Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Mengenal Afni Zulkifli, Bupati Siak, KDM Versi Perempuan

Mengenal Afni Zulkifli, Bupati Siak, KDM Versi Perempuan

  • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAK Kanal31.com –Videonya sering muncul di beranda. Sering sidak sana, sidak sini. Selalu di lapangan. Kok mirip KDM ya. Saya coba juluki beliau, KDM versi perempuan. Mari kita kenalan dengan beliau sambil seruput Koptagul, wak!

 

Negeri Siak itu seperti Istana Asserayah Hasyimiah, megah, anggun, berdiri tenang di tepi Sungai Siak yang alirannya kalem tapi dalam. Lalu datang seorang perempuan, lahir 28 Juni 1985 di Siak Sri Indrapura. Anak keluarga biasa, konon dari penjual lontong, tapi nyalinya? Itu bukan lagi segede gajah, itu sudah level kawanan gajah yang lagi demo di tengah kota.

 

Namanya Dr. Afni Zulkifli S AP M Si. Bupati Siak ke-5 sejak dilantik 4 Juni 2025. Perempuan pertama di Negeri Istana. Umur 40 tahun, tapi energinya macam arus Sungai Siak pas banjir kiriman, deras, tak kenal rem, dan kalau ikut arusnya, bisa sampai ke hilir tanpa sadar.

 

Afni ini bukan tipe pejabat duduk manis sambil senyum ke kamera. Dia itu KDM versi perempuan. Tapi, jangan salah. Ini bukan sekadar versi, ini edisi “turbo”. Blak-blakan, tanpa filter, ditambah sarkasme halus yang rasanya seperti sambal belacan, pedasnya pelan, tapi nendang sampai ubun-ubun.

 

Kariernya pun bukan jalur tol bebas hambatan. Dari jurnalis tajam, dosen Universitas Lancang Kuning, sampai tenaga ahli Menteri KLHK di usia 30-an. Saat orang lain sibuk cari parkiran hidup, dia sudah parkir di halaman kebijakan negara. Lalu pulang ke Siak, bukan untuk nostalgia, tapi untuk “bersih-bersih mesin” pemerintahan.

 

Hari kedua Lebaran 2026 jadi bukti. Orang lain masih sibuk rebahan sambil seruput sirup, Afni sudah blusukan. Bagi ketupat serundeng, cek pos pelayanan, masuk RSUD, lanjut napak tilas ke SDN 02 Kampung Dalam. Ini bukan kunjungan biasa. Ini seperti ratu turun dari singgasana, tapi langsung masuk dapur rakyat.

 

Warga langsung bengong, “Ini bupati apa CCTV berjalan?”

 

Lalu kita ingat momen legendarisnya saat di KLHK. Konflik manusia dan gajah liar. Dengan nada dingin tapi menghantam, dia bilang, “Bukan gajah yang masuk kebun bapak, tapi bapak yang masuk kebun gajah.” Itu bukan sekadar kalimat, itu tamparan ekologis pakai sarung tangan sutra.

 

Masuk bab yang bikin kepala pening tapi hati senang, mobil dinas. Tahun 2025, vendor datang nagih Rp4,8 miliar. Afni? Bukannya rapat diam-diam, malah bikin video sendiri. Ekspresi polos macam orang baru tahu harga emas naik. “Saya kira ini aset, rupanya sewa.” Dia tolak mobil baru Rp3 miliar, minta keringanan karena anggaran lagi seret. Transparansi level “buka kartu sampai ke joker”.

 

Belum habis, September 2025 dia geber RX King di drag bike. Gaspol. Siak yang biasanya tenang macam perpustakaan mendadak jadi sirkuit. Netizen teriak, “Ini bupati apa pembalap MotoGP nyasar?”

 

Masuk ke dapur rakyat, program MBG. Afni dukung, tapi tak mau jadi penonton. Dia tekan, dapur SPPG wajib pakai produk lokal. Perputaran uang bisa Rp1 miliar per dapur per bulan. Kalau uang itu keluar daerah? Sama saja Sungai Siak dialihkan ke negeri sebelah, keringlah ekonomi sendiri.

 

Saat Ramadan 2026 muncul keluhan makanan tak layak, bahkan busuk, Afni langsung gerak. Surati Badan Gizi Nasional. Di depan guru, dia bilang, “Kalau tak layak, tolak!” Ini bukan sekadar berani. Ini nekat dengan akal sehat. Kecamatan Pusako yang belum tersentuh pun dia sorot tanpa ampun.

 

Belum lagi urusan sampah. Oktober 2025 di Pasar Tuah Serumpun, Tualang, dia lihat sampah menggunung gara-gara BBM petugas seret. Langsung disemprot, “Rakyat bayar pajak, kok sampah dibiarkan?” Januari 2026 di Dayun, pasar liar KM 55, sampah berserakan, tak ada PAD. Afni ultimatum, benahi atau tutup. Ini bukan marah biasa, ini marah yang ada roadmap-nya.

