Breaking News:
Beranda » NETIZEN » Hikmah Silaturahmi Idul Fitri: Perspektif Psikologis-Religius

Hikmah Silaturahmi Idul Fitri: Perspektif Psikologis-Religius

  • account_circle S. Miharja, Dosen UIN Bandung
  • calendar_month Sabtu, 28 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Idul Fitri merupakan momentum spiritual yang menandai keberhasilan umat Islam dalam menjalankan ibadah Ramadhan. Dimensi penting dari Idul Fitri adalah silaturahmi, yaitu mempererat hubungan kekerabatan, memperbaiki komunikasi sosial, serta membangun kembali harmoni kehidupan.

Dalam perspektif akademik, silaturahmi tidak hanya dipahami sebagai tradisi budaya, tetapi sebagai mekanisme penguatan struktur sosial, kesejahteraan psikologis, dan internalisasi nilai religius yang berkelanjutan.

 

Al-Qur’an menekankan pentingnya menjaga hubungan kekerabatan, QS. An-Nisa: 1

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu… dan peliharalah hubungan kekeluargaan. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasimu.” Ayat ini menunjukkan bahwa menjaga relasi keluarga merupakan bagian integral dari ketakwaan.

 

Temu Keluarga Besar sebagai Penguatan Sistem Sosial

Pertemuan keluarga besar saat Idul Fitri memperkuat kohesi sosial dan stabilitas struktur keluarga. Dalam perspektif sosiologi, interaksi intensif dalam keluarga memperkuat solidaritas sosial dan membangun rasa kebersamaan. Tradisi berkumpul juga menjadi sarana penyelesaian konflik serta rekonstruksi relasi interpersonal.

 

Nilai rekonsiliasi tercermin dalam perintah Al-Qur’an, QS. Al-Hujurat: 10

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.” Ayat ini menjadi dasar teologis pentingnya rekonsiliasi dalam silaturahmi.

 

Tautan Antar Generasi Keluarga

Silaturahmi mempertemukan berbagai generasi dalam satu ruang interaksi yang memungkinkan transmisi nilai, norma, dan pengalaman hidup. Generasi tua menjadi sumber kebijaksanaan, sementara generasi muda menjadi penerus nilai keluarga dan agama.

 

Islam menempatkan penghormatan kepada orang tua sebagai prinsip fundamental, QS. Al-Isra: 23

وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.” Ayat ini menunjukkan pentingnya hubungan lintas generasi sebagai bagian dari ibadah.

 

Komunikasi Antar Saudara sebagai Rekonsiliasi Sosial

Komunikasi yang terbangun dalam silaturahmi Idul Fitri memperkuat empati, memperbaiki hubungan yang renggang, dan meningkatkan kualitas interaksi sosial. Tradisi saling memaafkan menjadi sarana membersihkan hati dari konflik interpersonal.

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ

(HR. Bukhari dan Muslim)

“Tidak halal bagi seorang muslim untuk tidak berbicara dengan saudaranya lebih dari tiga hari.” Hadis ini menegaskan pentingnya menjaga komunikasi sebagai fondasi persaudaraan.

 

Berbagi sebagai Manifestasi Solidaritas Sosial

Berbagi makanan, hadiah pada Idul Fitri mencerminkan solidaritas sosial. Islam menekankan pentingnya perhatian terhadap sesama sebagai indikator kualitas keimanan.

 

Manfaat Psikologis Silaturahmi

Interaksi sosial yang positif meningkatkan kesejahteraan psikologis individu. Silaturahmi memperkuat rasa memiliki (belongingness), menurunkan stres, dan meningkatkan kebahagiaan. Dalam psikologi positif, hubungan sosial yang hangat merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan subjektif.

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

(HR. Bukhari)

“Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahmi.” Hadis ini menunjukkan bahwa silaturahmi memiliki implikasi psikologis dan eksistensial berupa rasa optimisme dan harapan hidup.

 

Keutamaan Religius Silaturahmi dalam Islam

Silaturahmi merupakan ibadah sosial yang memiliki dimensi spiritual mendalam. Hubungan harmonis antar manusia mencerminkan kualitas ketakwaan seseorang. Dalam Islam, menjaga hubungan kekerabatan merupakan jalan menuju rahmat Allah.

