Breaking News:
Beranda » BEWARA » Telisik Pemilihan Rektor UIN Bandung Periode 2023-2027

Telisik Pemilihan Rektor UIN Bandung Periode 2023-2027

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SIAPA SETELAH MAHMUD?

BANDUNG, kanal31.com— Agustus 2019, Prof Dr Mahmud M.Si dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, masa bakti 2019 -2023. Pelantikan kala itu adalah yang kedua kalinya bagi Mahmud menduduki jabatan rektor setelah sebelumnya dilantik pada Agustus 2015 untuk masa Bakti 2015-2019.

Pasal 9 Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 68 tahun 2015 menyebutkan bahwa masa jabatan Rektor/Ketua selama 4 (empat) tahun dan dapat dipilih kembali dengan ketentuan tidak boleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut. Maka, Agustus 2023 dipastikan Mahmud tidak lagi menjabat sebagai Rektor UIN Bandung. Lalu siapakah sosok yang bakal menjabat Rektor UIN Bandung periode 2023-2027, dan ke mana Mahmud setelah lengser dari jabatannya?

Mencoba menelusuri dan mengumpulkan informasi untuk menjawab pertanyaan tersebut, kanal31.com telah melakukan serangkaian pengumpulan informasi di kampus yang terletak di kawasan Cibiru itu atau tepatnya di Jl AH Nasution 105 Bandung. Telah banyak yang diwawancara ataupun dalam obrolan informal dengan para dosen, mahasiswa, termasuk karyawan di kampus tersebut.

Jawabannya beragam, ada yang menilai Prof Mahmud sukses membawa Kampus UIN Sunan Gunung Djati lebih maju, dan ada juga yang menganggap di bawah kepemimpinan Prof Mahmud hanya bangunan dan infrastruktur yang bertambah, sementara pembangunan sumber daya manusia kurang mendapat perhatian.

Dari dua jawaban tersebut, kanal31.com mendapatkan sejumlah bukti kuat. Yang menilai sukses menyodorkan banyak bukti, pun yang menilai Mahmud gagal dalam mengembangkan sumber daya manusia juga tak mau kalah menyodorkan banyak data.

Lalu, siapa gerangan yang dianggap layak menggantikan Mahmud? Di luar dugaan ternyata cukup banyak yang mengincar jabatan yang di era ini ditentukan oleh Presiden Republik Indonesia itu. Hingga awal Desember 20122, kanal31.com mencatat ada lebih dari lima kandidat yang santer disebut bakal menjadi Rektor UIN periode 2023-2027.

Sejumlah nama tersebut antara lain Prof Rosihon Anwar yang kini menjabat Wakil Rektor I; Prof Tedi Priatna, Wakil Rektor II; Prof Ah Fathonih, Wakil Rektor III; Prof Ulfiah Wakil Rektor IV; dan Prof Ahmad Sarbini, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Selain nama itu, banyak juga yang menyebut Dekan Fakultas Ushuluddin Dr Wahyudin Darmalaksana dan Prof Bambang Qomaruzzaman Anees. Keduanya dinilai layak menjabat Rektor setelah Prof Mahmud. Wahyudin dianggap layak, karena selain sukses mendongkrak tradisi menulis artikel ilmiah UIN Bandung hingga banyak yang terbit di jurnal terakreditasi nasional dan internasional dengan program kelas menulisnya, juga karena dianggap pemilik trah jabatan rektor setelah di periode sebelumnya diketahui bapaknya Prof Endang Soetari AD pernah memimpin UIN SGD selama dua periode.

Adapun Prof Bambang Qomaruzzaman dianggap layak memimpin UIN Bandung karena dianggap representasi intelektual muda ormas Nahdlatul Ulama (NU). Diketahui, Bambang Q Anees saat ini merupakan guru besar termuda di kampus UIN Bandung.

Belum Ada yang Layak
Dalam satu kesempatan, Guru Besar bidang Komunikasi Prof Asep Saeful Muhtadi kepada kanal31.com menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada yang layak menggantikan Prof Mahmud. Kang Samuh –panggilan akrab Prof Asep Saeful Muhtadi– menganggap hal ini sebagai salah satu kegagalan dari pemimpin sebelumnya.

“Jujur saja, kalau saya ditanya, belum ada yang layak. Ini kegagalan rezim sebelumnya yang hanya mementingkan kelompok,” ujar Kang Samuh singkat.

Kendati begitu, pemilihan rektor UIN Bandung periode 2023-2027 sebagai implementasi Peraturan Menteri Agama no 68 tahun 2015 harus tetap berlangsung. Saat ini seyogyanya sudah memasuki tahap pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat UIN Bandung.