 

Bahkan dia pernah pungut sampah sendiri di kawasan Istana. Tanpa sarung tangan. Itu momen yang bikin orang sadar, kadang perubahan bukan dimulai dari rapat, tapi dari tangan yang mau kotor.

 

Riwayatnya lengkap. SDN 002 Siak, MTs Darul Hikmah, SMAN 1 Siak, S1 Universitas Islam Malang, S2 Universitas Riau, doktor Universitas Pasundan 2020. Dari lontong ke doktor, dari pena ke palu kebijakan.

 

Afni itu seperti Sungai Siak saat pasang besar, tak bisa dihentikan, hanya bisa diikuti atau disiapkan perahu. Di tengah pejabat yang sibuk poles citra, dia malah poles realita.

 

Kalau ada yang bilang pemimpin ideal cuma ada di film, suruh datang ke Siak. Di Negeri Istana ini, ada satu perempuan yang bukan cuma duduk di singgasana, tapi berani turun, mengalir, bahkan melawan arus.

 

2029? Jangan kaget kalau dia naik panggung lebih tinggi. Karena gasnya sudah diinjak dalam-dalam. Lalu, Siak? Lagi menikmati sensasi dipimpin oleh badai yang tahu arah.

 

“Bang, jangan terlalu dipuji, sedang-sedang saja. Khawatir doa wakil terkabul.”

 

“Yang bagus tetap kita puji. Tapi, kalau sempat menyimpang, kita siak, eh salah, sikat juga, wak.” Ups

 

Foto Ai hanya ilustrasi

 

Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

 

  • Penulis: Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pentingnya Platform Digital dalam Dakwah

    Pentingnya Platform Digital dalam Dakwah

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA kanal31.com –Dirjen Pendidikan Islam Suyitno menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di Indonesia. Hal ini disampaikan saat memberi sambutan pada launching Gerakan Nasional Literasi Qur’an (GNLQ) dengan tajuk “Tahun Membaca Al-Qur’an”. Helat ini berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi Kemenag RI, Jakarta Pusat, Selasa (11/3/2025). Suyitno menyoroti perkembangan metode pembelajaran Al-Qur’an dari masa ke masa […]

  • Kemenag – BAZNAS Bentuk Satgas Optimalisasi Pengumpulan Zakat untuk Beasiswa

    Kemenag – BAZNAS Bentuk Satgas Optimalisasi Pengumpulan Zakat untuk Beasiswa

    • calendar_month Selasa, 30 Jul 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membentuk Satuan Tugas (Task Force) untuk mendorong optimalisasi pengumpulan zakat. Task Force ini juga bertujuan untuk menggencarkan program Beasiswa Cendekia BAZNAS 2024 yang diluncurkan pada 23 Juli 2024. Pembentukan Task Force yang terdiri dari Kemenag dan BAZNAS ini merupakan […]

  • 5 Tips Wajib untuk Jemaah Haji yang Baru Tiba di Tanah Suci

    5 Tips Wajib untuk Jemaah Haji yang Baru Tiba di Tanah Suci

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    ARAB kanal31.com –bSudah dua pekan masa operasional haji berlangsung, masih kerap dijumpai jemaah yang kebingungan ketika tiba di Bandara Arab Saudi. Untuk mengatasi hal tersebut, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, menyampaikan sejumlah tips penting agar proses kedatangan berjalan lancar. Berikut lima hal yang perlu diperhatikan jemaah: 1. Pastikan Paspor Selalu […]

  • Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    Alumni UIN Bandung Tantan Sulthon Bukhawan Terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat 2026–2031

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Alumni Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Tantan Sulthon Bukhawan, terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat periode 2026–2031. Terpilihnya Tantan menjadi capaian yang membanggakan sekaligus menunjukkan kiprah alumni UIN Bandung dalam dunia jurnalistik dan kehidupan publik. Tantan Sulthon Bukhawan merupakan alumni KPI UIN […]

  • K.H. Maman Abdurahman, Ulama Penjaga Nilai-Nilai Agama Lewat Kata dan Perbuatan

    K.H. Maman Abdurahman, Ulama Penjaga Nilai-Nilai Agama Lewat Kata dan Perbuatan

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Salah satu tokoh ulama Indonesia Prof. Dr. K.H. Maman Abdurahman, M.A, Ketua Majelis Penasihat Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) dan Ketua Umum PP Persatuan Islam masa jihad 2010 – 2015, yang juga merupakan ayahanda dari Prof. Hilman Latief, mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, wafat hari ini, Minggu (21/6/2026), di […]

  • Tok! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Tok! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H/2026 M jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada hasil Sidang Isbat (penetapan) 1 Ramadan 1447 H yang dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (17/2/2026).   “Sidang Isbat menyepakati bahwa 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari […]

expand_less