Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » BEWARA » Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Jurnal, UIN Bandung Adakan Workshop Tools

Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Jurnal, UIN Bandung Adakan Workshop Tools

  • account_circle Admin Kanal31
  • calendar_month Kam, 30 Jun 2022
  • comment 0 komentar

SPI-BANDUNG

Upaya menciptakan atmosfir akademik di bidang publikasi ilmiah, Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Workshop Series-1: Tools Penunjang Pengelolaan Jurnal Online secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Kamis (30/06/2022).

Busro, M.Ag., dosen Fakultas Ushuluddin, Ketua Sentra Pengelolaan Jurnal dan Rifqi Syamsul Fuadi, S.T., Tutor Relawan Jurnal Indonesia, pengelola Jurnal JOIN, Jurusan Informatika tampil menjadi narasumber workshop yang dibuka oleh Penasehat Rumah Jurnal, Dr. Ade Yeti Nuryanti sangat mengapresiasi panitia dalam rangka meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal.

“Saya selaku penasehat mengucapkan alhamdulillah dan terima kasih kepada Rektor yang telah memfasilitasi berdirinya Rumah Jurnal UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Rumah Jurnal UIN SGD Bandung tidak hanya membicarakan pengelolaan jurnal, tetapi didalamnya juga ada pengelolaan kelas menulis atau publikasi, Hak Paten, Sinta dan konferensi. Ini merupakan satu komitmen yang besar dari jajaran pimpinan bahwa kampus kita _concern_ pada kegiatan-kegiatan ilmiah sebagai bagian dari Tridharma Perguruan Tinggi,” tegasnya.

Salah satu kegiatannya yang sekarang kita bisa selenggarakan, yaitu Workshop Series 1: Pemanfaatan Tools Penunjang Pengelolaan Jurnal. “Kegiatan ini bagus untuk menunjang regulasi publikasi karena bagi penulis, dibutuhkan tools yang , dan sebagai upaya peningkatan kualitas pengelolaan jurnal,” jelasnya.

Bagi Koordinator Rumah Jurnal, Hamdan Sugilar mengucapkan “Alhamdulillah respons khalayak cukup baik pada kegiatan ini, terlihat dari yang sudah mendaftar dan hadir di ruang zoom di atas seratus peserta. Kegiatan diikuti oleh seluruh jurnal di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan dari luar institusi,” paparnya.

Menurutnya, pengelolan Jurnal adalah tanpa batas, artinya tanpa batas waktu, pengelola memikirkan terbit tepat waktu, pengelola jurnal setiap waktu melayani penulis dan lainnya. “Pengelola jurnal itu seperti pelayan yang melayani penulis agar terbit dengan kualitas yang baik dan melayani pembaca agar mendapatkan pengetahuan yang bermutu,” jelasnya.

Dalam menyampaikan materinya, Busro, M.Ag menegaskan pada dasarnya tools yang digunakan ini sangat membantu pekerjaan pengelola jurnal. Tentunya dapat digunakan untuk keperluan menulis. “Dalam menulis dan mengelola jurnal dibutuhkan tools untuk menunjang kinerja, agar lebih baik dan lebih mudah,” ujarnya.

Dalam pengelolaan Jurnal harus berkomitmen untuk anti terhadap plagiarism, maka pengelola perlu memahami fungsi similarity checker seperti Turnitin. “Turnitin bukan alat pendeteksi plagiarism, tapi alat untuk memeriksa adanya gejala atau potensi plagiarism. Salah satu gejala dari plagiarism adalah kesamaan atau kemiripan. Tetap dibutuhkan kemampuan manusia untuk memutuskan apakah potensi itu hanya gejala saja atau sudah masuk dalam tindakan plagiarism,” tandasnya.

Agar kualitas pengelolaan Jurnal dipercaya, terakreditasi, pada kesempatan ini Busro, MAg memberikan tips mecari penulis, editor, reviewer dari berbagai tempat, bahkan sampai ke Luar Negeri. “Keberagamaan editor diperlukan untuk menunjang kinerja pengelolaan jurnal juga untuk membantu dalam penilaian akreditasi jurnal maupun indeksasi jurnal,” sarannya.

Dalam pengalamannya, Rifqi Syamsul Fuadi, menceritakan proses penulisan artikel tidak lepas dari referensi. Untuk membantu mengolah referensi bisa menggunakan Aplikasi Reference Management seperti Mendeley, Zotero dan lainnya.

