Minggu, 19 Jul 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUMANIORA » Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sab, 11 Mar 2023
  • comment 0 komentar

KANAL31.COM

Semangat beragama umat Islam saat ini sedang kuat-kuatnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan supaya umat juga perlu mengimbanginya dengan pemahaman agama yang mendalam dan utuh.

Haedar mewanti-wanti agar umat Islam supaya jangan sampai dalam beragama hanya mendapatkan kembangnya saja, tapi tidak sampai pada substansinya. Selain itu, dia juga mengingatkan umat Islam jangan terlalu fokus pada ritual hingga menyebabkan kehilangan produktifitas.

“Memang masyarakat kita adalah masyarakat paguyuban, tetapi kalau terlalu banyak ritual sosial umat kita tidak maju.” Ungkap Haedar pada Sabtu (11/03/2023) di acara Milad ke-42 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dan Launching Rumah Sakit Unmuh Jember.

Beragama yang sebatas ‘kembang’ nya saja, kata Haedar, juga menjadi salah satu sebab umat Islam dan bangsa Indonesia dijajah sekian lama oleh bangsa asing.

Selain itu, menyikapi pemahaman keagamaan ekstrim baik ke kiri mau kanan, Haedar mengajak seluruh ormas keagamaan di Indonesia untuk kembali ke tengahan atau wasathiyah. Sikap tengahan menurut Haedar adalah sikap yang menciptakan perdamaian, toleransi dan juga kemajuan.

“Tidak cukup Islam damai, tidak cukup Islam toleran. Tapi Islam tertinggal. Yang lain maju. Muhammadiyah ingin membuktikan dan selalu hadir di setiap peristiwa, Muhammadiyah-Islam harus selalu hadir di setiap keperluan zaman dan masyarakat.” Imbuhnya.

Di sisi lain, Haedar juga menyadari bahwa saat ini umat juga sedang didera rendahnya pendidikan dan kesehatan yang dalam hematnya bagai lingkaran tidak bertepi. Permasalahan pendidikan dan kesehatan bertali erat dengan kemiskinan. Ketiga masalah ini menjadikan umat tidak pernah bisa berdaya

“Kecuali ada sistem kepemimpinan dan pihak lain yang memberdayakan secara tulus, bukan memberdayakan untuk memberdaya.” Kata Haedar.

Terkait dengan ketulusan memberdayakan, Haedar mengatakan ada yang memang memberdayakan seketika, namun memberdaya di kemudian hari. Seperti yang dilakukan oleh penjajah. Ketulusan dalam memberdayakan umat diharapkan mampu mengangkat indek pembangunan manusia Indonesia yang saat ini masih tercecer bukan hanya di level global, tapi juga ASEAN

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warisan Budaya Indonesia, Wamenag Apresiasi Tradisi Gotong Toapekong

    Warisan Budaya Indonesia, Wamenag Apresiasi Tradisi Gotong Toapekong

    • calendar_month Sen, 23 Sep 2024
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Tangerang) — Wakil Menteri Agama RI, Saiful Rahmat Dasuki mengapresiasi prosesi 12 tahunan Gotong Toapekong di Kota Tangerang. Ia juga mengucapkan selamat karena tradisi masyarakat Tionghoa ini telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. “Kami atas nama pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia, Pengurus Boen Tek […]

  • Dr. Asep Zainal Mutaqin : Suweg Mampu Jadi Varietas Unggulan

    Dr. Asep Zainal Mutaqin : Suweg Mampu Jadi Varietas Unggulan

    • calendar_month Rab, 18 Mei 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-BANDUNG Suweg (Morphophallus paeoniifolius) merupakan salah satu tanaman umbi-umbian. Tanaman ini pernah populer bagi sebagian masyarakat Jawa Barat, khususnya pada era 60 – 70an. Namun sekarang, keberadaan suweg tidak banyak dikenal oleh generasi setelahnya. Dalam kajian akademis, literatur mengenai suweg juga belum banyak. Padahal, jika dibarengi dengan penelitian komprehensif, suweg berpotensi bersaing dengan umbi porang. […]

  • Sambal Bakar Mang Ujang Dipatiukur, Pedasnya Siap Menggoda Selera!

    Sambal Bakar Mang Ujang Dipatiukur, Pedasnya Siap Menggoda Selera!

    • calendar_month Sel, 22 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com — Kota Bandung yang dijuluki sebagai Paris van Java tidak hanya terkenal dengan alamnya yang indah dan sejuk, tetapi juga kekayaan serta keaneka ragaman kulinernya yang menggoda selera.   Tak heran, jika banyak wisatawan dari luar kota dan bahkan mancanegara yang tertarik ingin mencicipi kuliner-kuliner yang ada di Kota Kembang ini.   Salah satu […]

  • Selamat! Mahasiswa UIN Bandung Raih 1st Runner Up Kompetisi Call for Paper International Hajj Fund Forum BPKH RI 2025

    Selamat! Mahasiswa UIN Bandung Raih 1st Runner Up Kompetisi Call for Paper International Hajj Fund Forum BPKH RI 2025

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG kanal31.com – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Danial Muhammad Wirdyansyah, mahasiswa semester 5 Program Studi Manajemen Keuangan Syariah (MKS), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), berhasil meraih 1st Runner Up dalam ajang Call for Paper International Hajj Fund Forum BPKH RI 2025. Danial berkompetisi bersama dua rekannya, Hapid […]

  • Mahasiswa SPI harus Melek dan Mahir Gunakan Sumber Sejarah Digital

    Mahasiswa SPI harus Melek dan Mahir Gunakan Sumber Sejarah Digital

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    BANDUNG, kanal31.com– Ketua Jurusan Sejarah Peradaban Islam, Fakuktas Adab dan Humaniora (FAH), UIN Bandung, Agus Permana, M.Ag mengharapkan mahasiswanya memahami perubahan besar dalam kesejarahan di Era Digital sekarang ini. Bagi mahasiswa, digitalisasi sejarah dapat membuka peluang baru untuk menghidupkan kembali masa lalu, sekaligus bisa dijadikan referensi untuk kepentingan akademik(sarana belajar atau penelitian). Agus menyampaikan hal […]

  • Begini Apresiasi Program Kemandirian Pesantren, Komunitas Santri: Terima Kasih Gus Men!

    Begini Apresiasi Program Kemandirian Pesantren, Komunitas Santri: Terima Kasih Gus Men!

    • calendar_month Sen, 7 Okt 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    KANAL31.COM (Jakarta) — Komunitas Arus Informasi Santri Nusantara (AISNU) mengapresiasi program Kemandirian Pesantren yang merupakan salah satu program prioritas Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. “Terima kasih, Gus Men (sapaan akrab Menag Yaqut) karena telah memberikan perhatian kepada pesantren. Ini amat berarti bagi kami para santri,” tutur Koordinator Nasional AISNU, Ulinnuhaa Lazulfa Wakhusna Ma’ab saat beraudiensi […]

expand_less