Breaking News:
Beranda » REGIONAL » Dari Ruang Pelatihan ke Budaya Kampus, UIN Bandung Perkuat Moderasi Beragama

Dari Ruang Pelatihan ke Budaya Kampus, UIN Bandung Perkuat Moderasi Beragama

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG Kanal31.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung mendorong penguatan moderasi beragama agar tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi terinternalisasi menjadi budaya kelembagaan. Hal tersebut mengemuka dalam penutupan Pelatihan Moderasi Beragama yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia melalui UIN Sunan Gunung Djati Bandung di Hotel Tjokro Bandung, Minggu (1/11/2026).

 

Pelatihan yang berlangsung selama tujuh hari tersebut diikuti 60 peserta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan pendidikan, instansi, dan masyarakat.

 

Selama pelatihan, peserta mendapatkan pembelajaran dan pendampingan dari narasumber serta fasilitator mengenai prinsip, perspektif, dan strategi implementasi moderasi beragama. Penguasaan materi dan kesiapan peserta dalam menerapkan hasil pembelajaran dievaluasi melalui praktik micro training pada akhir kegiatan.

 

Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., dalam sambutan penutupan menegaskan bahwa keberhasilan pelatihan tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan ataupun diperolehnya sertifikat oleh peserta. Indikator yang lebih substantif adalah sejauh mana nilai-nilai moderasi beragama dapat diinternalisasi dan diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

 

Penguatan moderasi beragama perlu mengalami pergeseran paradigma, dari pendekatan berbasis program menuju pembentukan ekosistem. Dengan pendekatan tersebut, moderasi beragama tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi, seminar, atau pelatihan, tetapi menjadi bagian dari budaya dan tata kelola kelembagaan.

 

Ia menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama ke dalam proses pendidikan, termasuk kurikulum dan capaian pembelajaran. Upaya ini memerlukan keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi agar penguatan moderasi beragama menjadi tanggung jawab bersama.

 

Perubahan perilaku dan budaya kelembagaan, lanjutnya, menjadi indikator penting dalam mengukur keberhasilan implementasi moderasi beragama. Untuk mengetahui dampak pelatihan, evaluasi pascapelaksanaan melalui survei terhadap peserta juga akan dilakukan guna mengukur perkembangan pemahaman dan praktik moderasi beragama di lingkungan masing-masing.

 

Sementara itu, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kementerian Agama RI, Dr. H. Ruchman Basori, M.Ag., yang hadir secara daring, mengapresiasi pimpinan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

 

Ruchman menegaskan bahwa pelatihan moderasi beragama harus menghasilkan perubahan yang lebih mendasar daripada sekadar peningkatan pengetahuan. Menurutnya, proses pembelajaran perlu dilanjutkan dengan internalisasi nilai sehingga peserta mampu menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat dan lingkungan kerja.

 

“Pelatihan ini tidak boleh berhenti pada proses transfer pengetahuan. Lebih dari itu, harus ada transfer nilai yang kemudian diimplementasikan oleh setiap peserta di lingkungan masing-masing. Inilah bagian penting dari upaya kita membangun kehidupan beragama yang moderat,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa penguatan moderasi beragama harus diarahkan pada terwujudnya kehidupan keagamaan yang mencerminkan Islam rahmatan lil ‘alamin dan prinsip wasathiyah. Hal tersebut dapat dibangun melalui penguatan silaturahmi, solidaritas, serta kerja sama lintas kelompok dan profesi.

 

Ruchman mengingatkan bahwa pelatihan selama tujuh hari bukan merupakan akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi peserta untuk terus meningkatkan kapasitas dan mengembangkan praktik moderasi beragama secara berkelanjutan.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Panitia sekaligus Direktur Rumah Moderasi Beragama UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. H. Usep Dedi Rostandi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama RI melalui PUSPENMA dan PUSBANGKOM atas kepercayaan yang diberikan kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai perguruan tinggi penyelenggara.

 

Usep menyampaikan permohonan maaf kepada peserta, narasumber, fasilitator, dan tamu undangan apabila selama pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan, baik dalam aspek pelayanan maupun teknis penyelenggaraan. Berbagai masukan dan evaluasi, menurutnya, akan menjadi bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas kegiatan serupa pada masa mendatang.

 

Penutupan pelatihan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor III UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Husnul Qodim, S.Ag., M.A., CRCE, serta Kepala Tim Kerja Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama serta Pengembangan Sumber Daya Manusia (PUSBANGKOM) Kementerian Agama RI, Hj. Djubaidah, S.Ag., M.Pd.