Kanal31.com hingga saat ini menerima pernyataan resmi dari pejabat Humas UIN, dengan alasan informasi yang jelas dari pimpinan. “Sampai saat ini belum ada informasi kang, namun yang jelas tahapannya dimulai dari pemilihan Ketua dan Sekretaris Senat, tapi itu juga saya belum dapat jadwalnya, yang pasti bulan ini, nanti dikasih tau,” ujar salah seorang staf yang meminta namanya tidak ditulis.

Tentang tahapan pemilihan Rektor UIN Bandung periode 2023-2027, kanal31.com akan menyajikannya secara khusus dan berkelanjutan, dari mulai pemilihan Ketua Senat hingga tahap pemilihan di tingkat Universitas. Termasuk liputan khusus terkait Pekerjaan Rumah yang harus diselesaikan Rektor UIN Bandung yang akan datang.

Simak ulasan selanjutnya, hanya di kanal31.com!

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Pesantren Modern Terbaik di Indonesia

    5 Pesantren Modern Terbaik di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 27 Sep 2022
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Pendidikan di Indonesia bisa terbilang unik dari negara lain. Hal ini bisa dilihat dari adanya pondok pesantren (Ponpes) yang berisikan Pendidikan modern, umum dan agama Islam. Seiring berjalannya waktu, Pesantren menjadi lebih dari sekadar tempat menimba ilmu agama. Pada masa itu, banyak pesantren modern yang menjelma menjadi lembaga pembelajaran ilmiah, seperti lembaga pendidikan umum. […]

  • Ini Cara Jitu FSH UIN Bandung – BPHN Cegah Perundungan di Perguruan Tinggi

    Ini Cara Jitu FSH UIN Bandung – BPHN Cegah Perundungan di Perguruan Tinggi

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Bandung) — Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Sunan Gunung Djati Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan Kick off Penyuluhan Hukum Serentak Tahun 2024 yang diadakan secara nasional. Kegiatan yang digagas oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan HAM RI ini melibatkan 33 Kantor Wilayah Kemenkumham RI di 66 titik pelaksanaan se-Indonesia, Rabu (18/9/2024). […]

  • Pentingnya Validasi Data, Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022

    Pentingnya Validasi Data, Kemenag Proses Pencairan BOS Pesantren Tahun 2022

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM Kementerian Agama melakukan validasai data santri penerima Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pesantren tahun 2022 tahap II. Validasi dilakukan sebagai bagian dari persiapan proses pencairan dan BOS Pesantren. Tahap I sudah dicairkan pada semester awal 2022. Pencairan tahap kedua diupayakan tidak lama setelah dimulainya tahun pelajaran baru bagi santri Pendidikan Kesetaraan pada Pondok Pesantren Salafiyah […]

  • Prof John L. Esposito Wafat

    Prof John L. Esposito Wafat

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle Moeflich Hasbullah, Dosen UIN Bandung
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com — Sarjana studi Islam terkenal Profesor John L. Esposito telah meninggal dunia.   Profesor John L. Esposito adalah salah satu cendekiawan Islam dan studi Islam paling berpengaruh di dunia. Sebagai seorang akademisi Amerika di Universitas Georgetown, ia mengabdikan lebih dari lima dekade untuk mempelajari Islam, masyarakat Muslim, dan hubungan Muslim-Barat.   Esposito memberikan kontribusi […]

  • Boleh atau Haram Dicicil? Dr. Fahmi Hasan Nugroho Bongkar Misteri Perbedaan Fatwa Emas Dunia

    Boleh atau Haram Dicicil? Dr. Fahmi Hasan Nugroho Bongkar Misteri Perbedaan Fatwa Emas Dunia

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com— Di balik maraknya produk cicil emas di perbankan syariah, ternyata menyimpan perdebatan akademis dan metodologis yang sengit di tingkat global. Dr. Fahmi Hasan Nugroho mengungkapkan hal itu dalam Sidang Senat Terbuka Promosi Doktor Program Studi Hukum Islam, Konsentrasi Hukum Ekonomi Syariah, yang digelar Pascasarjana UIN SGD Bandung, Rabu (12/09/2026). Dalam disertasinya yang bertajuk […]

  • Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    Begini Cara Jitu PSGA Ciptakan UIN Bandung Aman dari Tindak Kekerasan Seksual 

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2024
    • account_circle Jun
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (BANDUNG) — Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Sunan Gunung Djati Bandung menggelar Pelatihan Pencegahan Kekerasan berbasis Gender dan Konseling untuk Satgas PPKS dan Gender Focal Point yang berlangsung di Gedung Lecture Hall. Dengan menghadirkan dua narasumber: Dr. Istiadah, MA, Ketua PSGA UIN Malang dan Gusriyeni, […]

expand_less