Breaking News:
Beranda » BEWARA » Cirebon Jadi Ajang Konsolidasi IKASUKA Jabar, Kepemimpinan Baru Resmi Terpilih

Cirebon Jadi Ajang Konsolidasi IKASUKA Jabar, Kepemimpinan Baru Resmi Terpilih

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

CIREBON, kanal31.com — Ikatan Keluarga Alumni IAIN/UIN Universitas Islam Negeri (IKASUKA) Sunan Kalijaga Jawa Barat menggelar Konsolidasi dan Musyawarah Daerah (Musda) di Kampus Institut Studi Islam Fahmina (ISIF) Kota Cirebon, Sabtu (15/8/2026).

Mengusung tema “Father to Uplift, Connect, and Reflect”, kegiatan tersebut menjadi momentum strategis bagi keluarga besar alumni IAIN/UIN Sunan Kalijaga untuk memperkuat konsolidasi organisasi, memperluas jejaring antar alumni, sekaligus melakukan refleksi terhadap peran alumni di tengah perubahan sosial yang terus berkembang.

Salah satu agenda penting dalam Musda adalah pergantian kepemimpinan IKASUKA Jawa Barat. Forum musyawarah menetapkan Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A sebagai Ketua IKASUKA Jawa Barat menggantikan KH. Marzuki Wahid, M.A. yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya.

Sekretaris terpilih Dr. Hilyatul Aulia, Bendahara Terpilih Muhammad Maimun, M.Ag. Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi sekaligus diharapkan mampu membawa IKASUKA Jawa Barat ke arah yang semakin solid, adaptif, dan produktif.

Musda berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan melibatkan para alumni dari berbagai wilayah di Jawa Barat. Selain membahas agenda kepemimpinan, forum juga menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menyerap aspirasi anggota, serta merumuskan arah dan program kerja IKASUKA Jawa Barat ke depan.

Regenerasi dan Penguatan Jejaring Alumni

Pergantian ketua dalam Musda tidak semata-mata dipandang sebagai perubahan struktur organisasi. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan kembali jejaring alumni Sunan Kalijaga di Jawa Barat.

Dengan jumlah alumni yang tersebar di berbagai daerah dan berkiprah dalam beragam bidang, IKASUKA Jawa Barat memiliki potensi besar untuk menjadi ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, sosial, keagamaan, kebudayaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Semangat tersebut sejalan dengan tema “Father to Uplift, Connect, and Reflect”. Kata uplift merepresentasikan semangat untuk saling menguatkan, connect menegaskan pentingnya membangun konektivitas dan kolaborasi, sementara reflect mengajak alumni untuk melakukan refleksi atas perjalanan serta kontribusi mereka bagi masyarakat.

Ketua IKASUKA Jawa Barat terpilih, Prof. Dr. Husnul Qodim, M.A dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepemimpinan baru akan diarahkan untuk memperkuat kebersamaan dan membangun kerja-kerja kolaboratif di antara alumni.

“IKASUKA Jawa Barat bukan hanya wadah silaturahmi, tetapi juga ruang untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, dan potensi alumni agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Husnul Qodim

Sementara itu, KH. Marzuki Wahid, M.A. menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini telah bersama-sama menjalankan roda organisasi. Ia berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai agenda positif sekaligus menghadirkan inovasi baru sesuai kebutuhan alumni.

“Regenerasi merupakan bagian penting dalam kehidupan organisasi. Semoga kepemimpinan berikutnya dapat membawa IKASUKA Jawa Barat semakin kuat, terbuka, dan mampu menjawab tantangan zaman,” ungkap Marzuki Wahid

Dari Cirebon untuk Jawa Barat

Dipilihnya Kota Cirebon sebagai lokasi pelaksanaan Musda juga memberikan makna tersendiri. Cirebon merupakan salah satu kawasan penting dalam sejarah perkembangan Islam, pendidikan, dan kebudayaan di Jawa Barat.

Kampus ISIF Cirebon menjadi ruang bertemunya alumni dari berbagai latar belakang dan daerah. Pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa ikatan sebagai alumni Sunan Kalijaga mampu melampaui batas wilayah dan profesi.

Melalui Musda ini, IKASUKA Jawa Barat diharapkan tidak hanya semakin kuat secara kelembagaan, tetapi juga mampu melahirkan agenda-agenda konkret yang berdampak bagi alumni dan masyarakat.

Kepemimpinan baru diharapkan dapat mengembangkan organisasi yang lebih komunikatif, kolaboratif, dan responsif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai intelektual dan keislaman yang menjadi bagian dari tradisi akademik Sunan Kalijaga.

