Sambut Masa Depan: 7.503 Maba UIN Bandung Diingatkan Luruskan Niat dan Lulus Tepat Waktu
- account_circle Sungkawa Abdisunda
- calendar_month 1 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
BANDUNG, kanal31.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung resmi menggelar Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), Selasa (25/08/2026). Kegiatan ini menjadi gerbang awal bagi 7.503 mahasiswa baru (maba) dari sembilan fakultas untuk memulai perjalanan akademis mereka.
Bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, momentum PBAK tahun ini mengusung tema besar: “Merawat harmoni, melestarikan jati, mewujudkan peradaban dunia berbasis rahmatan lil ‘alamin.”
Rektor UIN Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag menegaskan, PBAK bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan proses transformasi awal membentuk insan akademis yang berkarakter. Di hadapan ribuan peserta yang menyisihkan banyak pendaftar lain, ia menyampaikan sejumlah pesan krusial.
“Kalian adalah orang-orang terpilih. Bersyukurlah kepada Allah SWT dan kedua orang tua. Luruskan niat kuliah untuk mencari ilmu, sedangkan gelar hanyalah sebuah konsekuensi yang akan mengangkat derajat kehidupan kalian ke depan,” tutur Prof. Rosihon.
Ia juga berpesan agar mahasiswa fokus menyelesaikan studi tepat waktu, idealnya selama empat tahun. Dan, bersiap menjadi pemimpin di masa depan yang mampu menjaga kelestarian alam melalui pendekatan ekoteologi.
Proses pembentukan karakter di UIN Bandung berlandaskan pada empat pilar utama: keilmuan, keislaman, keindonesiaan, dan kemanusiaan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki ketahanan moral yang kuat.

Momentum Maulid: Meneladani Rasulullah SAW
Wakil Rektor III, Prof. Dr. H. Husnul Qodim, MA menambahkan bahwa pelaksanaan PBAK –yang bertepatan dengan Maulid Nabi– harus menjadi inspirasi nyata bagi seluruh mahasiswa baru. Momentum ini tidak sekadar memperingati kelahiran nabi, tetapi juga bisa meneladai akhlak, kepemimpinan, kecintaan terhadap ilmu, kepedulian sosial, sikap toleran, serta kasih sayang kepada umat dan alam semesta.
“Ilmu harus berjalan bersama akhlak, kecerdasan harus berjalan bersama kebijaksanaan, dan kemajuan harus berorientasi pada kemaslahatan umat,” ungkap Prof. Husnul.
Prof. Husnul juga melaporkan bahwa PBAK tahun ini diikuti oleh 7.503 orang dari 9 fakultas: Ushuluddin 507, Tarbiyah dan Keguruan 1.307, Syariah dan Hukum 1.031, Dakwah dan Komunikasi 1.247, Adab Humaniora 726, Psikologi 305, Sain dan Teknologi 709, Ilmu Sosial Ilmu Politik 518, Ekonomi dan Bisnis Islam 1.044.
“Dengan dimulainya rangkaian PBAK ini, ribuan mahasiswa baru UIN Bandung resmi melangkah untuk menempa diri menjadi generasi pemimpin masa depan yang cerdas, berakhlak mulia, dan membawa keberkahan bagi semesta,” pungkasnya.(nas)
- Penulis: Sungkawa Abdisunda
