Breaking News:
Beranda » BEWARA » APBD Jabar Berpotensi Defisit, GMNI Desak BPK Gelar Audit Khusus

APBD Jabar Berpotensi Defisit, GMNI Desak BPK Gelar Audit Khusus

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BANDUNG, Kanal31.com– Potensi defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2026 yang disebut mencapai Rp5,7 triliun menjadi sorotan berbagai pihak. DPRD Jawa Barat menyatakan masih menunggu hasil evaluasi keuangan daerah, sementara Pengurus Alumni (PA) GMNI Jawa Barat mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit khusus.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Jawa Barat, Muhamad Romli, menegaskan informasi mengenai proyeksi defisit tersebut masih bersifat awal. Hingga kini, DPRD belum menerima pemaparan secara rinci mengenai kondisi keuangan daerah.

Menurut Romli, saat ini DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih membahas realisasi anggaran semester pertama melalui tahapan pra-prognosis. Pembahasan tersebut bertujuan untuk melihat perkembangan pendapatan dan belanja daerah sebelum menyimpulkan apakah benar terjadi defisit.

“Belum dapat dipastikan itu defisit, karena kita belum tahu dari sektor pendapatan dan belanjanya. Optimalisasi pendapatan sesungguhnya bisa mengurangi defisit. Makanya sekarang kita sedang membahas pra-prognosis, melihat bagaimana kondisi pendapatan selama enam bulan pertama,” ujar Romli, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, apabila nantinya memang terjadi defisit, pemerintah daerah memiliki sejumlah opsi untuk mengatasinya. Langkah tersebut antara lain melakukan efisiensi belanja, memangkas anggaran organisasi perangkat daerah (OPD), mengoptimalkan penerimaan pajak daerah, hingga membuka kemungkinan melakukan pinjaman daerah agar program pembangunan tetap berjalan.

“Kalau memang terjadi defisit, langkah yang bisa dilakukan antara lain mengurangi atau mengefisienkan kegiatan, melakukan efisiensi anggaran di OPD, memaksimalkan pendapatan pajak daerah, bahkan bisa saja melakukan pinjaman agar program yang sudah direncanakan tetap berjalan,” katanya.

Meski demikian, Romli menegaskan hingga kini belum ada keputusan mengenai langkah-langkah tersebut karena pemerintah masih melakukan penghitungan dan evaluasi terhadap kondisi keuangan daerah.

“Kita berharap defisit anggaran itu nantinya bisa tertutupi dengan berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama DPRD, sehingga tidak mengganggu program-program yang sudah direncanakan,” ujarnya.

PA GMNI Jabar Minta Audit Khusus BPK

Sementara itu, Ketua Harian PA GMNI Jawa Barat, Pamriadi, mendesak BPK Perwakilan Jawa Barat melakukan audit khusus terhadap pengelolaan APBD 2026 apabila potensi defisit sebesar Rp5,7 triliun benar terjadi.

Menurutnya, nilai defisit yang mendekati 20 persen dari total APBD merupakan angka yang sangat signifikan dan dapat berdampak terhadap keberlangsungan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Jawa Barat, terlebih ketika tahun anggaran baru memasuki pertengahan tahun.

Pamriadi menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi mengindikasikan adanya ketidakpatuhan terhadap tata kelola keuangan daerah yang telah disepakati bersama DPRD.

“Defisit sebesar itu mengindikasikan adanya ketidakpatuhan pemerintah provinsi dalam penggunaan anggaran yang telah disahkan bersama DPRD Jawa Barat. Ada kemungkinan terjadi pengabaian prosedur dalam penggunaan keuangan yang mengakibatkan defisit di pertengahan tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, apabila dalam audit nantinya ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah, maka penegakan hukum harus dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, PA GMNI Jawa Barat meminta BPK segera melakukan audit khusus guna memastikan kondisi keuangan daerah secara objektif serta mencegah potensi kerugian negara yang lebih besar.

