Breaking News:
Beranda » BEWARA » Inilah Strategi Menjadikan Karya Publikasi Masuk Indeks Scopus Ala UII

Inilah Strategi Menjadikan Karya Publikasi Masuk Indeks Scopus Ala UII

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SPI-YOGYAKARTA

Selama ini jurnal internasional dimonopoli oleh pemikiran dan wacana yang dominan barat. Padahal penyeimbang wacana dari pemikiran ketimuran juga penting. Pemikiran dan wacana akademik ‘timur’ harus juga bisa menjadi referensi wacana akademik global. Wacana timur sudah barang tentu bisa juga menjadi referensi yang andal bagi pengembangan keilmuan.

Bagaimana strategi agar de-westernisasi jurnal dapat dilakukan? Para dosen di Indonesia, terutama di UII, dan juga para Pengelola jurnal, harus berusaha menulis publikasi terindeks scopus. Jika sudah begitu, maka mudah terjadi rekognisi dosen Indonesia di kancah global. Masduki memberikan tips dan strategi untuk meraih publikasi internasional. Masduki sebagai narasumber menjelaskan dan berbagi strategi menulis jurnal di jurnal bereputasi internasional. Tak hanya itu, Masduki yang tulisannya telah tersebar di beragam jurnal berindeks scopus, dan kini telah mencapai H-Indeks 2 Scopus.

Masduki, yang juga adalah Penulis Artikel & Buku, Tim Penilai Kepangkatan Dosen UII, dan Reviewer Jurnal Internasional terindeks SCOPUS, mengatakan penting sekali menulis di jurnal internasional. Alasannya, “Kita perlu berbagi hasil riset untuk mengurangi ketimpangan informasi dan analisis akademik antara ‘Barat’ dan ‘Timur’,” katanya di acara Sharing session pada Sabtu, 20 November 2021, di Hotel Eastparc. Acara yang diadakan oleh Unit Pengelolaan Jurnal dan Publikasi Karya Ilmiah FPSB UII ini berusaha meningkatkan kapasitas para pengelola jurnal sehingga menjadikan jurnal-jurnal di FPSB semakin bereputasi.

Strategi pertama adalah para dosen harus menulis artikel di jurnal internasional terindeks. Para pengelola jurnal juga sudah saatnya, “menulis buku berbahasa Inggris sebagai bahasa internasional pada penerbit terindeks artikel dalam buku berbahasa internasional pada penerbit terindeks,” kata Masduki. Masduki juga menambahkan strategi lain agar karya terndeks scopus. Misalnya, kata Masduki, dosen perlu menulis artikel dengan sasaran pada prosiding konferensi internasional terindeks Scopus.

Menurut Masduki, dalam materinya yang berjudul ‘Menembus Jurnal Internasional Bereputasi’, menulis di jurnal internasional juga sebagai, ”bentuk ‘silaturrahmi’ akademik internasional, memperkuat basis komunitas pada minat studi serupa.” Selain itu ia juga dapat meningkatkan karir akademik seperti menjadi lektor kepala dan guru besar. Menulis di jurnal internasional bisa menambah pula jumlah penghargaan. “Baik bentuknya finansial maupun sosial,” kata Masduki.

Para Dosen di lingkungan FPSB UII mengikuti acara ini. Para dosen lintas jurusan telah melakukan diskusi kelompok dan berkolaborasi menentukan tema dan strategi untuk menembus jurnal internasional. Secara umum, telah terkumpul empat sampai lima kelompok dosen lintas jurusan yang bersepakat menulis jurnal internasional Bersama. Para peserta yang juga adalah pengelola jurnal di FPSB ini pada gilirannya akan menjadi role model dan menguatkan reputasi jurnal di FPSB.

Beberapa kelompok yang sudah berhasil dibuat adalah Misalnya, Holy Rafika dan Banatul Murtafiah menulis naskah wacana pembelajaran dengan telekonferensi selama masa Covid-19. Kelompok Subhan Afifi menentukan tulisan jurnal soal Global Public Relation. Sedangkan Kelompok Puji Rianto berencana menulis tentang pasal defamasi dan persepktif psikologi.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi Sekolah melalui Implementasi CDN dan LMS oleh STIE ITB di SMAN 1 Kadugede Kuningan

    Digitalisasi Sekolah melalui Implementasi CDN dan LMS oleh STIE ITB di SMAN 1 Kadugede Kuningan

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KUNINGAN Kanal31.com – Program Community Development (EQUITY) yang diselenggarakan oleh Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI) Institut Teknologi Bandung kembali dilaksanakan di SMAN 1 Kadugede, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini merupakan tahap ketiga dari rangkaian pengabdian kepada masyarakat yang sebelumnya menghadirkan pelatihan bagi guru terkait pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran. Pada tahap awal, para guru […]

  • Kurator Digital, Wajah Baru Profil Lulusan Ilmu Perpustakaan UIN Aceh

    Kurator Digital, Wajah Baru Profil Lulusan Ilmu Perpustakaan UIN Aceh

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    ACEH kanal31.com –Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menambahkan ‘kurator digital’ sebagai salah satu profil utama lulusan yang akan dikembangkan mulai tahun akademik 2025/2026. Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry, Mukhtaruddin mengatakan, profil lulusan ini dirancang untuk merespons tantangan transformasi digital di dunia informasi, arsip, dan […]

  • UIN Bandung Sabet Dua Penghargaan IHYA Kemenperin

    UIN Bandung Sabet Dua Penghargaan IHYA Kemenperin

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– UIN Sunan Gunung Djati Bandung meraih dua penghargaan sekaligus dalam acara Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2024 yang diadakan oleh Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Kedua penghargaan itu adalah “Top 3 Best Academic Institution Social Impact Initiatives” dan “Top 3 Best Academic Achievement on Halal Innovation”. IHYA merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia kepada lembaga/institusi […]

  • Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    Bentuk Kurikulum Berbasis Cinta? Jangan Menghajar, Tapi Mengajar

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    CIPUTAT kanal31.com — Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) terus digaungkan sebagai upaya menanamkan nilai kasih sayang di lingkungan pendidikan keagamaan di Indonesia.   Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kemenag, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa pendidikan berbasis cinta harus menerapkan prinsip afirmasi positif dalam implementasinya.   “Proses […]

  • Akhirnya Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Termul Sepertinya Senang 

    Akhirnya Roy Suryo dan dr Tifa Ditangkap, Termul Sepertinya Senang 

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR, kanal31.com — Duh, lama kali tak membahas sinetron ijazah. Kata pengikut Partai Koptagul, “Bosan, itu mulu!” Nah, kali ini ceritanya beda. Roy Suryo dan dr Tifa ditangkap polisi. Mungkin si lae Rismon Sianipar tersenyum lihat duo sohibnya digelandang ke jeruji. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Jumat, 19 Juni 2026. Sebuah pagi yang bagi […]

  • Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    Begini Cara UIN Bandung, Wujudkan Kampus Responsif Gender

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung)  — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarkat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai leading sector dalam pengarusutamaan gender (PUG) menggelar Workshop Kurikulum Responsif Gender di Aula Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan narasumber, Prof. Nina Nurmila Ph.D., Dekan Education Faculty Universitas Islam Internasional Indonesia yang dipandu oleh Idah […]

expand_less