Breaking News:
Beranda » EDUTEKNO » Kejahatan Finansial Digital dan Urgensi Literasi Keuangan Syariah

Kejahatan Finansial Digital dan Urgensi Literasi Keuangan Syariah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG kanal31.com — Literasi keuangan syariah menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan meningkatnya berbagai modus kejahatan finansial.

Pemahaman tentang pengelolaan keuangan yang sehat, prinsip-prinsip ekonomi syariah, hingga kewaspadaan terhadap penipuan digital dinilai menjadi bekal utama dalam membangun kesadaran finansial yang cerdas, aman, dan berkelanjutan.

Hal ini menjadi fokus dalam Seminar BCAS Mengajar Universitas yang digelar Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi Syari’ah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Aula FEBI, Senin (11/5/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Admiral Medicaputera Hermawan, Assistant Relationship Officer BCA Syariah Cabang Utama Dago Bandung, dengan materi bertajuk “Sosialisasi Literasi Keuangan BCA Syariah.”

Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Akuntansi Syari’ah, Mia Lasmi Wardiyah, S.P., M.Ag., CPRM, C.PS, C.MC, CTT, menjelaskan seminar ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Tema yang diangkat sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 untuk menciptakan masyarakat yang cerdas finansial, terhindar dari berbagai modus kejahatan keuangan, serta memahami prinsip-prinsip ekonomi syariah yang bebas dari riba, gharar, dan maysir.

Pihak Prodi sangat mengapresiasi kepada BCA Syariah atas kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan literasi keuangan syariah tersebut.

“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul hari ini dalam kegiatan Literasi Keuangan Syariah bersama BCA Syariah. Atas nama Prodi Akuntansi Syariah, saya mengucapkan terima kasih kepada BCA Syariah atas kolaborasi dan dukungannya,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan ini penting untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai keuangan syariah yang adil, bebas riba, dan sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Mahasiswa dapat memanfaatkan forum tersebut untuk belajar langsung dari praktisi perbankan syariah.

“Saya berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan forum ini untuk belajar langsung dari praktisi, menggali wawasan tentang produk, akad, dan peran bank syariah dalam ekonomi nasional. Semoga ilmu yang didapat menjadi bekal untuk berkontribusi di industri keuangan syariah ke depan,” tuturnya.

Dengan mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memperoleh manfaat dan keberkahan dari ilmu yang disampaikan.“Selamat mengikuti kegiatan. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua,” jelasnya.

Dalam pemaparannya, Admiral Medicaputera Hermawan menjelaskan bahwa kondisi keuangan seseorang pada dasarnya dapat dilihat dari tiga aspek utama, yakni jumlah pengeluaran per bulan, jumlah penghasilan per bulan, serta persentase tabungan dan kewajiban cicilan atau utang. Ketiga aspek tersebut menjadi indikator penting untuk mengetahui apakah kondisi keuangan seseorang berada pada kategori sehat, kurang sehat, atau tidak sehat.

Perencanaan keuangan perlu dilakukan secara bertahap dan disiplin. Langkah pertama dimulai dengan mengevaluasi kondisi keuangan saat ini dengan memperhatikan status pernikahan, jumlah anggota keluarga, kondisi pekerjaan, usia, kesehatan, dan faktor lainnya. Setelah itu, seseorang perlu menyusun tujuan keuangan yang ingin dicapai, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

“Tujuan keuangan harus disusun secara realistis sesuai kebutuhan dan kemampuan. Misalnya memiliki tabungan pendidikan, membeli rumah, mempersiapkan dana ibadah haji, hingga investasi masa depan,” jelasnya.

Admiral menjelaskan pentingnya memahami konsep 3K dalam pengelolaan keuangan, yakni keinginan, kebutuhan, dan kemampuan. Menurutnya, keinginan merupakan aspirasi yang tidak selalu harus dipenuhi, sedangkan kebutuhan menjadi prioritas utama dalam kehidupan sehari-hari. Adapun kemampuan berkaitan dengan kapasitas finansial yang dimiliki seseorang.

Dalam sesi edukasi pengelolaan keuangan, dengan memperkenalkan konsep pengaturan uang dengan pola 50/30/20. Sebanyak 50 persen pemasukan digunakan untuk kebutuhan utama, 30 persen untuk keinginan atau kebutuhan pendukung, dan 20 persen dialokasikan untuk tabungan atau investasi. “Mahasiswa diajak mulai melakukan pencatatan keuangan sederhana agar dapat memahami arus kas pemasukan dan pengeluaran secara lebih terukur,” paparnya.

