Selasa, 2 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » UiTM Malaysia Salurkan Sapi Kurban, Rp10 Juta, dan 250 Bingkisan Yatim Melalui Kolaborasi Internasional dengan UIN Bandung

UiTM Malaysia Salurkan Sapi Kurban, Rp10 Juta, dan 250 Bingkisan Yatim Melalui Kolaborasi Internasional dengan UIN Bandung

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 5 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com – Semangat Idul adha 1447 Hijriah menjadi momentum mempererat persaudaraan lintas negara melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional yang diselenggarakan oleh Program International Business, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia bersama Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

 

Dalam kegiatan yang berlangsung di Yayasan Al Bana Kota Bandung, UiTM Malaysia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa satu ekor sapi kurban, bantuan dana tunai sebesar Rp10.000.000, serta 250 paket bingkisan untuk anak yatim dan dhuafa.

 

Seluruh bantuan itu disalurkan melalui kolaborasi dengan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berperan sebagai mitra strategis dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat serta memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran.

 

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kedua institusi dalam memperkuat kerja sama internasional melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan Masyarakat”, demikian disampaikan oleh Prof Lilis Sulastri selaku Ketua Program Studi Manajemen, Senin (1/6/2026).

 

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag., yang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan UiTM Malaysia kepada masyarakat Indonesia melalui program kolaborasi internasional tersebut.

 

Berdampak dan Maslahat untuk Umat

 

Dalam sambutannya, Prof Dudang menegaskan bahwa kerja sama antar perguruan tinggi tidak hanya diwujudkan dalam kegiatan akademik dan penelitian, tetapi harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun jembatan kemanusiaan lintas negara. Iduladha mengajarkan nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial. Ketika nilai-nilai tersebut dipadukan dengan kerja sama internasional, maka lahirlah manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,”ungkapnya.

 

Perkuat Hubungan Persaudaraan

 

Sementara itu, perwakilan UiTM Malaysia selaku ketua delegasi Sir Mohd Isham Bin Abidin, menyampaikan “kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat hubungan persaudaraan antara Malaysia dan Indonesia melalui program tanggung jawab sosial yang berdampak langsung kepada Masyarakat, dimana kami sebelumnya telah mengadakan kegiatan serupa pada tahun lalu, dan Syukur alhamdulillah pada tahun ini di momen iedul adha kami bisa kembali menemui saudara saudara kami di Indonesia dan menyampaikan titipan bantuan dari para donator dan handai taulan di Malaysia melalui kerja keras dan upaya para mahasiswa kami di program bisnis internasional,” ungkap Sir Isham yang di damping oleh Madam Fadhilah Binti Zainal Abidin dan Encik Muszaidi Bin Mohamadiah selaku dosen yang mendampingi rombongan delegasi.

 

Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari kedua perguruan tinggi dalam program International Student Community Engagement, yang menjadi wadah pembelajaran langsung mengenai nilai kepemimpinan, kepedulian sosial, komunikasi lintas budaya, serta kolaborasi global.

 

Menebar Kebahagiaan

 

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, mahasiswa Indonesia dan Malaysia yang berjumlah 35 orang delegasi, turut berpartisipasi dalam proses penyaluran bantuan, pembagian bingkisan kepada anak yatim dan dhuafa, serta berbagai aktivitas sosial yang berlangsung di lingkungan Yayasan Al Bana Bandung, yang di kawal langsung oleh wakil dekan lll , Dr. H. Kadar Nurjaman, SE, MM,. yang membidangi bagian kerjasama mahasiswa dan alumni

 

Suasana haru dan kebahagiaan terlihat saat sebanyak 250 anak yatim dan dhuafa menerima bingkisan dan santunan yang diserahkan secara simbolis oleh perwakilan kedua institusi. Senyum dan antusiasme anak-anak menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian yang diberikan mampu menghadirkan kebahagiaan sekaligus harapan bagi mereka yang membutuhkan.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi International Sharing Session yang mengangkat tema: “Mental Health and Artificial Intelligence Era’, yang diwakili oleh Ahmad Khairul Nabil Bin Khairul Anuar dari International Business Program of UiTM Malaysia, sementara dari delegasi Manajemen FEBI UIN SGD Bandung diwakili oleh Hawa Ashfannisa, Ikhsan Nur akbar, dan Adhya Salman Mubarok.

 

Forum diskusi tersebut menghadirkan pertukaran gagasan antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya terkait kesehatan mental, transformasi digital, serta perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

 

Peserta membahas berbagai isu aktual mulai dari tekanan sosial di era media digital, fenomena kecemasan dan stres pada generasi muda, perubahan pola interaksi sosial, hingga peluang pemanfaatan AI dalam pendidikan, bisnis, dan pengembangan karier masa depan.

