Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Siapkan Estafet Kepemimpinan, Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Uji Publik Calon Ketua Umum HMJ

Siapkan Estafet Kepemimpinan, Akuntansi Syariah UIN Bandung Gelar Uji Publik Calon Ketua Umum HMJ

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • comment 0 komentar

BANDUNG kanal31.com — Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Uji Publik Calon Ketua Umum HMJ Akuntansi Syariah Periode 2026–2027 pada Senin (12/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian Musyawarah Komisariat (MUSKOM) sebagai ruang penyampaian visi, misi, dan gagasan kepemimpinan calon ketua umum.

Uji publik dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Kadar Nurjaman, S.E., M.M., CHRA. Dalam sambutannya, menegaskan pentingnya proses kaderisasi dan demokrasi organisasi mahasiswa sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan bagi mahasiswa.

“Proses kaderisasi dan demokrasi organisasi mahasiswa merupakan sarana penting dalam membangun jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, serta penguatan budaya akademik dan organisasi di lingkungan kampus,” ujarnya.

Ketua Program Studi Akuntansi Syari’ah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM, C.PS., C.MC., CTT., didampingi oleh Sekretaris Prodi Akuntansi Syari’ah Hj. Fithri Dzikrayah, M.E.Sy., CIFA, menjelaskan bahwa uji publik kali ini diikuti oleh satu orang calon Ketua Umum HMJ Akuntansi Syariah yang sebelumnya telah dinyatakan lolos dalam tahapan verifikasi berkas dan persyaratan administrasi. Proses verifikasi dilaksanakan pada Senin, 11 Mei 2026 di Sekretariat HMJ Akuntansi Syariah UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

“Uji publik ini bukan sekadar tahapan formal organisasi, tetapi menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, visi kepemimpinan, dan komitmennya dalam membawa HMJ Akuntansi Syariah menjadi organisasi yang lebih maju, adaptif, dan berdampak,” jelasnya.

Ketua Pelaksana MUSKOM, Zachari Muhamad Aldi didampingi Ketua HMJ Akuntansi Syari’ah, Ilham Abdullah dan Ketua Umum SEMA FEBI, Parhan Abdul Aziz menjelaskan bahwa tahapan verifikasi menjadi langkah krusial untuk memastikan seluruh bakal calon memenuhi persyaratan administrasi, akademik, maupun organisasi yang telah ditetapkan. “Seluruh dokumen diperiksa dan diverifikasi secara menyeluruh guna menjaga transparansi, keadilan, serta kredibilitas proses pemilihan Ketua Umum HMJ Akuntansi Syari’ah Periode 2026–2027,” paparnya.

Mengusung tema “Estafet Kepemimpinan: Menyatukan Gagasan, Membangun Harmoni, dan Melanjutkan Inovasi Akuntansi Syariah”, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin baru yang tidak hanya memiliki kapasitas organisasi, tetapi mampu membawa HMJ Akuntansi Syariah semakin maju, inovatif, dan berprestasi.

Melalui forum uji publik, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mengenal lebih dekat program kerja, arah gerak organisasi, serta komitmen calon pemimpin HMJ Akuntansi Syariah ke depan.

Uji publik kali ini diikuti oleh satu orang calon Ketua Umum HMJ Akuntansi Syariah, yakni Andri Suwendi angkatan 2023 yang sebelumnya telah dinyatakan lolos dalam tahapan verifikasi berkas dan persyaratan administrasi.

Dalam pemaparannya, Andri mengusung visi “Mewujudkan HMJ Akuntansi Syariah yang progresif, humanis, dan berintegritas melalui reformasi sistem kaderisasi, penguatan budaya akademik, serta optimalisasi media sebagai sarana aspirasi dan informasi mahasiswa.”