 

Melalui pelatihan ini, 60 peserta diharapkan mampu menjadi agen penggerak moderasi beragama di lingkungan kerja dan masyarakat. Implementasi nilai-nilai moderasi diharapkan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi tercermin dalam sikap toleran, penghargaan terhadap perbedaan, komitmen kebangsaan, serta penolakan terhadap segala bentuk kekerasan atas nama agama.

 

Dengan demikian, penguatan moderasi beragama di lingkungan perguruan tinggi diharapkan berkembang dari sekadar agenda kegiatan menjadi budaya kelembagaan yang berkelanjutan dan berkontribusi bagi terwujudnya kehidupan masyarakat yang inklusif, harmonis, dan berkeadaban.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sambut Ramadan, Menag Ajak Umat Perkuat Empati dan Solidaritas Sosial 

    Sambut Ramadan, Menag Ajak Umat Perkuat Empati dan Solidaritas Sosial 

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    GOWA Kanal31.com — Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menekankan peran penting penguatan aspek spiritual yang dibarengi dengan empati dan solidaritas sosial. Pesan ini disampaikan Menag saat memberikan tausiyah dalam Pengajian Akbar di Masjid UIN Alauddin Kampus 2, Gowa, Sulawesi Selatan. Menag menjelaskan bahwa Isra’ Mi’raj yang diperingati sebelum Ramadan merupakan “prolog” atau persiapan mental bagi […]

  • 7 Peta Jalan, Kemenag Targetkan Moderasi Beragama RI Jadi Referensi Dunia

    7 Peta Jalan, Kemenag Targetkan Moderasi Beragama RI Jadi Referensi Dunia

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama (MB) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Thomas Ardian Siregar mendukung Peta Jalan Kerukunan yang disusun oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Setjen Kemenag. Sesdep Thomas menyampaikan dukungan tersebut saat didaulat berbicara dalam rapat pembahasan Penyusunan Peta Jalan Pusat […]

  • Keren! Mahasiswi Akuntansi Syariah UIN Bandung Masuk Jajaran Top MPR Rabbani 2026

    Keren! Mahasiswi Akuntansi Syariah UIN Bandung Masuk Jajaran Top MPR Rabbani 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Mahasiswi Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Riski Rodiah, angkatan 2025 berhasil masuk 42 besar Mahasiswi Pilihan Rabbani (MPR) 2026/2027. Atas capaian yang membanggakan itu, Program Studi Akuntansi Syariah memberikan apresiasi kepada Riski dalam kegiatan serahan apresiasi yang berlangsung di Aula FEBI UIN […]

  • Ayo Bangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

    Ayo Bangun Gerakan Kekuatan Ekonomi Mikro Melalui KUB dan Koperasi

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Anggota MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Ir. H. Endro Suswantoro Yahman, M.Sc melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bertempat di Pekon Sukamulya Kecamatan Banyumas Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung, Minggu, (14/08/2022). Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang mengambil tema “Membangun Gerakan Ekonomi Kerakyatan melalui Kelompok Usaha Bersama dan Koperasi, Wujud nyata Pelaksanaan Nilai-Nilai […]

  • Perundingan Damai Gagal, Siap-siap Iran vs Amerika Perang Lagi

    Perundingan Damai Gagal, Siap-siap Iran vs Amerika Perang Lagi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Sesuai prediksi, perundingan damai Iran vs Amerika bakal gagal. Benar adanya. Kedua belah pihak tak mau berdamai. AS ingin Iran tutup total nuklir. Iran jelas tak mau, itulah senjata andalan. Akankah perang kembali meletus? Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Dua raksasa, Iran dan Amerika Serikat, janjian “berdamai” di Islamabad. Hasilnya malah […]

  • Angkat Ekoteologi di Mesir, Menag Beberkan Peran Agama dan Kemanusiaan di Era AI 

    Angkat Ekoteologi di Mesir, Menag Beberkan Peran Agama dan Kemanusiaan di Era AI 

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    MESIR Kanal31.com — Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran kemanusiaan di era Artificial Intelligence (AI) pada konferensi internasional yang berlangsung di Mesir. Konferensi ini digelar Kementerian Wakaf Republik Arab Mesir. Konferensi dihadiri Menteri Wakaf sekaligus Ketua Dewan Tertinggi Urusan Islam Mesir, Prof. Dr. Usamah Al-Sayyid Al-Azhari. Hadir juga, para ulama, […]

expand_less