Breaking News:
Beranda » NASIONAL » Masa Depan UMKM Global: Integrasi Kecerdasan Buatan dan Ekonomi Sirkuler Jadi Kunci Daya Saing

Masa Depan UMKM Global: Integrasi Kecerdasan Buatan dan Ekonomi Sirkuler Jadi Kunci Daya Saing

  • account_circle Sungkawa Abdisunda
  • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, kanal31.com– Masa depan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini berada di titik temu antara adopsi teknologi digital secara masif dan komitmen kuat terhadap pembangunan berkelanjutan.

Hal ini menjadi sorotan utama dalam Webinar Internasional bertajuk “Pemasaran Digital untuk Ekonomi Sirkuler: Memberdayakan Bisnis Lokal untuk Keberlanjutan Global” yang digelar oleh Asosiasi Internasional Ekonomi dan Bisnis (IAEB) pada Kamis, 25 Juni 2026.

Acara berskala global ini berkolaborasi dengan sejumlah universitas lintas negara, seperti UIN Sunan Gunung Djati Bandung (Indonesia), Universiti Teknologi MARA (Malaysia), Universitas Teknologi dan Ilmu Terapan (Oman), Universitas Buraimi (Oman), serta Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Webinar ini dipandu langsung oleh Masta Sembiring, SE, M.Ak selaku moderator.

Dalam sesi utama, Prof. Dr. Hj. Lilis Sulastri, MM (Ketua Program Studi Manajemen UIN Sunan Gunung Djati Bandung) memaparkan kerangka kerja strategis bertajuk “Pemasaran Digital Strategis untuk UMKM Berbasis Ekonomi Sirkuler: Membangun Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan di Era AI.”

Menurut Prof. Lilis, tantangan global saat ini seperti perubahan iklim, kelangkaan sumber daya, hingga disrupsi teknologi yang cepat memaksa pelaku usaha untuk keluar dari zona nyaman. Ia menyerukan agar UMKM segera meninggalkan model linier tradisional “ambil–buat–buang”.

“Bisnis harus mengadopsi praktik sirkuler berdasarkan prinsip Reduce, Reuse, Recycle, dan Regeneration (Kurangi, Gunakan Kembali, Daur Ulang, dan Regenerasi). Langkah ini memungkinkan optimalisasi sumber daya sekaligus meminimalkan dampak buruk bagi lingkungan,” jelas Prof. Lilis.

Mengingat UMKM merepresentasikan lebih dari 90 persen bisnis di seluruh dunia dan menjadi mesin vital penggerak lapangan kerja , penguatan sektor ini dinilai akan berkontribusi langsung pada kemakmuran nasional dan keberlanjutan global.

Prof. Lilis memetakan beberapa tren bisnis yang mendominasi tahun 2026, di antaranya: Pemasaran berbasis AI, Analitik big data, Social commerce dan ekosistem pasar, dan Green consumerism (konsumerisme hijau)

Untuk menghadapi tren tersebut, ia memperkenalkan Empat Pilar Strategis UMKM Siap Masa Depan, yaitu: Kemampuan Digital, Modal Manusia, Inovasi Sirkular, dan Akses Pasar. Di akhir sesinya, ia memberikan lima rekomendasi konkret: peningkatan keterampilan digital, adopsi AI, inovasi bisnis sirkular, kolaborasi lintas batas, serta branding berkelanjutan. “Keberlanjutan bukan lagi pilihan; ini adalah strategi kompetitif untuk masa depan,“ pungkas Prof. Lilis.

Sinergi Akademis dan Kolaborasi Lintas Batas

Pandangan senada juga disampaikan oleh para akademisi internasional. Prof. Ts. Dr. Shafinar Ismail, Dekan UiTM Shah Alam, Malaysia. Ia menegaskan bahwa integrasi AI dan teknologi digital tidak boleh hanya sekadar meningkatkan produktivitas, melainkan harus melahirkan nilai sosial dan lingkungan yang lebih luas. Ia mendorong perguruan tinggi untuk menjadi motor penggerak riset kolaboratif dan keterlibatan industri.

Dari Timur Tengah, Dr. Hamed Juma Al-Naimii (Universitas Teknologi dan Ilmu Terapan, Oman) menambahkan, transformasi digital kini sudah menjadi kebutuhan strategis, bukan lagi opsi, bagi UMKM yang ingin menembus pasar global yang saling terhubung.

