Sabtu, 18 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » NETIZEN » Pesantren dan Feodalisme 

Pesantren dan Feodalisme 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
  • comment 0 komentar

BANDUNG Kanal31.com — Di pesantren, hidup dua kultur: Takzim dan feodalisme. Takzim adalah tradisi hormat pada guru, kyai, ulama karena ilmunya, feodalisme adalah penghormatan karena status, gelar, jabatan dan keturunan. Takzim adalah bagian dari adab mencari ilmu. Feodal adalah bagian dari kultur kekuasaan kuno dimana derajat orang dibedakan berdasarkan kelas sosial.

 

Di banyak pesantren, keduanya seringkali menyatu dan ketika masyarakat Muslim semakin modern dan berpikir makin kritis, batasan keduanya mulai dipertanyakan. Masalahnya, karena banyak kyai-ulama tanpa sadar menikmati penghormatan itu tanpa mengikis unsur feodalismenya.

 

Untuk mengembalikannya pada jalur yang benar, pesantren perlu memisahkan mana takzim, mana feodalisme. Adab dalam ilmu dan takzim ke guru-ulama adalah ajaran Islam, feodalisme adalah peninggalan tradisi kerajaan Hindu Jawa dan warisan kolonialisme Eropa.

 

Takzim pada guru-ulama hanya karena satu alasan: Ilmu dan akhlaknya, atau otoritas dan integritasnya. Penghormatan karena status dan keturunannya, apalagi berlebihan, adalah feodalisme. Islam tak mengajarkan penghormatan pada manusia karena status, keturunan, kekayaan dan kebangsaannya.

 

Rasulullah SAW bersabda, “Wahai sekalian manusia … Tidak ada kelebihan bagi orang Arab atas orang non-Arab dan bagi orang non Arab atas orang Arab, tidak ada kelebihan bagi orang berkulit merah atas orang berkulit hitam, bagi orang berkulit hitam atas orang berkulit merah kecuali dengan ketakwaan”.

 

Ketika Abdullah bin Umar, anak Umar bin Khattab, pernah merendahkan temannya dan ingin dihormati karena ia merasa sebagai anak Khalifah, Umar memanggilnya dan menyuruh Abdullah menempelkan kepala dan pipinya ke tanah, lalu menyuruh temannya yang direndahkannya itu untuk menginjak pipi Abdullah bin Umar dengan kakinya. Umar marah dan berkata: “Tidak ada penghormatan dan merasa lebih mulia seseorang dari yang lainnya karena jabatan bapaknya.”

 

Nabi Muhammad SAW dan Khalifah Umar mengajarkan dan merintis penghapusan feodalisme di dunia Islam. Kemuliaan manusia di hadapan Tuhan hanya satu: ketakwaannya!

Moeflich Hasbullah Dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    Yang Kecewa Pada Prabowo Pasti Tak Suka Membaca Ini

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Saya ingin menjelaskan psikologi Presiden Prabowo. Bukan membelanya tapi menjelaskan. Setuju atau tidak, terserah, bebas. Saya mengajak untuk memahami, bukan sekadar memuncratkan kekesalan dan kemarahan. Atau karena mengkritiknya dengan pedas lalu kita merasa sudah hebat dan jadi pahlawan rakyat. Prabowo sudah banyak sekali menerima kritik, dihujat, dilecehkan dll. Gak masalah itu hak rakyat. […]

  • Rektor UIN SGD Raih Penghargaan TVRI Jabar

    Rektor UIN SGD Raih Penghargaan TVRI Jabar

    • calendar_month Sab, 27 Apr 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag menerima penghargaan dari TVRI Jabar bertajuk Semarak 37 Tahun TVRI Jawa Barat, di Hotel Horison, Sabtu (27/4/2024) malam. Kepala TVRI Stasiun Jawa Barat, Akbar Sahidi mengatakan, perjalanan panjang TVRI Stasiun Jawa Barat dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai Lembaga Penyiaran Publik […]

  • Dari Segi Jumlah Melampaui Malaysia dan Singapura, Tingkat Sitasi Jurnal Indonesia Masih Rendah

    Dari Segi Jumlah Melampaui Malaysia dan Singapura, Tingkat Sitasi Jurnal Indonesia Masih Rendah

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Plt Direktur Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat Kemendikbudristek, Teuku Faisal Fathani mengatakan, Indonesia kini memiliki 14.000 jurnal. Ada 7.000 jurnal yang sudah dievaluasi dan meraih Sinta 6 sampai Sinta 1. 115 jurnal sudah terindeks scopus dan 180 jurnal yang menuju scopus internasional. Ia menekankan, Kemendikbudristek sudah banyak pula mengadakan coaching klinik dan workshop […]

  • Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp44,8 M

    Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Rp44,8 M

    • calendar_month Rab, 3 Jan 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM JAKARTA — Kementerian Agama menyalurkan bantuan untuk Palestina sebesar Rp44,8 miliar kepada LazisNU dan LazisMU. Bantuan ini terdiri atas sumbangan ASN Kemenag seluruh Indonesia senilai Rp.41.520.207.987,00 dan sumbangan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag se-Indonesia senilai Rp.3.381.888.260,00. Bantuan DWP Kemenag diserahkan oleh Eny Retno Yaqut selaku penasihat. Ikut mendampingi, Wakil Penasihat DWP Tanti Kristiani Saiful […]

  • Peringkat I PTKIN UIN Bandung Berbagi Aktivitas Kunci Strategi Meningkatkan Pemeringkatan Webometrics

    Peringkat I PTKIN UIN Bandung Berbagi Aktivitas Kunci Strategi Meningkatkan Pemeringkatan Webometrics

    • calendar_month Jum, 5 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG  Sentra Publikasi Indonesia (SPI), UIN Sunan Gunung Djati Bandung menempati posisi terbaik Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2022. Data ini diperoleh berdasarkan pengukuran Webometrics Juli 2022. Adapun peringkat PTKIN terbaik versi Webometrics sepanjang tahun 2020-2022 di bawah ini: Sepanjang 2020-2022 yang menjadi kompetitor UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam pengukuran rangking Webometrics […]

  • Siapkan Generasi Qurani, FEBI UIN Bandung Gelar Praktikum Tilawah dan Tahfizh

    Siapkan Generasi Qurani, FEBI UIN Bandung Gelar Praktikum Tilawah dan Tahfizh

    • calendar_month Rab, 16 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Dudang Gojali, M.Ag merasa bangga jika fakultasnya mampu melahirkan alumni yang paripurna; selain menjadi ilmuwan dan wirausahawan profesional, juga terampil membaca al-Qur’an, bisa menjadi Khotib, juga bisa ceramah. Hal itu disampaikan Prof. Dudang saat membuka acara Pembekalan Praktik […]

expand_less