“Pada prinsipnya aplikasi ini membantu agar referensi itu benar sesuai stylenya dan konsisten. Kondisi ini bisa dengan memanfaatkan aplikasi reference manager,” ungkapnya.

Diakhir sesi tanya jawab Busro, M.Ag menyatakan aplikasi adalah sebuah alat untuk membantu kinerja pengelola jurnal maupun penulis agar lebih efektif dan lebih baik. “Namun jika tujuan efektif dan baik itu bisa dilakukan tanpa aplikasi atau sebaliknya penggunaan aplikasi malah membuat repot, maka silahkan diteruskan sesuai dengan kenyamanan asal tujuannya tetap sama,” pungkasnya.

  • Penulis: Admin Kanal31

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Puasa dari Medsos, Mungkinkah?

    Puasa dari Medsos, Mungkinkah?

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dunia digital itu terasa intim. Feed saya beda dengan feed Anda. Algoritma seperti tahu selera, luka, bahkan ego kita. Ia beri sedikit validasi—cukup untuk bikin nagih. Scroll jadi refleks. Jempol kadang lebih disiplin daripada zikir.   Yang melelahkan sering bukan pekerjaan, tapi kebutuhan untuk “terlihat”: terlihat produktif, stabil, bahagia. Padahal hidup nyata tidak […]

  • Inilah Modul Latihan Penulisan Artikel Ilmiah Kelas Menulis Tentang Moderasi Beragama di Media

    Inilah Modul Latihan Penulisan Artikel Ilmiah Kelas Menulis Tentang Moderasi Beragama di Media

    • calendar_month Kam, 21 Jul 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Topik: Gagasan Islam Moderat dalam Ruang Media untuk Konstruksi Sosial Moderasi Beragama di Indonesia Wahyudin Darmalaksana Fakultas Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung yudi_darma@uinsgd.ac.id Tahap 1 Permasalahan Utama, Rumusan Masalah, Tujuan, dan Manfaat Penelitian Permasalahan utama penelitian ini adalah terdapat gagasan Islam moderat dalam ruang media untuk konstruksi sosial moderasi beragama di Indonesia. Sejalan […]

  • Siapa Saja Tiga Besar Calon Rektor UIN Bandung?

    Siapa Saja Tiga Besar Calon Rektor UIN Bandung?

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Ke-13 calon Rektor UIN Bandung sudah selesai mengikuti tahapan Pemberian Pertimbangan Kualitatif oleh senat universitas. Berkas penilaian kualitatif ini diserahkan ke Menteri Agama (1-5 Juni 2023), menuju tahapan berikutnya yaitu Uji Kepatutan dan Kelayakan oleh Komisi Seleksi (Komsel) di tingkat pusat. Komsel ini –tim yang ditetapkan Menteri Agama– akan memunculkan 3 nama […]

  • Law Visit Study, Strategi HTN UIN Bandung Bentuk Insan Hukum Paripurna

    Law Visit Study, Strategi HTN UIN Bandung Bentuk Insan Hukum Paripurna

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com – Sebanyak 110 mahasiswa Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung melakukan “HTN Law Study Visit 2025” ke Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) dan Badan Pembangunan Hukum Nasional (BPHN) di Jakarta, Senin, (03/11/ 2025). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk membentuk insan hukum paripurna berbasis […]

  • Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

    Bermaksud Curhat, Eh… Malah Kena Ancam!

    • calendar_month Rab, 27 Des 2023
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Kanal31.com– Alih-alih rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) bisa menjadi solusi bagi Honorer Kategori 2 (HK2), malah masa depan sebagian HK2 hancur karena keburu berhenti bekerja (pensiun, dalam istilah PNS). Dan, banyak di antara mereka tidak bisa mendaftar P3K karena hanya memiliki ijazah SLTA. “Kalaulah pimpinan UIN Bandung respek terhadap nasib honorer, maka mereka […]

  • Peringati Isra’ Mi’raj, Jadikan Masjid sebagai Jalan Perubahan Umat

    Peringati Isra’ Mi’raj, Jadikan Masjid sebagai Jalan Perubahan Umat

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA Kanal31.com — Dalam Peringatan Isra’ Mi’raj yang digelar di di Masjid As-Syifa Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar, menyampaikan gagasan tentang “Pemberdayaan Umat Melalui Masjid”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Divisi Bedah Saraf, Departemen Neurologi, beserta jajaran staff terkait lainnya, Kamis, (15/01/2026). Menag menegaskan bahwa masjid sejak masa Rasulullah bukan sekadar […]

expand_less