Breaking News:
Beranda » HUMANIORA » Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

Haedar Nashir : Tidak Cukup Damai dan Toleran, Islam Juga Harus Maju

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KANAL31.COM

Semangat beragama umat Islam saat ini sedang kuat-kuatnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan supaya umat juga perlu mengimbanginya dengan pemahaman agama yang mendalam dan utuh.

Haedar mewanti-wanti agar umat Islam supaya jangan sampai dalam beragama hanya mendapatkan kembangnya saja, tapi tidak sampai pada substansinya. Selain itu, dia juga mengingatkan umat Islam jangan terlalu fokus pada ritual hingga menyebabkan kehilangan produktifitas.

“Memang masyarakat kita adalah masyarakat paguyuban, tetapi kalau terlalu banyak ritual sosial umat kita tidak maju.” Ungkap Haedar pada Sabtu (11/03/2023) di acara Milad ke-42 Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember dan Launching Rumah Sakit Unmuh Jember.

Beragama yang sebatas ‘kembang’ nya saja, kata Haedar, juga menjadi salah satu sebab umat Islam dan bangsa Indonesia dijajah sekian lama oleh bangsa asing.

Selain itu, menyikapi pemahaman keagamaan ekstrim baik ke kiri mau kanan, Haedar mengajak seluruh ormas keagamaan di Indonesia untuk kembali ke tengahan atau wasathiyah. Sikap tengahan menurut Haedar adalah sikap yang menciptakan perdamaian, toleransi dan juga kemajuan.

“Tidak cukup Islam damai, tidak cukup Islam toleran. Tapi Islam tertinggal. Yang lain maju. Muhammadiyah ingin membuktikan dan selalu hadir di setiap peristiwa, Muhammadiyah-Islam harus selalu hadir di setiap keperluan zaman dan masyarakat.” Imbuhnya.

Di sisi lain, Haedar juga menyadari bahwa saat ini umat juga sedang didera rendahnya pendidikan dan kesehatan yang dalam hematnya bagai lingkaran tidak bertepi. Permasalahan pendidikan dan kesehatan bertali erat dengan kemiskinan. Ketiga masalah ini menjadikan umat tidak pernah bisa berdaya

“Kecuali ada sistem kepemimpinan dan pihak lain yang memberdayakan secara tulus, bukan memberdayakan untuk memberdaya.” Kata Haedar.

Terkait dengan ketulusan memberdayakan, Haedar mengatakan ada yang memang memberdayakan seketika, namun memberdaya di kemudian hari. Seperti yang dilakukan oleh penjajah. Ketulusan dalam memberdayakan umat diharapkan mampu mengangkat indek pembangunan manusia Indonesia yang saat ini masih tercecer bukan hanya di level global, tapi juga ASEAN

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rektor UIN Jakarta : Raih Keberkahan Ramadhan dengan Perbanyak Ibadah

    Rektor UIN Jakarta : Raih Keberkahan Ramadhan dengan Perbanyak Ibadah

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2022
    • account_circle Admin Kanal31
    • 0Komentar

    SPI-JAKARTA Rektor UIN Jakarta Amany Lubis menyatakan Ramadhan merupakan bulan penuh keutamaan dan kemuliaan. Ramadhan juga bulan penuh keberkahan, sehingga harus banyak beribadah di dalamnya. Hal itu dikatakan Rektor saat memberikan ceramah Tarawih Ramadhan bertema “Akselerasi Amalan Ibadah dalam Meraih Keberkahan di Bulan Ramadhan” di Masjid Istiqlal Jakarta, Ahad (17/4/2022) malam. Ceramah dihadiri Imam Besar […]

  • Ngolok Siswi Keracunan MBG, Pegawai SPPG Langsung Dipecat

    Ngolok Siswi Keracunan MBG, Pegawai SPPG Langsung Dipecat

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • account_circle Rosadi Jamani, Ketua Satupena Kalbar
    • 0Komentar

    KALBAR kanal31.com — Bukannya empati, siswi keracunan malah jadi bahan olok-olok. Yang membuat geram dan ingin nonjok mukanya, diolok oleh pegawai SPPG. Untungnya, si jagoan itu sudah dipecat. Simak narasinya sambil seruput Koptagul, wak!   Seorang pegawai SPPG di Muntuk, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, akhirnya dipecat. Itu setelah video dirinya mengolok-olok siswi korban dugaan […]

  • Menakar Kesiapan UIN Bandung Menyambut Era Rektor Perempuan Play Button

    Menakar Kesiapan UIN Bandung Menyambut Era Rektor Perempuan

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    Oleh: Nanang Sungkawa* Jika Anda melangkah ke koridor utama gedung rektorat UIN Sunan Gunung Djati Bandung, lalu menatap deretan bingkai foto para pemimpin tertinggi dari masa ke masa, Anda akan menangkap sebuah garis linier yang belum retak oleh sejarah. Seluruh nakhoda yang pernah memimpin universitas ini adalah laki-laki. ———— KINI, menjelang momentum suksesi kepemimpinan (2027), […]

  • ITB dan BAPPERIDA Pangkep Bahas Peluang Kolaborasi Pengembangan Wilayah Kepulauan

    ITB dan BAPPERIDA Pangkep Bahas Peluang Kolaborasi Pengembangan Wilayah Kepulauan

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    PANGKAJENE dan KEPULAUAN, kanal31.com — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Nana Rachmana Syambas, M.Eng. melakukan kunjungan ke Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) pada Jumat, 21 Agustus 2026. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya membuka peluang kolaborasi penelitian dan pengabdian […]

  • Bukan Sekadar Stempel Halal: Terobosan Hukum “Ḥifẓ al-Tanawwu‘” dari Dr. Heris Suhendar untuk Masa Depan Pariwisata Indonesia

    Bukan Sekadar Stempel Halal: Terobosan Hukum “Ḥifẓ al-Tanawwu‘” dari Dr. Heris Suhendar untuk Masa Depan Pariwisata Indonesia

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Sungkawa Abdisunda
    • 0Komentar

    PEKALONGAN, kanal31.com–  Pariwisata halal selama ini sering diperdebatkan secara dangkal, seolah-olah penyeragaman destinasi atau sekadar urusan stempel halal pada makanan. Hal itu terjadi karena regulasinya yang masih tumpang-tindih dan belum terintegrasi secara utuh dalam sistem hukum nasional. Sebuah riset komprehensif  Dr. Heris Suhendar –-dosen UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, dalam Sidang Senat Terbuka Doktoral yang […]

  • Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Terpilih Dilantik 6 Februari

    Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung Terpilih Dilantik 6 Februari

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • 0Komentar

    BANDUNG KANAL31.COM – Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung terpilih dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2025 di Jakarta. Demikian kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung Khoirul Anam Gumilar. Ia menyebutkan, bahwa pelantikan pada 6 Februari 2025 tersebut khusus bagi kepala daerah tak bersengketa dalam Perselisihan Hasil Pilkada (PHP) di Mahkamah Konstitusi […]

expand_less