Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » UAS Kreatif, Mahasiswa AFI, S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Gelar Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama

UAS Kreatif, Mahasiswa AFI, S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Gelar Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com – Program Studi Magister Studi Agama-Agama (S2 SAA) bersama Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (S1 AFI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama bertajuk “Merawat Peradaban Cinta” di Gedung Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi akademik sekaligus implementasi pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi kegiatan.

Berbeda dengan model ujian konvensional yang berorientasi pada penguasaan materi melalui tes tertulis, kegiatan ini merupakan bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Filsafat Sosial Politik yang dirancang menggunakan pendekatan Project Based Learning. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori-teori filsafat sosial-politik, tetapi mengimplementasikannya dalam bentuk kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan kebangsaan.

Acara dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Studi Agama-Agama, Prof. Dr. Taufiq Rahman, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu kebutuhan mendasar bangsa Indonesia yang hidup dalam realitas kemajemukan agama, budaya, etnis, bahasa, dan tradisi.

Menurutnya, penguatan moderasi beragama tidak cukup dilakukan melalui pendekatan normatif semata, tetapi harus didukung oleh pemahaman yang mendalam terhadap sejarah, pemikiran keagamaan, konteks sosial, dan dinamika kebangsaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman. Karena itu, kemampuan memahami perbedaan dan mengelolanya secara konstruktif menjadi bagian penting dari upaya menjaga persatuan bangsa. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu hidup berdampingan secara damai di tengah kemajemukan tersebut,” ujarnya.

Seminar menghadirkan Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., Direktur Eksekutif Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya yang berjudul “Moderasi Beragama Berbasis Cinta dalam Membangun Masyarakat Rahmatan lil ‘Alamin”, Prof. Usep menjelaskan bahwa moderasi beragama bukan sekadar sikap toleran, tetapi merupakan cara pandang yang menempatkan keadilan, keseimbangan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta komitmen kebangsaan sebagai prinsip utama dalam kehidupan beragama.

Guru Besar Fakultas Ushuluddin ini menegaskan bahwa seluruh agama pada dasarnya mengandung nilai-nilai cinta yang mendorong manusia untuk membangun hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, lingkungan hidup, dan bangsa. Oleh karena itu, moderasi beragama perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, narasumber kedua, Nyimas An An Aminah, M.Pd., mengangkat tema “Merawat Peradaban Cinta melalui Dakwah, Media Sosial, dan Aksi Kemanusiaan.” Dalam pemaparannya, menyoroti pentingnya transformasi pengetahuan keagamaan menjadi gerakan sosial yang responsif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun narasi damai di ruang digital serta memperkuat budaya dialog dan kepedulian sosial di tengah meningkatnya polarisasi masyarakat.

Diskusi yang dipandu oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag. tersebut berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Para peserta diajak merefleksikan keterkaitan antara teori-teori filsafat sosial-politik yang dipelajari selama satu semester dengan isu-isu aktual seperti toleransi, keadilan sosial, hak asasi manusia, solidaritas sosial, dan kehidupan demokratis di Indonesia.

Tidak hanya menghadirkan forum akademik, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni yang dibawakan mahasiswa, antara lain Tari Saman, pembacaan puisi, storytelling, dan pertunjukan musik bertema perdamaian. Melalui seni, mahasiswa menyampaikan pesan bahwa keberagaman dapat menjadi sumber inspirasi untuk membangun persaudaraan dan harmoni sosial.

Kegiatan yang didukung oleh media partner Cahaya Hati Picture, Moeslimah Produktif, dan Simpul Ulama Perempuan Rahima Jawa Barat ini menunjukkan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi pada pembentukan karakter, kepemimpinan sosial, dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa filsafat sosial-politik bukan sekadar teori yang dipelajari di ruang kelas, melainkan landasan berpikir untuk memahami realitas sosial sekaligus mendorong lahirnya aksi nyata dalam membangun masyarakat yang damai, adil, inklusif, dan berkeadaban.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nandi Sukri, Dosen Unpad, Kembangkan Propolis Powder untuk Minuman Bubuk Instan

    Nandi Sukri, Dosen Unpad, Kembangkan Propolis Powder untuk Minuman Bubuk Instan

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JATINANGOR Propolis telah lama digunakan sebagai suplemen kesehatan. Tidak hanya mampu menyembuhkan penyakit, propolis juga dapat meningkatkan imunitas tubuh agar kebal terhadap penyakit. Kendati telah menjadi suplemen herbal, banyak pula orang yang enggan mengonsumsi propolis karena memiliki rasa cenderung pahit dan aroma menyengat. Hal ini menjadi peluang bagi Dosen Departemen Teknologi Industri Pangan Fakultas Teknologi […]

  • Pemimpin Sejati

    Pemimpin Sejati

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PURWAKARTA kanal31.com — Pemimpin sejati tidak perlu pengakuan, melainkan Solusi Ala Robert Rosenkranz Di tengah dunia yang semakin haus akan pengakuan, sorotan media dan validasi publik, muncul pernyataan tajam dan mendalam dari Robert Rosenkranz, seorang tokoh stoik modern dan investor kawakan” Pemimpin sejati tidak mencari pengakuan, tetapi solusi” Ungkapan ini tidak hanya menggugah tetapi juga […]

  • Kolaborasi Alumni-Kampus Menuju UIN Bandung Unggul, Inklusif, dan Progresif

    Kolaborasi Alumni-Kampus Menuju UIN Bandung Unggul, Inklusif, dan Progresif

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni (PP IKA) periode 2025–2030 sebagai momentum strategis memperkuat sinergi antara alumni dan almamater. Acara yang berlangsung di Gedung Anwar Musadad, Kampus I UIN Bandung ini turut menandai Pengurus Pusat yang dikomandoi oleh Drs. H. Cucu Sutara, MM, […]

  • Pentingnya Validasi Data, Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022

    Pentingnya Validasi Data, Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Kementerian Agama melakukan validasai data santri penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pesantren tahun 2022 tahap II. Validasi dilakukan sebagai bagian dari persiapan proses pencairan dan BOS Pesantren. Tahap I sudah dicairkan pada semester awal 2022. Pencairan tahap kedua diupayakan tidak lama setelah dimulainya tahun pelajaran baru bagi santri Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah […]

  • Terus Berkarya dan Menginspirasi, UIN Bandung Kukuhkan 20 Guru Besar 

    Terus Berkarya dan Menginspirasi, UIN Bandung Kukuhkan 20 Guru Besar 

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Rosihon Anwar, didampingi Ketua dan Sekretaris Senat Universitas, Mahmud, Asep Muhyiddin, secara resmi mengukuhkan 20 Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka bertajuk “Membumikan Kepakaran, Menguatkan Kebermanfaatan, Mengunggulkan Kontribusi Nyata bagi Peradaban.” Pengukuhan yang berlangsung di Gedung Anwar Musaddad dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube UIN Sunan […]

  • Jangan Lupa Bersyukur kepada Allah, Berbakti kepada Orangtua

    Jangan Lupa Bersyukur kepada Allah, Berbakti kepada Orangtua

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum mengingatkan para alumninya agar tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT dan berhidmat kepada orangtua, atas kelancaran dan kemudahan dalam menyelesaikan studi di FAH hingga bisa menyandang gelar sarjana. Demikian Dr. Dedi saat melepas alumni (calon wisudawan), di […]

expand_less