“BPK Perwakilan Jawa Barat perlu melakukan audit khusus agar kondisi keuangan daerah dapat diketahui secara transparan serta mencegah dampak yang lebih luas terhadap penggunaan uang rakyat,” tegas Pamriadi.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Tips Hadapi Insecure dari Psikologi UGM, Acintya Ratna Priwati

    Ini Tips Hadapi Insecure dari Psikologi UGM, Acintya Ratna Priwati

    • calendar_month Sabtu, 16 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-YOGYAKARTA Dosen Fakultas Psikologi UGM, Acintya Ratna Priwati, S.Psi., M.A., menjelaskan insecure merupakan perasaan tidak mampu, kurang percaya diri, disertai dengan ketidakpastian dan kecemasaan akan tujuan, kemampuan maupun hubungan dengan orang lain. “Insecurity ini bisa muncul dalam berbagai bentuk yang secara umum terkait dengan perasaan ditolak, tidak dicintai, merasa terisolasi dan lainnya,” terangnya melalui rilis […]

  • Begini Cara Jitu Kelas Menulis dalam Merapikan Kutipan, Menguatkan Argumen

    Begini Cara Jitu Kelas Menulis dalam Merapikan Kutipan, Menguatkan Argumen

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kelas Menulis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan rangkaian kegiatan The Holy Ramadhan: With Sharing, Get Blessing, Pukul 15.00 WIB., Senin (10/3/2025). Kegiatan ini merupakan bentuk berbagi pengetahuan seputar menulis artikel ilmiah seraya berharap berkah bulan suci. Kegiatan dirancang dalam tiga sesi, yaitu Senin, 10 Maret 2025, Kamis, 13 Maret […]

  • Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    Luar Biasa! Prodi Psikologi UIN Bandung Raih Akreditasi Unggul

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Rasa bahagia saat ini tengah menyelimuti sivitas akademika Fakultas Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Pasalnya, Fakultas/Prodi Psikologi sukses meraih nilai akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), pada 15 Mei 2025, dengan SK: 6575/SK/BAN-PT/Ak/S/V/2025. Kenaikan status akreditasi unggul ini tentu suatu raihan yang luar biasa, yang semula statusnya hanya meraih […]

  • Piloting Dua Provinsi, Kemenag & Peace Corps Sinergi Penguatan Madrasah Berstandar Global

    Piloting Dua Provinsi, Kemenag & Peace Corps Sinergi Penguatan Madrasah Berstandar Global

    • calendar_month Rabu, 2 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Surabaya) — Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah menjalin kerja sama dengan Peace Corps dalam penigkatan pendidikan madrasah ke tingkat global. Sinergi dua pihak dilakukan, utamanya dalam penguatan Bahasa Inggris. Peace Corps merupakan lembaga/organisasi yang menyediakan volunter untuk pengembangan bahasa asing di sekolah dan madrasah. Di Indonesia, Peace Corps bekerja sama dengan beberapa […]

  • 4 Cara Menulis Jurnal Untuk Publikasi di SCOPUS & SINTA

    4 Cara Menulis Jurnal Untuk Publikasi di SCOPUS & SINTA

    • calendar_month Jumat, 12 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Bagi sebagian dosen, menulis jurnal bukan hal yang mudah dilakukan. Hal ini karena membuat jurnal harus dengan sistematis. Sehingga susunan setiap bab harus berurutan serta menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Bahkan, untuk melakukan penelitian sendiri membutuhkan waktu yang tidak sedikit. “Sebagai seorang peneliti, untuk membuat jurnal, kita harus experiment selama satu, dua […]

  • Seminar Nasional UIN Bandung Bahas Peran Identitas Lokal dalam Mendorong Pembangunan Politik Nasional

    Seminar Nasional UIN Bandung Bahas Peran Identitas Lokal dalam Mendorong Pembangunan Politik Nasional

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Seminar Nasional bertajuk “Representasi Sunda dan Jawa Barat dalam Pembangunan Politik Nasional”, yang berlangsung di Aula Utama FISIP. Dengan menghadirkan dua narasumber kunci yang membahas isu keterwakilan politik Jawa Barat dalam konteks nasional, yakni Herman […]

expand_less