Selain membahas perencanaan keuangan, Admiral turut mengingatkan mahasiswa agar waspada terhadap berbagai modus kejahatan keuangan digital yang marak terjadi di era teknologi saat ini. Beberapa modus yang dijelaskan di antaranya skimming, SIM swap, phishing, vishing, social engineering, hingga impersonation atau penyamaran identitas.

“Mahasiswa harus lebih berhati-hati dalam menjaga data pribadi dan tidak mudah memberikan informasi perbankan kepada pihak yang tidak dikenal. Pastikan selalu menghubungi call center resmi lembaga keuangan apabila menemukan aktivitas mencurigakan,” tegasnya.

Mengingat pentingnya memahami peran lembaga regulator keuangan seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional serta melindungi nasabah perbankan.

Ketua HMJ Akuntansi Syari’ah, Ilham Abdullah, menjelaskan “Mudah-mudah dengan adanya seminar ini saya berharap mahasiswa semakin memiliki kesadaran dalam mengelola keuangan secara bijak, memahami prinsip-prinsip ekonomi syariah, serta mampu menghadapi tantangan keuangan digital di masa depan,” pungkasnya.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agustus 2022, UIN Bandung Siap Gelar PESONA I PTKN

    Agustus 2022, UIN Bandung Siap Gelar PESONA I PTKN

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Kesiapan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam menyelenggarakan Pekan Seni dan Olahraga Nasional (PESONA) I Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Tahun 2022 sudah mencapai 70% (tujuh puluh persen). Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Dr. H. Ah. Fathonih, M. Ag., Kamis (09/06/2022). Sebagaimana diketahui UIN Sunan Gunung […]

  • Ліцензування та Регулювання в Megapari Casino

    Ліцензування та Регулювання в Megapari Casino

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Що таке ліцензування і чому воно важливе для гравців у шарах онлайн-казино? Для Megapari casino це не просто документ – це гарантія етики, справедливості і безпеки. Якщо вас цікавлять детальніше регуляторні вимоги, наведемо приклад: «М©Пари.com.ua» пропонує звіт про свої ліцензії. Багато гравців перевіряють, чи відповідно Megapari casino до правил, тому ми підготували докладний огляд з […]

  • 1.000 Masjid Jadi Posko Mudik Jabar, Dirjen: Layanan Ini Berdampak Positif

    1.000 Masjid Jadi Posko Mudik Jabar, Dirjen: Layanan Ini Berdampak Positif

    • calendar_month Senin, 24 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad merilis 1.000 Masjid Posko Mudik Jawa Barat pada Minggu (23/3/2025). Peluncuran ini digelar secara hybrid dan diikuti ratusan peserta, mulai para Kepala Kemenag Kab/Kota dan jajaran, Kepala KUA dan jajaran, serta para Takmir masjid di 27 Kab/Kota di wilayah Jawa Barat. “Saya sangat mengapresiasi inisiasi ini. Ini yang […]

  • Publikasi Artikel Ilmiah Jadi Jalan Kelulusan Dua Mahasiswa Ekonomi Syariah UIN Bandung

    Publikasi Artikel Ilmiah Jadi Jalan Kelulusan Dua Mahasiswa Ekonomi Syariah UIN Bandung

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Prestasi membanggakan ditorehkan dua mahasiswa (Hakiki Ramadhan, Sabila Syifa Noorazlina) Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Keduanya dinyatakan lulus munaqasah melalui skema tugas akhir berbasis publikasi artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi nasional. Ketua Jurusan Ekonomi Syariah FEBI UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. Evi Sopiah, […]

  • Gagal Daftar P3K, Nasib HK2 UIN SGD Semakin Suram?

    Gagal Daftar P3K, Nasib HK2 UIN SGD Semakin Suram?

    • calendar_month Senin, 16 Jan 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 10Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung membutuhkan seorang Rektor (pemimpin) yang peka terhadap berbagai persoalan yang menimpa masyarakat kampus. Salah satunya nasib yang menimpa tenaga Honorer Kategori 2 (HK2) yang semakin burem, setelah gagalnya mendaftar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja(P3K). Seperti diketahui, HK2 UIN Bandung menurut daftar nominasi yang diterbitkan Kemenag RI, berjumlah 31 […]

  • Ini Alasannya Indonesia Berpotensi Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Baru

    Ini Alasannya Indonesia Berpotensi Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Baru

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bertransformasi menjadi epicentrum baru bagi peradaban modern dunia Islam. Menurut Menteri Agama, Nasaruddin Umar, pandangan strategis tersebut berlandaskan pada beberapa faktor keunggulan domestik yang terdata stabil di tengah dinamika geopolitik global. Faktor utama yang mendasari optimisme ini adalah ketahanan makroekonomi nasional yang sangat kuat. Di saat […]

expand_less