Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Telisik Pemilihan Rektor UIN Bandung Periode 2023-2027

Telisik Pemilihan Rektor UIN Bandung Periode 2023-2027

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jum, 9 Des 2022
  • comment 0 komentar

SIAPA SETELAH MAHMUD?

BANDUNG, kanal31.com— Agustus 2019, Prof Dr Mahmud M.Si dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, masa bakti 2019 -2023. Pelantikan kala itu adalah yang kedua kalinya bagi Mahmud menduduki jabatan rektor setelah sebelumnya dilantik pada Agustus 2015 untuk masa Bakti 2015-2019.

Pasal 9 Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2015 menyebutkan bahwa masa jabatan Rektor/Ketua selama 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut. Maka, Agustus 2023 dipastikan Mahmud tidak lagi menjabat sebagai Rektor UIN Bandung. Lalu siapakah sosok yang bakal menjabat Rektor UIN Bandung periode 2023-2027, dan ke mana Mahmud setelah lengser dari jabatannya?

Mencoba menelusuri dan mengumpulkan informasi untuk menjawab pertanyaan tersebut, kanal31.com telah melakukan serangkaian pengumpulan informasi di kampus yang terletak di kawasan Cibiru itu atau tepatnya di Jl AH Nasution 105 Bandung. Telah banyak yang diwawancara ataupun dalam obrolan informal dengan para dosen, mahasiswa, termasuk karyawan di kampus tersebut.

Jawabannya beragam, ada yang menilai Prof Mahmud sukses membawa Kampus UIN Sunan Gunung Djati lebih maju, dan ada juga yang menganggap di bawah kepemimpinan Prof Mahmud hanya bangunan dan infrastruktur yang bertambah, sementara pembangunan sumber daya manusia kurang mendapat perhatian.

Dari dua jawaban tersebut, kanal31.com mendapatkan sejumlah bukti kuat. Yang menilai sukses menyodorkan banyak bukti, pun yang menilai Mahmud gagal dalam mengembangkan sumber daya manusia juga tak mau kalah menyodorkan banyak data.

Lalu, siapa gerangan yang dianggap layak menggantikan Mahmud? Di luar dugaan ternyata cukup banyak yang mengincar jabatan yang di era ini ditentukan oleh Presiden Republik Indonesia itu. Hingga awal Desember 20122, kanal31.com mencatat ada lebih dari lima kandidat yang santer disebut bakal menjadi Rektor UIN periode 2023-2027.

Sejumlah nama tersebut antara lain Prof Rosihon Anwar yang kini menjabat Wakil Rektor I; Prof Tedi Priatna, Wakil Rektor II; Prof Ah Fathonih, Wakil Rektor III; Prof Ulfiah Wakil Rektor IV; dan Prof Ahmad Sarbini, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Selain nama itu, banyak juga yang menyebut Dekan Fakultas Ushuluddin Dr Wahyudin Darmalaksana dan Prof Bambang Qomaruzzaman Anees. Keduanya dinilai layak menjabat Rektor setelah Prof Mahmud. Wahyudin dianggap layak, karena selain sukses mendongkrak tradisi menulis artikel ilmiah UIN Bandung hingga banyak yang terbit di jurnal terakreditasi nasional dan internasional dengan program kelas menulisnya, juga karena dianggap pemilik trah jabatan rektor setelah di periode sebelumnya diketahui bapaknya Prof Endang Soetari AD pernah memimpin UIN SGD selama dua periode.

Adapun Prof Bambang Qomaruzzaman dianggap layak memimpin UIN Bandung karena dianggap representasi intelektual muda ormas Nahdlatul Ulama (NU). Diketahui, Bambang Q Anees saat ini merupakan guru besar termuda di kampus UIN Bandung.

Belum Ada yang Layak
Dalam satu kesempatan, Guru Besar bidang Komunikasi Prof Asep Saeful Muhtadi kepada kanal31.com menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada yang layak menggantikan Prof Mahmud. Kang Samuh –panggilan akrab Prof Asep Saeful Muhtadi– menganggap hal ini sebagai salah satu kegagalan dari pemimpin sebelumnya.

“Jujur saja, kalau saya ditanya, belum ada yang layak. Ini kegagalan rezim sebelumnya yang hanya mementingkan kelompok,” ujar Kang Samuh singkat.