Untuk merealisasikan visi itu Andri menawarkan sejumlah misi, di antaranya reformasi sistem ospek jurusan yang lebih edukatif, inklusif, dan berkelanjutan; membangun budaya organisasi yang humanis dan responsif terhadap aspirasi mahasiswa; mengembangkan media pers HMJ sebagai sarana informasi, edukasi, dan publikasi yang profesional; meningkatkan kualitas program kerja yang berdampak pada bidang akademik, sosial, dan spiritual; memperkuat solidaritas serta kolaborasi mahasiswa; hingga mendorong pengembangan potensi mahasiswa agar memiliki daya saing di tingkat lokal maupun nasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Chatleen Arcelia, Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

    Chatleen Arcelia, Mahasiswa ITB Raih Juara Utama IPSF Compounding Event Inter-Regional Competition 2022

    • calendar_month Jum, 8 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Mahasiswi tingkat akhir Sains dan Teknologi Farmasi ITB, Chatleen Arcelia memenangkan juara utama Compounding Event Inter-Regional Competition 2022 yang diselenggarakan oleh International Pharmacy Students Federation (IPSF). Dilaksanakan secara daring selama 3 bulan pada Maret-Mei, pada acara puncaknya, Kamis (19/5/2022), Chatleen berhasil menyabet juara utama dengan judul studi “Topical Formulation: Calamine Lotion” yang mewakili Indonesia, […]

  • Rektor: Pahlawan tak Pernah Lelah Berbuat Baik

    Rektor: Pahlawan tak Pernah Lelah Berbuat Baik

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Jangan pernah lelah berbuat baik. Itu adalah sifat Pahlawan, yang harus diteladani dan diimplementasikan di tengah-tengah masyarakat, dimulai dari hal paling kecil di sekitar kita untuk kemaslahatan masyarakat. Demikian pesan Rektor UIN Bandung Prof. Rosihon Anwar saat pidato peringatan Hari Pahlawan Tahun 2024, yang digelar di Kampus II UIN Bandung, Minggu (10/11/2024). Upacara […]

  • Perempuan ASN Harus Jadi Teladan di Keluarga dan Masyarakat

    Perempuan ASN Harus Jadi Teladan di Keluarga dan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 10 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag, Helmi Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran perempuan, khususnya istri aparatur sipil negara (ASN), dalam menciptakan keluarga yang harmonis dan masyarakat yang berakhlak. Hal ini disampaikannya saat memberikan pembinaan kepada Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama se-Kalimantan Timur. “Jadilah istri sebagai penyejuk hati suami. Jadilah istri yang menjadi […]

  • Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

    Tingkatkan Intelektual, Ilmu Hukum UIN Bandung Gelar Kuliah Umum Rimba 2025

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dalam rangka meningkatkan kapasitas intelektual dan reflektif mahasiswa, Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Kuliah Umum Rimba 2025 bertajuk “Membangun Kesadaran Reflektif, Kritis, dan Kontekstual: Modal Intelektual Mahasiswa Hukum di Era Transformasi Sosial.” Kuliah umum yang berlangsung di Aula Fakultas Syariah dan Hukum […]

  • Begini Cara Mandi Junub Lengkap dengan Niat dan Sunahnya

    Begini Cara Mandi Junub Lengkap dengan Niat dan Sunahnya

    • calendar_month Sel, 21 Nov 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM – Suci dari hadats kecil dan hadats besar merupakan salah satu syarat sah melaksanakan ibadah, seperti shalat, itikaf di masjid, thawaf, menyentuh mushaf, dan sebagainya. Untuk menghilangkan hadats kecil adalah dengan wudhu dan untuk menghilangkan hadats besar dengan mandi wajib atau mandi janabah yang biasa disebut mandi junub. Dikutip dari Kemenag, junub adalah ketika seseorang […]

  • Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    Bila Iran Berkuasa, Akan Dzalim Pada Muslim Sunni? 

    • calendar_month Sen, 23 Mar 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Mari kita, umat Islam, menatap masa depan dengan pikiran positif, guys. Bila Iran menang perang melawan AS-Israel dan menjadi penguasa dunia Islam, karena Iran itu Syi’ah, lalu katanya, kalau sudah berkuasa dia akan jadi jahat dan dzalim pada Muslim Sunni yang dikuasainya. Banyak yang tadinya anti penjajahan, kalau sudah jadi penguasa, jadi jahat […]

expand_less