Dengan semangat menguatkan, menghubungkan, dan merefleksikan, Musda IKASUKA Jawa Barat di Cirebon menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan organisasi alumni Sunan Kalijaga di Jawa Barat.

Dari Cirebon, IKASUKA Jawa Barat menatap masa depan dengan semangat regenerasi, kolaborasi, dan pengabdian.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perempuan, UMKM dan QRIS: From Microcredit to Microfinance

    Perempuan, UMKM dan QRIS: From Microcredit to Microfinance

    • calendar_month Rabu, 1 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG Kanal31.com — Pagi ini saya kayuh sepeda ke kawasan Batununggal, sekadar olahraga kecil. Di mulut jalan tampak berjejer kios-kios makanan sarapan. Ada nasi uduk, bubur, kupat Singaparna dan lain-lain. Saya berhenti di gerobak bu Wilda. Perempuan jelang 40 tahun ini jual serabi, gorengan, dan kopi panas sachetan. Lima serabi dan lima gorengan total Rp 18.000 […]

  • Kabar Gembira! Pendaftaran CPNS Kemenag Dibuka 1 September 2024, Lulusan Ma’had Aly Bisa Daftar

    Kabar Gembira! Pendaftaran CPNS Kemenag Dibuka 1 September 2024, Lulusan Ma’had Aly Bisa Daftar

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Pendaftaran seleksi CPNS Kementerian Agama dibuka mulai 1 – 14 September 2024. Total ada 20.772 formasi yang tersedia, sebanyak 5.915 di antaranya bisa diikuti lulusan Ma’had Aly. “Kami berkomitmen memberikan akses santri Ma’had Aly untuk bisa ikut seleksi CPNS Kemenag. Ini adalah kali pertama dilakukan,” terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Jakarta, […]

  • Dr. Dedi Harapkan Mahasiswa FAH Cerdas dan Lekat Ibadah

    Dr. Dedi Harapkan Mahasiswa FAH Cerdas dan Lekat Ibadah

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2024
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com–  Kegiatan Praktik Ibadah bukan sekadar melaksanakan tahapan akademik, melainkan juga dapat mendorong mahasiswa –sebagai Generasi Z– agar menyadari pentingnya keakhiratan. Demikian penegasan Dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dr. H.  Dedi Supriadi, S.Ag, M.Hum saat membuka acara Praktikum Ibadah 2024 dan Kuliah Umum mahasiswa semester 1, di Aula […]

  • Prof Bambang Qomaruzzaman Jadi Pendaftar Pertama dalam Pemilihan Rektor UIN Bandung 2023-2027 

    Prof Bambang Qomaruzzaman Jadi Pendaftar Pertama dalam Pemilihan Rektor UIN Bandung 2023-2027 

    • calendar_month Sabtu, 29 Apr 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Guru Besar Fakultas Ushuluddin, Prof. Dr. H. Bambang Qomaruzzaman, M.Ag, berhasil mendaftarkan diri dan menyerahkan berkas kepada panitia di hari pertama saat dibuka Pendaftaran Bakal Calon Pemilihan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung periode 2023-2027, Jumat (28/4/2023). Tepat pukul 14.29 WIB, berkas Prof Bambang langsung diserahkan sendiri yang diterima oleh Panitia Pemilihan Rektor, Dr. […]

  • Luar Biasa! Jurnal Studi Islam Ulumuna UIN Mataram Terindeks Scopus

    Luar Biasa! Jurnal Studi Islam Ulumuna UIN Mataram Terindeks Scopus

    • calendar_month Kamis, 21 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Satu lagi jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang terindeks di Scopus. Adalah Ulumuna, Jurnal Studi Islam yang diterbitkan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram ini terindeks di Scopus per tanggal 20 Juli 2022. Dengan itu, otomatis Ulumuna memperoleh kenaikan status akreditasi ke Sinta 1, yang sebelumnya Sinta 2. Saat ini, sudah ada […]

  • Mendidik Manusia Era AI

    Mendidik Manusia Era AI

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Yudi Latif, Direktur Reform Institute
    • 0Komentar

    JAKARTA, kanal31.com — Jika suatu hari mesin mampu melakukan hampir semua pekerjaan yang kini kita anggap sebagai keahlian manusia, apa yang seharusnya kita ajarkan kepada anak?   Pertanyaan itu membawa kita pada What Should My Children Do? How to Flourish in the Age of AI, karya Daniel Susskind (2026).   Susskind mengingatkan: jangan mendidik manusia sekadar […]

expand_less