Kendati begitu, pemilihan rektor UIN Bandung periode 2023-2027 sebagai implementasi Peraturan Menteri Agama no 68 tahun 2015 harus tetap berlangsung. Saat ini seyogyanya sudah memasuki tahap pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat UIN Bandung.

Kanal31.com hingga saat ini menerima pernyataan resmi dari pejabat Humas UIN, dengan alasan informasi yang jelas dari pimpinan. “Sampai saat ini belum ada informasi kang, namun yang jelas tahapannya dimulai dari pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat, tapi itu juga saya belum dapat jadwalnya, yang pasti bulan ini, nanti dikasih tau,” ujar salah seorang staf yang meminta namanya tidak ditulis.

Tentang tahapan pemilihan Rektor UIN Bandung periode 2023-2027, kanal31.com akan menyajikannya secara khusus dan berkelanjutan, dari mulai pemilihan Ketua Senat hingga tahap pemilihan di tingkat Universitas. Termasuk liputan khusus terkait Pekerjaan Rumah yang harus diselesaikan Rektor UIN Bandung yang akan datang.

Simak ulasan selanjutnya, hanya di kanal31.com!

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BANDUNG) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pelatihan Pencegahan Kekerasan berbasis Gender dan Konseling untuk Satgas PPKS dan Gender Focal Point yang berlangsung di Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Istiadah, MA, Ketua PSGA UIN Malang dan Gusriyeni, […]

  • Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Jurnal, UIN Bandung Adakan Workshop Tools

    Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Jurnal, UIN Bandung Adakan Workshop Tools

    • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Upaya menciptakan atmosfir akademik di bidang publikasi ilmiah, Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Workshop Series-1: Tools Penunjang Pengelolaan Jurnal Online secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (30/06/2022). Busro, M.Ag., dosen Fakultas Ushuluddin, Ketua Sentra Pengelolaan Jurnal dan Rifqi Syamsul Fuadi, S.T., Tutor Relawan Jurnal Indonesia, pengelola Jurnal JOIN, Jurusan Informatika […]

  • Penjamian Mutu Pesantren Tidak Gunakan Ukuran Formalitas tapi Pendekatan Agama

    Penjamian Mutu Pesantren Tidak Gunakan Ukuran Formalitas tapi Pendekatan Agama

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM — Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar melakukan Kick Off program Majelis Masyayikh “Siap Melayani” di Jakarta. Menag mendukung upaya Majelis Masyayikh untuk terus meningkatkan kualitas mutu pendidikan pesantren. Sebagai orang yang besar di pesantren, Menag melihat sesuatu yang perlu diperkuat adalah sistem pendidikan yang berbasis pada ilmu ketuhanan. Ia mengingatkan Majelis Masyayikh, dalam melakukan […]

  • Jari dan Kebenaran

    Jari dan Kebenaran

    • calendar_month Ming, 9 Nov 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Ini zaman “post truth”, begitu para pemikir menyebutnya. Sebuah zaman ketika emosi lebih dipercaya ketimbang fakta. Kebenaran objektif dikesampingkan, ukuran benar dan salah disepelekan. Dalam lanskap ini, budaya “berbagi” (share) menemukan lahannya yang paling subur. Hanya dalam hitungan detik, sebuah informasi bisa tersebar luas, bukan karena ia benar, tapi karena ia menyentuh […]

  • Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    Sisi Gelap Aplikasi MiChat yang Dilaknat

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAl31.COM Polisi membongkar praktik prostitusi online di Situbondo. Pelaku asal luar Jatim ini diamankan di salah satu hotel di kota Situbondo. Praktik prostitusi online ini menggunakan aplikasi MiChat. Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan tiga wanita terduga pelaku praktik prostitusi online tersebut. Ketiganya berasal dari luar provinsi. Tiga pelaku yakni NY (32) warga Sukabumi, ST (28) […]

  • Ini Cara Mandi Junub saat Tidak Ada Air

    Ini Cara Mandi Junub saat Tidak Ada Air

    • calendar_month Jum, 15 Des 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (JAKARTA) — Dalam ajaran Islam ada dua jenis hadats, yaitu hadats kecil dan besar, keduanya bisa dihilangkan melalui bersuci dengan air. Hadats kecil mengharuskan seseorang untuk berwudhu dan hadats besar (junub) mengharuskan untuk mandi besar atau mandi junub. Dalam kondisi tertentu, misalnya saat tidak ada air, bagaimana caranya untuk melaksanakan mandi junub? Ketika mandi junub […]

expand_less