Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » UAS Kreatif, Mahasiswa AFI, S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Gelar Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama

UAS Kreatif, Mahasiswa AFI, S2 Studi Agama-Agama UIN Bandung Gelar Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 19 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

BANDUNG, kanal31.com – Program Studi Magister Studi Agama-Agama (S2 SAA) bersama Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam (S1 AFI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menyelenggarakan Seminar dan Pentas Seni Moderasi Beragama bertajuk “Merawat Peradaban Cinta” di Gedung Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi akademik sekaligus implementasi pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga refleksi kegiatan.

Berbeda dengan model ujian konvensional yang berorientasi pada penguasaan materi melalui tes tertulis, kegiatan ini merupakan bagian dari Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Filsafat Sosial Politik yang dirancang menggunakan pendekatan Project Based Learning. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori-teori filsafat sosial-politik, tetapi mengimplementasikannya dalam bentuk kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi kehidupan sosial dan kebangsaan.

Acara dibuka oleh Ketua Program Studi Magister Studi Agama-Agama, Prof. Dr. Taufiq Rahman, M.A., Ph.D. Dalam sambutannya, menegaskan bahwa moderasi beragama merupakan salah satu kebutuhan mendasar bangsa Indonesia yang hidup dalam realitas kemajemukan agama, budaya, etnis, bahasa, dan tradisi.

Menurutnya, penguatan moderasi beragama tidak cukup dilakukan melalui pendekatan normatif semata, tetapi harus didukung oleh pemahaman yang mendalam terhadap sejarah, pemikiran keagamaan, konteks sosial, dan dinamika kebangsaan yang berkembang di tengah masyarakat.

“Indonesia dibangun di atas fondasi keberagaman. Karena itu, kemampuan memahami perbedaan dan mengelolanya secara konstruktif menjadi bagian penting dari upaya menjaga persatuan bangsa. Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi yang mampu hidup berdampingan secara damai di tengah kemajemukan tersebut,” ujarnya.

Seminar menghadirkan Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A., Direktur Eksekutif Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya yang berjudul “Moderasi Beragama Berbasis Cinta dalam Membangun Masyarakat Rahmatan lil ‘Alamin”, Prof. Usep menjelaskan bahwa moderasi beragama bukan sekadar sikap toleran, tetapi merupakan cara pandang yang menempatkan keadilan, keseimbangan, penghormatan terhadap martabat manusia, serta komitmen kebangsaan sebagai prinsip utama dalam kehidupan beragama.

Guru Besar Fakultas Ushuluddin ini menegaskan bahwa seluruh agama pada dasarnya mengandung nilai-nilai cinta yang mendorong manusia untuk membangun hubungan harmonis dengan Tuhan, sesama manusia, lingkungan hidup, dan bangsa. Oleh karena itu, moderasi beragama perlu diterjemahkan dalam tindakan nyata yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.

Sementara itu, narasumber kedua, Nyimas An An Aminah, M.Pd., mengangkat tema “Merawat Peradaban Cinta melalui Dakwah, Media Sosial, dan Aksi Kemanusiaan.” Dalam pemaparannya, menyoroti pentingnya transformasi pengetahuan keagamaan menjadi gerakan sosial yang responsif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun narasi damai di ruang digital serta memperkuat budaya dialog dan kepedulian sosial di tengah meningkatnya polarisasi masyarakat.

Diskusi yang dipandu oleh Dr. Neng Hannah, M.Ag. tersebut berlangsung interaktif dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Para peserta diajak merefleksikan keterkaitan antara teori-teori filsafat sosial-politik yang dipelajari selama satu semester dengan isu-isu aktual seperti toleransi, keadilan sosial, hak asasi manusia, solidaritas sosial, dan kehidupan demokratis di Indonesia.

Tidak hanya menghadirkan forum akademik, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni yang dibawakan mahasiswa, antara lain Tari Saman, pembacaan puisi, storytelling, dan pertunjukan musik bertema perdamaian. Melalui seni, mahasiswa menyampaikan pesan bahwa keberagaman dapat menjadi sumber inspirasi untuk membangun persaudaraan dan harmoni sosial.