 

Rasulullah ﷺ bersabda:

الرَّاحِمُونَ يَرْحَمُهُمُ الرَّحْمَنُ

(HR. Tirmidzi)

“Orang-orang yang penyayang akan disayangi oleh Allah Yang Maha Pengasih.” Silaturahmi menjadi manifestasi nilai kasih sayang yang mendatangkan rahmat Ilahi.

 

Penutup

Silaturahmi Idul Fitri memiliki hikmah multidimensional yang meliputi penguatan kohesi keluarga, kesinambungan nilai antar generasi, rekonsiliasi sosial, solidaritas ekonomi, kesehatan psikologis, serta peningkatan kualitas spiritual. Integrasi nilai sosial dan religius menjadikan silaturahmi sebagai instrumen penting dalam membangun masyarakat harmonis.

Dengan demikian, Idul Fitri bukan sekadar perayaan ritual, tetapi momentum transformasi sosial dan spiritual yang memperkuat hubungan manusia dengan sesama dan dengan Allah SWT.

S. Miharja, Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung

  • Penulis: S. Miharja, Dosen UIN Bandung

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yaqut: MTQ Nasional ke-30 di Kaltim Simbol Dimulainya Peradaban Baru

    Gus Yaqut: MTQ Nasional ke-30 di Kaltim Simbol Dimulainya Peradaban Baru

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Samarinda) — Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyebut, terpilihnya Kalimantan Timur (Kaltim), sebagai tuan rumah MTQ Nasional menjadi simbol dimulainya awal peradaban dalam sejarah Indonesia. Hal itu disampaikan Menag dalam Seremoni Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXX di Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Minggu malam (8/9/2024). “MTQ Nasional ke-30 tahun ini memiliki makna yang […]

  • Integritas Intelektual

    Integritas Intelektual

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com –Hamid Muhammad bin Muhammad Al-Gazali (Al-Gazali) pernah menyusun rantai kerusakan dengan kalimat yang nyaris seperti belati: rusaknya rakyat karena rusaknya penguasa; rusaknya penguasa karena rusaknya ulama; dan rusaknya ulama karena cinta harta dan kedudukan. Berabad-abad berlalu, sebutan bagi orang berilmu terus berganti. Tetapi pertaruhannya tetap sama: apakah pengetahuan menjadi jalan menuju kebenaran, atau […]

  • Terobosan Baru Dr. Yayan dari UIN Bandung Berbasis Qiyas Syafi’i: Gono-gini tak Harus 50:50

    Terobosan Baru Dr. Yayan dari UIN Bandung Berbasis Qiyas Syafi’i: Gono-gini tak Harus 50:50

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Selama ini, pembagian harta bersama atau gono-gini pasca-perceraian sering kali dipatok kaku pada angka 50:50. Namun, sebuah riset hukum terbaru dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menawarkan perspektif revolusioner: Keadilan harus diukur, bukan sekadar dibagi rata. Dalam sidang terbuka promosi doctor, Kamis (19/02/2026), Dr. H. Yayan Khaerul Anwar, M.Ag. […]

  • Raih Guru Besar, Usep Dedi Rostandi: Simbol Dedikasi, Pengabdian, dan Kontribusi Keilmuan

    Raih Guru Besar, Usep Dedi Rostandi: Simbol Dedikasi, Pengabdian, dan Kontribusi Keilmuan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Perjalanan panjang dan konsisten dalam dunia akademik mengantarkan Dr. H. Usep Dedi Rostandi, Lc., M.A. meraih jabatan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Tahun 2025. Capaian ini menjadi puncak pengabdian akademik yang sarat dedikasi dan kontribusi keilmuan bagi pengembangan pendidikan Islam di Indonesia.   Bagi dosen UIN […]

  • Academic Writing Class 2022 #1

    Academic Writing Class 2022 #1

    • calendar_month Selasa, 10 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar
  • Inilah Jurnal Keperawatan Soedirman Terindeks Scopus

    Inilah Jurnal Keperawatan Soedirman Terindeks Scopus

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-PURWOKERTO Jurnal Keperawatan Soedirman (JKS) yang didirikan dan dikembangkan oleh tim jurnal Jurusan Ilmu Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Keperawatan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto sejak tahun 2006 terus berkembang serta berhasil terindeks di Scopus. Ketua Dewan Editor Jurnal Keperawatan Soedirman Ns. Mekar Dwi Anggraeni, M.Kep., Ph.D. mengatakan JKS merupakan jurnal peer review dan open access yang […]

expand_less