 

Diskusi ini menegaskan pentingnya membangun keseimbangan antara kemajuan teknologi dan kesehatan mental agar generasi muda mampu menjadi insan yang adaptif, inovatif, sekaligus memiliki ketahanan karakter yang kuat.

 

Kolaborasi Internasional

 

Melalui kegiatan ini, UiTM Malaysia dan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung berharap kolaborasi internasional yang telah terjalin dapat terus berkembang dalam berbagai program pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa, dan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan manfaat nyata bagi bangsa dan kemanusiaan.

 

“Ini menjadi bukti bahwa semangat Idul adha tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kurban semata, tetapi melalui aksi nyata berbagi, memperkuat solidaritas sosial, membangun persaudaraan lintas negara, dan menyiapkan generasi muda yang peduli terhadap masa depan kemanusiaan di tengah era transformasi teknologi global,” paparnya.

 

Sudah dua tahun berturut turut program pengabdian mayarakat melalui kegiatan Kolaborasi antara Program International Business UiTM Malaysia dan Program Studi Manajemen FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik internasional yang berfokus pada pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai kemanusiaan, keberlanjutan, dan pemberdayaan generasi muda.

 

“Dari Kurban Tumbuh Kepedulian, Dari Kolaborasi Lahir Persaudaraan, Dari Pendidikan Tercipta Masa Depan.”

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    Bikin Bangga Anak Muda Mampu Sampaikan Pendapat dan Gagasan tentang Moderasi Beragama

    • calendar_month Ming, 11 Agu 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sangat bangga dengan kemampuan anak-anak muda menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang moderasi beragama. “Saya berbesar hati karena Kementerian Agama sudah berhasil menyaring anak-anak muda yang memiliki keahlian berpidato, menyampaikan pendapat dan gagasannya tentang kebhinekaan, tentang moderasi beragama, dan tentang keberagaman,” terang Menag saat pengumuman juara Kompetisi Pidato […]

  • 7C Prinsip dalam Ilmu Komunikasi di Era Digital. Apa Aja?

    7C Prinsip dalam Ilmu Komunikasi di Era Digital. Apa Aja?

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Pengelola media sosial dituntut memahami prinsip komunikasi yang efektif agar tidak terjerat masalah hukum dan dapat menyampaikan pesan secara tepat. Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Agama Bidang Kebijakan Publik, Media/Humas, dan Pengembangan SDM, Ismail Cawidu, dalam Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Media Sosial yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas […]

  • Sa’ad bin Abi Waqqash, Sang Pembuka Gerbang Persia

    Sa’ad bin Abi Waqqash, Sang Pembuka Gerbang Persia

    • calendar_month Rab, 11 Mar 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Tulisan ke-28 Edisi Ramadan. Kisah sahabat kali ini, tentang komandan perang yang cerdas. Dalam keadaan sakit ia memimpin perang untuk menaklukkan imperium raksasa. Dialah sang pembuka gerbang Persia. Nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Sejarah kadang punya cara unik menertawakan manusia. Di satu sisi, banyak tokoh modern sibuk mengukur kehebatan lewat jumlah […]

  • Media dan Pesantren 

    Media dan Pesantren 

    • calendar_month Jum, 17 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com –Ketika melihat tayangan “Xpose Uncensored” di Trans7 yang memicu kontroversi dan kegaduhan di media sosial, sebagai santri, saya geram, marah, tidak terima, sosok Kiai yang sangat dimuliakan di kalangan pesantren, dinarasikan secara tidak proporsional dan direndahkan dengan intonasi dan diksi suara bernada sinis negatif. Saya menduga, orang-orang yang berada di belakang program tersebut […]

  • Prof Dadang Kahmad: Bangsa Indonesia Saat Ini Sedang Tidak Baik-baik Saja

    Prof Dadang Kahmad: Bangsa Indonesia Saat Ini Sedang Tidak Baik-baik Saja

    • calendar_month Sab, 20 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Dadang Kahmad MSi mengatakan bahwa bangsa Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Sebagai negara demokrasi, tutur Prof Dadang Kahmad, bangsa Indonesia sejatinya harus bisa menata semua aspek regulasi dan hal yang terkait lainnya. Hal tersebut Prof Dadang Kahmad sampaikan saat memberikan pengantar pada program “Dialektika TvMu” […]

  • Sertifikasi Pembimbing: Kunci Pelayanan Haji yang Prima

    Sertifikasi Pembimbing: Kunci Pelayanan Haji yang Prima

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JATINANGOR kanal31.com — UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menggelar Sertifikasi Pembimbing Haji dan Umrah Profesional Angkatan XXXIV Mandiri. Kegiatan ini berlangsung pada 21–28 April 2025 di Aula Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Sebanyak 122 peserta dari berbagai daerah di Indonesia turut ambil bagian.   Program sertifikasi ini terselenggara atas kerja sama […]

expand_less