Kegiatan yang didukung oleh media partner Cahaya Hati Picture, Moeslimah Produktif, dan Simpul Ulama Perempuan Rahima Jawa Barat ini menunjukkan komitmen UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi pada pembentukan karakter, kepemimpinan sosial, dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa filsafat sosial-politik bukan sekadar teori yang dipelajari di ruang kelas, melainkan landasan berpikir untuk memahami realitas sosial sekaligus mendorong lahirnya aksi nyata dalam membangun masyarakat yang damai, adil, inklusif, dan berkeadaban.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dekan Dedi Dorong Alumni, Terus Belajar dan Tingkatkan Skill

    Dekan Dedi Dorong Alumni, Terus Belajar dan Tingkatkan Skill

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H. Dedi Supriadi, M.Hum. mendorong semua alumninya untuk terus belajar dan meningkatkan skill, agar memiliki daya tawar dan mudah menyesuaikan diri dengan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Motivasi ini disampaikan oleh Dekan Dedi pada saat melepas calon wisudawan (alumni) di […]

  • Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    Keracunan MBG di Jeneponto, Siswa Bertaruh Nyawa

    • calendar_month Sen, 27 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Kalian kalau tengok videonya, sungguh menyayat hati. Seandainya itu anak kalian, gimana perasaan kalian? Andai terjadi pada anak pengelola MBG, masih mau makan MBG? Lebih jelasnya, nikmati narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Di Jeneponto, pagi itu seharusnya hanya berisi suara anak-anak membaca, tertawa, dan berlari mengejar masa depan yang belum mereka pahami. […]

  • Perdana! Olimpiade Madrasah Indonesia Digelar Kemenag

    Perdana! Olimpiade Madrasah Indonesia Digelar Kemenag

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com –Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama akan menggelar Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI). Program ini akan berlangsung secara online dari Agustus – November 2025. Kick off OMI 2025 berlangsung di Aula MAN 1 Kota Bandung, Jawa Barat. OMI 2025 mengintegrasikan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang berlangsung sejak 2012, dan Madrasah Young Researcher […]

  • Jelang Libur Akhir Tahun, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Transportasi Umum

    Jelang Libur Akhir Tahun, Ketua DPR Ingatkan Pemerintah Pastikan Kesiapan Transportasi Umum

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, KANAL31.COM –Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani meminta Pemerintah untuk memastikan kesiapan semua sarana dan prasarana transportasi di masa liburan akhir tahun agar berjalan lancar. Hal ini mengingat sudah mulai adanya lonjakan pergerakan perjalanan jelang perayaan Natal 2024 dan momen Tahun Baru 2025.   “Kami berharap Pemerintah memastikan kesiapan semua simpul transportasi karena […]

  • Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

    Yuk Kenali Srikandi, Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis AI Karya Alumni MAN IC Serpong

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    SERPONG Kanal31.com — Namanya, Srikandi. Ini bukan lakon Mahabarata yang dikenal jago memanah. Ini adalah nama inovasi dari alumni Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong yang jago memilah sampah. Srikandi didesain sebagai sistem pengelolaan sampah pintar berbasis AI, IoT, dan robotika. Inovasi ini dikembangkan oleh startup @nusabin.id. Tujuannya memilah sampah secara otomatis dan […]

  • Luar Biasa! Masjid Besar Al-Hidayah Bedugul Kembangkan Sentra UMKM dan Agrowisata Berbasis Ekonomi Umat

    Luar Biasa! Masjid Besar Al-Hidayah Bedugul Kembangkan Sentra UMKM dan Agrowisata Berbasis Ekonomi Umat

    • calendar_month Kam, 24 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bedugul) — Masjid Besar Al-Hidayah di Bedugul, Bali, kini menjadi pusat pengembangan ekonomi umat berbasis masjid. Beberapa usaha yang dikembangkan di antaranya adalah Sentra Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan Bank Syariah Indonesia (BSI), homestay, gedung serbaguna, rest area, kafe kopi, serta agrowisata. Sentra UMKM ini bertujuan untuk memfasilitasi pemasaran produk-produk pelaku UMKM binaan […]

expand_less