Sementara itu, perwakilan IAEB Oman, Dr. Weni Hawariyuni, menggarisbawahi pentingnya wadah akademik internasional seperti IAEB untuk menjembatani para cendekiawan dan pembuat kebijakan dalam merumuskan inisiatif pertumbuhan ekonomi.

Webinar ini berhasil mempertegas bahwa pemberdayaan bisnis lokal melalui inovasi digital dan ekonomi sirkular bukan sekadar wacana teoretis di atas kertas.

Acara ini resmi ditutup dengan komitmen bersama dari para universitas, peneliti, pemerintah, dan pelaku industri untuk terus bersinergi membangun ekosistem ekonomi global yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi tantangan zaman.(nas)

  • Penulis: Sungkawa Abdisunda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aneh, Dadan Dicopot, Se-Indonesia Seperti Merayakan Kemenangan

    Aneh, Dadan Dicopot, Se-Indonesia Seperti Merayakan Kemenangan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Dari tadi malam timeline bergemuruh. Media sosial riuh rendah seperti warga baru saja mendengar kabar Indonesia berhasil menjuarai Piala Dunia, mengalahkan Brasil 9-0 di final, lalu pulangnya dibagi sembako gratis. Semua bersorak. Semua bertepuk tangan. Semua seperti menemukan kembali semangat hidup yang sempat hilang ditelan harga kebutuhan pokok. Aneh, bukan. Simak narasinya sambil […]

  • Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung)  — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai leading sector dalam pengarusutamaan gender (PUG) menggelar Workshop Kurikulum Responsif Gender di Aula Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan narasumber, Prof. Nina Nurmila Ph.D., Dekan Education Faculty Universitas Islam Internasional Indonesia yang dipandu oleh Idah […]

  • Sedang Jadi Telur Itik 

    Sedang Jadi Telur Itik 

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Para aktifis dan kalangan internal NU mengatakan, prahara NU panas kini berasal dari persoalan tambang. Mahfud MD juga menegaskan, ini semua berawal dari soal tambang. “Malu kita,” kata Mahfud. Konsensi 26.000 hektar tambang buat NU di Kalimantan Timur dari Jokowi. Disitulah pimpinan NU mulai pecah, para petingginya beda keinginan. Ulama, kiyainya pecah. Empat […]

  • Dr. Asep Zainal Mutaqin : Suweg Mampu Jadi Varietas Unggulan

    Dr. Asep Zainal Mutaqin : Suweg Mampu Jadi Varietas Unggulan

    • calendar_month Rabu, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Suweg (Morphophallus paeoniifolius) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian. Tanaman ini pernah populer bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, khususnya pada era 60 – 70an. Namun sekarang, keberadaan suweg tidak banyak dikenal oleh generasi setelahnya. Dalam kajian akademis, literatur mengenai suweg juga belum banyak. Padahal, jika dibarengi dengan penelitian komprehensif, suweg berpotensi bersaing dengan umbi porang. […]

  • Menag: UIN Bandung Mewarisi Kepemimpinan Peradaban Islam Modern

    Menag: UIN Bandung Mewarisi Kepemimpinan Peradaban Islam Modern

    • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar mengapresiasi kekompakan pimpinan dan segenap sivitas UIN DGD Bandung dalam berkarya dan berinovasi, hingga melahirkan berbagai prestasi yang gemilang. Maka, ke depan UIN Bandung akan menjadi imam (pemimpin) semua Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di Indonesia. Pernyataan Prof. Nasaruddin terungkap saat memberikan sambutan tasyakuran Dies Natalis ke-57 UIN […]

  • Luar Biasa! IAIN Kendari Pecahkan Rekor Tercepat Tuntas Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa

    Luar Biasa! IAIN Kendari Pecahkan Rekor Tercepat Tuntas Penulisan Artikel Ilmiah Mahasiswa

    • calendar_month Minggu, 3 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-KENDARI Mahasiswa tengah didorong untuk melakukan penguatan skills dalam penulisan akademik. Sebab, penulisan akademik merupakan ruh utama mercusuar pendidikan tinggi. Sebagai bentuk komitmen Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Kendari untuk penguatan skills akademik mahasiswa maka digelar acara bertajuk Seminar Nasional dan Pendampingan Kelas Menulis. Acara tersebut bertujuan untuk membentuk Kelas Menulis, pelatihan penulisan […]

expand_less