shalat.

Selective Attention & Working Memory

Shalat menuntut fokus terbagi (divided attention). Namun, jika muroqobah tidak kuat, perhatian bisa berpindah ke working memory, yang menyimpan informasi jangka pendek, termasuk pikiran sehari-hari yang belum selesai diproses. Karena itu, segala hal yang dianggap “penting tapi tertunda” oleh otak bisa muncul saat shalat sebagai “pengingat internal”.

Dalam Tinjauan Religi dan Spiritualitas, fenomena ini juga dapat dimaknai secara spiritual. Isyarat Allah untuk Introspeksi.
Pikiran yang muncul dalam shalat bisa menjadi bahan muhasabah, Allah mungkin sedang membuka hijab agar kita merenungi apa yang penting tapi terlupakan.

Ujian Khusyuk, gangguan pikiran adalah ujian dalam mencapai khusyuk. Dalam Al-Qur’an, Allah menyebutkan:
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ ۝ الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
“Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) yang khusyuk dalam shalatnya.” (QS. Al-Mu’minun: 1-2)

Tahapan Ruhani, dalam tasawuf munculnya lintasan hati (khawatir) adalah tahapan yang akan dilewati dalam perjalanan menuju fana’, dan harus ditundukkan dengan dzikir dan muroqobah yang konsisten.

Solusi Meningkatkan Muroqobah dan Fokus dalam Shalat

Untuk menjaga fokus dan mengelola pikiran yang muncul saat shalat, perlu perkuat niat dan persiapan shalat. Menghadirkan niat dengan sungguh-sungguh, serta tenangkan diri sebelum takbir. Melatih teknik perhatian sadar (mindfulness islami), misalnya dengan memahami arti bacaan shalat, dan menghubungkan gerakan dengan dzikir hati.

Catat lintasan penting setelah shalat. Bila muncul ide penting saat shalat, perlu sediakan catatan setelahnya agar tidak hilang. Ini menghindarkan stres karena “takut lupa”.

Konsisten muroqobah di luar shalat. Orang yang terbiasa sadar akan Allah dalam aktivitas harian lebih mudah mempertahankan kekhusyukan dalam shalat.

Konsep Muroqobah dalam Shalat

Dalam tasawuf, muroqobah bermakna kesadaran terus-menerus bahwa Allah SWT mengawasi hamba-Nya. Ini sejalan dengan makna ihsan, sebagaimana disebut dalam hadits Jibril:

“أن تعبد الله كأنك تراه، فإن لم تكن تراه فإنه يراك.”
“Engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihat-Nya. Jika engkau tidak bisa melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu” (HR. Muslim).

Muroqobah melatih hati untuk hadir sepenuhnya dalam shalat, menyadari bahwa setiap gerak dan lafadz diamati oleh Allah. Dalam keadaan ini, pikiran liar bisa muncul, bukan sebagai gangguan semata, melainkan sebagai cermin kejujuran batiniah apa yang sebenarnya sedang mengisi benak seseorang.

Imam Al-Ghazali menjelaskan dalam Ihya’ Ulumuddin, bahwa saat shalat, ruh seseorang sedang mendekat kepada Allah. Namun, nafs (jiwa) yang belum sepenuhnya tunduk bisa mengajak pikiran melayang. Oleh karena itu, muroqobah perlu dibarengi dengan mujahadah (kesungguhan melawan hawa nafsu) agar fokus terjaga.

 

Fenomena mengingat banyak hal saat shalat bukanlah gangguan murni, melainkan cerminan dinamika batin manusia yang tengah menapaki jalur ruhani. Dalam tinjauan tasawuf, itu menunjukkan pentingnya muroqobah agar shalat menjadi pengalaman spiritual sejati. Dalam psikologi, hal itu selaras dengan kerja memori bawah sadar saat otak dalam kondisi tenang.

Dengan memahami dua pendekatan ini, kita tidak hanya bisa menyikapi fenomena ini secara bijak, tapi juga memperbaiki kualitas shalat dan meningkatkan kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung. 

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Membanderol Biaya PPG Jadi Rp.6 Juta ?

    Siapa Membanderol Biaya PPG Jadi Rp.6 Juta ?

    • calendar_month Sel, 5 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    FTK UIN BANDUNG BUKA SUARA kanal31.com – FAKULTAS Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung memberikan klarifikasi terkait biaya Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2024. Klarifikasi tersebut disampaikan Penanggungjawab Bidang Keuangan PPG yang juga merupakan Wakil Dekan II FTK UIN Bandung Dr. Hariman Surya Siregar,M.A menanggapi berita sebelumnya yang menyebut […]

  • Wisuda ke-108 UIN Bandung: Prof. Rosihon Lantik 1.500 Lulusan Berkarakter Unggul

    Wisuda ke-108 UIN Bandung: Prof. Rosihon Lantik 1.500 Lulusan Berkarakter Unggul

    • calendar_month Sab, 11 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Suasana khidmat sekaligus penuh optimisme menyelimuti Gedung Anwar Musaddad pada Sabtu (11/07/2026). Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Ke-108 Lulusan Program Sarjana, Magister, dan Doktor. Di hadapan ribuan wisudawan dan orang tua yang hadir, Rektor UIN SGD Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., […]

  • Ayo Jadikan Basmalah Pedoman Hidup, Apa Maksudnya?

    Ayo Jadikan Basmalah Pedoman Hidup, Apa Maksudnya?

    • calendar_month Sab, 8 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PALANGKARAYA kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam untuk menjadikan basmalah atau bacaan Bismillahirrahmanirrahim sebagai pedoman hidup dalam setiap aktivitas, serta memperkuat kepatuhan terhadap ajaran syariat. Pesan ini disampaikan Menag saat menjadi khatib Salat Jumat di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya.   “Jangan pernah kita meninggalkan salat Jumat tiga kali berturut-turut tanpa alasan […]

  • Saatnya PTKIN Lakukan Inovasi Kemandirian BLU 

    Saatnya PTKIN Lakukan Inovasi Kemandirian BLU 

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Rektor UIN Raden Mas Said Surakarta menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Plh. Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam memperkuat tata kelola Badan Layanan Umum (BLU) berbasis digital demi mendorong kemandirian Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Komitmen kerjasama ini diimplementasikan dalam bentuk sister university melalui Pelatihan Manajemen Tata Kelola BLU Berbasis […]

  • Benteng KUA Akhirnya Hamil Perubahan,

    Benteng KUA Akhirnya Hamil Perubahan,

    • calendar_month Sab, 6 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    15 Perempuan Resmi Jadi Kepala KUA KALBAR, kanal31.com — Dari pagi emosi saya meledak-ledak. Gara-gara si bangke, Silmy Karim. Saya coba turunkan emosi dengan membahas makhluk paling anggun di dunia. Kalian tahu, selama ini KUA itu didominasi kaum adam. Sekarang tidak lagi. Terjadi perubahaan besar, perempuan bisa menjadi Kepala KUA. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak! […]

  • Facebook vs Instagram, 2 Dunia yang Sama-sama Main Algoritma tapi Beda Cara

    Facebook vs Instagram, 2 Dunia yang Sama-sama Main Algoritma tapi Beda Cara

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com —   Anda suka mendengar jokes ini ? katanya: “Facebook buat emak-emak, Instagram buat anak muda”? Nah, itu bukan sekadar candaan, tapi mencerminkan perbedaan yg nyata : bagaimana kedua platform ini bekerja.   Yang menarik, di balik perbedaannya, kedua platform ini sama-sama mengubah cara kita bersosial media.   1. Karakter Pengguna: “Kumpulan Keluarga” […]

expand_less